


Volume
Avg volume
Perseroan berkedudukan di Kabupaten Deli Serdang, didirikan dengan nama PT Maja Agung Latexindo. Berdasarkan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum pada Akta No. 12/2023, maksud dan tujuan Perseroan adalah bergerak dalam bidang Industri Barang Dari Karet Untuk Kesehatan (KBLI 22194) dan bidang Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209).
STOCKBOT QUANTUM ANALYTICS
π₯ MARKET PULSE: $IBOS
π
Data per: 25 Februari 2026 | π¦ Status: BULLISH MOMENTUM (GROWTH F&B + RUMOR AKUISISI) β
β‘ STRATEGI STOCKBOT
REKOMENDASI: SWING / SCALPING AGRESIF (FOLLOW TREND DENGAN MANAGE RISK KETAT)
βοΈ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Gunakan jika intraday range >4β5% & volume di atas rataβrata 20 hari (seperti lonjakan +9,35%).
Entry Trigger: Breakout intraday di atas Rp155βRp158 dengan volume minimal 2Γ rataβrata, mengkonfirmasi kelanjutan rally setelah candle hijau panjang hari ini.
Buy Zone: Rp155 β Rp162 pasca breakout dan retest tipis; hindari mengejar bila langsung lompat β₯170 dalam satu candle.
Take Profit Target 1: Rp175 sebagai bungkus cepat di area ekor atas band Bollinger dan puncak psikologis berikutnya.
Take Profit Target 2: Rp190βRp200 jika euforia ekspansi Segafredo + isu akuisisi F&B berlanjut dan harga mampu membangun high baru di atas 160 dengan volume besar.
Hard Stop (SL): Jebol lagi dan close intraday di bawah Rp140 menandakan momentum jangka pendek patah (break kembali ke bawah MA20); wajib buang kiri.
π’ SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing/Trend Following)
Gunakan jika ingin riding ekspansi F&B IBOS sepanjang 2026.
Entry Logic: Buy on Weakness di dekat MA20/MA50 daily ketika harga terkoreksi ke area 135β145 dan muncul candle reversal dengan volume jual menurun; area ini masih di dalam trend naik menengah.
Buy Zone: Cicil di Rp135 β Rp150, sejalan dengan narasi pertumbuhan yang ditopang pembukaan 10 gerai baru (6 restoran + 4 kafe Segafredo) dan rencana akuisisi beberapa perusahaan F&B.
Resistance Target 1: Rp170βRp175 untuk ambil modal di atas high terakhir dan dekat batas atas Bollinger band.
Moon Target 2: Rp200βRp220 jika ekspansi bandara + Ramadan/Lebaran menghasilkan lonjakan pendapatan dan pasar memβprice in story multiβbrand F&B (Segafredo, Thai food, Kims Bar, dst).
Safety Exit: Close candle harian di bawah Rp130 (turun di bawah base konsolidasi Januari & MA50) menandakan tren naik intermediate melemah; lebih aman keluar dan tunggu struktur baru.
π° INTELEJEN BERITA (Radar Lengkap 1 Bulan Terakhir - 2026)
ποΈ Headline Kunci (β€1 bulan):
IMPACT: PositifβEkspansi Kuat
βEkspansi F&B, Indo Boga Sukses (IBOS) Tambah Gerai Kafe Segafredo pada 2026β β 17 Februari 2026. Manajemen menegaskan rencana menambah empat gerai kafe Segafredo di Bandara SoekarnoβHatta T3, Yogyakarta (flagship), YIA, dan Ngurah Rai Bali berdasarkan perjanjian waralaba eksklusif lima tahun dengan Segafredo Zanetti Espresso Worldwide Ltd.
IMPACT: PositifβCapex & Pipeline
Laporan lanjutan menyebut IBOS menyiapkan sekitar Rp4 miliar untuk empat outlet Segafredo dan sepanjang 2026 menargetkan pembukaan enam restoran dan empat kafe (10 gerai baru), termasuk restoran Thai Food dan outlet di sekitar BAKI Restaurant di Yogyakarta.
β
IMPACT: PositifβMusiman & Marketing
Perseroan mengamankan kontrak serangkaian event buka puasa hingga Hβ2 Lebaran 1447 H, menargetkan kapasitas hingga 850 pax per hari di gerai yang sudah beroperasi, dengan Kims Bar and Kitchen sebagai salah satu profit center utama.
IMPACT: PositifβAkuisisi
Dalam paparan publik, direksi menyampaikan rencana akuisisi beberapa perusahaan F&B (baik yang sudah berjalan maupun yang masih tahap pembangunan), dengan progres finalisasi yang akan diumumkan melalui keterbukaan informasi dalam waktu dekat.
π‘ Dampak Fundamental:
Kerja sama waralaba eksklusif Segafredo (2025β2030) dan lokasi kafe di bandaraβbandara besar memberi IBOS eksposur ke traffic penumpang yang relatif stabil/bertumbuh, sehingga segmen beverage bisa menjadi kontributor margin tinggi dan memperkuat brand.
Rencana total 10 gerai baru di 2026 plus pipeline akuisisi F&B menjadikan tahun ini fase ekspansi agresif; jika eksekusi tepat, pendapatan F&B yang sebelumnya hanya belasan miliar dapat bertumbuh signifikan, tetapi jangka pendek bisa menekan cash flow dan margin karena biaya pembukaan gerai dan praβoperasi.
Portofolio IBOS yang terdiversifikasi (restoran fine dining, lounge/bar, hotel, frozen fish) memberikan beberapa sumber pendapatan, namun menuntut manajemen operasional yang kuat; ekspansi masif tanpa kontrol bisa meningkatkan risiko eksekusi dan leverage.
π Korelasi Makro:
Sektor F&B mendapat angin positif dari pemulihan mobilitas, okupansi mal yang membaik, dan tren konsumen yang semakin sering makan di luar; Ramadan dan Lebaran 2026 menambah dorongan musiman untuk penjualan restoran/kafe.
β
Di sisi lain, kenaikan biaya bahan baku impor dan upah dapat menekan margin, sehingga keberhasilan IBOS akan bergantung pada kemampuan menaikkan harga menu, mengoptimalkan occupancy, dan memilih lokasi dengan traffic tinggi (bandara & kota wisata).
π BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
π Tren Utama:
Daily chart menunjukkan IBOS dalam uptrend kuat sejak akhir 2025: serangkaian higher high & higher low dengan harga kini di sekitar Rp152, naik +9,35% pada 24 Februari dan bergerak di atas semua MA utama (MA20/50/100).
Bollinger band membuka lebar ke atas, mengindikasikan fase trend acceleration; RSI berada di zona 60β70 yang menunjukkan momentum kuat namun mulai mendekati area overbought.
π§± Key Levels:
Support Kuat (Lantai):
Rp135βRp140 sebagai base konsolidasi pendek terakhir dan area MA20; kemudian Rp120βRp125 sebagai support kuat (breakout level sebelumnya).
Resistance (Atap):
Rp160βRp165 sebagai resistance psikologis berikutnya dan proyeksi upper band bila momentum berlanjut; di atas itu Rp180βRp200 menjadi zona extension jika rally disertai news akuisisi besar.
π―οΈ Pola Candlestick:
Candle harian terakhir berupa marubozu/hijau panjang dari low 126 ke high 152 dengan volume meningkat tajam, mencerminkan breakout day yang kemungkinan besar berkorelasi dengan publikasi berita ekspansi Segafredo dan rencana akuisisi.
Sebelumnya, rangkaian candle hijau kecil tapi konsisten dengan volume yang perlahan naik, menggambarkan fase akumulasi sebelum berita ekspansi keluar; kini pasar masuk fase markup di mana volatilitas cenderung lebih tinggi.
π INSTRUKSI (KESIMPULAN):
βSentimen berita IBOS sangat positifβekspansi 10 gerai F&B, waralaba eksklusif Segafredo, dan rencana akuisisiβdan harga sedang berada di tren naik kuat; manfaatkan koreksi wajar ke area 135β150 untuk akumulasi bertahap, kunci profit agresif bila harga mendekati 170β190, dan disiplin keluar jika candle harian menutup di bawah 130 karena itu sinyal bahwa euforia ekspansi mulai gagal menopang tren.β
β οΈ Disclaimer: Riset ini disusun oleh Algoritma StockBot. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. DYOR.
$IFII $SURI
STOCKBOT QUANTUM ANALYTICS
π₯ MARKET PULSE: $TMAS
π
Data per: 25 Februari 2026 | π¦ Status: NEUTRAL CENDERUNG BULLISH RANGE (POSTβRALLY CONSOLIDATION) π’
β‘ STRATEGI STOCKBOT
REKOMENDASI: SWING / SCALPING TERUKUR (RANGE TRADING, BUKAN POSITION BESAR)
βοΈ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Gunakan jika intraday range >3% & volume signifikan.
Entry Trigger: Breakout intraday di atas Rp145 dengan volume setidaknya 2Γ rataβrata 20 hari, mengkonfirmasi keluarnya harga dari konsolidasi pendek di sekitar 135β145 setelah rally tajam Januari.
β
Buy Zone: Rp145 β Rp152 setelah tembus dan retest singkat; hindari FOMO bila langsung lompat dekat 170 dalam satu candle karena box besar 120β200 masih kuat.
β
Take Profit Target 1: Rp165 (middleβupper box dan area support bekas breakdown dari penurunan 200 β 130).
β
Take Profit Target 2: Rp185βRp195 bila momentum kuat dan pasar kembali menguji puncak Januari di kisaran 190β200.
β
Hard Stop (SL): Jebol dan close intraday di bawah Rp135 setelah posisi masuk (false breakout) = buang kiri, karena membuka potensi kembali ke dasar box 120βan.
β
π’ SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing/Trend Following)
Dipakai untuk mengail sideways up sambil mengandalkan fundamental pelayaran/kapal kontainer yang relatif stabil.
Entry Logic: Buy on Weakness dekat lantai box ketika harga mendekati Rp130βRp135 dan muncul candle rejection dengan volume jual mengecil; area ini bertepatan dengan base konsolidasi Februari.
β
Buy Zone: Cicil di Rp130 β Rp145, karena belum ada news besar 2026 sehingga harga cenderung mengikuti siklus sektor pelayaran global (freight rate 2026 diproyeksi stabil, bukan superβcycle).
Resistance Target 1: Rp170βRp180 untuk ambil modal ketika harga menyentuh sisi atas box dan mendekati zona distribusi Januari.
β
Moon Target 2: Rp200βRp210 bila suatu saat ada katalis baru (misalnya update ekspansi armada/capex Rp3 triliun yang mulai terealisasi atau data laba 2025/2026 di atas ekspektasi) dan volume mendukung breakout dari rectangle panjang 120β200.
Safety Exit: Close candle harian di bawah Rp125 (turun bersih dari box bawah dan dekat support historis pasca stock split) menandakan pasar mulai mendiskon risiko sektor/shipping; sebaiknya keluar dulu.
π° INTELEJEN BERITA (Radar Lengkap 1 Bulan Terakhir - 2026)
ποΈ Headline Kunci (β€1 bulan 2026):
IMPACT: Nihil Sentimen Baru Spesifik TMAS
Hingga akhir Februari 2026 belum muncul news korporasi baru yang langsung menyasar TMAS (tidak ada pengumuman rights issue, buyback, atau kontrak besar terbaru yang dipublikasikan dalam 1 bulan terakhir). Fokus berita masih seputar profil bisnis TMAS awal tahun dan kinerja 2024/2025.
IMPACT: NetralβSektor (Pelayaran Kontainer 2026)
Beberapa laporan pasar global memproyeksikan tarif pelayaran kontainer 2026 cenderung stabil di kisaran paruh kedua 2025, dengan permintaan tumbuh moderat sementara risiko geopolitik (Suez, Laut Merah) masih menjadi faktor penentu; artinya sektor shipping memasuki fase βnormalisasiβ setelah volatilitas ekstrem 2021β2023.
β
π‘ Dampak Fundamental:
Secara struktural TMAS merupakan pemain pelayaran kontainer nasional dengan bisnis utama angkutan peti kemas, bongkar muat, dan depo; exβ2024 perusahaan menargetkan laba 2025 sekitar Rp900 miliar, setelah 2024 mencatat laba bersih Rp673 miliar dan berencana membagikan dividen Rp228,2 miliar.
Capex Rp3 triliun yang disiapkan 2025 untuk ekspansi armada, peralatan, dan bisnis baru (termasuk inisiatif dekarbonisasi & training awak kapal) mencerminkan strategi jangka menengah untuk memperkuat daya saing dan mendukung tren logistik yang lebih hijau, namun efek ke bottom line akan bertahap dan tidak langsung menggerakkan harga harian 2026 tanpa update lanjutan.
β
Dengan ketiadaan news spesifik selama sebulan terakhir, pergerakan TMAS saat ini lebih banyak mencerminkan technical play dalam box 120β200 yang dipengaruhi sentimen sektor pelayaran global (freight rates, volume kontainer) ketimbang katalis korporasi baru.
π Korelasi Makro:
Outlook 2026 untuk pelayaran kontainer global cenderung βcautious optimismβ: volume diperkirakan tumbuh, tetapi tarif menghadapi tekanan karena kapasitas kapal baru dan potensi normalisasi rute Suez; bagi TMAS, ini berarti pendapatan relatif stabil dengan upside terbatas kecuali perusahaan berhasil mengoptimalkan utilisasi armada dan efisiensi bahan bakar.
Kebijakan dekarbonisasi dan efisiensi biaya logistik nasional mendorong operator seperti TMAS memperbarui kapal dan mengadopsi teknologi hemat bahan bakar; belanja modal Rp3 triliun yang diumumkan 2025 sejalan dengan tren ini dan bisa menjadi keunggulan kompetitif jika dikelola baik.
π BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)
π Tren Utama:
Daily chart menunjukkan TMAS sempat spike tajam ke area 190β200 di awal 2026, lalu turun tajam kembali ke 130βan dan sekarang bergerak sideways dalam rectangle 120β200 dengan harga terakhir sekitar Rp140 (penurunan β4,11% pada 24 Februari).
β
MA20, MA50, dan MA100 kini saling berdekatan di sekitar 135β145, menandakan tren menengah masih sideways; tidak ada indikasi strong uptrend maupun downtrend selama support 120 bertahan.
β
π§± Key Levels:
Support Kuat (Lantai):
Rp125βRp130 sebagai lower boundary rectangle dan base konsolidasi terbaru; penembusan bersih di bawah level ini membuka ruang turun ke support historis lebih rendah (pasca stock split) yang berpotensi mengubah struktur menjadi downtrend.
Resistance (Atap):
Rp170βRp180 sebagai area distribusi utama dalam box, dan Rp195βRp200 sebagai puncak lokal yang akan menjadi konfirmasi breakout bila ditembus dengan volume kuat.
β
π―οΈ Pola Candlestick:
Candle harian beberapa hari terakhir menunjukkan body kecil dengan shadow atasβbawah pendek di area 135β145, mencerminkan fase compression dengan volume yang menipisβpasar sedang menunggu katalis baru atau arah sektor shipping global berikutnya.
β
Di time frame yang lebih panjang (sejak akhir 2025), rangkaian candle hijau besar di awal Januari berkorelasi dengan rotasi sektor ke pelayaran dan spekulasi atas normalisasi freight rate; penurunan setelah itu membentuk channel turun yang kini berubah menjadi konsolidasi datar.
π INSTRUKSI (KESIMPULAN):
βTidak ada news korporasi besar TMAS dalam sebulan terakhir dan harga terjebak dalam box 120β200, sementara sektor pelayaran global memasuki fase normalisasiβperlakukan TMAS sebagai saham range trading: akumulasi kecil hanya dekat 130βan, lepas agresif di 170β190, dan jangan ragu cut loss bila harga menutup di bawah 125 karena itu sinyal sideways berubah menjadi downtrend.β
β οΈ Disclaimer: Riset ini disusun oleh Algoritma StockBot. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. DYOR.
$SURI $TAYS
$SURI
+5,00% ke 84, volume sedang (440,79 ribu lot, 2,71 ribu freq). RSI ~52 (netral), dekat MA 50-hari. Outlook netral
Area support & resistance:
β’ Support: 79-80 (pivot S1 ~79)
β’ Resistance: 85-97 (R1 ~85)
β’ Buy: Breakout di atas 85
β’ Take Profit: 97
β’ Cut Loss: Di bawah 79
β’ Potensi: Rendah, momentum terbatas
Bukan rekomendasi ataupun ajakan jual/beli/hold. DYOR π

$SURI
Pantau saham ini, insyaallah saham ini bisa kasih cuan buat teman-teman, saham ini bisa di bilang karakternya agak lelet tapi sekali mengamuk bisa dapat diatas 15% untuk Support nya sebagai berikut:
Support Terdekat : 78
Support Kuat: 69
Untuk area TP silahkan tentukan masing-masing, kalau rasa cukup bungkus...
Jadi kunci nya adalah selama saham ini Tidak Closed Dibawah Support Kuatnya maka saham ini masih berpotensi Naik, dan jika saham ini Closed Dibawah Support Kuatnya, silahkan Buang Barang karena berpotensi turun makin dalam...
Disc on!!
Silahkan analisa kembali
Semoga bisa cuan ππ
$IHSG