


Volume
PT. Organon Pharma Indonesia Tbk (dahulu Merck Sharp Dohme Pharma Tbk) (SCPI) bergerak dalam bidang pengolahan, pengemasan dan pengembangan produk farmasi untuk konsumsi manusia dan hewan, perlengkapan mandi, kosmetik, perlatan rumah tangga dan produk terkait; mempromosikan dan mengekspor produk farmasi; distributor utama alat kesehatan; mengimpor bahan baku, barang jadi dan peralatan medis yang relevan; dan menyediakan layanan konsultasi bisnis dan manajemen. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Januari 1975. Perusahaan adalah anggota dari badan usaha milik Merck & Co, Amerika Serikat. Perusahaan memiliki dua... Read More
@jozal ga masalah kalo ga mau jual, biasanya sebelum go private perusahaan akan menawarkan buy back saham publik tapi kalo ga mau berpartisipasi ya gapapa ga masalah tapi risiko saham yang dipegang jadi ga likuid alias ga bisa dijual di market harus cari investor pengganti kalo mau keluar dari saham tersebut.
kalo masalah dividend dan RUPS harusnya tetep ada kan perusahaan tertutup juga melakukan RUPS untuk pemegang sahamnya, liat aja tuh $SCPI udah suspend berapa lama karena ga sesuai aturan free float tapi investor publiknya masih ada padahal perusahaan udah mau beli sisa saham publik yang beredar tapi masih blm mau dilepas.
@Dearsinaga95 atau voluntary delisting.. ini bisa menarik, macam kasus AQUA atau $SCPI yg sampe skrng belum rampung 🙃
$SCPI
Iseng screening saham, nemu emiten ini. Kok ya ada emiten macam ini.
Kalau memang sahamnya nggak mau dijual, kenapa suspend sampai bertahun-tahun? Nggak disuruh delisting sekalian? 😄 😄
$IHSG $KLBF

$KLBF
⚡ TRADING PLAN: KLBF
🟢 Entry
Buy on Weakness: 1.170 – 1.200 (Membeli secara bertahap saat harga mendekati batas bawah zona konsolidasi).
Buy on Breakout: > 1.255 (Masuk jika harga berhasil menembus resisten konsolidasi dengan volume yang signifikan untuk mengincar pembalikan tren ke arah bullish).
🎯 Take Profit (TP)
TP 1: 1.260 – 1.285 → jual 50% (Mengamankan keuntungan di area target resisten pertama).
TP 2: 1.320 – 1.350 → jual sisa (Target jika harga berhasil kembali ke area puncak tertinggi bulan November).
🔴 Stop Loss (SL)
SL Agresif: 1.155.
Daily Close < 1.140 → EXIT TOTAL (Wajib keluar karena sinyal menunjukkan harga akan melanjutkan tren turun jangka panjang menuju area di bawah 1.100).
⚠️ Catatan Cepat
Momentum Wait: Histogram MACD yang datar menandakan kurangnya volatilitas; diperlukan katalis berita atau lonjakan volume transaksi untuk menggerakkan harga keluar dari zona bosan ini.
Patience Required: Pergerakan saham blue chip seperti KLBF dalam fase konsolidasi seringkali memakan waktu lama; jangan menggunakan modal yang diperlukan dalam jangka sangat pendek.
Sector Pulse: Pantau pergerakan saham sektor kesehatan lainnya; jika sektor ini mulai menarik minat pasar, KLBF biasanya akan menjadi pemimpin kenaikan.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$SCPI $INAF
$SCPI ni pabrik dulunya merck pharma cuk. tiap hari waktu masih kerja di pasuruan pp sering lewat sini sambil sholawatan walaupun susah bgt masuk sini. Lokernya di LinkedIn biasanya
$BUMI $ARCI
ANALISA SAHAM $OASA
Harga Sekarang: Rp 242
Zona Area Beli Aman:
Rp 228 – 235
Zona Stoploss:
< Rp 218
Jika naik & breakout:
> Rp 250 → ENTRY LANJUTAN
Target Profit:
• TP1 = Rp 265
• TP2 = Rp 280 – 295
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
$SCPI $PBRX
$SCPI Berikut adalah poin-poin utama mengenai situasi SCPI di bulan Desember 2025:
1. Harga Saham yang Stagnan
Hampir sepanjang bulan Desember 2025, harga saham SCPI tidak mengalami perubahan (stagnan).
Harga Penutupan: Berada di level Rp29.000 per lembar saham.
Volume Transaksi: Sangat rendah, bahkan sering kali mencatatkan nol transaksi dalam sehari. Hal ini umum terjadi pada SCPI karena jumlah saham yang beredar di publik (free float) sangat kecil, yakni hanya sekitar 1,21%.
2. Kinerja Keuangan Kuartal III 2025
Meskipun perdagangan sahamnya sepi, perusahaan melaporkan kinerja keuangan yang solid pada akhir tahun:
Laba Bersih: Hingga September 2025 (dilaporkan menjelang Desember), perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp238,0 miliar. Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp180,0 miliar.
Profitabilitas: Kenaikan laba ini menunjukkan fundamental perusahaan yang tetap sehat di sektor farmasi, meskipun statusnya di bursa kurang aktif secara perdagangan.
3. Rencana Privatisasi (Go Private)
Kondisi saham SCPI yang stagnan dan tidak likuid berkaitan erat dengan rencana jangka panjang perusahaan untuk menjadi perusahaan tertutup (Privatization/Delisting).
Sebagai informasi, sejak beberapa tahun terakhir, pengendali (Organon LLC) telah memiliki mayoritas mutlak saham (98,78%).
Di bulan Desember 2025, status ini tidak banyak berubah, dan perusahaan masih berada dalam kategori pemantauan bursa karena tidak memenuhi syarat free float minimum (7,5%) yang ditetapkan BEI.
4. Status Papan Perdagangan
Karena likuiditas yang sangat rendah dan masalah free float, saham SCPI masuk dalam daftar Papan Pemantauan Khusus di Bursa Efek Indonesia. Ini berarti mekanisme perdagangannya menggunakan Periodic Call Auction, yang berbeda dari saham reguler pada umumnya.
Ringkasan Kondisi:
Secara fundamental, SCPI adalah perusahaan farmasi yang sangat menguntungkan di Desember 2025. Namun, secara investasi saham bagi publik, emiten ini sangat sulit untuk diperjualbelikan karena hampir seluruh sahamnya dikuasai oleh grup pengendali.
@doni929320 $SCPI udah ndak butuh duit investor ritel Indonesia. Laba gede, dividend gede, udah ndak pengen bagi cuan ke investor ritel Indonesia. Beda dengan $DADA yang masih butuh investor ritel Indonesia demi Influencer MotoGP dan Mitsubishi 🗿
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
$PIPA

@doni929320 apa yang mau dibahas ini? $SCPI suspend karena mau go private tapi gagal go private karena banyak investor nya yang udah mati duluan tanpa pewaris dan susah dilacak. Fundamental bagus. LK masih rilis. Masih bagi dividen juga. Beda alasan suspend nya dengan DUCK dan SRIL yang almost Bangkrut. 🗿 Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf $PIPA $DADA
Laporan Laba Rugi 2025Q3
Tahun 2025 Kuartal 3
Follow kami untuk ringkasan fundamental emiten terkini!
$SCPI
