340

0.00

(0.00%)

Today

0

Volume

13.33 M

Avg volume

Company Background

PT. Mitra Investindo Tbk (MITI) bergerak dalam bidang pertambangan granit dan industri minyak dan gas bumi melalui investasi pada anak perusahaan. Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1994.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI (SWING)
BELI BERTAHAP

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI

Ngapain aseng menyangkutkan diri disini?? alamat besok tambah rungkad wkwk
apa karena Prabroro nyuruh pake genteng terus dikira aseng gentengnya dari pasir silika 🤣
$MITI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$REAL
📅 Timestamp: 03 Feb 2026, 22:52 WIB | 💰 Last Price: Rp67 (daily range 63–70, +4,69%)

🚦 PHASE STATUS: DISTRIBUTION → MASIH ADA MARKDOWN POTENSIAL (GORENGAN PROPERTI MINI CAP, BANDAR‑DRIVEN)

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp60 – Rp63

The Logic:

Di daily chart, area 60–63 adalah zona demand lama sekaligus “strong low” yang beberapa kali menahan jatuhnya harga setelah euforia ARA di kuartal 4 2025; wick panjang ke bawah selalu mental di area ini, artinya ini lantai psikologis bandar.

Lower band Bollinger dan support horizontal volume profile juga menumpuk di kisaran tersebut, jadi kalau harga diguyur ke sana biasanya muncul pantulan teknikal karena banyak scalper dan bandar mulai nyicil buyback.

Dengan karakter REAL yang gorengan, masuk di dekat lantai bikin risk–reward jauh lebih sehat; cut loss jelas, upside ke area resistance pertama masih cukup lebar tanpa harus kejar pucuk.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger Momentum): Rp72 tembus bersih

The Logic:

Di daily, 72–75 itu area supply berat (bekas base distribusi terakhir sebelum anjlok); beberapa kali harga mantul turun dari sana, artinya banyak “nyangkuters” dan bandar yang jadikan itu area buang barang.

Momentum buy hanya kalau:

Candle hijau solid menembus 72 dengan body tebal,

Volume minimal 2–3x rata‑rata 20 hari (di atas ±100–120 juta lembar) dan bid tetap tebal setelah break,

Tidak ada sell wall tebal yang tiba‑tiba muncul di 72–75 (hindari markup palsu / pancingan haka).

Setup ini pure momentum trade; jangan berharap swing panjang kalau volume cuma “tukar‑tukar barang” antar broker geng.

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward)
Asumsi entry konservatif rata‑rata Rp62.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp72 (+±16%)
Reason:

Area 70–72 adalah resistance minor (middle sampai upper Bollinger band di H1/H4) sekaligus zona distribusi intraday yang terlihat jelas dari beberapa kali spike volume lalu gagal lanjut.

Banyak trader harian pasang jual di sini; ideal untuk buang sebagian posisi dan kunci profit.

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp90 (+±45%)
Reason:

88–94 adalah area ARA sebelumnya (peak swing besar 2025) yang juga jadi blok supply major; butuh sentimen kuat + aliran dana baru untuk ditembus.


Kalau bandar serius mainkan lagi tema “transformasi ke properti digital/data center”, target psikologis mereka umumnya dekat area pucuk lama, jadi level ini logis sebagai target swing maksimal, bukan base case.

🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp58 (‑±6%)
Note:

Break bersih di bawah 60 berarti “strong low” jebol, demand lama ditembus; itu sinyal bandar tidak lagi menjaga lantai.

Kalau level ini tembus dengan volume besar dan bid tipis, lebih aman angkat kaki dulu. Tesis rebound dari support otomatis batal.

Risk/Reward konservatif dari 62 ke TP1 (72) ±1:2, ke TP2 (90) ±1:7 — cukup menarik untuk gorengan, asal disiplin pada SL.

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Bisnis
REAL adalah emiten properti mini‑cap (real estate residensial dan komersial di Jabodetabek) yang sedang banting setir ke properti digital / data center sebagai tema baru.

Sektor properti secara umum masih kejar pemulihan, sensitif suku bunga BI; tapi sub‑tema data center dan “digital infrastructure” lagi seksi karena banyak FDI masuk ke proyek data center Indonesia.

📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
Transformasi Bisnis ke Data Center

Manajemen memaparkan rencana pengembangan properti digital dan pusat data dalam public expose insidentil, menegaskan pivot dari pengembang konvensional ke penyedia infrastruktur digital.

Media mencatat bahwa minat asing di REAL (termasuk ARA pada Oktober 2025) dipicu narasi masuk ke ekosistem data center, yang inline dengan tren investasi global di Indonesia.

Impact: POSITIF jangka menengah jika eksekusi nyata (proyek jelas, tenant ada, struktur pendanaan aman); untuk sekarang masih lebih banyak jadi bahan gorengan sentimen ketimbang peningkat cashflow signifikan.


Perbaikan Kinerja & Laba Masih Mini

Laba bersih Januari–September 2025 naik sekitar 43% YoY menjadi ±Rp398 juta; angka tumbuh, tapi nominalnya masih sangat kecil dibandingkan kapitalisasi pasar yang sudah ratusan miliar setelah kenaikan harga saham.

Valuasi PBV sekitar 0,9–1,2x menurut beberapa data, terlihat “murah” secara buku, tapi tetap harus dilihat bahwa skala bisnis dan profit masih mikro, sehingga bandingkan dengan risiko eksekusi pivot bisnis.

Impact: NEUTRAL ke POSITIF tipis; fundamental membaik tapi belum bisa jadi landasan naik berkelanjutan tanpa sentimen bandaris.

Aliran Dana Asing: Kontra Tren Pasar

Saat pasar Indonesia dihajar sell‑off asing karena isu MSCI, REAL justru mencatat net buy asing signifikan sekitar 51 juta lembar pada 28 Januari 2026, menyimpang dari pola outflow di banyak saham lain.

Sebelumnya, pada ARA Oktober 2025 asing juga tercatat net buy sekitar 11,16 juta lembar; artinya sejak awal tema ini memang “dijual” ke investor asing tertentu, bukan pure gorengan lokal.


Impact: POSITIF untuk narasi; tapi jangan salah tafsir: asing yang masuk di bawah bisa saja ikut distribusi ke ritel di atas saat harga sudah digoreng.

Likuiditas & Volatilitas

Market cap REAL melesat hingga ±Rp300–470 miliar dalam setahun, dengan kenaikan harga tahunan sekitar 850% (dari level single digit ke 60–90), jelas saham ini sudah masuk kategori gorengan properti high beta.

Perubahan harga sebulan terakhir turun hampir 20%, menunjukkan fase cooling down / distribusi setelah rally panjang.


Impact: NEGATIF untuk yang tidak siap; bagus untuk trader yang paham main di bandaris & disiplin SL.

Jika ditarik garis besar: katalis berita ada, tapi saat ini pergerakan harga dominan dikendalikan market maker + sentimen teknikal, bukan fundamental murni.

🧠 SMART MONEY X‑RAY & RETAIL PSYCHOLOGY
Volume vs Harga (Daily):

Setelah euforia ARA ke 90‑an, volume mulai mengecil sementara harga perlahan turun dan sideways di range 60–80; pola klasik distribusi bertahap di gorengan — barang naik saat ramai, lalu perlahan dialirkan ke ritel yang FOMO karena “data center story”.

Data berita menunjukkan saat IHSG panik karena MSCI, REAL justru diborong asing (51 juta lembar net buy) di area yang sudah oversold; ini terlihat seperti akumulasi senyap di bawah ketika ritel takut, bukan saat harga pucuk.


Broker Behavior (dari screenshot Stockbit Anda):

Hari ini broker summary menampilkan label “Big Dist” di top 1–5 broker dengan volume jual dominan; artinya masih ada proses buang barang di atas, meski harga ditahan di 60‑70 dengan candle kecil dan volume tidak segila saat ARA — indikasi churning + distribusi pelan ke ritel intraday.

Net volume hari ini positif, tapi top brokers lebih banyak jual; pola seperti ini sering terjadi saat bandar mengatur harga supaya tetap hijau (naik 3–5%) untuk menarik perhatian, sambil diam‑diam menyalurkan barang ke antrean bid ritel.

Retail Psychology:

Di intraday 15‑menit, candle banyak bolak‑balik kecil di tengah Bollinger, RSI di zona netral cenderung naik, MACD masih lemah; ini tipikal fase “kebosanan” di mana ritel yang nyangkut mulai lepas pelan‑pelan (cutloss lelah), sementara scalper masuk‑keluar cepat.

FOMO masif sudah lewat; saat ini ritel lebih ke mode nyangkut + berharap rebound. Itu sebenarnya kesempatan buat kita untuk hanya ambil posisi di level yang benar‑benar murah (dekat lantai), bukan ngejar di tengah.

⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (bukan untuk semua orang, murni saham gorengan berbasis tema data center)
🌡️ Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 72%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:

Ada aliran dana asing yang contrarian (net buy besar saat pasar lain dihajar MSCI), memberi sinyal ada pemain institusi yang tertarik dengan tema data center REAL.

Valuasi PBV masih di kisaran wajar untuk ukuran properti mini‑cap dan laba mulai tumbuh, sehingga kalau narasi data center berhasil dieksekusi, rerating valuasi masih mungkin.

[+] Bullish Factor:

Secara teknikal, area 60–63 menunjukkan support kuat historis dengan beberapa kali rejection; setup teknikal untuk rebound jangka pendek cukup menarik jika harga kembali menguji area ini dengan volume terkontrol.

[-] Bearish Risk:

Skala bisnis dan laba masih kecil, sehingga valuasi sangat sensitif pada spekulasi; sedikit kegagalan eksekusi proyek baru bisa membuat bandar cabut dan harga kembali ke level puluhan kecil.

Likuiditas tinggi tapi “bandar‑driven”; jika satu hari ARB beruntun muncul, sulit untuk keluar tanpa tergilas karena antrean bid kosong.

Ketidakpastian makro (isu MSCI, volatilitas IHSG) bisa memaksa dana spekulatif mengurangi posisi di small cap seperti REAL untuk mengurangi risiko portofolio.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka di pre‑open atau saat candle pertama masih ditarik naik tipis — biarkan kalau ada guyuran pagi dorong harga mendekati 60–63, baru masuk bertahap dengan size kecil; kalau malah digoreng tembus 72 dengan volume gila, baru ikut momentum tapi siap lepas cepat di area 70–75."

⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah pola harga, volume, dan berita publik. Bukan ajakan membeli atau menjual. Selalu sesuaikan dengan money management dan toleransi risiko pribadi.

$OASA $MITI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI
Gausah jauh2 segini aja cukup lah izinn 🙏

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Siapa tau besok tambah? $MITI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI Sandiaga Uno apakah kamu rela ritel dapat barang diharga proxie2 mu ?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI Jangan sok jago bandar MITI. ingat barang mu sudah hilang banyak

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI setelah 3 hari arb, siap balas dengan 3 hari ara 🙏

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI alamak 328 jdi resisten 😢

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kotak 274 baru ketutup setengah.... $MITI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Selamat Pagi
Jangan nafsu untuk haka
$MITI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI Mana harga Private Placement yang kau janji janjikan itu hah. Jangan kamu ok gas ok gas.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI ga asik lu ndar. mana 250 yang kau janjikan?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ga bisa tidur malam ini membayangkan besok dikasi barang sama bandar $MITI di 280 250 😘

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI saya yakin esok hari

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI update chart miti untuk market maker nya di depan PC.

salam

disclaimer on, dyor

$IHSG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Motong timing

$MITI $LAPD $KKGI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

desember dora dora
januari jancokkk
februari faking hellll
$MITI $DOOH $NETV

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Bang udah bang ampun bang, kapan mau beli sepeda listrik ini haduh ndarrr
$MITI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Selamat Pagi
$MITI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI ijin nerusin piramid buy ya ndar

entry 1 : 280
entry 2 : 250
entry 3 : 220
entry 4 : 190

$MITI 280 adalah keniscayaan 🤑

$KLAS Tolong dibeli saham yang memiliki good growth, good fundamental, good liquidity dan juga make sure it has good cash flow. - Pandu Sjahrir

Sudahi narasi cerita indah & giring opini retail, valuasi akan berbicara. $MITI😉

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@glnrmdan

Iya bro kalo buat memurnikan pasir silika menjadi grade solar cell (polysilicon) dan semikonduktor sampai saat ini belum ada perusahaan di Indo yang ada mesinnya.

$MITI mau beli mesin untuk grade yg polysilicon, tapi gue yakin sih untuk sekarang belum ada pabrik yg mau bikin polysilicon di Indo.

Karena kalo kita lihat market di China aja buat polysilicon mereka oversupply parah, harga turun banget, dan produsen polysilicon hampir semuanya rugi.

Jadi kalo untuk polysilicon sangat menguntungkan beli dari China daripada harus bikin di sini. Bahan baku solar panel lainnya kayak kaca ni bisa dibuat di sini hehe.

Kalo mesin untuk float glass dan solar glass ini masih mungkin pake hydrocyclone. $KLAS udah bikin mesin ini pake dana IPO tahun 2024 kemaren. Makanya mereka bisa kirim ke industri float glass macam Xinyi dan Mulia.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Fun Fact:
Most of emiten silica nantinya pasir silica yang mereka jual adalah silica industrial grade yang digunakan sebagai bahan pembuatan kaca. Untuk pemrosesan dengan grade lebih tinggi hingga 99+ akan dikerjakan oleh perusahaan yang memang berfokus untuk itu

$MITI $KLAS dll

PHOTOVOLTAIC GLASS

Selama ini, pemahaman kita salah terhadap solar panel. Komposisi terbesar solar panel adalah kaca, bukan sel surya.

Saya sebenarnya ingin menulis dua artikel berbeda. Namun setelah dipikir-pikir, sepertinya akan lebih efisien jika diringkas dalam satu postingan.

Pertama, saya punya kabar bagus untuk industri pasir silika. Saya tag saham terkait $KLAS $MITI $LAPD

Kabar positifnya adalah mulai 15 Januari 2026 kemarin, furnace solar glass milik Xinyi Glass resmi beroperasi. Kabar ini diumumkan langsung oleh website resmi xinyi solar di china, anda bisa baca sendiri beritanya di sini https://cutt.ly/mtvef6l4 (gambar)

Dari artikel tersebut saya quote “On January 15, 2026, the ignition ceremony for Xinyi Solar's first photovoltaic glass furnace in Indonesia…..The line achieves a daily melting capacity of 1,200 tonnes, with an annual output exceeding 360,000 tonnes.”

Di situ tertulis kapasitas harian 1200 ton dan kapasitas tahunan melebihi 360 ribu ton. Karena komposisi pasir silika mencakup 70-75% dari bahan baku, maka dengan beroperasinya pabrik solar glass atau PV glass ini akan ada permintaan tambahan sekitar 300 ribu ton pasir silika.

300 ribu lumayan lah, tinggal kita lihat siapa aja yang kecipratan orderan. Karena MITI dan LAPD belum operasional, maka berharapnya KLAS ikut kecipratan hehe. Lagipula KLAS sudah jualan ke Xinyi dengan jumlah relatif besar, jadi siapa tahu ada tambahan orderan.

Ini juga mungkin bisa jadi penjelasan kenapa 3 kapal punya KLAS, yakni TB Semesta 6, TB Semesta 7, dan TB Sakti 10, terdeteksi berada di perairan Gresik secara bergantian.

Xinyi sebenarnya sejak awal menegaskan alasan membangun pabrik di Indonesia adalah karena pasir bangka belitung yang melimpah dan mempunyai kadar silika tinggi. Saya menemukan artikel dari katadata tahun 2023, yang secara jelas menyebutkan pasir bangka dan belitung (gambar)

——

SOLAR PANEL ADALAH KACA

Saya dulu pernah menulis mengenai hilirisasi silika menjadi polysilicon, bahan aktif sel surya. Setelah mempelajari kembali, ternyata bukan hilirisasi silika ke arah industri polysilicon ini yang menjadi nilai tambah utama, melainkan hilirisasi ke arah industri kaca.

Lho kok bisa?

Karena teman-teman, setelah saya kulik lebih jauh, solar panel hanya terdiri dari 3-6% solar cell. Komoposisi terbesar panel surya adalah Photovoltaic Glass 75%, aluminium frame 10-15%, dan sisanya komposisi lebih kecil seperti kabel, encapsulan, dan junction box. (lihat gambar)

Jadi misalkan ada pembuatan 1 juta ton solar panel, maka 75% alias 750 ribu ton ini berupa kaca photovoltaic. Hanya 3% alias 30 ribu ton yang berupa sel surya.

Karena 70% bahan baku kaca photovoltaic adalah pasir silika, maka jumlah pasir silika yang dibutuhkan 525 ribu ton. Sementara pasir silika yang digunakan dalam bentuk sel surya hanya 30 ribu ton.

Memang benar bahwa harga pasir silika untuk sel surya lebih mahal, yakni sekitar USD 150-300 per ton dibandingkan harga rata-rata pasir silika untuk photovoltaic sebesar USD 60-120 per ton. Namun volume pasir untuk PV yang lebih besar 17 kali lipat daripada pasir untuk sel surya membuat perbedaan harga menjadi tidak bermakna.

Btw, harga pasir untuk PV glass dan float glass berbeda ya. PV Glass cenderung lebih mahal daripada float glass. Harga rata-rata pasir untuk float glass sendiri saya ini ada di USD 40-60 per ton

——

INDUSTRI PASIR SILIKA SEDANG BOOMING

Mungkin, saat ini kita sedang berada di tengah era booming industri Silika.

Dalam jangka waktu 3 tahun terakhir, banyak industri kaca dibangun di Indonesia. Mulai dari yang sudah beroperasi seperti Xinyi Glass di Gresik, KCC Glass di Batang, dan SEG Solar di Kendal, hingga yang masih berupa perencanaan seperti Xinyi Glass di Rempang Eco City serta PT Quantum Luminous di Pulau Galang. KCC dan Xinyi bahkan membangun dua jenis kaca, yakni PV dan float glass.

Terkhusus Xinyi, mereka invest besar karena setelah Gresik, mereka akan melakukan hal yang sama di Pulau Rempang, Batam.

Belum lagi jika kulik lebih lanjut, ada nama-nama produsen industri kaca lebih kecil yang juga sedang membangun pabrik seperti Seruni Glass, Magi Glass, Bintang Jinjing, dan Sanno Abadi Cemerlang..

Industri kaca Indonesia tidak hanya berkembang di float glass saja. Dari pengumuman Xinyi di atas kita tahu bahwa industri PV glass juga mengeliat. Kaca jenis lain seperti kaca industri, otomotif, dan elektronik juga mulai diproduksi di Indoneia.

Dan jangan lupa, setiap ada informasi terbaru mengenai pembangunan solar panel, maka ini adalah kaca.

—-

Kesimpulan :
Dengan kenaikan demand setinggi ini, wajar saja MITI, LAPD, CUAN, dan KKGI masuk di industri silika. Walaupun saat ini yang operasional baru KLAS. hehe.

Cheers.

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI

Afah ini warga net

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI masih menunggu bandar miti kasi barang di 280

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MITI

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy