


Volume
Avg volume
PT Indo Acidatama Tbk merupakan perusahaan yang memiliki ruang lingkup kegiatan perusahaan meliputi industri pakaian jadi, kimia dasar, kemasan dari plastik dan perdagangan ekspor dan impor. Perusahaan ini memproduksi asam asetat, etil asetat, pupuk bio-organik, methylated spirit, dan gas asetat karbonik. Pupuknya dipasarkan dengan nama merek Pomi, Randex, Beka, dan Alfinas. Perusahaan mengoperasikan fasilitas produksi di Surakarta, Indonesia.
$SRSN semakin banyak retail unyuk unyuk panic selling semakin cepat market maker dapat barang banyak, semakin cepat buat pergerakan harga ini saham untuk di kerek naik!! wait an see, etanol ne bos bahan bakar nabati 😁
$SRSN minyak dunia naik.
srsn sangat strategis berpotensi di percepat nya etanol b50..
Utuk menekan kenaik kan BBM Delam negri.
.
berpotensi bismillah........🤫
$SRSN mudah-mudaham dengan ada nya perang dan minyak langka dan harga nya naik, jadi pemerintah mempercepat penggunaan etanol dalam bbm!!
andai kemaren b50 jalan etanol jalan.
.
dengan adanya sentimen saat ini akan di untungkan
tidak hanya di kelangan oil.
gas dan batu bara
.
$BUMI $BWPT $SRSN
KLO helder else senyum senyum tepat nya yg punya barang di 450
$SRSN seandainya sentimen etanol sudah jalan.
.
perang ini akan menguntungkan srsn dan saham saham oil.
seperti Elsa
$AVIA
Kinerja keuangan PT Avia Avian Tbk (AVIA) untuk tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan fundamental yang sehat dan tangguh yang patut dicermati oleh para investor.
**1. Kinerja Pendapatan dan Laba (Profitabilitas)**
Penjualan dan pendapatan usaha AVIA sepanjang tahun 2025 berhasil mencapai Rp 8,12 triliun, tumbuh cukup signifikan dibandingkan dengan pencapaian Rp 7,47 triliun pada tahun 2024. Pertumbuhan pendapatan ini berhasil diimbangi dengan kenaikan laba kotor menjadi Rp 3,57 triliun dari sebelumnya Rp 3,34 triliun. Sebagai hasil akhirnya, laba bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk naik menjadi Rp 1,74 triliun pada 2025, lebih tinggi dari Rp 1,66 triliun di tahun 2024. Laba per saham dasar (EPS) juga mengalami kenaikan dari 27,16 menjadi 29,11. Ini adalah sinyal positif bahwa bisnis perusahaan bertumbuh dan manajemen mampu menjaga tingkat profitabilitasnya.
**2. Kekuatan Neraca (Solvabilitas)**
Dari sisi struktur modal, AVIA memiliki neraca (balance sheet) yang sangat kokoh. Total aset perusahaan sedikit meningkat menjadi Rp 11,08 triliun dari Rp 11,06 triliun di tahun sebelumnya. Menariknya, struktur modal ini didominasi oleh porsi ekuitas yang sangat besar, yaitu Rp 9,54 triliun, sedangkan total liabilitas (utang) hanya berada di angka Rp 1,54 triliun. Kondisi utang yang sangat rendah dibandingkan modal memberikan jaring pengaman ekstra bagi investor karena perusahaan terhindar dari risiko gagal bayar akibat beban utang yang berlebihan.
**3. Kekuatan Arus Kas (Likuiditas)**
AVIA terbukti mampu menghasilkan arus kas bersih dari aktivitas operasi yang solid sebesar Rp 1,73 triliun. Posisi kas dan setara kas yang dimiliki pada akhir periode tahun 2025 tercatat sebesar Rp 1,65 triliun. Meski ada penurunan dibandingkan angka kas di tahun 2024 yang mencapai Rp 2,32 triliun, cadangan kas triliunan ini tetap menunjukkan likuiditas yang melimpah. Kas yang kuat sangat menguntungkan investor karena perusahaan memiliki keleluasaan pendanaan untuk mengeksekusi ekspansi organik atau rutin membagikan dividen tanpa harus bergantung pada utang bank.
**Kesimpulan Mentor:**
Berdasarkan analisis laporan keuangan tersebut, AVIA memperlihatkan karakteristik bisnis yang solid, konsisten mencetak laba, serta dikelola dengan prinsip kehati-hatian yang tinggi pada komponen liabilitasnya. Bagi Anda investor dengan horison investasi jangka menengah hingga panjang, emiten ini menawarkan stabilitas fundamental dan potensi pertumbuhan yang aman. Pastikan untuk selalu memadukan data fundamental ini dengan valuasi harga saham di bursa sebelum mengambil keputusan *entry* yang ideal.
https://cutt.ly/mtWM5DY4
RANDOM TAG $DPNS $SRSN