3,300

+60

(1.85%)

Today

103.62 M

Volume

75.34 M

Avg volume

Company Background

PT Merdeka Copper Gold Tbk (Merdeka) adalah perusahaan induk dengan anak perusahaan yang bergerak dalam kegiatan usaha pertambangan, meliputi eksplorasi dan produksi emas, perak, tembaga, serta mineral terkait lainnya serta layanan pertambangan. Anak-anak perusahaan tersebut adalah PT Bumi Suksesindo (BSI), pemegang izin usaha pertambangan operasi produksi untuk Tambang Tujuh Bukit; PT Damai Suksesindo (DSI), pemegang izin eksplorasi yang berdekatan; PT Batutua Tembaga Raya (BTR), pemegang izin usaha pertambangan operasi produksi khusus untuk pengolahan dan pemurnian; PT Batutua Kharisma Permai (BKP), pemegang izin usaha pertamb... Read More

yang keliatan percaya diri itu $MDKA $ADMR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Anomali Laba $MDKA

Lanjutan dari diskusi di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

MDKA itu kelihatan seperti emiten tambang yang sudah rapi karena portofolio tambangnya sangat lengkap, ada emas-perak, nikel, tembaga, plus proyek lain-lain. Tapi angka di LK Q3 2025 9M 2025 justru nunjukkan paradoks yang sering bikin investor salah baca, revenue besar tidak otomatis jadi uang milik pemegang saham induk. Di laporan ini, yang terlihat besar adalah volume bisnisnya, tapi yang terasa berat adalah struktur kepemilikan dan beban pendanaan. Jadi kalau investor cuma lihat total pendapatan, investor bisa merasa perusahaan ini sudah sangat mapan. Padahal yang menentukan akhirnya bukan cuma tambangnya banyak, tapi siapa yang menikmati laba, dan siapa yang membayar bunganya. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dari sisi ukuran omzet, nikel $MBMA jelas jadi mesin utama MDKA. Revenue nikel sekitar US$ 935 juta dari total revenue konsolidasian sekitar US$ 1,29 miliar, kira-kira 72,6% porsi omzet grup.

Emas dan perak di Proyek Tujuh Bukit menyumbang sekitar US$ 281 juta atau 21,9%, sedangkan proyek tembaga Wetar menyumbang sekitar US$ 68,7 juta atau 5,3%, sementara lain-lain sekitar US$ 2,0 juta.

Secara praktis, sumber revenue ini bikin MDKA makin mirip ekosistem nikel dengan tambahan emas sebagai penopang, bukan lagi cerita klasik copper-gold miner yang kebetulan punya proyek lain. Konsekuensinya, arah kinerja keseluruhan akan sangat sensitif pada eksekusi dan pricing di rantai nikel.

Begitu masuk ke profit sebelum pajak, peta kekuatannya kebalik. Emas dan perak Tujuh Bukit memberi laba sebelum pajak terbesar sekitar US$ 83,7 juta, padahal revenuenya jauh di bawah nikel.

Nikel tetap positif dengan laba sebelum pajak sekitar US$ 66,5 juta, tapi efisiensinya terlihat lebih tipis, kira-kira 7,1% kalau dibanding revenue segmennya. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Tembaga Wetar justru rugi sebelum pajak sekitar US$ 27,2 juta, dan segmen lain-lain dari saham $EMAS juga negatif sekitar US$ 30,5 juta, jadi ada dua titik yang menggerus. Kalau investor mencari bisnis yang paling tahan banting saat harga komoditas naik-turun, angka ini mengisyaratkan Tujuh Bukit sedang paling solid secara margin, sementara nikel unggul di volume namun butuh disiplin biaya supaya margin tidak gampang ketekan.

Yang paling bikin orang bingung itu bagian bawah laporan. Total laba kotor grup sekitar US$ 166,1 juta masih terlihat meyakinkan, lalu laba periode berjalan masih positif sekitar US$ 14,3 juta, tapi rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk malah sekitar US$ 34,8 juta. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Jembatan anomali laporan keuangan ini ada di Kepentingan Non-pengendali atau NCI yang besar, sekitar US$ 49,0 juta, artinya sebagian laba grup memang mampir di anak usaha yang kepemilikannya tidak penuh. Ini nyambung dengan fakta struktur nikel yang banyak lewat Merdeka Battery Materials, dimana kepemilikan efektif MDKA 50,04%, jadi porsi laba yang naik dari ekosistem nikel tidak sepenuhnya jatuh ke pemegang saham MDKA. Secara ekonomis, grup bisa untung, tapi pemegang saham induk tetap bisa menerima angka rugi kalau laba terbesar banyak terbagi ke minoritas sementara biaya korporat dan bunga banyak menempel di induk.

Beban yang paling terasa ada di beban keuangan. Beban keuangan tercatat sekitar US$ 90,4 juta, dan yang mendominasi adalah bunga obligasi dan sukuk sekitar US$ 87,8 juta, ini sendiri sudah lebih dari separuh laba kotor sekitar US$ 166,1 juta. Dalam situasi seperti ini, leverage bisa jadi akselerator kalau siklus komoditas mendukung dan proyek-proyek berjalan mulus, karena aset produktif menghasilkan laba lebih cepat dari bunga.

Tapi leverage utang juga bisa jadi pengunci ketika profit yang dinikmati induk tidak sebesar profit grup, karena bunga dibayar di level yang sama sementara laba yang besar tersebar ke NCI. Ditambah ada kantong rugi dari Wetar dan segmen lain-lain, maka wajar kalau hasil akhirnya terasa berat di induk walaupun grup tidak jatuh ke rugi besar secara konsolidasi.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dari sisi rantai pendapatan, konsentrasi pelanggan memberi dua wajah sekaligus. Tsingshan menyumbang sekitar US$ 548,8 juta atau 42,6% dari total pendapatan, HSBC sekitar US$ 292,9 juta atau 22,8%, dan CNGR sekitar US$ 144,0 juta atau 11,2%. Tiga pelanggan ini sendiri sudah mencakup sekitar 76,6% omzet, artinya demand itu ada dan pasar jelas.

Namun di saat yang sama, posisi tawar, termin pembayaran, dan dinamika kontrak dengan segelintir pembeli besar bisa sangat menentukan kualitas margin, terutama untuk nikel yang marjinnya lebih tipis. Dalam skenario harga jual turun sedikit atau diskon kontrak naik sedikit, dampaknya ke laba segmen nikel bisa jauh lebih besar dibanding dampak yang sama di emas-perak.

Pergerakan year-on-year juga memberi sinyal menarik. Revenue Proyek Tujuh Bukit naik dari sekitar US$ 261,1 juta menjadi sekitar US$ 281,4 juta, sementara total revenue konsolidasian turun dari sekitar US$ 1,67 miliar menjadi sekitar US$ 1,29 miliar. Ini membuka beberapa kemungkinan yang sama-sama masuk akal, misalnya segmen nikel mengalami penurunan harga realisasi atau volume dibanding tahun lalu, atau ada faktor timing pengiriman dan pergeseran mix produk. Di saat emas-perak membaik, penurunan total revenue mengindikasikan porsi terbesar grup sedang tidak berada di fase puncak, sehingga investor perlu hati-hati memakai asumsi bahwa profit induk akan otomatis ikut naik hanya karena Tujuh Bukit terlihat lebih kuat. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau investor ingin melihat perubahan yang terasa nyata untuk pemegang saham induk, fokusnya perlu diarahkan ke tiga hal yang bisa dibaca jelas di laporan berikutnya. Pertama, beban keuangan harus terlihat mengecil relatif terhadap laba kotor, karena saat ini sekitar US$ 90,4 juta beban keuangan terlalu dominan dibanding sekitar US$ 166,1 juta laba kotor. Kedua, porsi laba yang jatuh ke NCI perlu terlihat lebih kecil dibanding laba grup, atau setidaknya laba yang mengalir ke induk tumbuh lebih cepat dari NCI, karena saat ini NCI sekitar US$ 49,0 juta membuat laba periode berjalan sekitar US$ 14,3 juta berubah menjadi rugi induk sekitar US$ 34,8 juta. Ketiga, Wetar minimal harus mendekati titik impas dari rugi sebelum pajak sekitar US$ 27,2 juta, karena selama tembaga dan segmen lain-lain tetap negatif, beban bunga akan terasa dua kali. Dari data 9M 2025 ini, sinyalnya belum terlihat, bukan karena bisnisnya tidak jalan, tapi karena struktur laba dan struktur pendanaan masih membuat pemegang saham induk berada di posisi yang kurang diuntungkan.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Apakah $MDKA Punya Tambang Emas?

Pertanyaan member di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

MDKA itu contoh emiten tambang yang sering disalahpahami investor karena terlihat seperti satu jenis tambang saja, padahal isinya kumpulan berbagai jenis tambang yang beda-beda. Di satu sisi, portofolio multi-tambang itu bikin bisnis lebih tahan banting saat satu komoditas jatuh. Di sisi lain, semakin banyak proyek, semakin banyak juga titik rawan eksekusi, perizinan, capex, dan risiko sosial-lingkungan yang harus dijaga konsisten. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Jadi pertanyaannya bukan sekadar MDKA punya tambang apa saja, tapi tambang mana yang benar-benar jadi mesin kas hari ini, mana yang masih menyedot dana, dan mana yang jadi opsi masa depan. Kalau investor mau objektif, MDKA harus dibaca seperti holding tambang multi-komoditas dengan fase hidup aset yang berbeda.

Tambang MDKA yang paling matang dan paling jelas kontribusinya adalah Proyek Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikelola lewat PT Bumi Suksesindo dengan kepemilikan efektif 99,89%. Ini tambang emas dan perak, dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai 25 Januari 2040. Dari sisi neraca segmen, aset Proyek Tujuh Bukit tercatat AS$742.615.812 per 30 September 2025. Ini aset yang umur izinnya panjang dan biasanya jadi tulang punggung stabilitas ketika proyek lain masih fase bangun atau ramp-up.

Lalu ada Proyek Tembaga Wetar di Pulau Wetar, Maluku, melalui PT Batutua Kharisma Permai untuk penambangan dan PT Batutua Tembaga Raya untuk pengolahan, dengan kepemilikan efektif 99,99%. Komoditasnya katoda tembaga, dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai 9 Juni 2031, dan aset segmen AS$406.018.280 per 30 September 2025. Ini biasanya memberi diversifikasi yang sehat karena tembaga punya siklus sendiri, tapi umur izin lebih pendek dibanding Tujuh Bukit, jadi narasi jangka panjangnya lebih menuntut disiplin perpanjangan, optimalisasi sisa umur tambang, dan efisiensi biaya agar nilai ekonominya benar-benar terkunci. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Tambang yang paling besar, sekaligus paling menentukan wajah MDKA saat ini, adalah pilar nikel melalui PT Merdeka Battery Materials Tbk $MBMA dengan kepemilikan 50,04% dan eksposur ke PT Sulawesi Cahaya Mineral 25,52%. Tambang SCM ada di Routa, Konawe, Sulawesi Tenggara, dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi sampai 14 September 2037. Hilirisasi smelter berada di Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, lewat fasilitas seperti ZHN, CSID, dan BSID, dengan output rantai nilai yang mencakup bijih nikel limonit, Nickel Pig Iron (NPI), dan nikel matte.

Aset segmen nikel MDKA ini yang paling dominan, AS$3.599.536.036 per 30 September 2025, jauh di atas segmen emas dan tembaga. Interpretasinya, MDKA secara neraca sudah berubah dari sekadar copper-gold miner menjadi platform nikel dan hilirisasi yang sangat padat modal, sehingga cerita pertumbuhannya bisa besar, tapi sensitivitasnya ke eksekusi proyek, biaya energi, stabilitas operasi smelter, dan dinamika harga produk hilir juga jauh lebih tinggi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Di sisi emas, MDKA juga menaruh opsi masa depan lewat Proyek Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo, melalui PT Merdeka Gold Resources Tbk $EMAS dan entitas seperti PT Pani Bersama Tambang, PT Gorontalo Sejahtera Mining, dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera. Izin dan masa berlaku asetnya berlapis, GSM dengan Kontrak Karya sampai 1 Desember 2049, PETS dengan IUP sampai 23 November 2032, dan PBT dengan IUI atau IUP OPK sampai 14 Maret 2035. Statusnya masih tahap pengembangan dan eksplorasi. Ini penting karena memberi optionality, tapi investor sebaiknya sadar bahwa fase ini umumnya menyedot belanja, penuh risiko perizinan dan sosial, dan belum tentu cepat jadi arus kas, jadi jangan disamakan bobotnya dengan aset yang sudah berproduksi.

Masih terkait ekosistem baterai, ada Proyek AIM Acid Iron Metal di Morowali, Sulawesi Tengah, lewat PT Merdeka Tsingshan Indonesia yang berada di bawah struktur MBMA. Fungsinya memproses sisa mineral menjadi produk seperti asam sulfat dan uap untuk mendukung rantai nilai baterai, dengan status masih tahap pembangunan dan estimasi selesai 2025. Kalau AIM benar-benar selesai dan berjalan sesuai desain, ini bisa memperkuat efisiensi dan integrasi, karena bukan cuma jual produk utama, tapi juga mengolah side-stream jadi value. Tapi kalau molor atau biaya membengkak, efeknya langsung ke beban capex dan tekanan pendanaan di ekosistem nikel. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

MDKA menyebut nilai bersih properti pertambangan yang mereka miliki adalah AS$865.476.772 per 30 September 2025, aset eksplorasi dan evaluasi AS$331.102.258, serta goodwill AS$358.694.581 yang terutama terkait akuisisi SCM dan industri nikel.

Segmen aset nikel yang sangat besar dibanding properti pertambangan bisa terjadi karena segmen aset biasanya mencakup lebih luas daripada properti pertambangan saja, misalnya aset pabrik, infrastruktur, piutang, kas, atau aset lain di rantai nilai. Goodwill sendiri adalah sinyal bahwa sebagian nilai akuisisi dibayar di atas nilai buku aset bersih, jadi bagus kalau sinergi dan profitabilitas terwujud, tapi menjadi risiko kalau kinerja tidak memenuhi asumsi karena bisa berujung impairment. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

MDKA itu punya portofolio tambang multi-komoditas dengan mesin utama yang sudah terlihat pada nikel dan hilirisasi, ditopang emas Tujuh Bukit yang izinnya panjang, ditambah tembaga Wetar sebagai diversifikasi, serta Pani dan AIM sebagai opsi pertumbuhan berikutnya. Sisi bagusnya, diversifikasi ini membuat MDKA tidak bergantung pada satu harga komoditas saja. Sisi buruknya, porsi aset terbesar ada di bisnis yang paling padat modal dan paling sensitif terhadap eksekusi, jadi investor sebaiknya memantau bukan cuma laba, tapi juga disiplin capex, progres proyek, dan konsistensi operasi, karena di emiten multi-tambang, salah satu proyek saja bisa mengubah ritme seluruh grup.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Perputaran Dramatis Investor Global ketika Emas ATH . Akhir dari saham Teknologi ?
$ANTM $ARCI $MDKA

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

harusnya $SRTG All time hight baru melapaui komoditas super cycle 2022.
isian portofolionya bertambah; AADI, Digital realty (data center) & Brawijaya hospital.
hilirisasi group $ADRO & $MDKA jg udah jalan.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA Semoga Dikasih under 3k

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Margin Trading Bisa Bikin Lo Untung 2x Lipat ATAU Bangkrut Total! Ini Faktanya!

Guys, gue mau bahas salah satu fitur paling BERBAHAYA tapi paling menggoda di dunia saham: MARGIN TRADING! Ini kayak steroid buat investasi lo - bisa bikin lo jadi Hulk yang super kuat, atau malah bikin lo overdosis dan mati! Nggak ada yang tengah-tengah! Makanya wajib banget lo pahami sebelum nyentuh fitur ini!

APA ITU MARGIN TRADING?

Simpelnya gini: margin trading itu lo PINJAM DUIT dari sekuritas buat beli saham lebih banyak! Contoh: lo punya modal 10 juta. Dengan margin, lo bisa pinjam 10 juta lagi dari sekuritas. Total lo punya 20 juta buat trading! Kalau saham naik 20%, modal lo naik jadi 24 juta. Lo bayar pinjaman 10 juta plus bunga dikit, sisa 13.5-14 juta. PROFIT LO 40% DARI MODAL AWAL! (dibanding cuma 20% kalau nggak pake margin). Kedengarannya mantap kan?

TAPI INI YANG NGGAK DICERITAIN:

Sekarang bayangin saham lo TURUN 20%. Nilai portfolio lo dari 20 juta jadi 16 juta. Lo masih harus bayar pinjaman 10 juta! Sisa cuma 6 juta. LO LOSS 40% DARI MODAL AWAL! (dibanding cuma loss 20% kalau nggak pake margin). Dan yang lebih mengerikan: kalau turun lebih dalam lagi, lo bisa kena MARGIN CALL!

MARGIN CALL - MIMPI BURUK TRADER!

Margin call itu pas nilai portfolio lo turun sampe ke batas tertentu (biasanya 120-130% dari pinjaman lo), sekuritas PAKSA LO JUAL SAHAM LO! Nggak peduli lo mau atau nggak! Contoh: lo pinjam 10 juta, portfolio harus minimal 13 juta. Kalau turun jadi 12 juta, BOOM! Margin call! Sekuritas jual paksa saham lo di harga berapapun buat bayar hutang mereka! Dan lo nggak bisa nolak!

CONTOH NYATA YANG MENGERIKAN:

Bayangin lo beli BUMI di 400 pake margin. Modal 10 juta, pinjam 10 juta, total 20 juta, dapet 50.000 lembar (50 lot). Terus BUMI turun ke 300 (turun 25%). Portfolio lo jadi 15 juta. Lo masih owe 10 juta ke sekuritas. MARGIN CALL! Sekuritas jual paksa saham lo di 300, lo dapet 15 juta, bayar hutang 10 juta plus bunga 500 ribu, sisa 4.5 juta. MODAL 10 JUTA TINGGAL 4.5 JUTA! LOSS 55%! Sementara kalau lo nggak pake margin, cuma loss 25% (dari 10 juta jadi 7.5 juta).

BUNGA MARGIN ITU NGGAK KECIL!

Sekuritas pinjamin lo duit dengan bunga sekitar 12-18% per tahun (atau 1-1.5% per bulan). Kalau lo hold posisi margin 6 bulan, itu udah 6-9% bunga! Artinya saham lo harus naik minimal 6-9% dulu buat nutup bunga, baru sisanya profit! Kalau saham lo cuma naik 5%, lo masih rugi karena bunga lebih gede dari gain!

KAPAN MARGIN BOLEH DIPAKE?

Margin itu bukan untuk pemula atau investor jangka panjang! Ini untuk TRADER EXPERIENCED yang: pertama, udah profitable konsisten tanpa margin. Kedua, punya risk management ketat dengan stop loss. Ketiga, trading jangka pendek (holding cuma beberapa hari, bukan bulan). Keempat, punya emergency fund buat top-up kalau kena margin call. Kelima, NGERTI BANGET saham yang dibeli dan confident bakal naik dalam waktu dekat!

$ANTM $MDKA $BNBR

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

win rate saya 95 % kalo ngikutin dan follow dari lama pasti cuan


$MDKA $HRTA $EMAS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@kimkun $MEDC sekarang udah floating profit nih $AMMN $MDKA

baru selesai mantengin broksum di porto gw, ternyata KZ yang jadi pilot nya $MDKA $AGII $TOWR

btw untuk TOWR asing udah borong... godspeed me!🥰

Menjawab pertanyaan di bawah, saya coba jelaskan by data ya, izin

Market Cap $ANTM saat ini 103,091,980,670,250
, range masuk MSCI Standard sekitar 1,5 Milyar USD x 16.000 = 25 T

FCAP ANTM = anggep 34,84 %
jadi 34,84 % x 103,091,980,670,250 = 35,917,246,065,515
FIF = 1
ADTV/transaksi rata-rata hari dalam 12 bulan kan udah masuk tuh.

Nah jawab pertanyaanya, dengan harga ANTM per hari ini 4.290 perlembar, Free Float Adjusted to Market Cap 35,917,246,065,515, angka ini masih kasar ya meski sudah memenuhi angka minimal FCAP nya

Yg harus di highlight itu jika, FIF alokasi ETF hanya 0,7 atau 70 % dan jika % FCAP turun dari 34,84 ke 25 % misal, itu bisa berubah lagi ya, ni harus di pointer, hitunganya bisa berubah

Jumlah Lembar 24,030,764,725
Harga 4,290


Market Cap 103,091,980,670,250
Free Float 25.00%
FIF 0.70
FCAP 18,041,096,617,294

Angka ini jelas < 1.5 B USD kan ?
Paling ideal kita juga memfaktorkan data KSEI terakhir itu komposisinya berapa, Korporate berapa, Script berapa, other itu berapa krn dg metodologi terbaru itu ga dihitung ya. Semoga bisa menjelaskan ya.

tag emiten relate
$ARCI $MDKA

Deep analyst sayabaha di grupprivate wa
Disclaimer is on, DYOR

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Perusahaan tambang emas Indonesia, PT Merdeka Gold Resources Tbk ($EMAS), dikabarkan telah menunjuk sejumlah bank investasi untuk menggarap rencana pencatatan saham (IPO) di Hong Kong.

Informasi ini disampaikan oleh sejumlah sumber Bloomberg yang mengetahui proses tersebut.

Merdeka Gold, anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk ($MDKA) yang melantai di Bursa Efek Indonesia ($BEI) pada 2025, bekerja sama dengan Citic Securities Co., Morgan Stanley, dan UBS Group AG dalam rencana penawaran saham tersebut. Para sumber meminta identitasnya dirahasiakan karena pembahasan masih bersifat tertutup.

Pembicaraan masih berlangsung, sementara besaran dan waktu transaksi masih dalam tahap pembahasan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sandiaga Uno turun gunung


Different class, insightful.


$SRTG $ADRO ADMR AADI $MDKA MBMA EMAS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$EMAS $MDKA $ANTM

baca berita : https://cutt.ly/Wtz0PhmH

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IDXChannel - Perusahaan tambang emas Indonesia, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dikabarkan telah menunjuk sejumlah bank investasi untuk menggarap rencana pencatatan saham (IPO) di Hong Kong.
Informasi ini disampaikan oleh sejumlah sumber Bloomberg yang mengetahui proses tersebut.
Merdeka Gold,...

www.idxchannel.com

www.idxchannel.com

Manapun baik $EMAS / $MDKA yang akan listing, harus dipisahkan sentimen Corp action ini dan sentimen rally emas

EMAS masih punya treasury stock hasil buyback, khas ala Thohir group.

Paling ramai PP stock -> $PTRO

Beda dengan PP group, berita buyback owner selalu muncul lebih cepat dari laporan KSEI (T+2).

No prob utk signaling, selama yg beli benar beliau (bukan news nya yg dibeli orang).

Read more...

1/2

testes

https://cutt.ly/OtzCriGy

4 Saham ini diakumulasi bandar

$ADMR $MDKA $DEWA

Emiten pak Boy Thohir 🔥 $AADI $ESSA $MDKA 🚀

1/5

testestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$EMAS $MDKA $PSAB https://cutt.ly/dtzZ3yK8

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak di kisaran 7.500 hingga 10.000 pada 2026. Sejumlah saham dari sektor konsumsi, komoditas, hingga big caps dinilai berpotensi mendorong penguatan indeks.
Praktisi Pasar Modal & Co-Founder PasarDana Hans Kwee menyat...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA jangan liat harga gold ath. tapi seberapa jalan ini produksinya.....sepertinya sesuai ekspektasi. tinggal tambahin sekali lagi hutangnya....wkwkwkw.

kasihan juga ini sopirnya....nambah modal utk jgain ini barang.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kenapa tidak ada yang kepikiran $MDKA ?🤔

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Terima kasih untuk $MDKA dikasih keluar walau dgn profit tipis. Ekspektasi potensi lanjutan justru berubah menjadi konsolidasi cenderung melemah, sehingga disiplin keluar lebih dulu menjadi langkah yang rasional.

Sementara $PANI, dilakukan average down di level bawah. Penurunan relatif terkontrol dan average masih dalam batas wajar, sehingga posisi tetap terjaga tanpa menambah risiko berlebihan.

Melihat portofolio saham pribadi berada di zona merah seiring meningkatnya tekanan pasar belakangan ini.
Serta struktur harga $IHSG dan aliran volume dalam beberapa waktu terakhir, mulai terbaca pola yang kerap menjadi fase awal tekanan lanjutan. Terdapat indikasi ketidaknyamanan pasar yang berpotensi berujung pada penekanan lebih lanjut, apabila tidak segera direspons oleh demand yang kuat.

Dalam kondisi seperti ini, saya mengurangi eksposur secara bertahap sambil menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas menjadi pendekatan defensif untuk menjaga posisi tetap sehat dan terkontrol.

Disclaimer on: pandangan ini murni merupakan hasil pembacaan pribadi terhadap dinamika market saat ini.
Silakan lakukan penilaian mandiri dan sesuaikan dengan profil serta toleransi risiko masing-masing.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA banyak yg jual dipenutupan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA lahh amblass, kirain bkl tebus 3400

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA ngikut in Antam🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ARCI parah banget mending pindah $MDKA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA berencana listing di bursa hongkong,,bakal jadi sejarah baru!!

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MDKA

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy