


Volume
Avg volume
PT Ladang Baja Murni Tbk (LABA) didirikan pada tahun 1990. Sebagai salah satu pendistributor produk baja dan turunan baja, Perseroan telah memiliki kerjasama dengan perusahaan lokal dan juga perusahaan multinasional yang ada di Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, Perseroan dengan bangga menyediakan produk Mould terbaik di Indonesia. Produk-produk Perseroan juga telah digunakan pada banyak industri di Indonesia untuk keperluan operasional perusahaan tersebut.
Sebelumnya telah disampaikan hipotesis mengenai potensi pergerakan terstruktur pada saham $LABA, yang diduga berada dalam skenario permainan terkoordinasi menjelang bulan Februari.
Memasuki fase waktu yang semakin mendekat ke horizon tersebut, secara struktur temporal dan pola pergerakan harga, semestinya mulai terlihat respons pasar apabila skenario ini memang valid dan sedang berjalan.
Sejak 5 Desember hingga 9 Januari, terlihat indikasi fase akumulasi yang berlangsung relatif konsisten, ditandai dengan:
• Pergerakan harga yang cenderung tertahan di area bawah
• Distribusi volume yang stabil tanpa tekanan jual agresif
Struktur ini mengisyaratkan adanya proses pengumpulan barang secara sistematis, dengan estimasi average cost berada pada kisaran 153–163, selaras dengan pola average up bertahap selama fase akumulasi berlangsung.
Dari sisi siklus dan timing, pasar juga mulai memasuki periode yang secara historis kerap dimanfaatkan sebagai katalis sentimen dan likuiditas, yakni:
• Tahun Baru Imlek
• Hari Raya Idul Fitri
Dua momentum ini sering menjadi pemicu awal pergerakan harga pada saham-saham dengan struktur yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Dengan struktur yang telah terbentuk dan momentum waktu yang kian matang, ruang untuk apresiasi harga kini terbuka. Apabila penguatan mulai dihadirkan baik sebagai angpao maupun THR, market berpotensi menyambutnya dengan antusias.
Semoga sinyal ini selaras dengan rencana pihak yang memegang kendali pergerakan, dan dapat dieksekusi secara presisi sesuai dengan struktur yang telah dibangun.🙏
$PACK dengan kacamata analis, bukan fans club. Helm dipakai, euforia ditinggal 🧠📊
"... menjual cerita besar, bukan bisnis matang"
Narasi yang dikapitalisasi,
🌱 Green economy & ESG player
🔋 Energi terbarukan, ekosistem hijau
🏗️ Holding (bukan operator murni)
Secara positioning, ingin dilihat sebagai “Platform investasi hijau masa depan Indonesia.” Model Inti Bisnis (yang tertulis, bukan yang diharapkan) tidak hidup dari recurring operating income solid, tapi dari:
📌 Akuisisi & penyertaan bisnis
📌 Pengembangan proyek lingkungan
📌 Monetisasi aset di masa depan
📌 Corporate action pendanaan utama
Artinya: "Capital allocator, bukan cash cow!"
Kalau pakai jargon hedge fund,
✓ High optionality
✓ Low visibility
✓ Execution risk tinggi
Business Plan resmi oleh manajemen (yang sedang dijalankan) saat ini adalah melalui pendanaan Rights Issue + OWK (Obligasi Wajib Konversi); Tujuan Corporate Action❓
👍 Modal kerja
✍️ Penyertaan proyek
👀 Penguatan neraca (secara teori)
⚠️ Catatan pahit!
🙎♂️ OWK tanpa kupon
🤦♂️ Dilusi sangat nyata
Arah Investasi - Manajemen mengklaim fokus ke Energi Hijau, Lingkungan, Proyek yang berkelanjutan, Infrastruktur terkait ESG.
Namun (praktiknya),
Detail proyek → masih high-level
Timeline ROI → kabur
Cash inflow aktual → belum konsisten
Business plan-nya masih di level strategic intent, belum operational certainty 🤷♂️
Secara objektif,
📉 Earnings belum jadi tulang punggung
📉 Cash flow operasional lemah
📈 Harga saham 'driven-move' mode
PACK saat ini adalah saham cerita dengan tiket mahal. Bisa untung besar. Bisa juga jadi studi kasus “narasi tanpa arus kas” 😮💨
Tanpa romantisme, tanpa mimpi basah!
"... ini untuk spekulasi yang cerdas kalau disiplin; jebakan mahal kalau berharap"
Investor/analyst's notes,
Tidak perlu dibenci.
Tidak pantas dipuja.
Begitulah, narasinya bla bla bla!
https://stockbit.com/post/26207723
PLATFORM INVESTASI HIJAU
https://cutt.ly/btk6nmNY
@invetasihijau @esg
$LABA
$IHSG

@hilman00 kalo diem dipojokan sambil makan popcorn nonton bandar jalanan $LABA menggocek ritel gimana bro?🤭
HELI DADA $ISAT BUMI $LABA $UNIQ adalah menarik menurut saya karena ritel banyak yang punya, harga sering di goyang karena pemikiran ritel beda2 dan jika bandar besar termasuk asing tertarik mereka akan berusaha ikut menggoyang mendapatkan harga semurah2nya dan memperbesar akumulasi. Saat akumulasi beres dan banyak ritel keluar disitulah harga akan stabil dan pelan2 naik. UNIQ, ISAT LABA dan HELI sepertinya mulai stabil harga kemungkinan sideway dan dikit2 naik.
$HOKI tembok tipis lepas aja ndar, udah waktunya ke 300 🚀
tinggal menunggu lepas landas $WTON $LABA 🛫
$BNBR yang bener di sini ternyata kayaknya bang @HumbleGOD bukan $LABA haha🤣
Udh dapet infonya setelah sekian lama nyari datanya..
$IHSG Mens Rea - Saat Niat Lebih Berbahaya daripada Perbuatan
Beberapa waktu terakhir, publik ramai membicarakan kasus Pandji Pragiwaksono. Bukan hanya soal materi komedinya yang memicu kontroversi, tetapi karena satu istilah hukum tiba-tiba naik ke permukaan dan menjadi bahan pembicaraan nasional: Mens Rea, yaitu niat bersalah yang menentukan apakah seseorang layak dipidana atau hanya dianggap keliru.
Dalam hukum pidana, seseorang tidak pernah diadili hanya berdasarkan tindakan. Selalu ada dua unsur yang berjalan berdampingan. Actus Reus, yaitu perbuatan yang terlihat. Dan Mens Rea, yaitu niat yang tersembunyi di balik perbuatan tersebut. Tanpa niat jahat, pelanggaran bisa dianggap sebagai kesalahan yang tidak disengaja. Sebaliknya, jika Mens Rea-nya memang keliru, tindakan yang tampak biasa dapat berubah menjadi kejahatan.
Pertarungan yang paling menentukan dalam dunia hukum sering kali bukan terjadi di ruang sidang, tetapi jauh sebelumnya sudah berlangsung di dalam kepala. Di sanalah Mens Rea dibangun, dibela, dipoles, dan kadang dikemas agar terlihat tetap bermoral.
Yang ironis, perdebatan publik sering kali bukan lagi tentang benar atau salah, tetapi lomba siapa yang paling kreatif merangkai alasan moral. Pengadilan pun terkadang terlihat seperti panggung untuk mempertahankan citra, bukan sekadar mencari kebenaran.
Yang menarik, logika Mens Rea ini ternyata tidak berhenti di dunia hukum. Cara kerja yang sama hidup dengan sangat subur di tempat yang katanya paling rasional: pasar modal.
Di lantai bursa, banyak tindakan tampak sama, tetapi nilainya berubah total ketika Mens Rea di baliknya dibuka.
Seseorang membeli saham dalam jumlah besar. Secara kasat mata, ia hanya terlihat sebagai pembeli. Namun Mens Rea-nya bisa sangat berbeda. Bisa jadi ia adalah investor yang percaya pada fundamental perusahaan. Bisa juga ia pelaku cornering yang sejak awal memang berniat menggiring harga dan menjebak banyak orang.
Seseorang membagikan analisis saham di media sosial. Tampak edukatif, rapi, penuh data, dan teknikal. Tetapi Mens Rea di baliknya bisa lain sama sekali. Bisa jadi itu hanyalah bagian dari skenario pump and dump yang disusun dengan sadar. Sebuah drama pasar di mana penonton datang terlambat, sementara aktor utamanya sudah selesai mengumpulkan keuntungan.
Regulator pasar, layaknya hakim, tidak hanya melihat grafik atau angka. Mereka juga membaca Mens Rea.
Insider trading tidak dianggap sebagai “kebetulan tepat waktu”, tetapi Mens Rea penyalahgunaan informasi.
Manipulasi harga bukan sekadar transaksi ramai, tetapi Mens Rea untuk menciptakan persepsi palsu.
Yang lucu, ketika Mens Rea mereka ketahuan, sebagian pelaku pasar mendadak berubah menjadi pengkhotbah etika. Mendadak bicara tentang edukasi investor dan niat mulia mencerdaskan publik. Andai energi sebesar itu dipakai untuk benar-benar menganalisis fundamental, mungkin kita sudah punya Warren Buffett versi stockbit.
Namun sebelum menunjuk orang lain, ada pertanyaan yang lebih lebih jujur:
Mens Rea apa yang sebenarnya kita bawa saat membuka aplikasi saham setiap pagi?
Banyak kerugian bukan lahir dari pasar yang kejam. Banyak kerugian lahir karena sejak awal Mens Rea kita tidak jujur. Kita hidup di antara apa yang kita ucapkan dan apa yang sebenarnya kita inginkan.
Kita bilang, saya investor jangka panjang. Tapi Mens Rea-nya: ingin cepat kaya.
Kita berkata, saya sudah riset mendalam. Mens Rea-nya: hanya mencari pembenaran agar tidak dianggap tertinggal.
Kita mengaku siap menanggung risiko. Mens Rea-nya: baru beberapa hari merah sudah menyalahkan dunia.
Di titik ini, pasar bekerja lebih efektif dari pengadilan mana pun. Tidak perlu polisi, tidak perlu jaksa. Kerugian menjadi vonis. Penyesalan menjadi hukuman. Meski begitu, sebagian dari kita masih merasa korban nasib, seolah pasar diciptakan hanya untuk menyakiti perasaan manusia.
Kalau pasar bisa bicara, mungkin ia akan berkata: “Aku tidak jahat. Kamu saja yang tidak jujur pada Mens Rea-mu sendiri.”
Kasus Pandji mengingatkan bahwa ucapan tidak pernah berdiri sendiri. Selalu ada Mens Rea yang ikut diadili. Pasar saham pun bekerja dengan cara yang serupa. Grafik tidak bergerak sendirian. Selalu ada Mens Rea yang menggerakkannya. Bisa niat membangun nilai, bisa niat menipu persepsi.
Di panggung komedi, Mens Rea menentukan apakah kalimat menjadi candaan atau penghinaan.
Di lantai bursa, Mens Rea menentukan apakah transaksi menjadi strategi atau penipuan.
Dan di hidup kita sendiri, Mens Rea menentukan apakah kita membangun aset atau hanya membangun ilusi.
Pelajarannya sederhana tetapi mahal. Pasar modal adalah detektor kebohongan yang paling jujur. Kita bisa berbohong pada publik. Kita bisa berbohong pada diri sendiri. Tetapi saldo rekening dana nasabah tidak pernah berbohong tentang Mens Rea kita terhadap risiko. Jika tetap keras kepala, pasar tidak marah. Ia hanya mengambil uang kita sambil berkata, silakan belajar lagi.
Sebelum menyalahkan sistem, memaki bandar, atau mengutuk nasib, mungkin ada baiknya kita menatap cermin dan bertanya: Mens Rea apa sebenarnya yang saya bawa hari ini?
$LABA $KARW

$NINE ada yg tau nine ini maksud Tender over nya ngak? Soalnya itu kan to nya % pembelian lebih besar dari saham publik. Apa mau delisting ya? Makanya saham publik jadi 0
$LABA $KRYA
$LABA Sedikit sharing, gw CL di emiten ini Desember kemarin, sampe 40% portofolio gw CL karena all in di sini, dah kyk orang gila rasanya wkwk. Udahlah si longping jualan trus, eh ketambahan dirutnya DPO dan dideportasi 🗿. IHSG dah naik dari 8000 ke 9000 ni emiten malah junam
Akhirnya move on dan nyoba peruntungan di emiten lain, Alhamdulillah dah BEP dan bahkan profit. Bener2 dapet pelajaran mahal dari emiten ini 😀
