2,400

-40

(-1.64%)

Today

17,100

Volume

117,822

Avg volume

Company Background

PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (Perseroan) adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha biro perjalanan wisata. Perseroan didirikan di Jakarta, pada tahun 1978. Seiring perkembangan industri pariwisata, Perseroan membuka toko bebas bea melalui anak perusahaan yaitu PT Inti Dufree Promosindo (IDP) dan PT Artha Mulia Indah (AMI). Bisnis ini kemudian menjadi pilar utama Perseroan karena adanya dukungan penuh dari Duty Free Shop (DFS). DFS merupakan perusahaan operator jaringan toko bebas bea terkemuka di dunia yang merupakan penghasil barang mewah bermutu tinggi dengan merek Louis Vuitton Moet & Hennessy (LVMH). Selain it... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA seperti yg loe mau, CL bye

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA saham GK gerak sepi cl cl

@PutriIrawan ngamungkin kalau ngabutuh udah delisting dari kemarin, kalau ngabutuh dia ngaperlu ganti pemegang 0,01% nya ke jonatan tahir dari ronald kamala, di sini ada market makernya cuma kabur kmrn oktober ngajadi narik gara gara tarif, kelamaan emang bangke market makernya $SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA saudara mu sudah jalan $MPRO $SRAJ

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA tunjukkan tajimu di beberapa bulan terakhir

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA kelaukan BQ

$SONA udah bottom belum?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Jimmysuryadino bangun mas bangun $SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Jimmysuryadino 1 lagi orang yang akan putus asa dengan $SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA
Gerakan naga & LVMH

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Laporan Laba Rugi 2025Q3
Tahun 2025 Kuartal 3

Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!

$SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA louis vuitton punya saham disini
Gas ke 10k

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

[ Harga $RAJA sekarang Rp 4.760 ]

Zona Area Beli Aman : Rp 4.450 – 4.600
— Area support kuat, akumulasi aman buat jaga risk Boss

Zona Stoploss : < Rp 4.300
— Jika turun ke bawah level ini, struktur bullish melemah dan rawan koreksi lebih dalam

Jika naik & breakout : > Rp 4.950 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)

Target Profit:
• TP1 = Rp 5.150
• TP2 = Rp 5.400 – 5.650

Keterangan Tambahan:
- RAJA masih mempertahankan trend naik menengah
- Selama bertahan di atas 4.450, momentum bullish tetap terjaga
- Breakout 4.950 bisa dorong harga masuk fase swing bullish berikutnya

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti

$BFIN $SONA
,Nanti Kami Buatkan Flowchart Keputusan biar analisa makin gampang!

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA

E/P

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA 😴😴😴

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA digebukin BQ sama IF

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MAYA $SONA apakah sesi 2 ? random tag $SRAJ

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA terimakasih, kita cari yang lain dulu 🙏🏻

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Tunjukkan pe $SONA mu ndar, supaya ngga di $BULL y lagi 🤭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA ini saham sampah. busuk. mending diludahi aja.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ilmu mahal $SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

waduh anak kesayangan $SONA udah dibahas paketu @skydrugz27 🫡

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA LK Q3 2025: Valuasi Lui Vitong

Kalau kita ingin bicara valuasi SONA (PT Sona Topas Tourism Industry Tbk), hal pertama yang harus disadari adalah ini bukan sekadar saham ritel atau pariwisata biasa. Ini perusahaan dengan dua wajah yang sama-sama kuat. Wajah pertama, bisnis operasionalnya tumbuh lagi setelah era pandemi. Wajah kedua, neracanya seperti brankas kosong dari utang, tapi penuh uang tunai, dan dikunci oleh lisensi-lisensi kelas premium yang tidak banyak perusahaan bisa pegang. Jadi ketika orang melihat SONA di harga 2.510 rupiah, yang sebenarnya dibeli bukan hanya toko dan penjualan, tapi juga akses dan hak eksklusif yang tidak bisa digandakan kompetitor. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Dari sisi angka, SONA memegang kas 671,30 miliar rupiah per Q3 2025 YTD. Kalau dipecah per lembar saham, ini setara 1.013 rupiah. Artinya, 40% dari harga saham 2.510 rupiah itu sebenarnya adalah uang tunai yang tersimpan, bukan asumsi masa depan, bukan goodwill, bukan tebakan proyeksi. Perusahaan ini juga tidak punya utang berbunga sama sekali. Nol. Tidak ada kewajiban cicilan bank, tidak ada risiko bunga naik, tidak ada ancaman refinancing. Di saat banyak emiten ritel bergelut dengan utang dan margin, SONA duduk di posisi paling aman yang bisa dibayangkan.

Laba bersih Q3 2025 YTD setelah diannualisasi mencapai 79,78 miliar rupiah, yang jika dibagi ke 662,4 juta saham, menghasilkan EPS 120,45 rupiah. Kalau dihitung PER, memang terlihat 20,84 kali. Buat sebagian orang, ini tampak mahal. Tapi menilai SONA murni dengan PER sama saja seperti menilai bank hanya dari jumlah ATM, padahal aset utamanya ada di modal dan likuiditas. Di SONA, nilai intinya bukan cuma laba, tapi juga kas dan hak lisensi. Karena itu, jika kita geser lensa ke rasio yang lebih menggambarkan daya mesin bisnisnya, hasilnya lebih menarik. EV/EBITDA di 6,88 kali, Price to CFO 7,83 kali, dan Price to FCF 8,95 kali. Artinya, jika kita pisahkan uang tunai dari perhitungan dan hanya menilai operasional, SONA sebenarnya tergolong murah. Bisnisnya menghasilkan kas kuat, dengan capex rendah (sekitar 26,61 miliar rupiah annualized), sehingga sebagian besar kas operasional berubah menjadi arus kas bebas. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Namun ada pertanyaan besar. Kalau neracanya sangat kuat, kenapa PBV-nya 2,39 kali? Kenapa investor masih mau bayar 2,39 kali nilai bukunya? Jawabannya ada di hak yang tidak tercatat di kolom jumlah aset yaitu lisensi dan akses eksklusif. SONA memegang lisensi DFS Singapore Venture (grup LVMH) selama 50 tahun sejak 2011, termasuk hak memakai logo DFS, akses rantai pasok barang mewah, serta fasilitas kredit sampai 90 hari. DFS bukan vendor biasa. Ini pintu gerbang ke ekosistem merek premium dunia. Tanpa ini, SONA hanya akan jadi toko bandara biasa. Dengan ini, SONA menjadi duty free retailer yang legit dan tidak tergantikan.

Selain itu, SONA juga memegang lisensi WH Smith hingga 2029, sudah menjalankan 19 gerai, dan biaya franchise-nya sendiri naik dari 3,73 miliar rupiah menjadi 6,31 miliar rupiah, yang secara implisit menunjukkan aktivitas bisnisnya makin padat, bukan semakin layu. Di sisi lain, SONA juga membayar biaya konsesi bandara 126,02 miliar rupiah di Q3 2025 YTD, naik dari 99,92 miliar rupiah periode sebelumnya. Ini bukan sekadar beban. Ini pajak untuk akses trafik manusia paling premium di Indonesia. Konsesi tidak dibayar kalau tidak ada penjualan. Makin besar konsesi, makin besar penjualan yang lewat di toko mereka. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Lalu apakah SONA mahal atau murah di 2.510 rupiah? Ini tergantung sudut pandang. Secara konservatif, valuasi ideal PBV 1 kali ada di 1.049 rupiah, PER 10 kali ada di 1.204 rupiah. Dengan kacamata skeptis, harga sekarang terlihat premium. Tapi dengan kacamata aset tersembunyi, hak eksklusif, kas melimpah, dan zero debt, 2.510 rupiah masih bisa dijustifikasi sebagai harga sebuah franchise bandara bermerek global, bukan sekadar retail. Kalau pun dinilai dari payback period, laba akrual butuh 20,8 tahun untuk balik modal. Tapi dari arus kas operasi, perusahaan bisa balik modal dalam 7,8 tahun. Dari arus kas bebas, hanya butuh 8,95 tahun. Artinya, kualitas kas SONA jauh lebih kuat daripada kualitas laba akuntansinya.

Risiko terbesar SONA bukan di neraca, bukan di margin, bukan di lisensi, tapi di alokasi modal. Kas 671 miliar rupiah kalau hanya diparkir di deposito 2,25% sampai 6,75% akan perlahan kehilangan nilai secara riil. Jika manajemen tidak mengembalikan modal lewat dividen, buyback, atau ekspansi ritel di luar Bali (yang saat ini menyumbang 84,1% revenue), maka uang itu bukan jadi sumber kekuatan, tapi sumber frustrasi investor. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Pada akhirnya, valuasi SONA adalah duel antara angka dan hak istimewa. Angkanya tidak jelek, bahkan efisien di level operasional. Tapi hak eksklusifnya jauh lebih menentukan harga wajarnya dibanding sekadar laba bersih. SONA bukan saham pertumbuhan agresif, bukan juga perusahaan murah meriah. SONA adalah perusahaan dengan moat perizinan, lokasi, dan akses premium di jalur turisme, yang saat ini sedang dinilai oleh pasar dengan pertanyaan besar apakah manajemennya mau bergerak ofensif atau terus nyaman duduk di atas tumpukan kas. Dan jawaban itu yang nantinya akan menentukan apakah 2.510 rupiah terlihat mahal, atau justru terlihat murah di masa depan.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA LK Q3 2025: Lui Vitong

PT Sona Topas Tourism Industry Tbk, atau yang lebih dikenal dengan kode saham SONA, itu sebenarnya perusahaan ritel premium yang fokusnya melayani turis, terutama di area high traffic seperti bandara dan pusat wisata. Model bisnisnya sederhana tapi segmented. Mereka punya tiga mesin utama. Pertama, toko ritel yang menjual barang-barang premium. Kedua, duty free alias toko bebas bea yang menjual produk tanpa pajak buat turis. Ketiga, usaha perjalanan yang menjual tiket dan voucher hotel. Kalau ditanya ini perusahaan siapa di belakangnya, jawabannya cukup bergengsi. Pemegang saham akhirnya adalah LVMH Louis Vuitton Moet Hennessy, kelompok merek mewah terbesar di dunia. Itu menjelaskan kenapa karakternya premium, eksklusif, dan fokus pada kantong turis, bukan konsumen massal. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Lanjutan postingan dari External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Secara angka, per 30 September 2025, perusahaan ini kaya kas, hampir seperti tidak tahu mau diapakan uangnya. Total aset mereka 976,08 miliar rupiah, dan dari angka itu 671,30 miliar rupiah berupa kas dan setara kas. Artinya hampir 69% dari semua aset cuma ngendap di kas. Ini bisa dibaca dua sisi. Di satu sisi, mereka super aman dari krisis. Tidak ada utang bank, tidak ada beban bunga pinjaman, sehingga net debt-nya negatif alias tidak punya utang berbunga. Di sisi lain, kas menggunung begini juga bisa dibaca bahwa perusahaan belum agresif memutar modal untuk ekspansi yang lebih besar. Uang banyak, tapi cara memutar agar jadi jauh lebih besar, masih jadi tanda tanya.

Revenue LK Q3 2025 YTD mencapai 678,56 miliar rupiah, tumbuh 4,8% dibanding periode yang sama tahun lalu. Tidak meledak, tapi stabil. Yang menarik, 396,07 miliar rupiah atau 58,4% dari keseluruhan revenue disumbang oleh segmen ritel. Artinya, bukan duty free yang jadi mesin utama, tapi ritel biasa. Sisanya 282,20 miliar rupiah dari duty free yang justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Dan kalau bicara lokasi, jangan kaget kalau Bali itu panglima utamanya. Sebanyak 570,39 miliar rupiah atau 84,1% dari penjualan terjadi di Bali. Dependensi ini brutal sekali. Saat Bali ramai, perusahaan ini tersenyum. Saat Bali batuk, perusahaan ini terserang flu berat. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Tapi meskipun revenue tidak naik kencang, laba perusahaan terbang. Laba bersih LK Q3 2025 YTD tumbuh 129,66% dibanding tahun lalu. Salah satu penyebab terbesarnya bukan karena penjualan yang mendadak melonjak, tapi karena efisiensi. Margin laba kotor naik dari 52,10% menjadi 55,11%. Margin laba usaha melesat dari 5,24% menjadi 11,33%. Margin laba bersih naik dari 4,02% menjadi 8,82%. Ini terjadi karena beban operasional yang berhasil ditekuk. Contohnya beban amortisasi sewa turun dari 54,6 miliar rupiah menjadi 35,0 miliar rupiah. Beban komisi biro perjalanan yang dulu 4,1 miliar rupiah sekarang nol. Beban bunga sewa juga turun 38,6% dari 5,7 miliar rupiah menjadi 3,5 miliar rupiah. Intinya, ini bukan cuma tumbuh, ini tumbuh karena jadi lebih efisien.

Namun tetap ada yang harus dicatat. Dari tiga segmen usaha, hanya ritel yang untung besar, mencetak laba usaha 81,63 miliar rupiah. Segmen duty free dan usaha perjalanan masih rugi. Ini anomali besar, karena harusnya duty free yang margin-nya tebal, justru jadi titik lemah. Selain itu, perusahaan juga menjual investasi non-inti mereka di PT Kura Kura, bisnis shuttle bus, dan mencatat rugi pelepasan 798,5 juta rupiah. Artinya manajemen sadar, mana yang tidak menghasilkan, disingkirkan. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dilihat dari rasio kesehatan, ini perusahaan yang neracanya sekeras baja. Rasio lancar mereka 4,38 kali, artinya aset lancar 4 kali lebih besar daripada utang lancar. Risiko likuiditas hampir nol. Risiko kredit terkendali karena tidak ada ketergantungan pelanggan besar yang menyumbang di atas 10% revenue. Risiko suku bunga malah jadi teman, karena mereka tidak punya utang berbunga, justru menaruh uang di deposito dengan bunga 2,25% sampai 6,75%. Bahkan risiko nilai tukar cenderung menguntungkan, karena mereka punya aset valuta asing 18,15 miliar rupiah lebih besar dibanding liabilitas valas. Kalau rupiah melemah, mereka malah untung kurs.

Kalau dilihat dari sudut pandang investor di harga 2.510 rupiah per saham, ada dua kubu interpretasi. Yang optimis akan bilang begini. Perusahaan ini deep value, bangkit dari fase efisiensi, margin meningkat tajam, tanpa utang, kas menggunung 671 miliar rupiah, alias 1.013 rupiah kas per saham. Artinya hampir 40% dari harga saham saat ini itu ditopang kas. Kalau laba LK Q3 2025 YTD 90 rupiah per saham, maka potensi EPS setahun bisa 120 rupiah. Dengan harga 2.510 rupiah, valuasi terlihat tidak mahal untuk perusahaan yang margin-nya membaik dan didukung grup LVMH. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Yang pesimis akan bilang hal berbeda. Ketergantungan 84% di Bali itu bahaya sistemik. Duty free sebagai segmen prestise malah merugi. Laba naiknya bukan karena penjualan naik drastis, tapi karena beban turun tajam dan efek itu bisa habis. Dan kas besar ini bisa jadi bukan keunggulan, tapi tanda manajemen belum tahu mau ekspansi ke mana.

Pada akhirnya, SONA adalah perusahaan yang sangat aman, sangat likuid, efisien di level operasional, tapi masih punya tanda tanya besar di strategi pertumbuhan. Ini bukan saham spekulatif yang naik turun liar. Ini lebih seperti aset ritel premium yang sedang merapikan dapur, menguatkan neraca, sambil mencari momentum untuk naik level berikutnya. Kalau momentum itu datang, kas 671 miliar rupiah bisa jadi peluru utama. Kalau tidak, dia akan tetap jadi raja kas yang jarang dipakai, kaya tapi terlalu berhati-hati. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA Bosen, CL aja lah

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$URBN
besok $DLTA Ara $SONA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA

2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy