


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan dengan nama PT Solusi Kemasan Digital sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian No.10 tanggal 8 November 2019 yang dibuat di hadapan Laurens Gunawan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang dan telah memperoleh pengesahan dari Menkumham sesuai dengan Surat Keputusannya No. AHU-0059400.AH.01.01 Tahun 2019 tanggal 11 November 2019 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-0216030.AH.01.11 Tahun 2019 tanggal 11 November 2019 ('Akta Pendirian'). Saat ini Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan maksud dan tujuan dalam anggaran dasar. Kegiatan Usaha Perseroan sesuai d... Read More
Bagi yang sudah melepas posisi karena kegocek pergerakan bandar, silakan cermati kembali ulasan ini secara objektif.
Pasar tidak bergerak untuk memvalidasi emosi, tapi untuk menguji pemahaman dan disiplin pelakunya.
$PACK $LABA $KRYA
$GRPM baru 6x ara
Sejarah
$PACK 10x ara baru suspen pertama = 1 hari bursa.
Open suspend 1, lanjut Ara 1 X lalu disuspen ke 2= 9 hari bursa.

@f3rd1r0n1 Ndak harus nunggu sampai 2027 kalau mau tebus OWK $PACK
https://stockbit.com/post/25824573
@buddy08 Nggak ada TERP $PACK
https://stockbit.com/post/25824573
Kebingungan OWK $PACK
Pertanyaan user Stockbit bukan di External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Banyak yang masih bingung dengan OWK PACK. Kebingungan itu wajar, karena yang dilempar ke publik bukan sekadar rights issue biasa, tapi mesin pengganda saham yang ekstrem. Angkanya juga tidak kecil, sampai 32.586.939.356 unit OWK dengan harga Rp100, yang berarti potensi dana Rp3,26 triliun atau tepatnya Rp3.258.693.935.600. Rasio 5 saham lama dapat 102 hak itu bukan detail kecil, itu tombol dilusi yang bisa bikin porsi kepemilikan mengecil drastis. Risiko dilusi maksimum 95,33% itu artinya kalau investor diam saja, kepemilikan bisa tinggal remah. Yang bikin tambah panas, OWK ini zero coupon, jadi bukan instrumen buat cari bunga, melainkan jembatan wajib menuju saham baru. Dokumen terbaru juga menutup celah lupa, karena BAE bisa konversi otomatis kalau pemegang OWK tidak bergerak sampai batas akhir. Jadi ini bukan sekadar pilihan ikut atau tidak, ini pilihan menjaga porsi atau rela terdilusi besar-besaran. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Investor memang tidak wajib menebus Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), tapi konsekuensinya tidak main-main. Setelah seluruh OWK dikonversi menjadi saham, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya bisa terdilusi sampai maksimum 95,33%. Ini seperti nonton porsi kepemilikan mengecil karena jumlah saham beredar membengkak besar, sementara investor tidak menambah porsi melalui HMETD. Ditambah lagi, OWK ini diterbitkan tanpa bunga atau zero coupon dan sifatnya wajib dikonversi menjadi saham. Jadi begitu investor sudah menebus HMETD menjadi OWK, ujung ceritanya tetap konversi menjadi saham, bahkan kalau pemegangnya lupa sekalipun, karena Biro Administrasi Efek (BAE) bisa melakukan konversi otomatis di akhir periode.
Supaya kebayang skalanya, pakai simulasi 100 lot dulu. Misal investor punya 100 lot, berarti 10.000 lembar saham PACK, dengan harga beli Rp2.260. Dengan rasio setiap 5 saham lama mendapat 102 HMETD, maka hak yang didapat menjadi 10.000 dibagi 5 lalu dikali 102, hasilnya 204.000 unit HMETD. Karena harga pelaksanaan Rp100 per unit OWK, dana yang perlu disiapkan untuk menebus seluruh hak adalah 204.000 dikali Rp100, yaitu Rp20.400.000. Jadi dari sisi uang, investor yang awalnya sudah keluar modal Rp22.600.000 untuk 10.000 lembar, kalau ikut tebus penuh harus tambah sekitar Rp20,40 juta. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Prosedurnya juga cukup lurus, tapi harus disiplin jadwal. Investor harus memastikan masih memegang saham pada cum date 9 Januari 2026, karena itu kunci hak HMETD melekat. Setelah itu ada ex date 12 Januari 2026 dan recording date 13 Januari 2026. Lalu fase yang paling krusial, periode perdagangan HMETD berlangsung 15 sampai 22 Januari 2026, di fase inilah instruksi pelaksanaan biasanya dilakukan lewat perusahaan efek atau sekuritas, dan dana disiapkan di Rekening Dana Nasabah (RDN). Intinya, kalau investor ingin tebus, jangan menunda sampai mepet, karena yang bikin gagal biasanya bukan tidak punya uang, tapi telat instruksi.
Sekarang masuk ke perbandingan yang bikin banyak orang kaget, soal average price. Kalau investor tidak menebus sama sekali, investor tetap pegang 10.000 lembar saham dengan total modal Rp22.600.000, average price tetap Rp2.260, tapi porsi kepemilikan berisiko terdilusi sampai 95,33%. Kalau investor menebus seluruh hak, secara hitungan kasar investor akan punya 10.000 saham lama ditambah potensi 204.000 saham baru setelah OWK dikonversi, total menjadi 214.000 saham. Total modal menjadi Rp22.600.000 ditambah Rp20.400.000, jadi Rp43.000.000. Dari situ muncul average price sekitar Rp43.000.000 dibagi 214.000, yaitu kurang lebih Rp200,93 per saham. Angka Rp200,93 ini terlihat seperti sulap, tapi sebenarnya bukan diskon ajaib, melainkan konsekuensi jumlah saham yang tiba-tiba jadi sangat banyak. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Di titik ini investor wajib waras dalam membaca angka. Average price turun bukan berarti nilai perusahaan otomatis jadi murah. Pasar biasanya menyesuaikan harga saham saat ex date, karena suplai saham potensial melonjak besar. Dokumen terbaru memang tidak menyebut angka Theoretical Ex-Rights Price (TERP) secara eksplisit, jadi tidak ada angka resmi yang bisa dipakai dari dokumen itu. Yang ada justru aturan bahwa harga konversi bisa disesuaikan kalau terjadi aksi korporasi seperti stocksplit atau reverse stocksplit. Jadi kalau ada yang berharap harga pasar tetap Rp2.260 sementara jumlah saham bisa jadi 21,4 kali, itu logikanya runtuh sendiri, karena mekanisme pasar akan merespons suplai.
Lalu soal waktu konversi, banyak yang mengira harus menunggu sampai Januari 2027. Berdasarkan dokumen terbaru, itu tidak benar. Periode konversi OWK menjadi saham biasa dibuka dari 27 Januari 2026 sampai 21 Januari 2027, dan konversinya fleksibel bisa dilakukan kapan saja di rentang itu, dengan rasio 1 banding 1. Selama OWK belum dikonversi, investor memegang unit obligasi tanpa bunga dan saham lama masih tetap ada. Begitu investor konversi, misalnya Februari 2026, OWK berubah menjadi saham biasa yang haknya setara, termasuk hak dividen dan hak suara seperti saham lainnya. Dan kalau investor diam sampai mendekati akhir periode, masih ada skenario konversi otomatis oleh BAE yang membuat OWK tetap berubah menjadi saham di penghujung batas waktu. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Jadi inti strateginya begini. Kalau investor tidak menebus HMETD, risikonya bukan sekadar ketinggalan peluang, tapi kehilangan porsi kepemilikan secara ekstrem sampai 95,33%. Kalau investor menebus penuh, investor menjaga porsi, tetapi harus siap tambahan dana dan harus siap realita bahwa harga pasar bisa menyesuaikan karena suplai saham berpotensi meledak. OWK PACK ini bukan permainan bunga, bukan instrumen santai, ini instrumen rekayasa struktur permodalan yang dampaknya langsung ke porsi kepemilikan investor. Kalau masih ada yang bingung, patokan paling gampang adalah ini, fokus ke dua hal saja, jadwal 9 Januari 2026 sampai 22 Januari 2026 untuk urusan hak dan tebus, lalu jendela 27 Januari 2026 sampai 21 Januari 2027 untuk urusan konversi, dan jangan pernah meremehkan dilusi 95,33% karena itu bukan ancaman, itu desain.
🧭 Inti keputusan investor.
✅ Tebus HMETD jadi OWK itu pilihan investor.
⚠️ Tidak tebus berarti porsi kepemilikan berisiko terdilusi sampai 95,33%.
🧾 OWK zero coupon.
🔁 OWK wajib dikonversi jadi saham.
🤖 Jika lupa konversi sampai batas akhir, BAE bisa konversi otomatis.
📌 Simulasi 100 lot PACK.
🧺 Kepemilikan awal 100 lot.
📄 10.000 lembar.
💵 Harga beli Rp2.260.
🧮 Rasio HMETD.
🎟️ 5 saham lama dapat 102 HMETD.
➗ Hitung hak.
🧾 10.000 dibagi 5 dikali 102.
✅ Dapat 204.000 unit HMETD.
💰 Biaya tebus.
🪙 Harga pelaksanaan Rp100 per unit OWK.
🧾 Dana 204.000 dikali Rp100.
✅ Rp20.400.000.
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🛠️ Prosedur tebus HMETD jadi OWK.
🗓️ Pegang saham di cum date 9 Januari 2026.
🏦 Instruksi pelaksanaan lewat sekuritas saat 15 sampai 22 Januari 2026.
💳 Dana siap di RDN sesuai nilai tebusan.
⚖️ Dua skenario hasilnya beda jauh.
📉 Skenario A tidak tebus.
📄 Saham tetap 10.000 lembar.
💰 Total modal Rp22.600.000.
🧮 Average price Rp2.260.
⚠️ Kepemilikan terdilusi sampai 95,33%.
📈 Skenario B tebus seluruhnya.
📄 Saham jadi 214.000 lembar.
➕ 10.000 lama.
➕ 204.000 baru dari OWK setelah konversi.
💰 Total modal Rp43.000.000.
➕ Rp22.600.000 modal awal.
➕ Rp20.400.000 biaya tebus.
🧮 Average price sekitar Rp200,93.
✅ Kepemilikan terjaga sesuai porsi.
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🔄 Konversi OWK tidak perlu menunggu Januari 2027.
🗓️ Periode konversi 27 Januari 2026 sampai 21 Januari 2027.
🔁 Rasio konversi 1 banding 1.
🕒 Bisa konversi kapan saja di periode itu.
🧾 Sebelum konversi investor pegang OWK dan saham lama.
✅ Setelah konversi OWK berubah jadi saham biasa, haknya sama termasuk dividen dan suara.
📅 Jadwal kunci HMETD.
🟢 Cum HMETD pasar reguler dan negosiasi 9 Januari 2026.
🟠 Ex HMETD 12 Januari 2026.
🔵 Recording date 13 Januari 2026.
Harga Teoritis tidak ada di OWK ini.
Harga teoritis saham itu muncul saat Bursa melakukan penyesuaian harga acuan di awal periode ex, karena ada tindakan korporasi yang memberi hak merata ke semua pemegang saham sejenis, lalu Bursa menghitung dan menetapkan harga pedoman untuk awal perdagangan setelah aksi itu efektif.
Aksi korporasi yang lazim menghasilkan harga teoritis saham
1. Penambahan modal dengan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) atau rights issue
Ini yang paling klasik. Karena ada saham baru diterbitkan pada harga pelaksanaan tertentu, maka saat ex HMETD, Bursa memakai harga teoritis hasil tindakan korporasi sebagai patokan awal., seperti pada case RI $INET.
2. Pembagian saham bonus termasuk dividen saham
Saham beredar bertambah tanpa investor bayar kas, jadi secara mekanik harga per saham perlu disesuaikan menjadi harga teoritis pada periode ex. Aturannya dibahas spesifik di POJK Saham Bonus.
3. Stock split dan reverse stock split (penggabungan saham)
Jumlah lembar berubah, kepemilikan relatif tidak berubah. Konsekuensinya harga per lembar harus ikut disesuaikan menjadi harga teoritis pada awal perdagangan pasca aksi.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$PIPA
1/2


$PACK
Info bang GPT
Baik, saya jelaskan Right Issue PACK yang sedang berjalan secara bertahap, lalu kita hitung kebutuhan modal untuk kasus Anda (punya 5 lot di harga 3.000).
1️⃣ Ringkasan Data Right Issue PACK (Ongoing)
KomponenPenjelasanStatusRight Issue sedang berjalan (Ongoing)Rasio5 : 102Harga RightRp100 per sahamFaktor21,4 (angka turunan dari rasio, dipakai sistem)Cum Date9 Januari 2026Ex Date12 Januari 2026Tanggal Pencatatan13 Januari 2026Periode Perdagangan Right15 – 22 Januari 2026
2️⃣ Arti Penting Cum Date & Ex Date
IstilahArtinyaCum DateTanggal terakhir Anda harus sudah memiliki saham PACK agar berhak mendapatkan right issueEx DateMulai tanggal ini, pembeli saham PACK TIDAK lagi mendapatkan hak right issueCatatanJika beli saham setelah Ex Date, Anda tidak dapat right
📌 Kesimpulan praktis
👉 Untuk dapat right issue PACK, Anda harus punya saham PACK paling lambat 9 Jan 2026 (Cum Date).
3️⃣ Cara Kerja Rasio Right Issue 5 : 102
Artinya:
Setiap 5 saham lama → berhak membeli 102 saham baru
dengan harga Rp100 per saham
4️⃣ Studi Kasus Anda
Anda memiliki 5 lot di harga 3.000
🔹 Data Awal
1 lot = 100 saham
5 lot = 500 saham
🔹 Hitung Jumlah Saham Right Issue
Rasio: 5 : 102
\frac{500}{5} \times 102 = 100 \times 102 = 10.200 \text{ saham baru}
🔹 Hitung Modal yang Harus Disiapkan
Harga right = Rp100
10.200 \times 100 = \textbf{Rp1.020.000}
5️⃣ Ringkasan Akhir Modal
KomponenNilaiSaham lama500 sahamSaham baru (right)10.200 sahamHarga tebus rightRp100Total modal right issueRp1.020.000Total saham setelah RI10.700 saham
6️⃣ Catatan Penting (WAJIB DIPERHATIKAN ⚠️)
Dana HARUS tersedia saat periode penebusan
Jika tidak ditebus:
Hak bisa dijual (jika ada perdagangan right)
Atau hangus
Harga saham setelah RI biasanya akan menyesuaikan (dilusi)
Kalau mau, saya bisa:
Hitungkan harga rata-rata baru (average price) setelah right issue
Simulasikan untung/rugi jika harga PACK naik/turun setelah RI
Jelaskan lebih baik tebus atau jual right-nya
Tinggal bilang 👍
$PACK mantap udah ada logo C nya. padahal tinggal ikutin RI nya tebus. jd dpt hak buat beli di harga "100" mantap.
banyak yg mikir nnti beliny abis exdate. pas hargany udh terdilusi alias harga receh. emg yakin bakal dapet? banyk jg yg incer abis exdate karna beli ny lebih murah. dan calon bagger yang udh hold dari lama dan ikutin storyny juga mana mau jual cepet2 😂 apalagi megang ni saham bagus di harga ratusan perak.
$PACK orang orang ini kenapa coba .semakin besar rasio RI semakin bagus lah ,,,,modal lu mendekati harga emiten LG ,biar mereka yg kerja Lo duduk manis mau di bawa kemana
🔥BERITA🔥
🔰Harga tembaga cetak rekor all time high, tembus US$ 13.000 per ton.
🔰Harga emas Antam hari ini (6/1) melonjak Rp 34.000 jadi Rp 2.549.000 per gram.
🔰Target berubah, bank Jakarta akan IPO saham tahun 2027, siap IPO jumbo.
🔰$TPIA umumkan pengunduran diri Suwit Wiwattanawanich dari posisi direktur dan Santi Wasanasiri dari posisi komisaris.
🔰Pengendali $LINK Axiata Investments jual 36,56 juta saham.
🔰Incar dana Rp 3,25 triliun, $PACK siap tawarkan OWK lewat rights issue.

$PACK
Kenapa RI PACK beda dari RI biasa?
Karena ini RI ekstrem:
• Rasio: 5 saham lama → 102 saham baru
• Harga tebus: Rp100
• Potensi dilusi: ±95%
Udah siap tebus RI PACK?
WIFI
TINS
BKSL
OBMD
TLKM
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (5/1) di zona positif dengan penguatan 1,27% dan ditutup pada level 8.859,19.
Kinerja indeks ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar dan komoditas, seperti BYAN yang naik 6...

www.cnbcindonesia.com
