


Volume
Avg volume
PT Resource Alam Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui anak perusahaan dan perdagangan batubara. Perusahaan yang dahulu bernama PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries ini melalui tiga anak usahanya memproduksi batubara yang sebagian besar diekspor ke China (78%), India (9,6%) dan Korea (8,2%).
Harga Nickel LME terbang.....berlawanan arah dengan harga saham emiten Nickel yang menyelam...
$NICE $KKGI $NICL

@misterwang88 besok $IHSG koreksi baru ikutan koreksi ya $KKGI. saham isinya kebanyakan ritel jangan ngimpi kemana2.
Kalau lihat trend harga $KKGI saat ini serasa dejavu di tahun 2024 lalu..Hanya saja di tahun tersebut terjadi ledakan kinerja di Q1 dan Q2.. Apakah mungkin akan terulang?

$KKGI : Potensi turn around 2026?
Ada beberapa faktor kunci yg dapat membuat kinerja KKGI membaik di 2026 ini.
1. Momentum Harga Batu Bara (The Macro Wind)
āMeskipun harga batu bara sempat melandai di 2024-2025, adanya tren kenaikan kembali (rebound) di awal 2026 memberikan napas baru.
āPeningkatan Permintaan Regional: Permintaan dari India dan Vietnam untuk batu bara kalori menengah (spesialisasi KKGI) tetap kuat.
āEfisiensi Biaya: KKGI memiliki keunggulan logistik di Loa Haur. Jika harga jual naik sementara biaya operasional tetap terjaga (karena lokasi tambang dekat dengan sungai), margin keuntungan akan melebar secara eksponensial.
āSentimen RKAB: Jika pemerintah akhirnya memberikan relaksasi kuota pada kuartal II-2026, volume penjualan yang kembali normal di tengah harga yang membaik akan memicu lonjakan laba bersih secara signifikan.
ā2. Diversifikasi Bisnis: Realizing the Hidden Value
āIni adalah faktor pembeda utama KKGI dibandingkan emiten batu bara lainnya.
āTransformasi Lahan Menjadi Kas: Dengan landbank sekitar 250 hektar di Samarinda, KKGI tidak lagi hanya bergantung pada lubang tambang. Penjualan unit properti memberikan cash flow yang lebih stabil dan berkelanjutan (recurring income).
āValuasi RNAV sebagai Margin of Safety: Estimasi nilai lahan bila disesuaikan dengan harga pasar saat ini yg berkisar Rp 1,25 T - Rp 1,87 T bertindak sebagai jaring pengaman. Kapitalisasi pasar KKGI saat ini yg mendekati nilai aset lahannya saja, membuat bisnis tambangnya seolah-olah dihargai "gratis" oleh pasar.
ā3. Analisis Teknikal dan Fundamental (Turnaround Signal)
āSecara fundamental, tanda-tanda turnaround biasanya terlihat dari:
- āBottoming Out: Laba bersih yang sudah menyentuh titik terendah (seperti anjloknya laba 97% di 2025) sering kali menjadi indikator bahwa sentimen negatif sudah sepenuhnya tercermin di harga saham (priced in).
āDividen Yield: KKGI dikenal royal membagikan dividen. Jika mereka tetap membagikan dividen di tengah kondisi sulit, itu menunjukkan manajemen memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi terhadap posisi kas mereka.
āRisiko yang Perlu Diperhatikan
āMeskipun peluangnya besar, tetap ada hambatan yang bisa menunda turnaround:
- āKetidakpastian Regulasi: Jika persetujuan RKAB final terus menggantung, volume produksi tidak akan maksimal.
- āPemulihan tambang paska bencana longsor. Tahun 2025 merupakan tahun yg berat bagi KKGI. Selain penurunan harga batubara, terjadi kecelakaan berupa longsor pada site utama IBP. Apabila pemulihan tidak berjalan sesuai rencana, maka proses turn around menjadi lebih panjang.
Disc. On DYOR.
bocil, baru research 10 menit langsung nemu $KKGI udah jadi die hard aja. ngelangkahin sepuh2nya yang pada nyangkut di angkatan 2025.
ONE FOR ALL or ALL FOR ONE?
Tulisan ini semata-mata berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadi Saya saja. Sebuah katalis, narasi ataupun sentimen pada sebuah saham, grup dan afiliasi ataupun sektor dapat menyeret saham-saham lainnya yang diidentifikasi pelaku pasar memiliki keterkaitan, meski belum tentu terkait.
Sebuah berita dapat memberikan efek domino ke banyak saham. Ini bukan cerita MSCI yang dianggap berpengaruh besar pada guncangan di IHSG beberapa Minggu terakhir. Ini cerita yang mirip-mirip, tapi dalam skala yang lebih terisolir pada sejumlah sektor atau grup dan afiliasinya.
EFEK SEKTORAL
Ini sudah umum diketahui. Ketika sebuah sektor menemukan momentumnya, orang tidak lagi berpikir perusahaan mana yang paling bagus kinerjanya, "pokoknya" satu sektor ikutan berpesta.
Ketika harga emas naik tinggi, semua saham emas naik, gak peduli perusahaannya sangat bagus, cukup bagus, atau sebenarnya kurang bagus. Semua ikut balapan. Makanya dulu kita sering melihat arena balap saham-saham emas. Begitu juga ketika harga nikel dan CPO naik tahun lalu, semua pesta pora berhari-hari.
Atau ada juga efek domino pemberitaan Danantara yang hendak berinvestasi pada sektor WTE, saham-saham seperti OASA, MHKI, TOBA, dll ikutan meroket. Termasuk berita di dunia tekstil dan regulasi terkait ekuitas minimum perusahaan asuransi dan bank "mini".
Menjelang akhir tahun ada katalis dari harga aluminium, semua yang berkaitan dengan aluminium ikutan pesta, tidak hanya $ADMR yang bahkan tungkunya saja baru mulai dinyalakan, saham-saham seperti INAI dan ALKA juga ikutan tersengat.
Minggu ini ada berita harga COAL naik, kalau beneran katalisnya jalan nantinya, bukan hanya perusahaan ternama seperti ITMG AADI PTBA yang akan ikutan naik harga, bahkan perusahaan yang net income-nya merosot bahkan merugi seperti $KKGI pun bisa ikutan naik. Itu kalau beneran katalis ini mampu meredam aura negatif IHSG yang sedang dalam puncak maximum fear-nya.
EFEK GRUP & AFILIASI
Ketika berita terkait saham $PADI ramai seminggu terakhir, nama pengendali saham-saham lainnya pun banyak dikait-kaitkan. Beberapa saham seperti MINA dan BUVA sudah memberikan tanggapan dan bantahan keterkaitannya dengan pemberitaan yang sedang panas ini. Saya tidak tau pasti, apakah berita ini juga turut mempengaruhi ambrolnya harga RAJA dan RATU seminggu terakhir, ataukah ambrolnya harga saham itu hanya bagian dari koreksi ambrolnya IHSG secara umum.
Hal yang mirip pernah terjadi tahun lalu ketika pemberitaan terkait polemik diskon harga solar industri menerpa GROUP ADARO/ALAMTRI. Atau kasus "pagar laut" yang menerpa PANI hingga berefek ke CBDK dan perusahaan terafiliasi lainnya. Termasuk kisah dramatis ARB-nya UNTR ketika berita Tambang Martabe dicabut izin operasional dan hendak diambil alih oleh perusahaan plat merah. Semua saham segrup atau terafiliasi ikutan terjun bebas.
Jadi kalau hari ini sebuah grup atau yang terafiliasi terimbas berita negatif, besok lusa bisa menimpa yang lain. Investor ritel harus bisa jernih melihat ini. Tidak ada jaminan bahwa saham yang ambrol akan rebound ke harga sebelum ambrolnya. Tapi dari beberapa kasus-kasus tertentu di masa lalu, tidak sedikit yang akhirnya bisa rebound bahkan naik lebih tinggi dari harga sebelumnya.
"Selalu bijak berinvestasi,
ini bukan ajakan jual beli saham."
Di saham berdividen jg pun bisa cutloss kalau belinya di pucuk. Saya jg pengalaman cutloss di $KKGI $BMRI $BBRI karena kurasa timeframenya terlalu panjang hanya utk kembali ke BEP kalau belinya di harga pucuk (dan khusus KKGI karena tiba-tiba rungkad š). Di saham-saham gorengan juga bisa cuan kalau belinya di bawah, kayak INET kalau beli di bawah 200 sblm RI, jual setelah cumdate RI masih bagger + hak tebus.
Intinya di semua saham 1, gausah beli di pucuk, beli pas sepi. Saham apapun kalau beli di pucuk + udah rame ga akan tenang.
@AntisamaBadutz hebat km bos,bisa tau entry kpn di $KKGI luar biasa anda..anda bisa tau juga?brp lot saya punya?avg hrg brp?hhhhh
@xin38 lu aja baru masuk november di $KKGI, penghuni2nya yang dari awal tahun 2025 aja udah pada ngilang yang optimisnya sama kek lu. apa yang membuat lu berbeda dari mereka? wkwkwkwk ntar juga ngilang pas Lapkeu nya yang busuknya keluar.
Rilis data ekonomi China
ā
RatingDog Services PMI Jan = 52,3 (vs previous 52,0, vs consensus 51,8)
ā
RatingDog Composite PMI Jan = 51,6 (vs previous 51,3)
PMI sektor jasa dan gabungan sektor China menurut RatingDog makin kuat di zona ekspansif.
Angka ekspansif ini berkebalikan dengan angka PMI menurut NBS yang justru kontraksi.
Rilis PMI RatingDog ini menjadi penyeimbang dari outlook negatif yang muncul sebelumnya.
$ITMG $BSSR $KKGI
FIXED CLOSING
---------------------------------
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Senin, 02 February 2026 15:59
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
š¼ $PBSA gap up ke 1500 (+50 / +3.45%) dari 1450
š¼ $TOWR gap up ke 530 (+10 / +1.92%) dari 520
š¼ CPIN gap up ke 4440 (+70 / +1.6%) dari 4370
š¼ MEDC gap up ke 1425 (+20 / +1.42%) dari 1405
š¼ LSIP gap up ke 1145 (+10 / +0.88%) dari 1135
š¼ DSNG gap up ke 1375 (+10 / +0.73%) dari 1365
š¼ INDF gap up ke 7025 (+50 / +0.72%) dari 6975
š¼ BBCA gap up ke 7600 (+50 / +0.66%) dari 7550
GAP DOWN:
š½ GGRM gap down ke 15200 (-50 / -0.33%) dari 15250
š½ ITMG gap down ke 21900 (-75 / -0.34%) dari 21975
š½ BBNI gap down ke 4500 (-20 / -0.44%) dari 4520
š½ BNGA gap down ke 1800 (-10 / -0.55%) dari 1810
š½ TLKM gap down ke 3500 (-20 / -0.57%) dari 3520
š½ INKP gap down ke 8200 (-50 / -0.61%) dari 8250
š½ GEMS gap down ke 7750 (-50 / -0.64%) dari 7800
š½ TINS gap down ke 2970 (-20 / -0.67%) dari 2990
š½ NISP gap down ke 1430 (-10 / -0.69%) dari 1440
š½ SMGR gap down ke 2580 (-20 / -0.77%) dari 2600
š½ BTPS gap down ke 1210 (-10 / -0.82%) dari 1220
š½ TBIG gap down ke 1750 (-15 / -0.85%) dari 1765
š½ WIFI gap down ke 2260 (-20 / -0.88%) dari 2280
š½ BELI gap down ke 446 (-4 / -0.89%) dari 450
š½ LPIN gap down ke 436 (-4 / -0.91%) dari 440
š½ PGAS gap down ke 2180 (-20 / -0.91%) dari 2200
š½ PANI gap down ke 7925 (-75 / -0.94%) dari 8000
š½ ANTM gap down ke 3810 (-50 / -1.3%) dari 3860
š½ MCOL gap down ke 3590 (-50 / -1.37%) dari 3640
š½ UNTR gap down ke 24450 (-350 / -1.41%) dari 24800
š½ BUKA gap down ke 139 (-2 / -1.42%) dari 141
š½ DMAS gap down ke 135 (-2 / -1.46%) dari 137
š½ ADHI gap down ke 226 (-4 / -1.74%) dari 230
š½ $KKGI gap down ke 316 (-10 / -3.07%) dari 326
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Senin, 02 February 2026 15:56
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
š¼ $PBSA gap up ke 1500 (+50 / +3.45%) dari 1450
š¼ $TOWR gap up ke 535 (+15 / +2.88%) dari 520
š¼ MEDC gap up ke 1435 (+30 / +2.14%) dari 1405
š¼ CPIN gap up ke 4450 (+80 / +1.83%) dari 4370
š¼ BBCA gap up ke 7625 (+75 / +0.99%) dari 7550
š¼ LSIP gap up ke 1145 (+10 / +0.88%) dari 1135
š¼ INCO gap up ke 6000 (+50 / +0.84%) dari 5950
š¼ DSNG gap up ke 1375 (+10 / +0.73%) dari 1365
š¼ INDF gap up ke 7025 (+50 / +0.72%) dari 6975
š¼ ICBP gap up ke 8400 (+50 / +0.6%) dari 8350
GAP DOWN:
š½ ITMG gap down ke 21900 (-75 / -0.34%) dari 21975
š½ BNGA gap down ke 1800 (-10 / -0.55%) dari 1810
š½ INKP gap down ke 8200 (-50 / -0.61%) dari 8250
š½ GEMS gap down ke 7750 (-50 / -0.64%) dari 7800
š½ BBNI gap down ke 4490 (-30 / -0.66%) dari 4520
š½ GGRM gap down ke 15150 (-100 / -0.66%) dari 15250
š½ NISP gap down ke 1430 (-10 / -0.69%) dari 1440
š½ SMGR gap down ke 2580 (-20 / -0.77%) dari 2600
š½ AKRA gap down ke 1235 (-10 / -0.8%) dari 1245
š½ BTPS gap down ke 1210 (-10 / -0.82%) dari 1220
š½ TBIG gap down ke 1750 (-15 / -0.85%) dari 1765
š½ BELI gap down ke 446 (-4 / -0.89%) dari 450
š½ LPIN gap down ke 436 (-4 / -0.91%) dari 440
š½ PANI gap down ke 7925 (-75 / -0.94%) dari 8000
š½ TLKM gap down ke 3480 (-40 / -1.14%) dari 3520
š½ NCKL gap down ke 1230 (-15 / -1.2%) dari 1245
š½ WIFI gap down ke 2250 (-30 / -1.32%) dari 2280
š½ PGAS gap down ke 2170 (-30 / -1.36%) dari 2200
š½ JPFA gap down ke 2640 (-40 / -1.49%) dari 2680
š½ ANTM gap down ke 3800 (-60 / -1.55%) dari 3860
š½ UNTR gap down ke 24400 (-400 / -1.61%) dari 24800
š½ MCOL gap down ke 3580 (-60 / -1.65%) dari 3640
š½ ADHI gap down ke 226 (-4 / -1.74%) dari 230
š½ INDY gap down ke 2770 (-60 / -2.12%) dari 2830
š½ $KKGI gap down ke 316 (-10 / -3.07%) dari 326
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.