Volume
Avg volume
PT Resource Alam Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui anak perusahaan dan perdagangan batubara. Perusahaan yang dahulu bernama PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries ini melalui tiga anak usahanya memproduksi batubara yang sebagian besar diekspor ke China (78%), India (9,6%) dan Korea (8,2%).
$KKGI kebal KKGI saat krisis begini tak jauh beda penurunan sama harga kemarin - kemarin. memang mental para Holdernya tangguh semua.
$KKGI
portfolio ku menyala merah š
loss persen terbesar di cyclical batubara
KKGI, ADRO
RALS cyclical consumer
BMRI loss lumayan
TLKM dr profit jd balmod
DMAs porsi tersedikit di porto profit tipis
PGAS profit tp blm target
hrs extra sabar nunggu musim komoditas batubara naik, dan big bank jalan
Aku rapopo
Aku baik2 saja
tidak takut beli di harga tinggi
sik penting yakin
$NAIK $KKGI $PNLF
seruk, akumulasi dst nya selagi msh dlm range harga yg ideal bagi saya dan msh punya cadangan modal. Target jual minimal 100-150%>> dlm wktu Q3 atau Q4 atau setelahnya. termasuk saham AWAN dan BMTR dgn tingkat prediksi sy 60-70% akan kesana jg dlm wktu yg tdk lama tp jg tdk dlm wktu cepat.
Disclaimer: Sy tdk menyarankan utk mengikut sy atau porto pilihan saham yg sy share, jgn pernah. Sy lakukan karna sy sdh 20thn lebih di capital market. Keluarga besar dan keluarga inti jg di capital market berpencar sbg fund manager, equity trader dan research analis, corfin. Bahkan sy jg sering punya pandangan sngt berbeda dgn keluarga dan anak2 sy, kl urusan bursa saham.
Sy hanya senang berbagi pengalaman, dan edukasi, tp no way utk argumen dan debat kusir, tdk akan sy ladeni sm sekali, apalagi sebatas nanya info "bsk saham apa yg bagus, minggu dpn, atau bln depan kira2 saham apa saja yg akan naik??" NO WAY utk sy respons. Trims
note: sy sngt menghargai jika difollow, like, dan ksh comment yg sehat dan membangun spy sama" semangat š
$KKGI LK Q2 2025: Pesta Usai
Melihat laporan keuangan terbaru PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) rasanya seperti bangun setelah pesta semalam suntuk. Suasananya sudah sepi, lampunya terang benderang, dan yang tersisa hanya kenyataan yang sedikit membuat kepala pusing. Angka-angkanya bukan lagi melambat, tapi seperti mobil yang mengerem mendadak. Pendapatan anjlok lebih dari setengahnya, dari $191 juta menjadi hanya $71 juta. Laba kotor yang tadinya $68 juta kini tinggal $11 juta. Paling parah, laba bersihnya amblas hampir 97%, dari $30 juta menjadi kurang dari $1 juta. Ini akibat dari pesta harga komoditas yang sudah berakhir. Pengingat yang nyata bahwa saat harga sedang bagus, semua perusahaan terlihat hebat. Tapi saat pasar kembali normal, barulah kelihatan siapa yang bisnisnya benar-benar kuat.
Penyebabnya gampang ditebak. Sumbernya ada di mesin utama bisnis mereka, yaitu penjualan ekspor batu bara yang turun drastis dari $134 juta menjadi $38 juta. Di bisnis komoditas, perusahaan memang seringkali tidak bisa menentukan harga. Saat harga di pasar dunia lagi bagus-bagusnya, semua orang bisa kelihatan pintar. Setiap keputusan terlihat hebat, setiap target mudah dicapai. Laporan ini seolah membuyarkan khayalan itu. Kinerja hebat di masa lalu ternyata lebih banyak dibantu oleh untungnya harga pasar daripada strategi bisnis yang luar biasa. Ini membuat kita sebagai investor bertanya, apakah model bisnis yang terlalu bergantung pada satu hal yang tidak bisa dikontrol ini benar-benar kokoh? Atau kita selama ini hanya menumpang kapal yang sedang didorong angin kencang?
Yang lebih bikin waswas dari sekadar turunnya laba adalah kondisi keuangan perusahaan. Arus kas dari kegiatan usahanya tercatat minus $6,9 juta. Ini kebalikan dari tahun lalu yang masih bisa menghasilkan kas segar $27,6 juta. Artinya, untuk menjalankan bisnis sehari-hari saja, perusahaan kini nombok dan membakar simpanan uangnya. Ini adalah tanda bahaya yang lebih nyata. Angka laba di atas kertas bisa saja terlihat bagus, tetapi isi rekening bank tidak bisa bohong. Ketika sebuah usaha tidak lagi menghasilkan uang dari operasinya, fondasinya mulai goyah, tidak peduli seberapa besar aset yang mereka punya.
Di tengah situasi sulit ini, ada satu langkah manajemen yang menarik perhatian, sekaligus terasa aneh. Saat perusahaan sedang nombok untuk operasionalnya, mereka justru memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar $4,4 juta. Mungkin ini cara mereka bilang ke pasar, "Tenang, kami kuat, ini hanya sementara." Namun, ini juga memunculkan pertanyaan lain. Apakah ini langkah yang bijak, atau hanya untuk menyenangkan pemegang saham sesaat sebelum harus berhemat? Membakar uang untuk operasional sambil membagi-bagikan dividen rasanya seperti berjudi. Keputusan ini lebih mementingkan pemegang saham jangka pendek daripada menjaga kekuatan modal perusahaan untuk jangka panjang.
Kalau kita lihat bisnis KKGI secara keseluruhan, intinya adalah tambang batu bara milik PT Insani Baraperkasa (IBP). Di sekitarnya, ada cabang-cabang usaha lain seperti pembangkit listrik, pasir kuarsa, dan jasa pertambangan. Terlihat seperti langkah menyebar bisnis yang masuk akal. Namun, hasilnya masih belum seberapa jika dibandingkan dengan bisnis batu baranya. Ini cerita yang biasa terjadi di perusahaan tambang. Saat untung besar, uangnya dipakai untuk mencoba bisnis lain. Sekarang, saat bisnis utamanya sedang lesu, bisnis-bisnis baru itu sedang diuji. Apakah mereka bisa menjadi penopang baru, atau hanya akan ikut layu saat sumber dana dari induknya mulai seret?
Laporan keuangan ini pada akhirnya bukan cuma kumpulan angka. Ini adalah cerita tentang sebuah masa jaya yang sudah berakhir. Angka-angkanya menceritakan kondisi pasar. Namun, keputusan yang diambil saat tertekan justru menunjukkan sifat asli dan apa yang dianggap penting oleh manajemen. Bagi kita sebagai investor, pertanyaan utamanya mungkin bukan lagi "Kapan harga batu bara akan naik?", tetapi "Bagaimana perusahaan ini bertindak saat pesta telah benar-benar usai?".
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Tag : $ADRO $ITMG
Screener om obet @robertgunawankeren ganteng juga ya.
Dapet 11 emiten.
PE di bawah 15.
PBV di bawah 1,5.
Net Debt negatif.
Kas lebih besar dari total liabilitas.
Revenue (omset) dan net income (laba) bertumbuh.
Bagi dividen.
BLUE $TSPC IPCM MHKI DMAS RDTX BAYU $KKGI DUTI LPIN $SCCO
Nah tinggal pilih yang sektornya paling hot š¤
Kalo takut dikarungin, pusing, mending beli bodrek š¤£
Sorry spoiler dikit, belom tentu bener juga kan.
Mari berkreasi bikin screener biar bisa ketemu emiten hidden gem versi masing-masing.
1/3
Ada yg sdh?
ā¢beli tiket sdh 2 minggu lalu ā
ļø
ā¢akumulasi muatan bagasi ā
ļø dan trs standby
ā¢check-in msh sdng berlangsung ā
ļø
ā¢on-board tunggu pengisian avtur selesai
*take-off āļø tunggu komando captain
$NAIK $KKGI $PNLF , IOTF dst
Siapa yg sdh menikmati profit diatas 40% >250%+ dan msh sdng berlangsung, dgn masa investasi -/+ 1 bln? OKAS, IOTF, IKAN, OASE, FUTR, NINE, KBLV, GTSI, COIN, BBKP, HUMI dan msh bnyk lagi
$KKGI dulu ada orang yapping disini seorang investor yang berasal dari borneo, sekarang udh selesai yappingnya saham kkginya turun dari 600 ke 300 an, memang orang yg yapping itu kebanyakan pesanan bandar, ada juga di $KARW willdjon r4wr dll, sunyi senyap. š¤£
Saham tidak liquid dan tidak dilirik suatu saat akan menjadi liquid jika mulai ramai, dilirik institusi, dan memang ada masa / storynya?
Gak percaya? Jaman dulu tahun 2020 - 2022 saham modelan $SMDR , $ABMM , dan $KKGI itu gak liquidnya parah. Dulu mau beli ABMM waktu masih 700an aja 100 lot bisa naik 5-6 tik sendiri.
Sekarang? Super liquid kan?
TAPI ITU SEMUA OMONG KOSONG.
SAHAM TIDAK LIQUID HANYA BISA ATAS VONIS SI PALING "kArEnA dAtA gA BiSa BoHoNg".