


Volume
Avg volume
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengurusan transportasi (Freight Forwarding) yang melayani pasar domestik dan luar negeri. Perseroan beralamat di SAV Building Jl. Kavling Polri No. 20, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12620. Berdiri pada tahun 2013, Perseroan memulai aktivitas operasional di tahun 2016 dengan 2 unit truk, dengan total pelanggan hanya 3 perusahaan. Sampai saat ini, Perseroan terus mengembangkan usahanya hingga memiliki lebih dari 20 pelanggan dengan peningkatan armada baik milik sendiri maupun sewa. Perseroan merupakan perusahan hasil dari kerjasama antara para pengusaha Nasional yang ah... Read More
$PSSI dah dijaak dari 348 hehehehehheheheheh
jgn bilang ga diajak.
enak kan ajak pas sideway
skrg tinggal petik buah bertahap.
348 -->> 400
luberrrrr
$LOPI $SMDR
1/2


Triple Hit (Selasa 30 des) 🤩
$LOPI Predict tgl 23 des +5.73%
https://stockbit.com/post/25335733
$PEGE Predict tgl 30 Des +8.26%
https://stockbit.com/post/25563340
$CTTH Predict tgl 27 Des +10.53%
https://stockbit.com/post/25493498
🔴ELPI Predict miss, 1.5 bulan baru hit
Tgl Predict 11 Nov +11.11%
https://stockbit.com/post/23323709
1/5





⏱️ Melampaui Keterlambatan: Mengapa Analisis Volume Konvensional Gagal
Masalah terbesar bagi sebagian besar trader ritel adalah keterlambatan informasi. Mereka sering membeli setelah harga saham sudah naik tinggi, hanya untuk menyaksikan harganya segera turun. Keterlambatan ini terjadi karena mereka mengandalkan indikator reaktif, seperti harga yang sudah tercermin di grafik atau rata-rata volume harian. Sementara itu, para pemain institusional—yang dikenal sebagai Smart Money—sudah lama masuk. Mereka bergerak di bawah radar, membeli dalam volume besar tetapi menyebar transaksinya agar tidak memicu kenaikan harga yang terlalu cepat.
Trigger Smart Money adalah lompatan metodologi yang menghilangkan masalah keterlambatan ini. Perangkat lunak ini dirancang khusus untuk memantau data intraday Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan tingkat detail nanometrik, mencari anomali volume yang menjadi ciri khas dari stealth accumulation ini. Konsep kuncinya adalah: jangan lihat volume harian; lihat lonjakan volume yang tiba-tiba terjadi di tengah hari.
Keunggulan terbesarnya adalah kemampuan untuk Mengukur Deviasi Volume Ekstrem. Indikator volume standar hanya melihat rata-rata 20 atau 50 hari. Trigger Smart Money mendeteksi ketika volume perdagangan sebuah saham melonjak 5 hingga 8 kali lipat dari rata-rata volume intraday normal. Lonjakan mendadak seperti ini adalah alert yang tak terbantahkan bahwa ada kekuatan pasar besar yang sedang mengumpulkan saham. Selain deteksi dini, kami menghilangkan sinyal palsu dengan menyertakan Money Flow Filter. Volume tinggi yang disertai net selling (dana keluar) diabaikan, sedangkan volume tinggi yang didominasi net buying (dana masuk) diolah sebagai sinyal akumulasi yang valid. Semua data ini diolah secara real-time dari data transaksi yang tereksekusi, menjamin Anda bertindak berdasarkan fakta pasar tercepat, bukan spekulasi.
$PBSA $JARR $LOPI
1/2


SIHREN Sungkar: $LOPI Ora Lali
https://cutt.ly/LtdzbGLU
Selain itu, LOPI juga secara positif memperoleh kontrak tambahan dari GE Healthcare untuk penanganan logistik program CT Scan nasional dalam rangka Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network (SIHREN) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
"Proyek ini mencakup distribusi dan penanganan logistik ke lebih dari 200 lokasi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia dan diproyeksikan menambah pendapatan perseroan sekitar Rp 25 miliar," kata manajemen LOPI dalam keterangan resminya, Rabu (24/12/2025).
+++
33% HealthCare lebih besar dari sumbangan sektor Logistik Infrastruktur atau Energi. Baru Rp 25 miliar yang locked ya kan?? Grand totalnya dicatat tahun 2026

🎯 BULLISH PREDICTION
$LOPI
Haka 157++? DYOR
Buy 1 154
Buy 2 148
CL < 146
TP1 166
TP2 190
Arah Trend: 💹 Uptrend
Validasi Teknis: 📉 Retest Support + 🛡 Support Defense
random tag $CDIA $BUVA
CMIIW, Disclaimer On, DYOR!
@Ashid16 pengendali $LOPI tidak sadis, yang aku rasakan malah paparan pelaporan di keterbukaan informasinya detail dan terukur akuntable banget.
Market makernya juga baik banget, udh 2x Senin sedekah berbagi kepemilikannya di harga 150 s/d 153 banyak banget.
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $HRUM
📅 TIMESTAMP: 23-12-2025 02:22 WIB
📊 LAST PRICE: Rp1.020 | 🚦 SYSTEM TREND: Bearish–Sideways (dalam 1 tahun HRUM turun sekitar −16% dengan 52W range 585–1.375; harga kini bergerak datar di kisaran 950–1.050 setelah tren turun panjang dari puncak 1.300–1.400 dan masih di bawah MA50–MA200, namun mulai ada stabilisasi pendek di atas 1.000).
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp980 – Rp1.010
Analisa Sistem: Area ini dekat support horizontal 960–1.000 yang beberapa kali menahan penurunan sejak Oktober dan sejalan dengan MA20 harian yang mendatar; penurunan ke 980–1.010 dengan volume mengecil menunjukkan peluang buy on weakness dalam pola base pendek setelah tren turun yang mulai melandai.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp1.020 – Rp1.060
Analisa Sistem: Cocok bagi momentum trader bila harga bertahan di atas 1.020 dan menembus 1.050–1.060 dengan volume harian di atas rata-rata 20 hari, mengonfirmasi breakout kecil dari range sempit 1.000–1.050 dan membuka peluang retest resistance dinamis MA50 di sekitar 1.080–1.100.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp1.120 (Resistance Minor, area MA50 harian dan puncak micro-swing terakhir yang beberapa kali menjadi batas atas sejak awal November).
TP2: Rp1.200 (Resistance Major, zona supply kuat dan area breakdown dari tren turun Agustus–September; tembus 1.200 akan mengonfirmasi perubahan tren jangka menengah).
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp920 (Support Structure/ATR Based, sedikit di bawah support 940–950 dan cukup jauh dari 52W low 585; penembusan 920 menandakan tren bearish berlanjut dan base pendek gagal).
📊 RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp995)
🟢 TP1 Gain: +12,56% ((Rp1.120−Rp995)/Rp995100)
🟢 TP2 Gain: +20,10% ((Rp1.200−Rp995)/Rp995100)
🔴 SL Risk: −7,54% ((Rp920−Rp995)/Rp995*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp1.040)
🟢 TP1 Gain: +7,69% ((Rp1.120−Rp1.040)/Rp1.040100)
🟢 TP2 Gain: +15,38% ((Rp1.200−Rp1.040)/Rp1.040100)
🔴 SL Risk: −11,54% ((Rp920−Rp1.040)/Rp1.040*100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi):
HRUM (PT Harum Energy Tbk) adalah perusahaan induk pertambangan yang mengelola portofolio usaha di batubara termal (operasi di Kutai Timur dan sekitarnya), pertambangan/pengolahan/pemurnian nikel (melalui entitas seperti PT Position dan pabrik RKEF untuk NPI), serta investasi terkait energi lainnya; perusahaan berdiri 1995 dan berkantor pusat di Jakarta.
Statistik keuangan: kapitalisasi pasar sekitar Rp14,8 triliun, pendapatan FY sekitar Rp20,53 triliun dengan laba bersih Rp856,69 miliar, EPS TTM 55 dan PER sekitar 20x, tanpa dividen kas beberapa tahun terakhir; laba bersih kuartal terakhir melonjak ke Rp398,81 miliar dari Rp91,04 miliar (+338% QoQ), mencerminkan kontribusi lebih besar dari bisnis nikel dan harga batubara yang masih di atas biaya produksi, meski secara tahunan return setahun hanya sekitar 0–−16% karena valuasi sebelumnya sudah tinggi.
Ekspansi nikel: HRUM menganggarkan capex sekitar US$315–400 juta pada 2025 (sekitar US$300 juta untuk proyek nikel) guna mempercepat transformasi menjadi perusahaan nikel terintegrasi, termasuk pengembangan tambang nikel PT Position yang memproduksi 460 ribu ton bijih pada semester I 2025 dan penjualan saprolit/limonit mulai Juli 2025 untuk menurunkan biaya smelter RKEF penghasil NPI; beberapa riset mencatat laba nikel HRUM melonjak hingga 334% YoY dan menganggap ekspansi HPAL/RKEF sebagai pendorong kinerja jangka menengah.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic):
Sektor: Energi–Mineral, kombinasi batubara dan nikel; sensitif terhadap harga batubara Newcastle dan harga nikel global serta transisi energi/EV.
Harga batubara Newcastle kontrak Desember 2025 berada di kisaran US$108,3–108,6 per ton, turun sekitar 15% YoY dan 2–3% sebulan terakhir, mencerminkan permintaan global yang melemah akibat perlambatan industri dan peralihan ke energi terbarukan; lembaga seperti IEA menilai permintaan batubara global mencapai puncak 2025 dan berpotensi landai atau turun setelahnya.
Di sisi nikel, analis memproyeksikan permintaan 2025 lesu karena oversupply dan transisi teknologi baterai EV ke LFP yang tidak berbasis nikel, sehingga prospek harga nikel jangka pendek tertekan; hal ini menimbulkan ketidakpastian terhadap segmen nikel HRUM meski ekspansi HPAL dan penambangan bijih tetap berjalan.
⚠️ Risk Factor:
Kombinasi tekanan harga batubara dan proyeksi permintaan nikel yang lesu membuat prospek laba HRUM 2026 cukup menantang; bila harga batubara bertahan di sekitar US$100–110 dan nikel lemah, margin kedua segmen bisa menyempit, sementara capex besar US$315–400 juta untuk proyek nikel meningkatkan risiko eksekusi dan leverage jika cashflow tidak cukup kuat.
Perubahan teknologi EV menuju baterai LFP dan kebijakan global pengurangan emisi CO2 berpotensi menekan jangka panjang permintaan batubara dan nikel tertentu; HRUM harus berhasil memposisikan proyek nikel pada cost curve yang kompetitif agar tidak kalah dari produsen nikel terintegrasi besar lainnya.
🌡 Community Heatmap:
StockBot mendeteksi keramaian forum: Moderat dengan sentimen campuran; sebagian melihat HRUM sebagai “hybrid play” batubara–nikel dengan potensi upside besar bila proyek HPAL/RKEF berhasil dan harga nikel membaik, sedangkan sebagian lain khawatir terhadap valuasi PER 20x di tengah tren batubara turun dan prospek nikel yang belum jelas; FOMO relatif rendah, lebih banyak trader swing yang memanfaatkan range 950–1.100.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 1–5 menit.
Trigger:
Tunggu konfirmasi volume/breakout ketika harga berfluktuasi di 1.010–1.030 lalu muncul candle hijau yang menembus high intraday sebelumnya (misal 1.035–1.040) dengan volume 1–5 menit di atas rata-rata 20 bar.
Orderbook ideal menunjukkan penumpukan bid di 1–2 tick bawah (1.000–1.015) dan pengurangan signifikan lot jual di 1.030–1.035.
Sizing:
Money management scalping maksimal 2% dari portofolio per trade mengingat volatilitas sektor komoditas dan korelasi dengan harga batubara/nikel yang dapat bergerak cepat.
Order Type:
Gunakan limit order dekat bid/last.
Pasang auto-cut intraday 2–3 tick di bawah 1.000 (sekitar 980–990) sehingga risiko per trade ((cut−entry)/Rp{entry}) sekitar −2% sampai −3%.
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: Daily–Weekly.
Trigger:
Buy on Weakness/Pantulan MA ketika harga terkoreksi ke 980–1.010 dan memantul dari support 960–1.000 dengan candle reversal (hammer/bullish engulfing) dan volume jual lebih rendah dibanding volume saat kenaikan ke 1.050–1.100.
Setup lebih kuat jika update laporan keuangan berikutnya menunjukkan kontribusi nikel yang meningkat dan tidak ada penurunan tajam harga batubara/nikel di bawah asumsi internal perusahaan.
Trailing Stop:
Mulai dengan SL di 920; geser ke 1.000 jika harga berhasil mapan di atas 1.120, lalu naikkan ke 1.080 bila harga menembus 1.200 dengan volume kuat, mengikuti struktur higher low baru.
Exit Plan:
Setup invalid jika harga closing beberapa hari di bawah 920 atau ada berita negatif besar seperti penundaan proyek nikel, lonjakan capex di luar rencana, atau penurunan tajam harga batubara/nikel yang membuat margin tidak menarik; pada kondisi ini posisi swing sebaiknya dikurangi atau ditutup.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: NEGATIVE–NEUTRAL
Reasoning: Struktur teknikal HRUM masih didominasi tren turun satu tahun terakhir dengan harga yang hanya baru mulai mendatar di area 1.000 dan MA mayor masih menurun, sementara fundamental menghadapi kombinasi tekanan harga batubara dan permintaan nikel yang lesu meski laba kuartal terakhir melonjak dan ekspansi nikel agresif; momentum jangka pendek lebih bersifat konsolidatif dengan risiko downside masih ada jika komoditas kembali melemah.
🚀 PRIMARY SIGNAL: WAIT → SWING SPEKULATIF KOMODITAS
✅ RECOMMENDED FOR: Trader dan investor dengan profil risiko menengah–tinggi yang siap berspekulasi pada pemulihan harga batubara/nikel dan keberhasilan proyek nikel terintegrasi HRUM; kurang cocok bagi investor konservatif atau pencari dividen karena yield nol dan volatilitas komoditas tinggi.
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 69%
Logic: +Portofolio terdiversifikasi batubara–nikel dengan capex besar untuk transformasi, +laba kuartal terakhir melonjak dan struktur keuangan relatif solid, +harga batubara masih di atas US$100/ton; −tren harga saham masih turun dan di bawah indeks, −prospek nikel 2025 lesu dan batubara diprediksi memasuki fase puncak permintaan, −capex besar meningkatkan risiko eksekusi dan sensitivitas terhadap fluktuasi harga komoditas.
📚 EXECUTIVE SUMMARY "Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan posisi transisi dari pure coal miner menjadi pemain batubara–nikel terintegrasi dengan capex besar dan lonjakan laba kuartal terakhir, namun masih tertekan tren harga batubara yang melemah serta outlook permintaan nikel yang kurang optimistis. Algoritma memprediksi peluang swing dari area Rp980–1.010 menuju Rp1.120–1.200 akan lebih menarik bila muncul sinyal reversal yang jelas dan data komoditas mendukung, kesimpulannya, StockBot menyarankan pendekatan WAIT lalu akumulasi spekulatif dekat support dengan stop loss di sekitar Rp920 serta monitoring ketat terhadap perkembangan proyek nikel dan dinamika harga batubara/nikel global."
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$LOPI$OILS
🔓 Membongkar Rahasia Pasar: Mengapa Saham Tertentu Akan Melonjak
Pernahkah Anda merasa bahwa ada informasi tersembunyi yang hanya dimiliki oleh segelintir pemain elit di pasar saham? Kenyataan pahitnya, seringkali memang ada. Kenaikan harga spektakuler tidak terjadi secara tiba-tiba; ia adalah hasil dari perencanaan matang dan aksi beli tersembunyi yang dilakukan oleh Smart Money (dana cerdas atau institusi besar). Mereka bergerak diam-diam, mengakumulasi saham secara bertahap, dan ketika posisinya penuh, harga pun terdorong naik.
Trigger Smart Money adalah kunci yang Anda butuhkan untuk membuka akses ke informasi insider berbasis aktivitas ini. Kami telah mengembangkan sebuah algoritma yang secara sistematis memonitor setiap trade yang tereksekusi di Bursa Efek Indonesia, dengan satu misi: menemukan jejak tangan besar yang sedang mengumpulkan saham. Alat ini mengubah data mentah transaksi menjadi sinyal trading yang dapat ditindaklanjuti.
Keunggulan kami terletak pada Deteksi Anomali Volume Intraday yang Ekstrem. Kami mengabaikan rata-rata volume harian yang lambat dan fokus pada lonjakan volume yang sangat tiba-tiba. Ketika sebuah saham diperdagangkan dengan volume 5 hingga 7 kali lipat dari volume rata-rata intraday biasanya, itu adalah alert yang sangat kuat bahwa ada pihak dengan modal besar yang sedang beraksi. Namun, lonjakan volume ini harus divalidasi. Di sinilah Analisis Arus Dana Bersih berperan. Kami membedakan apakah volume tinggi tersebut didominasi oleh pembelian (net buying yang menandakan akumulasi) atau penjualan (net selling yang menandakan distribusi). Hanya sinyal akumulasi yang terkonfirmasi oleh arus dana masuk yang kuat yang akan disampaikan kepada Anda. Dengan data live ini, Anda tidak lagi hanya mengandalkan berita atau feeling, melainkan pada bukti aktivitas uang besar yang tak terbantahkan.
$LOPI $HRUM $DEWA
1/2

