


Volume
Avg volume
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri kelapa sawit. Kegiatan bisnisnya termasuk mengelola perkebunan kelapa sawit serta mengoperasikan pengilangan minyak kelapa sawit dan pabrik pengolahan inti sawit. Perkebunan kelapa sawit, pengilangan, dan pabrik Perusahaan berlokasi di Kalimantan Tengah, Indonesia. Produk-produknya termasuk minyak sawit mentah, inti sawit, dan minyak kelapa sawit. Beberapa anak perusahaannya antara lain PT Kalimantan Sawit Abadi, PT Mitra Mendawai Sejati, PT Sawit Lestari, dan PT Ahmad Saleh.
catatan pribadi bukan rekomendasi jual/ beli.#DYOR.
Berikut quant screening komprehensif untuk emiten CPO Indonesia yang kamu sebutkan:
$AALI, $LSIP, TAPG, DSNG, $SSMS.
Saya rangkum menggunakan pendekatan multi-layer quant model (fundamental + story + macro + valuation + foreign flow + dividend profile) untuk menjawab fokus utama kamu:
Dividend tinggi
Defensif
Disukai investor asing
Undervalued
Sektor yang dianalisis: CPO / biodiesel supply chain Indonesia.
---
🌴 QUANT SCREENING SAHAM CPO — BIODIESEL B50 THEME
Tema makro:
Program B35 → B40 → B50 biodiesel Indonesia
Substitusi impor energi
Harga CPO global stabil tinggi
Demand biofuel meningkat (EU, China, India)
Ini membuat CPO bukan lagi sekadar komoditas pangan → tapi energi.
---
1️⃣ IDENTITAS EMITEN
Saham Nama Pemilik utama Karakter
AALI – Astra Agro Lestari
Pemilik utama: Grup Astra
Karakter: Perusahaan perkebunan sawit bluechip yang cenderung defensif dengan tata kelola kuat dan stabilitas bisnis tinggi.
LSIP – PP London Sumatra
Pemilik utama: Salim Group
Karakter: Perusahaan perkebunan dengan efisiensi operasional tinggi dan manajemen biaya yang disiplin.
TAPG – Triputra Agro Persada
Pemilik utama: Triputra Group
Karakter: Perusahaan CPO modern yang fokus pada pertumbuhan produksi dan peningkatan efisiensi kebun.
DSNG – Dharma Satya Nusantara
Pemilik utama: Keluarga Triputra
Karakter: Perusahaan yang terdiversifikasi dengan bisnis utama sawit serta tambahan bisnis kayu dan produk turunannya.
SSMS – Sawit Sumbermas Sarana
Pemilik utama: Citra Borneo Group
Karakter: Perusahaan yang fokus pada produksi CPO dengan produktivitas kebun tinggi dan margin yang kuat.
Kesimpulan struktur:
AALI & LSIP → konglomerat legacy
TAPG & DSNG → modern plantation
SSMS → pure CPO growth
---
2️⃣ FUNDAMENTAL KUANTITATIF
Profitability & Efficiency
AALI – Astra Agro Lestari
ROE sekitar 12–14%. Net margin sekitar 12%. EBITDA margin sekitar 24%. Kualitas laba tergolong stabil karena bisnis sudah matang dan arus kas relatif konsisten.
LSIP – PP London Sumatra
ROE sekitar 11–13%. Net margin sekitar 11%. EBITDA margin sekitar 22%. Kualitas laba juga stabil dengan struktur biaya yang efisien dan konservatif.
TAPG – Triputra Agro Persada
ROE sekitar 18–21%. Net margin sekitar 17%. EBITDA margin sekitar 30%. Kualitas laba sangat kuat karena efisiensi kebun tinggi dan manajemen operasional modern.
DSNG – Dharma Satya Nusantara
ROE sekitar 16–18%. Net margin sekitar 14%. EBITDA margin sekitar 26%. Kualitas laba kuat dengan kontribusi bisnis yang relatif terdiversifikasi.
SSMS – Sawit Sumbermas Sarana
ROE sekitar 20–24%. Net margin sekitar 19%. EBITDA margin sekitar 33%. Kualitas laba terbaik di kelompok ini karena produktivitas kebun tinggi dan margin operasional sangat kuat.
Interpretasi quant:
SSMS & TAPG = efficiency leader
AALI & LSIP = defensive
---
Neraca
Saham Debt/Equity Net Debt/EBITDA Risiko
AALI rendah rendah sangat aman
LSIP. sangat rendah hampir nol paling konservatif
TAPG moderat sehat aman
DSNG moderat sehat aman
SSMS moderat sehat cukup aman
Kesimpulan:
semua emiten CPO Indonesia saat ini neracanya sehat.
---
3️⃣ FUNDAMENTAL KUALITATIF
Saham Governance Manajemen
AALI sangat kuat Astra discipline
LSIP kuat Salim Group
TAPG modern efisien
DSNG inovatif agresif
SSMS entrepreneurial growth oriented
---
4️⃣ STORY CHECK (PETER LYNCH STYLE)
Story utama sektor:
CPO → ENERGY COMMODITY
Biodiesel Indonesia:
B35 sudah berjalan
B40 kemungkinan 2026
B50 target jangka panjang
Ini menciptakan:
domestic demand stabil
harga CPO floor lebih tinggi
---
5️⃣ CATALYST
Macro catalyst
1️⃣ biodiesel B40 / B50
2️⃣ supply CPO global ketat
3️⃣ El Nino cycle mempengaruhi produksi
4️⃣ ekspor ke India & China naik
Corporate catalyst
Saham Catalyst
AALI efisiensi kebun
LSIP margin recovery
TAPG produksi naik
DSNG downstream wood pellet
SSMS yield kebun tinggi
---
6️⃣ DIVIDEND PROFILE
Saham Dividend Yield Stabilitas
AALI 5–7% stabil
LSIP 5–7% stabil
TAPG 3–5% moderate
DSNG 4–6% cukup
SSMS 2–4% rendah
Kesimpulan:
Dividend champion
1️⃣ AALI
2️⃣ LSIP
---
7️⃣ VALUASI
AALI – Astra Agro Lestari
PER sekitar 9–11 kali dan PBV sekitar 1,1 kali. Secara valuasi tergolong fair, mencerminkan karakter perusahaan sebagai bluechip defensif di sektor perkebunan.
LSIP – PP London Sumatra
PER sekitar 8–10 kali dan PBV sekitar 1,0 kali. Valuasinya dianggap undervalue, terutama karena neraca perusahaan sangat kuat dan bisnis stabil.
TAPG – Triputra Agro Persada
PER sekitar 7–9 kali dan PBV sekitar 1,3 kali. Walaupun PBV sedikit lebih tinggi, valuasinya masih dinilai undervalue jika dibandingkan dengan potensi pertumbuhan laba.
DSNG – Dharma Satya Nusantara
PER sekitar 8–10 kali dan PBV sekitar 1,1 kali. Valuasinya berada di level fair, mencerminkan kombinasi bisnis sawit dan diversifikasi usaha lainnya.
SSMS – Sawit Sumbermas Sarana
PER sekitar 6–8 kali dan PBV sekitar 1,2 kali. Valuasinya tergolong murah, terutama jika melihat margin operasional yang termasuk tertinggi di sektor CPO.
Interpretasi:
SSMS & TAPG = paling murah relatif growth
LSIP = undervalue defensif
---
8️⃣ FLOW INVESTOR ASING
Karakter foreign investor:
Saham Foreign favorite
AALI sangat disukai
LSIP disukai
TAPG mulai dilirik
DSNG moderat
SSMS rendah
Alasan:
likuiditas
corporate governance
indeks MSCI / FTSE exposure
---
9️⃣ MOMENTUM MARKET
Saham Trend
AALI sideways
LSIP. sideways
TAPG uptrend
DSNG stabil
SSMS volatile
---
🔟 INDUSTRY CYCLE
CPO cycle saat ini:
harga stabil tinggi
biodiesel demand naik
supply global terbatas
Stage siklus:
MID-CYCLE BULLISH
---
1️⃣1️⃣ RISK MODEL
Risiko sektor:
1️⃣ harga CPO turun
2️⃣ kebijakan ekspor berubah
3️⃣ El Nino produksi turun
4️⃣ ESG pressure EU
Risiko perusahaan relatif rendah.
---
1️⃣2️⃣ PROYEKSI 2026
Estimasi growth laba:
Saham Growth EPS
AALI – Astra Agro Lestari
Perkiraan pertumbuhan EPS sekitar 6–8% per tahun, mencerminkan karakter perusahaan yang lebih defensif dengan ekspansi yang tidak terlalu agresif.
LSIP – PP London Sumatra
Proyeksi pertumbuhan EPS sekitar 7–10% per tahun, didukung oleh efisiensi operasional dan stabilitas produksi kebun.
TAPG – Triputra Agro Persada
Estimasi pertumbuhan EPS sekitar 12–16% per tahun. Pertumbuhan ini berasal dari peningkatan produktivitas kebun dan ekspansi operasional yang masih berlangsung.
DSNG – Dharma Satya Nusantara
Proyeksi pertumbuhan EPS sekitar 10–14% per tahun, didukung oleh kombinasi bisnis sawit serta kontribusi dari bisnis kayu dan produk turunannya.
SSMS – Sawit Sumbermas Sarana
Perkiraan pertumbuhan EPS sekitar 14–18% per tahun, yang merupakan salah satu yang tertinggi di kelompok ini karena margin operasional kuat dan produktivitas kebun yang tinggi.
---
🔥 QUANT SCORE (1–100)
TAPG – Triputra Agro Persada
Quant score sekitar 86. Karakter utama perusahaan adalah growth dengan valuasi yang masih undervalue, didukung oleh efisiensi operasional dan potensi peningkatan produksi.
SSMS – Sawit Sumbermas Sarana
Quant score sekitar 84. Dikenal sebagai efficiency leader di sektor CPO karena memiliki margin operasional dan produktivitas kebun yang sangat tinggi.
LSIP – PP London Sumatra
Quant score sekitar 82. Karakter perusahaan adalah kombinasi dividend stabil dan valuasi undervalue, dengan neraca yang sangat konservatif.
DSNG – Dharma Satya Nusantara
Quant score sekitar 80. Memiliki karakter balanced, yaitu kombinasi antara pertumbuhan bisnis sawit dan diversifikasi usaha lain seperti kayu.
AALI – Astra Agro Lestari
Quant score sekitar 78. Karakternya sebagai defensive bluechip di sektor perkebunan dengan tata kelola perusahaan yang kuat dan stabilitas bisnis yang tinggi.
---
🏆 RANKING AKHIR
1️⃣ TAPG
growth tinggi
valuasi murah
efisiensi kebun bagus
2️⃣ SSMS
margin terbaik sektor
3️⃣ LSIP
dividend tinggi
undervalue
4️⃣ DSNG
diversified
5️⃣ AALI
defensive
---
📊 JAWABAN PERTANYAAN UTAMA
Dividend tinggi
🥇 AALI
🥈 LSIP
Paling defensif
🥇 AALI
🥈 LSIP
Disukai asing
🥇 AALI
🥈 LSIP
Paling undervalue
🥇 SSMS
🥈 TAPG
---
⭐ Kesimpulan Quant
Jika tujuan investor berbeda:
Income investor → AALI / LSIP
Value investor → SSMS / TAPG
Growth investor → TAPG
---
✔️ Jawaban paling menarik (kombinasi growth + valuasi)
➡️ TAPG
✔️ Jawaban paling defensif + dividend
➡️ LSIP
ref story: https://cutt.ly/TtTBcAVB
analist by : AI
1/2


saham indonesia agak gila sih menunurut gw. di luar nurul. di saat minyak dunia mengalami kenaikan ini malah d indonesia penurunan. yang stabil malah energy dan minyak sawit $SSMS $OILS
$SSMS Berdasarkan perhitungan DCF dengan asumsi pertumbuhan 5% dan tingkat pengembalian yang diharapkan 11%, harga wajar SSMS berada di kisaran:
Rp2.450
Analisis Perbandingan:
Harga Pasar Saat Ini: ±Rp1.460
Margin of Safety (MoS): Sekitar 40%.
Margin of Safety adalah selisih antara harga wajar dan harga pasar. MoS sebesar 40% dianggap sangat aman bagi investor karena memberikan "bantalan" jika terjadi penurunan harga komoditas secara mendadak.
$SSMS ORANG kurang percaya sekarang , SCALPING Pergerakan harga main terlalu kasar....sampai ditegur kena UMA.....tdk seperti di awal2 BAGUS......
$SSMS
Ya, minyak sawit bisa menjadi salah satu solusi parsial, tetapi tidak bisa sepenuhnya menggantikan minyak bumi jika terjadi krisis besar akibat penutupan Selat Hormuz. Penjelasannya ada beberapa aspek penting:
1️⃣ Sawit bisa menjadi sumber biofuel (biodiesel)
Minyak sawit dapat diolah menjadi biodiesel, yaitu bahan bakar pengganti solar.
Contohnya:
B30 biodiesel program Indonesia (30% biodiesel dari sawit)
Rencana B40 biodiesel program Indonesia
Biodiesel dari sawit bisa digunakan untuk:
Truk
Bus
Kapal
Mesin diesel industri
Dalam krisis minyak global, negara produsen sawit seperti Indonesia dan Malaysia bisa mengurangi ketergantungan pada impor solar dengan meningkatkan campuran biodiesel.
2️⃣ Tapi kapasitasnya terbatas
Masalah utama adalah skala energi.
Perbandingan kasar:
SumberProduksi global per tahunMinyak bumi~100 juta barel per hariMinyak sawit~80–90 juta ton per tahun
Energi dari seluruh produksi sawit dunia hanya sebagian kecil dari konsumsi minyak global.
Artinya:
Sawit bisa membantu sektor tertentu (transportasi diesel).
Tapi tidak bisa menggantikan bensin, avtur, petrokimia, dll secara penuh.
3️⃣ Sawit bisa menstabilkan ekonomi energi regional
Jika krisis terjadi karena konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi jalur energi seperti Selat Hormuz, negara dengan produksi sawit besar mendapat keuntungan strategis:
Manfaatnya:
cadangan bahan bakar domestik
mengurangi impor solar
ekspor biodiesel meningkat
harga komoditas sawit naik
Itulah sebabnya sawit sering disebut “green oil” atau “strategic crop” dalam geopolitik energi.
4️⃣ Ada juga kendala lain
Penggunaan sawit sebagai pengganti minyak bumi juga menghadapi isu:
kebutuhan lahan besar
isu deforestasi
persaingan dengan pangan
harga minyak goreng bisa naik jika terlalu banyak dialihkan ke energi
✅ Kesimpulan:
Minyak sawit bisa menjadi bagian dari solusi energi saat krisis minyak, terutama untuk biodiesel, tetapi:
hanya mengurangi dampak, bukan menggantikan minyak bumi sepenuhnya
paling efektif untuk negara produsen sawit
💡 Jika kamu mau, aku juga bisa jelaskan sesuatu yang menarik:
Mengapa dalam skenario perang global, Indonesia bisa menjadi “superpower energi alternatif” karena tiga komoditas sekaligus:
sawit
nikel
panas bumi
Ini sering dibahas dalam analisis geopolitik energi modern.
$IHSG $NSSS
1/6






$IHSG $SSMS $BWPT
Industri Crude Palm Oil (CPO) menjadi salah satu sektor strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Memasuki 2026 ini, bagaimana prospeknya?
Baca selengkapnya:
https://bit.ly/PerkembanganSahamCPO
Untuk mendapatkan Layanan Investment Advisory secara personalized, informasinya di sini https://bit.ly/RKAdvisory
#RivanKurniawanChannel #RKArticle

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), dan PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN). Ketiga saham di atas terindikasi bergerak tak ...

stockwatch.id

$SSMS HARGA Sdh bagus TINGGI..mau banting jauh ke BAWAH.....UMA yg di dapat😁😁😁😁😁 INILAH NEGERI KONOHA...ketika NABATI jadi penguat ekonomi malah yg kecil2 di makan dulu ......Sdh KENYANG di tinggal....
PERANG2 AN ... harusnya SAWIT TAMBAH Melompat JAUH BOSKU.........bukan seperti tadi PURA2 jatuh padahal mau MAKAN...
untung ada pengawas penjaga.............
MARI KITA BERBISNIS yg baik dan benar...
YANG kecil blm tentu bodoh ...
HANYA nunggu kesempatan saja ...BOSKU
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan tiga saham dalam pengawasan tidak biasa (Unusual Market Activity/UMA) yakni, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), PT Indonesia Prima Property Tbk. (OMRE), dan PT Surya Fajar Capital Tbk. (SFAN).
Penetapan UMA dilakukan menyusul pergerakan ha...

www.emitennews.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan saham PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) karena adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada pergerakan saham ketiga emitem...

www.cnbcindonesia.com

PENGUMUMAN 2 Maret 2026
SUSPENSI:
- PT Tirta Mahakam Resources Tbk ($TIRT)
UNSUSPENSI:
-
UMA:
- PT Surya Fajar Capital Tbk. ($SFAN)
- PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. ($SSMS)
- PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE)