


Volume
Avg volume
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang hilir gas bumi, PGN melakukan kegiatan usaha di bidang pengangkutan dan niaga gas bumi. Pada bidang pengangkutan gas bumi, PGN memiliki jaringan pipa transmisi di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau dan Provinsi Jawa Tengah untuk menghubungkan lokasi sumber gas bumi dengan lokasi pengguna akhir gas bumi melalui moda pipa transmisi. Pada bidang niaga gas bumi, PGN membeli gas bumi dari berbagai produsen gas bumi yang kemudian dijual ke berbagai segmen pengguna akhir gas bumi, mulai dari pelanggan rumah tangga, pelanggan komersial, pelanggan industri - manufaktur, ... Read More
@mhisyamp13 ya emiten fundamental nya good si, pbv 1.11 dan per 8 , masih di harga wajar (undervalue nya pas kemarin harga dibawah 720), growth perusahaannya bagus, tahun kemarin ada dividen juga, selain itu pas trading halt kemarin ni emiten tetep aman dan tahan banting disaat yg lain pada hajar ARB
#dyor
Tag trio kakanda Bahlil
$ELSA $PGEO $PGAS
$PGAS Bismillah Alhamdulillah baru diterima kerja bulan depan di pertagas dan investasi juga disini mode DCA tiap bulan, bodo amat grafik naik turun yg penting rutin dan konsisten untuk tambahan dana pensiun dan buat masa depan anak 🤲
$INCO +2,14% (7000-7150)
$BRPT +1,92% (2080-2120)
$PGAS +1,8% (2220-2260)
Persentase dihitung dari harga yg dilingkarin (blue to yellow)
1/9









@rahmanhakimalf , gabut ja om, sambil nunggu dividen/kinerja perusahaan naik.
sembarang tag : $PLAN , $BBCA , $PGAS
$ELSA Mengutip Phillip Sekuritas, $IHSG tersengat sentimen Bursa Saham Wall Street semalam yang ditutup turun tajam lebih dari 1% seiringan dengan naiknya harga emas dan volatilitas pasar, di tengah ketidakpastian yang berkelanjutan seputar kebijakan tarif perdagangan Presiden Donald Trump dan kecemasan yang semakin besar tentang gangguan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) berbagai industri.
Ketegangan antara AS dan Iran juga menambah kegelisahan pasar.
Mulanya, pembatalan sebagian besar tarif perdagangan AS oleh Mahkamah Agung (MA) AS pada Jumat memicu harapan membaiknya perdagangan global dan mendongkrak pasar saham.
Daftar Tarif Resiprokal Trump Berlaku 7 Agustus (Bloomberg Technoz/Asfahan)
“Namun, investor sedang mengevaluasi kembali setelah Presiden Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa AS akan menaikkan tarif dasar impor menjadi 15%, berlaku segera,” papar Phillip Sekuritas Indonesia dalam riset terbarunya, Selasa.
tag
$PGAS

sampe sekarang jadi penyesalan karena dulu yang diserok malah $PGAS padahal $ANTM salah satu pilihan 😭😭
ANALISA SAHAM $PGAS
Harga Sekarang: Rp 2.270
Zona Area Beli Aman:
Rp 2.150 – 2.200
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 2.100
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 2.320 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 2.320 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 2.450
• TP2 = Rp 2.600 – 2.750
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 2.150, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor gas & energi, pergerakan sensitif terhadap sentimen komoditas dan kebijakan energi
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$DEWA $FPNI
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
IDXChannel – Fundamental bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) pada tahun 2026 diproyeksi semakin solid, seiring dengan strategi perseroan untuk fokus memperkuat lini bisnis midstream dan downstream.
Analis RHB Sekuritas, Arandi Pradana, dalam riset terbarunya menyatakan, sebagai Subholding G...

www.idxchannel.com
🎯 Strategi Trading $PGAS
Skenario 1 – Buy on Support:
Entry: 2.100 – 2.170 (area EMA20/EMA50)
Target: 2.310 → 2.380
Stop Loss: Close < 2.050
Skenario 2 – Breakout Strategy:
Entry: Buy jika tembus 2.310 dengan volume kuat
Target: 2.380 → 2.560
Stop Loss: Close < 2.200
Skenario 3 – Swing Trend Following:
Entry bertahap: 2.050 – 2.150
Target swing: 2.380 – 2.560
Stop Loss: Close < 2.000
⚠️ Catatan & Risiko
- Harga saat ini berada di area resistance (2.270–2.310) → rawan profit taking jangka pendek
- Struktur masih membentuk higher low, menandakan tren sehat
- Jika gagal breakout 2.310, potensi sideways / pullback sehat ke 2.100
- Waspada jika jebol 2.050, karena bisa mengubah momentum menjadi netral
$IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan naik pada perdagangan hari ini, Selasa (24/2). Analis merekomendasikan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) hingga PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memprediksi IHSG be...

katadata.co.id
$PGAS ini mah di hold di tinggal tidur nyenyak aja anteng. fundamental bagus, harga pbv < 1,2 . deviden oke 8%. benar benar idaman

$PGAS
Naik +3.65% dengan volume sedang (571.55K lot) dan foreign net 30.40B. Tren stabil up, besok potensi sideways to up jika sektor energi positif
Area Support & Resistance:
• Support: 2,200-2,260 (bid area), 2,163-2,205 (pivot bawah)
• Resistance: 2,270-2,300 (ask area), 2,379-2,557 (pivot atas)
• Buy Area: 2,250-2,260 (pullback)
• Take Profit: 2,320 (target 3%)
• Cut Loss: 2,230 (risk 1-2%)
Bukan rekomendasi ataupun ajakan jual/beli/hold. DYOR 🚀

Yang masih nunggu “harga cantik” biasanya cuma jadi penonton.
Hari ini bukan nabung, tapi scalping.
Watchlist : $PGAS $AMMN $MEDC
Beli sore, jual pagi. Salah? Cut. Benar? Cabut.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar sepertI
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Kebijakan tarif trump https://cutt.ly/FtQ6buUM
yang berpengaruh $PGAS $MEDC $BBCA