


Volume
Avg volume
PT. J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) adalah perusahaan induk, yang terutama berinvestasi dan mengelola bisnis pertambangan emas bersama dengan bisnis logam mulia lainnya di wilayah Australasia. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 1 Mei 2002. Perusahaan yang dahulu bergerak di bidang jasa katering ini berubah setelah bergabungnya Avocet Mining Plc. Pemegang saham pengendali utama Grup adalah Jimmy Budiarto.
$EMAS $MDKA $PSAB https://cutt.ly/xtvDjTPu
Skandal Perak: Saat "Kertas" Tak Lagi Berharga dan China Mengunci Fisik Dunia
Kekacauan di pasar keuangan global saat ini bukanlah sebuah kebetulan. Semuanya bermula ketika bank sentral Amerika (The Fed) menyuntikkan dana darurat sebesar
$3 miliar ke bursa berjangka (COMEX).
Suntikan ini dilakukan untuk menyelamatkan institusi besar yang terjepit di posisi jual. Untuk menutupi kepanikan, mereka menggunakan isu pencalonan Ketua Fed baru sebagai kambing hitam. Sang calon sengaja dicitrakan sangat keras dalam kebijakan moneter (hawkish) untuk memberikan alasan mengapa pasar berguncang, padahal itu hanyalah pengalihan isu dari krisis likuiditas yang sebenarnya.
China, yang menyadari permainan ini, segera mengambil langkah agresif di awal Januari 2026. Mereka menuntut pengiriman fisik perak (physical delivery) atas kontrak-kontrak yang mereka miliki. Namun, sebuah rahasia besar terbongkar: COMEX gagal mengirimkan barang tersebut karena jumlah perak di gudang mereka telah menipis ke level kritis.
Data Cadangan Perak COMEX:
Sebagai bukti, data inventori perak di kategori Registered (perak yang siap dikirim) di gudang COMEX dilaporkan telah anjlok hingga di bawah 30 juta ounce—angka terendah dalam beberapa dekade terakhir.
Sementara itu, jumlah kontrak "kertas" yang beredar mencapai ratusan kali lipat dari jumlah fisik yang tersedia.
Marah karena permintaan fisiknya dikhianati, China secara resmi menyetop ekspor perak. Langkah ini langsung memicu rentetan kejadian:
Kelangkaan Massal & Manipulasi
Persentase Pinjaman (Leverage):
Perak fisik menghilang dari pasar. Institusi yang meminjam dana berkali-kali lipat (leverage) untuk bertaruh di harga rendah terjepit dan dipaksa menjual aset mereka, yang kemudian merembet pada aksi jual emas secara besar-besaran.
Pencalonan Ketua Fed Sebagai Tameng: Sementara publik sibuk berdebat soal kebijakan Ketua Fed yang baru, di balik layar terjadi kehancuran sistemik karena harga di layar monitor sudah tidak relevan lagi dengan kenyataan.
Kesenjangan Harga (The Real Price Gap):
Inilah alasan mengapa hari ini kita melihat fenomena aneh: harga emas dan perak dalam kontrak kertas di COMEX terlihat turun atau stagnan, sementara harga fisik di toko emas atau dealer dunia jauh lebih mahal dan barangnya sulit ditemukan.
Kesimpulan:
Perang finansial ini telah mencapai titik di mana "kertas" tidak lagi diakui sebagai nilai yang sah. Ketika sistem keuangan tidak lagi mampu memberikan barang fisik yang dijanjikan, kepercayaan akan runtuh.
Sejarah mencatat bahwa ketika perang ekonomi dan perebutan sumber daya fisik (seperti perak dan emas) sudah mencapai level ini, risikonya tidak lagi hanya di atas kertas—ketegangan ini sangat rentan memicu perang fisik antar kekuatan besar dunia.
$ANTM $ARCI $PSAB
Penjualan Emas ANTM FY 2025 Turun!!! Tambang Freeport Jadi Penyebabnya?
ANTM telah merilis kinerja operasional untuk sepanjang tahun 2025, yang tercatat mempunyai kinerja yang beragam.
Penjualan emas ANTM terlihat mengalami penurunan hingga 15% menjadi 37.406 kg, dari sebelumnya tahun 2024 berhasil mencatat penjualan hingga 43.776 kg.
Kemudian ada juga feronikel yang turun hingga 46% menjadi 10.528 TNi, meskipun kabar baiknya masih ada empat komoditas lain yang mencatat kenaikan, terutama bijih nikel yang naik hingga 75% menjadi 14,58 juta wmt, dimana bijih nikel mempunyai kontribusi baik kepada kinerja keuangan ANTM.
Dari sisi produksi sendiri untuk produk emas juga turun hingga 27% menjadi 743 kg, perak turun 28%, dan feronikel juga turun hingga 20%.
Produksi dan penjualan emas ANTM sangat jauh selisihnya, karena ANTM memang mayoritasnya membeli emas dari perusahaan lain dan diolah menjadi emas batangan Antam, sehingga kalau kita melihat margin laba segmen emasnya hanya kecil kisaran 6,6%-an saja.
Terkait penjualan emas yang turun hingga 15%, sebelumnya terdapat permasalahan di tambang Freeport yakni Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025 terjadi longsor, kondisi ini membuat Freeport menghentikan operasi tambang GBC tersebut.
Padahal ANTM telah menandatangani perjanjian bahwa Freeport akan memasok hingga 30 ton per tahun untuk ANTM, dan karena ada permasalahan tersebut kemungkinan besar membuat pasokan emas ANTM menjadi tidak mencukupi yang membuat penjualannya turun hingga 15%, dilain sisi permintaan emas global sedang tinggi sehingga potensinya hal ini juga menjadi penyebab pasokan emas dari perusahaan lain menjadi terbatas untuk ANTM.
Realisasi kinerja operasional tersebut jika dibandingkan dengan target produksi dan penjualan perusahaan banyak yang belum tercapai, seperti produksi dan penjualan emas, bijih nikel, feronikel, dan bauksit.
Jadi hanya produksi dan penjualan perak serta alumina saja yang berhasil tercapai sesuai target ANTM di awal tahun 2025 kemarin.
Gimana menurutmu, apakah penjualan emas ANTM tahun 2026 ini bisa lebih tinggi dari 2025?
👉 Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.
Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
$ANTM $ARCI $PSAB
1/3



Mau tau kunci survive saya 5 tahun ??
Jangan iri dengki dengan porto teman
Senang jika analisa temanmu benar, karna kamu bisa belajar dengan dia
Jangan memaksakan kehendak kalau kerja tim dan analisa bareng
“ Bahagia lah jika temanmu menunjukkan pencapaiannya, karna kawan cerita nya itu kamu”
Hilangkan penyakit hati
Pasti hidup tenang
$PSAB $ARCI $BRMS
$PSAB
POV saya kemungkinan RI sihh karna 2,5% Cross pak Jimmy sudah dilakukan sebelum wacana FF
RI aja biar menarik
Masa Nego Nego
Emas kan ? bukan besi rongsokan PSAB ? RI !!
ANALISA SAHAM $BUMI
Harga Sekarang: Rp 242
Zona Area Beli Aman:
Rp 225 – 235
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 210
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 250 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 250 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 265
• TP2 = Rp 285 – 305
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 225, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham batubara dengan volatilitas tinggi, pergerakan agresif dan sensitif sentimen komoditas
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$PSAB $ALDO
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Kemarin
CL $BRPT -8% 39 juta
Cl $SSIA -5% 10 juta
Cl $PSAB -5% 13 juta
Hari ini Profit +11% 41 juta
Yang unrealized hold dari 6 emiten serok pagi ini 9 %+38 jutaan
Artinya gak masalah CL, tenangin pikiran. Liat kondisi market. Emosipun sdh stabil.
🫶🏼