Volume
Avg volume
PT TIMAH Tbk merupakan produsen dan eksportir logam timah, dan memiliki segmen usaha penambangan timah terintegrasi mulai dari kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan hingga pemasaran. Ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi juga bidang pertambangan, perindustrian, perdagangan, pengangkutan dan jasa. Kegiatan utama perusahaan adalah sebagai perusahaan induk yang melakukan kegiatan operasi penambangan timah dan melakukan jasa pemasaran kepada kelompok usaha mereka. Perusahaan memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak dibidang perbengkelan dan galangan kapal, jasa rekayasa teknik, penambangan timah, jasa konsultasi d... Read More
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah pada perdagangan terakhir. Tekanan jual investor asing turut membebani pergerakan indeks.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG pada perdagangan Jumat (06/3/2026) ditutup di level 7.585,687. Indeks turun ...

stockwatch.id

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Senin (9/3/2026), setelah IHSG ditutup turun 1,62 persen ke 7.585 pada akhir pekan lalu.
Pada pedagangan akhir pekan lalu, gerak indeks disertai dengan net sell asing Rp308 miliar. Saham yang paling banyak dijua...

www.idxchannel.com
Rilis data ekonomi China
✅ Inflation Rate YoY Feb = 1,3% (vs previous 0,2%, vs consensus 0,8%)
✅ Inflation Rate MoM Feb = 1% (vs previous 0,2%)
✅ PPI YoY Feb = -0,9% (vs previous -1,4%, vs consensus -1,1%)
Ekonomi China mulai menunjukkan tanda pemulihan dengan tingkat inflasi harga konsumen yang meningkat, disertai deflasi harga produsen yang menyusut.
Sayangnya situasi di Timur Tengah nampaknya akan mengganggu momentum pemulihan ini.
$NCKL $ADMR $TINS
top 3 watchlist Day trade 9 Maret 2026. menurut Kelen bagus mana? $TINS $ASGR $PTBA . no financial advice.
https://cutt.ly/6tTeYEwL
Ya setidaknya ada sedikit angin segar 🤣💪.
Dari kemarin news nya jelek semua.
$TINS $BBRI $PTPP

$NICL $TINS https://cutt.ly/wtR375lw
Amerika Serikat "Setor" $7,5 Miliar Demi Harta Karun Indonesia! 🇺🇸🤝🇮🇩
Gila! AS sampai alokasikan dana khusus triliunan Rupiah buat amankan rantai pasok pertahanan mereka dari nikel dan rare earth kita. Menariknya, Indonesia kasih syarat mutlak: "Mau mineral kita? Bangun smelternya di sini!"
Ini langkah cerdas buat mematahkan monopoli modal satu negara dan diversifikasi investor ke arah Barat (Standar ESG lebih tinggi = Valuasi saham bisa naik!).
Analisis geopolitik lengkapnya ada di sini: https://cutt.ly/ptR2qPx6
Tag: $ANTM $TINS $MBMA
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Timah Tbk (TINS) disebut Direktur Produksi & Komersial PT Timah, Ilhamsyah Mahendra terus mendorong pengembangan industri timah RI melalui hilirisasi smelter timah guna meningkatkan daya saing dan nilai tambah timah RI.
TINS melalui anak usaha terus mengembangkan produk o...

www.cnbcindonesia.com
@bangjepp update $TINS
planningku, buy zone di 3560-3710
invalid kalau daily closed under 3560
Karena akan masuk bias bearish koreksi

$BUVA $INCO $TINS Sebelumnyaa udh floating profit rencana tp utk lebaran. malaah minuss parah. Mau flexing lebaran ga bisa deh.😇😇
Baru masuk $ENRG krn sudah tutup gap, semoga bottomnya hari ini. Harga minyak sempat 90$/barrel.
$HEXA $TINS
1/2


$TINS
Rekomendasi BUY, Didukung Kenaikan Harga dan Peningkatan Produksi.
DYOR.....
PT Timah Tbk rekomendasi BUY dan target harga Rp5.500 per saham, yang mencerminkan potensi kenaikan sekitar 41%.
Valuasi kami menggunakan metode DCF 5 tahun (FCFF) yang didukung prospek pertumbuhan laba yang kuat, dengan asumsi WACC 10,3% dan terminal growth 1,0%. Metodologi ini menghasilkan nilai ekuitas sekitar Rp40,7 triliun, yang setara dengan P/E FY27F sebesar 11,6x, dan dinilai wajar mengingat potensi ekspansi laba yang signifikan.
Kami menyukai saham TINS karena :
valuasi yang menarik
potensi peningkatan produksi lebih dari dua kali lipat
leverage yang kuat terhadap kenaikan harga timah global
semuanya terjadi di tengah gangguan pasokan timah global.
Namun demikian, beberapa risiko penurunan yang perlu diperhatikan antara lain:
kembali maraknya aktivitas tambang ilegal
kemungkinan pembatasan ekspor untuk mempercepat hilirisasi
kembalinya pasokan dari Man Maw
risiko substitusi teknologi dalam industri semikonduktor, khususnya penggunaan Ag-sintering atau Cu-paste, yang secara struktural dapat mengurangi permintaan terhadap timah solder.
Mengungkap Potensi yang Tersembunyi
Sebagai produsen timah terintegrasi terbesar di Indonesia, **PT Timah Tbk saat ini jelas memasuki fase pemulihan operasional.
Pemulihan ini didukung oleh tindakan pemerintah yang menekan aktivitas tambang ilegal di dalam wilayah IUP perusahaan. Saat ini, aset sitaan senilai sekitar Rp7 triliun secara material meningkatkan:
visibilitas produksi
ketersediaan bahan baku
disiplin harga dalam rantai pasok domestik.
Produksi hingga 9M25 mencapai 12.197 ton, dengan output bulanan meningkat hingga sekitar 3.000 ton pada Oktober 2025 (dibandingkan historis sekitar 1.500 ton per bulan).
Sementara itu, target produksi 2025F sebesar 21.500 ton masih menunjukkan tingkat utilisasi di bawah 30%, sehingga masih terdapat ruang ekspansi yang besar.
Dengan asumsi normalisasi produksi dan permintaan timah global yang stabil, kami memperkirakan:
produksi 30.000 ton pada 2026F
meningkat menjadi 40.000 ton pada 2027F
mencapai sekitar 70.000 ton dalam 5 tahun ke depan (CAGR sekitar 18%)
Trajectory ini diperkirakan akan mendorong:
pendapatan 2027F sekitar Rp27 triliun (+146% dibanding 2024)
laba bersih sekitar Rp3,2 triliun (+169% dibanding 2024)
Pertumbuhan ini didukung oleh:
normalisasi output bulanan di 5.000–6.000 ton
persetujuan RKAB yang lebih fleksibel
keyakinan manajemen untuk mencapai kapasitas terpasang hingga 80.000 ton
yang berpotensi menempatkan TINS sebagai produsen timah kelas dunia.
Harga Timah Mulai Melonjak
Harga timah global telah mengalami re-rating signifikan, melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun di sekitar USD 57.000 per ton pada Februari 2026 (naik sekitar 84% YoY).
Lonjakan ini dipicu oleh:
pasokan global yang secara struktural ketat
penertiban tambang ilegal di Indonesia
berkurangnya praktik penyelundupan
yang sebelumnya diduga menyerap hingga 80% produksi formal.
Dalam kondisi ini, **PT Timah Tbk memasuki fase lonjakan laba yang kuat.
Kami memperkirakan:
ASP FY25F sekitar USD 33.500 per ton
ASP FY26F sekitar USD 44.000 per ton (+33,9% YoY)
didukung harga spot yang sudah berada di atas USD 50.000 per ton.
Dengan asumsi ini, pendapatan berpotensi mencapai:
Rp21 triliun (+91,6% YoY)
bahkan tanpa peningkatan volume yang signifikan.
Di sisi lain, disiplin biaya juga semakin baik karena:
peningkatan produksi internal
berkurangnya ketergantungan pada pasokan pihak ketiga (sekitar 60% sebelumnya berasal dari pihak ketiga)
Hal ini menurunkan biaya bahan baku bijih timah menjadi sekitar:
USD 12.000–13.000 per ton
(dari sebelumnya USD 13.000–14.000 per ton).
Dengan momentum penertiban yang masih berlanjut, margin kotor diperkirakan meningkat secara struktural menjadi sekitar 25% (dibanding rata-rata 5 tahun sebesar 20%).
Hal ini membuka jalan bagi lonjakan laba pada 2026F, yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2,3 triliun (+114,6% YoY).
BCA sekuritas.

$ENRG inilah yg bikin saya ga berani masuk ke saham yg udah naik ga karuan. mau masuk tapi ga tau kapan turunnya. mau masuk pun harga sudah pucuk diantara pucuk. 🥶🥶🥶
$MDKA $TINS