


Volume
Avg volume
PT MNC Tourism Indonesia Tbk didirikan pada tanggal 11 Juni 1990 dengan nama PT Kridaperdana Indahgraha. Pada tanggal 7 Mei 2012, Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT.MNC Tourism Indonesia Tbk. Perseroan bergerak di bidang usaha pengembangan dan pengelolaan properti komersial dan residensial di Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak. Grup Perseroan memiliki dan mengelola area properti terpadu mencakup Gedung perkantoran, apartemen kelas atas, hotel dan resort, lapangan golf, dan vila. Portofolio properti Perseroan antara lain meliputi The Westin Convention and Resort Hotel di Nusa Du... Read More
jadi awalnya gini he he terserah mau baca apa ngk
$KPIG awalnya begini kadang banyak retail asbun ngk tau sejarah jadi sangkut sangkutin,. jadi di bawa asik aja
KPIG memang memiliki sejarah panjang dengan Grup Bakrie sebelum akhirnya menjadi bagian utama dari MNC Group.
1. Era Awal (Grup Bakrie)
Dulu, aset-aset properti besar yang sekarang dikelola oleh KPIG (MNC Land) adalah milik Grup Bakrie. Proyek ikonik seperti Lido Resort di Sukabumi dan Nirwana Bali Resort di Tanah Lot awalnya dikembangkan dan dimiliki oleh keluarga Bakrie.
2. Proses Akuisisi oleh MNC (Tahun 2013-2014)
Sekitar tahun 2013, di tengah upaya restrukturisasi utang Grup Bakrie, Hary Tanoesoedibjo melalui MNC Group mulai mengambil alih aset-aset strategis tersebut.
Akuisisi Proyek: MNC mengambil alih proyek jalan tol, Lido Resort, dan Nirwana Bali Resort dari tangan Bakrie.
Perubahan Nama: Setelah akuisisi tersebut, entitas properti MNC (KPIG) menjadi jauh lebih besar karena mendapatkan aset-aset "kelas berat" peninggalan Bakrie.
3. Kondisi Sekarang (2025-2026)
Saat ini, KPIG sudah sepenuhnya identik dengan Hary Tanoe. Bahkan, per Juli 2025, perusahaan ini telah resmi berganti nama dari PT MNC Land Tbk menjadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk untuk mempertegas fokus mereka di sektor pariwisata dan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Lido.
Jika menghubungkan ini dengan nama Tjomo Tjengundoro Tjeng atau isu Jiwasraya/WanaArtha:
Saham-saham yang dulu punya histori "pindah tangan" atau transaksi besar antar-konglomerat seringkali memiliki residu kepemilikan saham di masa lalu yang tercatat atas nama individu tertentu (termasuk nama-nama nominee).
Nama Tjomo muncul di KPIG kemungkinan besar sebagai bagian dari kepemilikan minoritas atau "sisa" dari jejaring investasi yang terbentuk saat transisi aset-aset besar ini terjadi di masa lampau.
Perselisihan antara Grup Bakrie dan Nathaniel (Nat) Rothschild adalah salah satu drama korporasi paling ikonik di pasar modal dunia yang melibatkan emiten BUMI (Bumi Resources).
1. Awal Mula: Kongsi "Vallar"
Pada tahun 2010, Nat Rothschild (keturunan keluarga bankir legendaris Inggris) bekerja sama dengan Grup Bakrie untuk membentuk entitas bernama Vallar Plc yang terdaftar di Bursa Saham London. Tujuannya adalah menjadikan Vallar sebagai kendaraan investasi raksasa di sektor pertambangan batu bara Indonesia (terutama BUMI dan Berau Coal). Vallar kemudian berganti nama menjadi Bumi Plc.
2. Pemicu Konflik (2011β2012)
Hubungan mulai retak ketika harga batu bara turun dan laporan keuangan perusahaan menunjukkan adanya "ketidakteraturan" finansial.
Tuduhan Rothschild: Nat menuduh manajemen Bakrie melakukan penyimpangan dana dan transparansi yang buruk di anak usaha (BUMI).
Serangan Balik Bakrie: Grup Bakrie merasa Nat mencoba mengambil alih kontrol perusahaan (hostile takeover) dan mengabaikan kedaulatan pemilik asli.
3. "Perang" di Media dan RUPS
Konflik ini sangat terbuka. Keduanya saling serang di media sosial (saat itu Twitter) dan media internasional. Puncaknya terjadi pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di London tahun 2013, di mana Nat Rothschild mencoba mendepak jajaran direksi yang berafiliasi dengan Bakrie, namun ia kalah suara.
4. Akhir Kasus: "Perceraian" (2014)
Setelah perseteruan panjang, kedua pihak sepakat untuk "bercerai" secara resmi pada Maret 2014:
Grup Bakrie keluar dari Bumi Plc: Bakrie membeli kembali (buyback) kepemilikan saham Bumi Plc di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai kurang lebih US$501 juta.
Pemisahan Aset: Bumi Plc kemudian berganti nama menjadi Asia Resource Minerals (ARMS) dan tidak lagi memiliki hubungan dengan operasional BUMI di Indonesia.
Status Sekarang (2026)
Kasus ini sudah selesai sepenuhnya secara legal dan administratif sejak tahun 2014. Namun, dampaknya masih terasa hingga sekarang:
BUMI: Saat ini BUMI sudah jauh bertransformasi, terutama setelah masuknya Grup Salim sebagai pengendali bersama Grup Bakrie pasca-restrukturisasi besar (Private Placement) beberapa tahun lalu.
Reputasi: Kasus ini sering menjadi studi banding bagi investor mengenai risiko investasi di perusahaan dengan tata kelola (GCG) yang kompleks dan risiko berpartner dengan entitas asing di bursa luar negeri.
Jadi, bagi Anda yang memantau BUMI, "hantu" Rothschild sudah tidak ada lagi di sana. Tantangan BUMI sekarang lebih kepada fluktuasi harga komoditas dan efisiensi operasional di bawah manajemen baru bersama Grup Salim.
Penjualan aset-aset properti dari Grup Bakrie ke MNC Group (KPIG) pada periode 2011β2013 memiliki hubungan yang sangat erat dengan krisis likuiditas dan beban utang yang dialami Bakrie akibat perseteruan dengan Rothschild serta penurunan harga komoditas saat itu.
Berikut adalah alasan mengapa aset tersebut akhirnya "mendarat" di tangan Hary Tanoesoedibjo (MNC):
1. Kebutuhan Dana Segar (Cash is King)
Saat berkonflik dengan Rothschild di London, Grup Bakrie membutuhkan dana besar untuk melakukan buyback (pembelian kembali) saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) agar bisa "bercerai" sepenuhnya dari Bumi Plc.
Untuk mendapatkan uang tunai dalam waktu cepat, Bakrie harus menjual aset-aset non-inti (non-core assets).
Sektor properti dan infrastruktur (jalan tol) adalah aset yang paling mudah diuangkan (dijual) kepada investor lokal yang punya kas melimpah saat itu, yaitu MNC Group.
2. Strategi Penyelamatan Aset
Daripada aset properti tersebut disita oleh kreditur atau jatuh ke tangan pihak asing di tengah sengketa, Bakrie memilih menjualnya kepada mitra strategis lokal.
MNC Group saat itu sedang agresif melakukan ekspansi ke sektor properti mewah dan pariwisata.
Penjualan ini saling menguntungkan (win-win): Bakrie dapat uang untuk menyelesaikan urusan dengan Rothschild dan utang lainnya, sementara MNC mendapatkan aset "matang" seperti Lido Resort dan Nirwana Bali Resort dengan harga kesepakatan yang strategis.
3. Pembersihan Portofolio
Bagi Bakrie, fokus utama mereka adalah Energi dan Tambang (BUMI, ENRG). Menjual unit properti (yang kemudian menjadi cikal bakal besarnya KPIG) dianggap sebagai langkah perampingan agar mereka bisa bertahan di bisnis utama mereka yang sedang digoyang oleh Rothschild.
TJOMO TJENGUNDORO.TJENG
memegang 1.22% saham
merupakan salah 1 dari 10 orang tersangka dalam kasus jiwasraya
$KPIG
$MNCN
$KPIG goda goda di hari minggu
ada 2 opsi,...
opsi 1 tunggu harga di atas 300 dan semua indikator opsi di harga ini kata sang ahli (saya ngk paham beginian , saya mah ikutan aja pokoknya cuan aja buat beli seblak ha ha ) katanya ini posisi super uptrend dia mungkin ke 10.000 kali ha ha,.. btw cuman thanos dan tuhan yang tau, akan rally ntah sampai mana kalo tembus ke 300 di jebol.
opsi 2 yang avg 200 keatas kemarin buy bakalan muntah2 avg sampai mungkin cl,
sebenernya ini kpig udah kering dari harga 180 kemarin, cuman siapa yang ngk kenal sang thanos, dan ternyata dilelepin ke 155 eh lagi ke 133 dengan arb kemarin,.. dan di lelepin lagi ke 118 dan hingga sekarang, thanos bisa lelepin sesuka dia mau, wong kata desas desus yang beredar mungkin kepemilikan retail di $KPIG mungkin cuman 5% sisanya milik thanos dan affiliatenya
MNC Group itu menganut Common Control Entity" atau entitas di bawah kendali yang sama.
1. Strategi "Parking" Saham
Dengan membagi kepemilikan kpig ke banyak nama contoh di kpik, ada bhit,HT,istri affiliatenya dll
2. Memudahkan Aksi Korporasi
Misalnya, jika perusahaan ingin melakukan Private Placement atau mencari pendanaan luar negeri, entitas-entitas ini bisa digunakan sebagai penjamin atau penyerap saham tanpa harus melibatkan dana tunai langsung dari kantong pribadi di Indonesia. Ini menciptakan fleksibilitas likuiditas di tingkat internasional.
3. Menghindari "Hostile Takeover"
Dengan menyebarkan saham di belasan entitas yang "terlihat" terpisah namun sebenarnya satu suara, akan sangat sulit bagi pihak luar atau kompetitor untuk mencoba mengambil alih perusahaan secara paksa melalui pasar modal.
Dengan metode ini yah retail penganut tarik2 garis, broksum, apalagi retail baru makanan empuk buat sang thanos.
Kenalin saham yang ingin kamu beli, karena setiap saham punya charater masing2 , tidak bisa di pukul rata, walaupun sama2 1 sektor,
cilakanya banyak retail pukul rata π€£ π€£ , gilirian udah sangkut teriak teriak
dari penjelasan di atas, apakah bisnis kpig jelek, jawabanya tidak, bisnisnya bagus, malah paling bagus disemua bisnis andalanya mnc grub kalo pendapat saya, kalo pendapat orang bisa beda lagi.
jadi salahnya ada dimana, kok harga sahamnya ancur lebur ? salahnya retail yang beli ngk tau rekam jejaknya thanos dari tahun 1997 π€£ π€£
ini postingan mudah2an bermanfaat di minggu yang mendung semoga senin cerah yah π€£
@rezaziu 7000 lot avg 156 itu sekitar 109jt seandainya pakai matematikal stoploss 10% itu bisa CL di 140 sehingga loss sekitar 10jt sampai 11jt sehingga masih sisa 97jt atau 98jt jika dibelikan $KPIG diharga sekarang itu dapat sekitar 8.800 lot jd utk balik ke 109jt lagi tidak usah menunggu harga ke 156 tp cukup ke 123 atau 124 sudah balik 109jt lagi, itulah kenapa ada statement cintailah CUT LOSS krn itu bagian dr strategi trading selain mengamankan modal juga bisa ambil opportunity lain, tp strategi org beda2 ya om kl memang uang dingin dan uang nya banyak mau dihajar avg down terus ya monggo π CL bukan hal tabu jika memang harga nya konfirmasi breakdown, jika harga sudah di support dan ada kemungkinan naik bisa di avg down juga, gak ada yg salah hanya strategi nya aja yg berbeda
$KPIG kalau mau masuk, pasang lah di harga -2 s/d -4% dicicil, balik +2 s/d +4% jual, bs ditek tokin juga⦠silakan coba tunggu likuid transaksinya, hari ini kaga, kemaren2 enak likuid, bs ngurangin avg harga juga
$KPIG sama 1 lagi, ini otaknya mirip TRUMP kali ya, sohib soalnya, memanfaatkan bad news buat akuisisi barang murah buat dijual mahal nanti⦠bener2, nyesel ambil buangan MG kemaren⦠jadi merusak porto aja
$KPIG kalo ga rebound hari ini, thanos mau ambil barang banyak dari cutloss-an memanfaatkan momentum perang, hati2 yang masuk jangan banyak2⦠dicicil⦠kuingetin biar ga jd sangkuters, karena sdh tau dia punya barang banyak, masyarakat free float yang tipu2, jadi kita harus pinter dikit, ikutin angkotnya ke tujuan, kalo belok dr tujuan segera minggat !!!
semoga jd $MSIN $CUAN
$KIJA ini baru KEK, lomba2an siap duluan 200 sm $KPIG, saya pegang 2-2 nya, 1 masih junam, 1 sudah rebound cihuyyy !!!
Tenang aja dan jangan takut, akan ada waktu yang indah untuk Saham $KPIG dan ini untuk swing trading.
$BUVA $BUMI
@nasrullabib $KPIG mah bukan karrna kondisi global... tapi hati sang thanos galau sedang sakit gigit π€£π . wong itu keliatan bener mark down nya..dari harga atas ke bawah π..
tau sendiri kalo sakit gigi itu bikin tidur salah, liburan salah semua salah pokok nya.. kali ini retail yg salah fix di kurung dari 2xx ke 1xx π
turut berduka cita buat yang sangkut