


Volume
Avg volume
PT. Multipolar Technology Tbk (MLPT) bergerak di bidang jasa, perdagangan umum, industri, percetakan dan transportasi darat. Untuk mencapai maksud dan tujuan, Perseroan menjalankan kegiatan usaha utamanya meliputi industri jasa telekomunikasi dan teknologi, bertindak sebagai agen, representatif, pemegang lisensi waralaba, yang menjalankan usaha di bidang perdagangan umum, industri komputer dan periferal, dan industri peralatan transmisi telekomunikasi. . Pada bulan Februari 2009, Perusahaan memulai operasinya.
jangan maen2 sama saham yg free float nya kecil macam $MLPT ini, gampang di maenin harga sama pengendali / bandarnya sendiri.
udah gitu aja.
@teddytjan08 biasanya sih bgtu.... kya $MORA $KETR $MLPT harga di angkat dlu baru d sebar.... dikit dikit....š¤
Mau cerita aib saya. Kebetulan saya alumni trading halt 2x 1 tahun lalu.
sempet beli MLPT sebagai pahlawan bursa di 80k wkwk emg bodoh bgt. (sempet naik tp saya naif buat TP sedikit) . Saya di IHSG 9k uda ngerasa ga enak. Saya CL lah di $MLPT serta $BBYB
Floating loss saya 21jt sebelum trading halt kemarin. ( Ketika Trading Halt saya coba masuk beberapa saham tapi langsung cutloss sedikit2).
Alhamdulillah skrng sudah berbalik 5jtnya. sisa 16jt.
saya belajar CL dengan sangat berat hati dan paham resikonya.

Respon Market IHSG secara tidak langsung "bisa menjadi validasi" atas keputusan tersebut.
$BREN $MLPT $ARTA
@Khoirunrizal28 iya, tapi weekly cenderung ditutup. sejauh ini yang belum tutup selain $PTRO adalah $BYAN, tapi BYAN owner-nya sangat nahan dan ritelnya sangat kecil. nahan bisa, untuk naik belum tentu. $MLPT pun mulai mendekati gapnya di zona 30 ribuan. perlu digarisbawahi kata "cenderung" ya, kita lihat nanti hehehe
influencer @stockbit $MLPT yang wktu itu kasih prediksi 300.000 , lalu pas turun ke 60rb langsung dihapus postingannya, apa ga keringet dingin liat harga sekarang ? wkwkw
$APEX
š
Timestamp: 1 Feb 2026, 20:06 WIB | š° Last Price: Rp204
š¦ PHASE STATUS: PANIC MARKDOWN DENGAN EARLY REBOUND (BANDAR MULAI NAMPUNG LAGI)
APEX baru turun tajam dari kisaran 230āan ke low 180āan dalam dua hari, lalu hari ini mantul ke 204 dengan candle hijau panjang ber-ekor bawah di daily chart kamu. Ini ciri flush + relief rally: bandar buang di atas, paksa ritel cutloss di bawah 200, lalu mulai kolek lagi di demand biru 190āan. Tape broker StockBot mendukung: top 1 -5.029 lot (net sell kecil, neutral), top 3 +6.259 lot (neutral), top 5 +7.122 lot (small acc), average +5.938 lot (neutral), total net buy 111.762 lot senilai Rp2,2 miliar dengan status agregat āAccāāartinya smart money sudah mulai serap barang di bawah, bukan melanjutkan jual panik.
ā” STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Secara fundamental, APEX ini rig contractor yang sedang dapat angin: Mei 2025 mereka mengamankan kontrak pengeboran lepas pantai dari Pertamina Hulu Mahakam senilai USD 25 juta (±Rp413 miliar) untuk durasi satu tahun di Delta Mahakam. Oktober 2025 mereka lapor kontrak offshore lain dari PHM senilai USD 13,6 juta untuk 7 bulan, juga meningkatkan utilisasi rig dan pendapatan operasional. Itu di tengah outlook minyak & gas Indonesia yang walau produksi turun di lapangan tua, tapi investasi upstream mulai naik terutama di offshore; market oil & gas nasional diproyeksi tumbuh dari USD 13,88 miliar (2025) ke USD 14,6 miliar (2026) dan terus naik dengan offshore mencetak CAGR 5,92% sampai 2031. Jadi kenaikan APEX dari 90āan ke 250 sepanjang 2025 bukan sekadar goreng kosong; memang ada katalis kontrak rig di belakang.
š”ļø PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp190 ā Rp198
The Logic:
Di daily chart, 190ā200 adalah demand box biru yang kamu tarik dari base breakout sebelumnya; candle panic merah terakhir tepat menembus area ini lalu ditarik balik dengan ekor bawah panjangātanda ada buyer besar yang bertahan di zona ini.
ā
Secara historis, rentang 180ā200 adalah range akumulasi sebelum kontrak PHM Mei/Okt 2025 diekspos dan harga dikerek ke 250; kembali entry di sini berarti kamu masuk mendekati average akumulasi bandar kontrak pertama, bukan ngejar di atas.
Konservatif: tunggu kalau esok ada retrace ke 190ā195 dengan volume lebih kecil dari hari rebound (70 juta lembar), RSI harian bertahan di atas 40, dan candle intraday 15āmenit mulai bentuk higher low di atas 190; kalau closing harian jebol 185, tunda dulu karena itu sinyal markdown lanjut.
āļø PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp210 ā Rp214 (konfirmasi break intraday)
The Logic:
Di timeframe 15āmenit, 208ā214 adalah area supply pendek (cluster breakdown dari 220); tembus dengan volume intraday ā„1,5x rataārata 5 candle terakhir menandakan pembalikan momentum dari markdown ke recovery trend.
ā
Syarat wajib: offer tebal di 208ā214 harus nampak dimakan habis, bid naik bertangga di 200ā206, dan data broker intraday tetap āAccā atau setidaknya neutral (bukan berubah jadi dist); kalau breakout tapi broker top langsung net sell, itu cuma markāup untuk buang barang.
Momentum plan cocok buat swing 3ā10 hari; kalau setelah tembus 214 harga malah ditutup di bawah 200 hari yang sama, treat as failed breakoutākeluar cepat.
šÆ EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
š¢ TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp220 ā Rp225 (+sekitar 8ā10% dari 204)
Reason: 220āan adalah support lama yang ditembus saat jatuh dan otomatis berubah jadi resistance minor; juga berdekatan dengan MA10 harian yang sekarang menukik turunāzona ideal untuk profit taking pertama.
š¢ TP 2 (Swing/Jackpot): Rp245 ā Rp255 (+sekitar 20ā25% dari 204)
Reason: 245ā255 merupakan area konsolidasi atas (equilibrium box merah) sebelum breakdown terakhir, masih di bawah weak high sekitar 314; kalau harga mampu kembali dan bertahan di sini dengan volume sehat, bandar kemungkinan gunakan level ini untuk distribusi wave berikutnya.
ā
ā
š“ STOP LOSS (Hard Limit): Rp180 (āsekitar 12% dari 204)
Note: 180 adalah low panic terbaru dan mendekati ujung bawah demand besar; jebol dan closing harian di bawah level ini berarti support 190āan gagal dan risiko lanjut turun ke 165 (strong low yang kamu tandai) sangat besarātesis ārebound di demand 190ā200ā batal total, wajib cut.
š° NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
š Sektor & Komoditas (Offshore Drilling / Oil & Gas):
Sektor migas Indonesia masih berjuang melawan penurunan produksi 16ā20% per tahun dari lapangan tua; pemerintah dan industri menekankan perlunya eksplorasi baru serta aktivasi lapangan idle, termasuk penggunaan teknologi drilling baru seperti multiāstage fracturing (MSF) mulai 2026.
ā
Indonesia oil & gas market diperkirakan tumbuh dari USD 13,88 miliar (2025) ke USD 14,6 miliar (2026), dan mencapai angka yang lebih tinggi lagi hingga 2031; offshore diproyeksikan tumbuh tercepat dengan CAGR 5,92% berkat temuan gas besar (Geng Northā1, Abadi FLNG, Natuna) dan PSC grossāsplit yang lebih menarik.
š¢ Key Drivers (Pemicu Utama):
Kontrak Offshore PHM USD 25 juta (1 tahun):
Kontrak drilling Mahakam Delta senilai USD 25 juta untuk durasi 1 tahun secara langsung meningkatkan utilisasi rig dan pendapatan APEX, memberi visibilitas revenue yang lumayan solid untuk 2025.
ā
Bagi bandar, ini narasi kuat untuk goreng saham: tiap update progress kontrak bisa dipakai sebagai ābahan bakarā markup, terutama saat harga minyak/gas global sedang tidak terlalu buruk. (IMPACT: POS FUNDAMENTAL & SENTIMEN)
Kontrak Offshore PHM USD 13,6 juta (7 bulan):
Oktober 2025, APEX kembali mengumumkan kontrak offshore PHM senilai USD 13,6 juta, durasi 7 bulan, juga di Delta Mahakam; kembali menambah backlog dan utilisasi rig.
ā
Kombinasi kedua kontrak menjadikan 2025ā2026 sebagai periode utilisasi rig tinggi, memperkecil risiko idle asset; sangat positif untuk margin dan cashflow. (IMPACT: POS KUAT)
Tren Investasi Offshore ke Depan:
Laporan pasar menyebutkan bahwa onshore masih mendominasi share 58,1%, tapi pertumbuhan sebenarnya akan datang dari offshore yang tumbuh CAGR 5,92% sampai 2031, didorong temuan deepwater baru, adopsi FPSO, dan insentif fiskal untuk eksplorasi laut dalam.
ā
APEX sebagai pemain rig offshore jelas berada di jalur yang tepat untuk menangkap pipeline proyek baru ini, terutama dari Pertamina dan mitra internasional. (IMPACT: POS STRUKTURAL JANGKA MENENGAH)
Smart Money Behaviour Hari Ini:
Broker: top 1 -5.029 lot (neutral), top 3 +6.259 lot (neutral), top 5 +7.122 lot (small acc), average +5.938 lot (neutral), total net buy 111.762 lotāstatus agregat āAccā.
ā
Ini pattern khas bottom fishing by bandar: setelah jual keras di 220ā230, mereka mulai kumpulkan kembali di bawah 200āan, memanfaatkan panic cutloss ritel; selama net buy ini berlanjut beberapa hari, peluang reversal makin kuat. (IMPACT: POS JANGKA PENDEK)
āļø THE FINAL VERDICT
š SIGNAL: SPECULATIVE BUY ON DIP (BERTAHAP)
š”ļø Risk Profile: High Risk (volatilitas tinggi, sektor siklikal)
ā Confidence Score: 78%
š INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Bullish Factor: APEX mengantongi dua kontrak offshore besar dari Pertamina Hulu Mahakam (USD 25 juta dan USD 13,6 juta) yang mengangkat utilisasi rig dan memberi visibilitas pendapatan 2025ā2026, selaras dengan tren pertumbuhan offshore Indonesia (CAGR 5,92%).
[+] Bullish Factor: Setelah flush ke 180āan, candle harian membentuk ekor bawah panjang di demand 190ā200, RSI mulai memantul, dan data broker hari ini berbalik āAccā dengan net buy >100 ribu lotāindikasi awal bahwa smart money mulai serap lagi setelah markdown.
ā
[-] Bearish Risk: Saham sudah naik multiābagger dari base 90āan, sektor migas tetap rentan terhadap harga komoditas global dan delay proyek, dan jebolnya 180 akan membuka ruang markdown ke 165 atau lebih dalamātanpa disiplin stop loss, trader bisa nyangkut di tengah siklus sektor yang masih fluktuatif.
š
OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka di atas 210; tunggu kalau pagi ada tarik turun ke 190ā200 dengan volume mulai mengecil, baru cicil masuk bertahap, dan cut tegas kalau APEX ditutup di bawah 180."
ā ļø Disclaimer: Ini adalah hasil bedah data, tape broker, dan konteks fundamentalāsektor; keputusan jualābeli sepenuhnya di tangan masingāmasing trader.
$TRUK $MLPT