Volume
Avg volume
PT Nusantara Pelabuhan Handal didirikan pada tanggal 29 Desember 2003 dengan nama PT Kharisma Mutiara Agung. Ruang lingkup kegiatan usaha PT Nusantara Pelabuhan Handal adalah bergerak di bidang Stevedoring (jasa pelayanan membongkar barang dari/ke kapal, dermaga, tongkang, truk, ke dalam palka kapal dengan menggunakan derek kapal), Cargodoring (jasa pekerjaan mengeluarkan barang dari sling (extackle) dari lambung kapal di atas dermaga dan mengangkut barang dari dermaga); dan Receiving and delivery (jasa pekerjaan mengambil barang dari tempat penumpukan di gudang lini I atau lapangan penumpukan dan menyerahkan sampai tersusun d... Read More
PORT - PT. Nusantara Pelabuhan Handal Tbk Rp 865 -25 (-3,00%) Info Selengkapnya! JAKARTA - PT Episenta Utama Investasi, salah satu pemegang saham PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT), menambah kepemilikan sahamnya dengan membeli 26,73 juta lembar pada 8 Januari 2025. Episenta Utama Inve...
idnfinancials.com
Tanggal 14 Jan 25 masih 1XX%, baru cek hari ini 13 Feb 25 sudah 3XX%, brati bukan $PTRO / $PORT? apakah $PACK?
$IPCC – Quick Review: Another Dividend-Play to Watch
Disclaimer:
1) Artikel ini sudah terbit di HINTS Bite untuk Priority Member pada 1 Desember 2024. Namun kami repost kembali sebagai referensi bagi public melalui Stockbit Forum/ Platform.
2) Sejak artikel ini ditulis pada 1 Desember 2024, harga saham IPCC turun -2% per 10 Februari 2025.
—--
IPCC, anak usaha Pelindo, mengoperasikan terminal bongkar muat kendaraan di lima pelabuhan dengan kapasitas 750.000 unit CBU per tahun, di mana Tanjung Priok menjadi jalur utama dengan kontribusi lebih dari 90% terhadap pendapatan. Pada 9M24, perusahaan mencatatkan pendapatan IDR 586 miliar (+7% YoY) dan laba bersih IDR 148 miliar (+4% YoY), meskipun volume ekspor-impor CBU turun 8% YoY menjadi 313.000 unit. Profitabilitas sedikit tertekan akibat penurunan gross margin, tetapi efisiensi biaya operasional dan perbaikan net interest income menjaga net profit tetap stabil. Dengan free cash flow yang solid dan payout ratio yang tinggi, IPCC diposisikan sebagai saham dividen yang menarik.
Dari sisi strategi, IPCC diuntungkan oleh stabilnya pangsa pasar Tanjung Priok, meskipun ada kompetisi dari Patimban. Selain itu, tren ekspor kendaraan roda empat yang meningkat menjadikan IPCC sebagai penerima manfaat utama dari transformasi Indonesia menjadi pusat otomotif ASEAN. Potensi penyesuaian tarif dalam waktu dekat juga dapat menjadi katalis pertumbuhan pendapatan. Dengan valuasi saat ini di P/E 7,1x dan potensi dividend yield sekitar 10%, IPCC menawarkan prospek investasi menarik, terutama jika pertumbuhan laba terus berlanjut dan payout ratio meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Random Tag $IPCM $PORT
—--
Ingin mendapatkan benefit emiten quick review secara berkala seperti member HINTS? Hubungi kami di https://cutt.ly/ie6Sfdxq