


Volume
Avg volume
PT Singaraja Putra (Perseroan) pertama didirikan padal 23 September 2005. PT Singaraja Putra Bergerak di Bidang Penyedia Penginapan dan merupakan Perusahaan Induk dari Perusahaan Anak yang bergerak di Bidang Perusahaan Kayu. perusahaan penyedia penginapan di wilayah Cikarang yang juga melakukan kegiatan Investasi dalam pengembangan usahanya.
baru sadar masa ngepasin dibawah 1 persen gitu sih hehehe, thanks udh bikin penasaran postingan mu @andrYatim
$SINI
1/2


$CUAN bangun PLTU 680 MW (10T) kepemilkan langsung 90% di lokasi kawasan Feni Haltim Industrial Park, Pusat hilirisasi mineral nikel dan EV Battery Ecosystem terintegrasi, di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Kalau emiten lain paling 50% pegangnya atau minority baru bertahap pelan2 nambah jadi mayority setelah paham operasional dan yakin dengan bisnisnya,, ini CUAN dari awal langsung mayoritas.
Contohnya PLTU Batang, Adaro waktu itu hanya pegang 34%.
Saya berkeyakinan nanti ada masanya $SINI yang kita dengar kabar ekspansi berkelanjutan dibawah Panji Pak PP.
Kalau harga saham saat itu ngk tau sih, bisa aja ke 5K atau 15K, 50K.

$SINI jadi baiknya titip sendal dlu aja ya bang di 8.200 ?
Nanti kalau makin turun baru serok agak besar?
🙏🏻
CMIIW , FF marketcap itu memanh diperhitungkan, tapi FF tetap minimal 15% what ever market capnya. Karena syarat MSCI small caps / standart itu minimal FF 15%. Bukan hanya FF market cap saja. $SINI FF market capnya masih kecil, juga average transactionnya masih kecil sekali. Masih jauh dari MSCI
Awan mendung masih betah bertahan di $SINI.
Dari puncaknya dia sudah turun ~ 50%, satu kondisi yang bukan main-main.
Big player average pricenya ~13-14K, mereka sebagian besar posisi bertahan karena ada yang cashnya telah habis, ketahan di saham lainnya dan wait n see melihat market yang tidak menentu.
Namun ada sedikit cahaya agak terang, Walaupun banyak narasi diluar sana bilang saham-saham pak PP akan freefall, namun nyatanya "Pak PP MASIH BERJUANG"
Buktinya, TPIA sudah didorong, BREN juga, CUAN juga ditahan jatuh,, itu yang emiten-emiten beliau yang Freefloat (FF) < 15% dari Keterbukaan Informasi pemegang saham terbaru kemarin (PT dan Kepemilikan Bank dikeluarkan).
TPIA 6,18% FF
BREN 6,43% FF
CUAN 8,04% FF
Minimum free-float adjusted market cap Feb 2026 kemarin ~ 29-31Trilyun.
Namun untuk masuk MSCI Standard bila FF < 15%, MSCI menetapkan additional investability requirement, yaitu FF-adjusted mcap harus ≥ 1,8× minimum free-float adjusted.
1,8× dari ~ 29-31Trilyun => ~ 52–56T (FF-adjusted)
Nahhh karena 3 emiten diatas sudah didalam MSCI, MSCI memberi buffer agar tetap di Standard, minimalnya 2/3 dari nilai FF adjusted.
2/3 dari ~ 52–56T = ~ 35–37T FF-adj
Sehingga Syarat TETAP bertahan di MSCI
$TPIA FF 6,18% , market cap harus ~ 566–599T
$BREN FF 6,43%, market cap harus ~ 544–575T
CUAN FF 8,04%, market cap harus ~ 435–460T
Disclamer :
Hitungan tersebut bisa saja salah karena angka Minimum free-float adjusted market cap terus bergerak, kadang naik kadang turun.
Hitungan FF emiten tergantung dari MSCInya, mungkin yang di Bank dapat diyakini itu kepemilikan individual (nasabah bank), sehingga dapat diakui sebagai FF
1/5





$SINI udah banyak yg cl saatnya rebound ihsg juga ga bikin lower low artinya bentuknya double bottom minggu depan mantul,saham pp juga pada mantul $CUAN $PTRO
Semangat ya bang, gw tau lo nyangkut, tapi narasi nya $SINI masih jauh dr kata mulai. $TPIA Pun Force Majeure, PP circle koreksi dlu.
WTB 6K 🙏
$SINI warga $BUMI lihat Donald trump .. tentara nya perang di Iran .. dia santai santai undang Messi ke white house sambil ketawa ketawa .. kayak tidak terjadi apa-apa
apa Iran Hanya untuk mainan aja sama Trump ..
sedangkan dibelahan dunia lain orang sibuk hitung inflasi,, pasar saham jatuh,, sibuk strategi perang,, biar $WIFI gak putus

$SINI Pegang SINI memang bukan untuk orang yang lemah mental. Kalau lihat historinya, drawdown dari pucuk bisa 50–70% sebelum akhirnya melanjutkan kenaikan yang lebih besar.
“The stock market is a device for transferring money from the impatient to the patient.”
– Warren Buffett
At the end of the day,
only those who survive the storm get to ride the next wave.
1/2


$SINI saya yakin ini akan turun terus dan saya yakin..plus bentar lagi ritel panik atau masa bodo🤣🤣🤣
$SINI saya yakin jika akusisi berhasil pasti tahun ini paling dikit +300% porto saya , saya yakinnn yakin sekaliii !!!! walaupun agak pusing sekarang karena efek draw down 🤣
#mungkin agak gila
$SINI apakah tahun ini 2026 akan ada pembelian tambang mineral laain *kah... sperti mineral emas dan mineral lain..
$HOPE hal paling menarik dsni.
Meranti group punya banyak lini bisnis.
2 terbesar yaitu Meranti samudra perkasa (perkapalan) dan TMMS (tambang)
Aneh nya Meranti Samudra perkasa punya porsi di HOPE.
Sedangkan HOPE mengakuisisi TMMS.
Apakah Meranti Group mau melebur jadi 1 dengan HOPE? Who knows.
Lalu Celebes itu siapa?? Eits Cari tau sndri 🙈🙈
$SINI $TIRT
Lalu, pendekatan kedua:
1 $ = Rp 16,000
Skenario A (2 bulan coverage modal kerja)
Modal Kerja 2026: Rp 2,73T
rata-rata coal price $56,71
Maka produksi 2026 bisa mencapai:
Rp 2,73T / Rp 16,000 * 6 / $56,71 = ~18 juta ton
Rata-rata margin perton SINI:
(Total Margin cash / Total Cadangan)
Rp 63,42T / 162 juta ton = Rp 391,481
Asumsi Ebidta 2026:
(Produksi 2026 x Margin perton)
18 juta ton x Rp 391,481 = Rp 7T
Marketcap 04/03/26: Rp 5,2T
Netdebt 04/03/26: Rp 1T
EV/Ebidta 2026:
((Marketcap+Netdebt)/Ebidta)
(Rp 5,2T+Rp 1T)/7T= 0,88
Skenario B (4 bulan coverage modal kerja)
Modal Kerja 2026: Rp 2,73T
rata-rata coal price $56,71
Maka produksi 2026 bisa mencapai:
Rp 2,73T / Rp 16,000 * 3 / $56,71 = ~9 juta ton
Rata-rata margin perton SINI:
(Total Margin cash / Total Cadangan)
Rp 63,42T / 162 juta ton = Rp 391,481
Asumsi Ebidta 2026:
(Produksi 2026 x Margin perton)
9 juta ton x Rp 391,481 = Rp 3,5T
Marketcap 04/03/26: Rp 5,2T
Netdebt 04/03/26: Rp 1T
EV/Ebidta 2026:
((Marketcap+Netdebt)/Ebidta)
(Rp 5,2T+Rp 1T)/3,5T= 1,77
Skenario C (6 bulan coverage modal kerja)
Modal Kerja 2026: Rp 2,73T
rata-rata coal price $56,71
Maka produksi 2026 bisa mencapai:
Rp 2,73T / Rp 16,000 * 2 / $56,71 = ~6 juta ton
Rata-rata margin perton SINI:
(Total Margin cash / Total Cadangan)
Rp 63,42T / 162 juta ton = Rp 391,481
Asumsi Ebidta 2026:
(Produksi 2026 x Margin perton)
6 juta ton x Rp 391,481 = Rp 2,3T
Marketcap 04/03/26: Rp 5,2T
Netdebt 04/03/26: Rp 1T
EV/Ebidta 2026:
((Marketcap+Netdebt)/Ebidta)
(Rp 5,2T+Rp 1T)/2,3T= 2,7
$SINI