


Volume
Avg volume
PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk didirikan pada tahun 2 juli 1975. Ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama meliputi bidang pemilikan, pengelolaan, penyewaan dan penjualan perkantoran, perhotelan, rumah bandar, real estat, pusat perbelanjaan dan apartemen baik dilakukan sendiri maupun berkerja sama dengan pihak lain. Divisi Hotel memiliki 11 aset hotel yang sudah beroperasi. Hotel tersebut berlokasi di Jakarta, Yogyakarta, Semarang dan Bali dengan kapasitas sebanyak 2.688 kamar. Divisi Residensial bertanggung jawab atas pengembangan properti residensial dan mengelola lebih dari 140 hektar lahan di daerah Jakarta dan Yog... Read More
Indeks Dolar (DXY) belakangan ini masih berada di zona lemah, tren utamanya sih masih menurun pelan-pelan. Nah, hari ini (sampai saat ini) ada kenaikan tipis +0,18%, tapi lebih mirip “teknikal rebound” setelah Dolar terus turun beberapa waktu.
Kenapa bisa begitu? Ada beberapa hal:
1. Para trader yang sebelumnya taruhan Dolar bakal melemah (short) mulai menutup posisi mereka di level support penting, makanya Dolar sempat naik sebentar karena ada momentum rebound.
2. Imbal hasil obligasi AS naik sedikit di tengah perdagangan, jadi ada sedikit dorongan buat Dolar.
3. Ekspektasi pasar soal laju penurunan suku bunga The Fed agak mereda — data terbaru soal pekerjaan, manufaktur, dan inflasi ternyata lebih kuat dari perkiraan. Jadi beberapa investor mulai mikir ulang, “apa Fed bakal turun suku bunga terlalu cepat atau terlalu banyak ya?”
Gabungan faktor-faktor ini bikin Dolar hari ini naik tipis tapi masih santai, lebih ke rebound ringan aja.
$KOKA $JSPT $BUMI

$APEX
⚠️ SEKURITAS REBUTAN SEBLUM TERBANG? ⚠️
Cerita dr teman sekuritas (tdk kt sebut mereknya), weekend ad makan2 malam kumpul org2 market. Pada bicarain APEX. Keadaan skrg mereka harepin bngt retail jual, tp kenyataanny kagak dan malah semingguan volume trading ratusan milyar. Wacananya jika tdk turun mreka infonya akan Buy Up krn barang gk ad yg lepas.
sekian smoga bermanfaat. Hold APEX lah ke 1000. Sesuai fair valuenya karena ordal informasinya akan dipakai ke belasan kilang baru Pertamina di Q1 2026. kalau blm pegang barang sebelum tggl 3 Desember public expose, siap2 ditinggal ke pluto 🚀
$BUMI $JSPT bandarnya ud mulai pindah2in ke APEX info dr temen2 sekuritas.
Hallo Sobat Growing siapa aja yang Happcu dari insight Growing🙌
Siapa nih yang serok dari bawah ikut entry ideal Sobat Growing😁
Happcuu TP Hit 2 🫶
$BULL
https://stockbit.com/post/23873588
Random tag
$SOHO $JSPT
1/2


KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa, 25 November 2025, turun 17.16 poin atau 0.20 persen ke level 8,553.09. Pada sesi awal, indeks sempat menyentuh level tertinggi intraday di 8,574.38 sebelum terkoreksi ke level terendah di 8,544.36. Meski de...

www.kabarbursa.com

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $FPNI
📅 TIMESTAMP: 25 November 2025, 00:16 WIB
📊 LAST PRICE: Rp770 | 🚦 SYSTEM TREND: Bullish High Volatility
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp695 – Rp730
Analisa Sistem: Support EMA9/EMA21 dan volume base, harga baru rebound pasca-suspensi, area pantulan valid oleh volume akumulasi dan konfirmasi likuiditas.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp750 – Rp775
Analisa Sistem: Breakout high dengan volume spike, risk tinggi akibat rally pasca suspensi, momentum Stoch dan RSI sangat overbought (RSI >90), strategi momentum untuk scalping cepat.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp820 (Resistance Minor, area psikologis dan profit-taking)
TP2: Rp880 (Resistance Major, supply zone dan target rally post-suspension)
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp685 (Support horizontal/ATR, bawah pantulan post-suspensi)
📊 RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp712)
🟢 TP1 Gain: +11.98% ((820-712)/712100)
🟢 TP2 Gain: +23.60% ((880-712)/712100)
🔴 SL Risk: -3.79% ((685-712)/712*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp762)
🟢 TP1 Gain: +7.61% ((820-762)/762100)
🟢 TP2 Gain: +15.49% ((880-762)/762100)
🔴 SL Risk: -10.11% ((685-762)/762*100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi):
FPNI rebound ekstrem setelah suspensi perdagangan dicabut oleh BEI pada 21 November; volume melonjak, rally 150% pada pekan awal November—didominasi aksi spekulasi dan pembalikan laba Q3-2025 menjadi positif setelah rugi tahun sebelumnya.
Efisiensi operasional, tanpa rencana ekspansi baru. Laba bersih Q3 $5,55 juta, revenue turun 16%, namun cost control berhasil.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic):
Harga bahan baku utama (petrokimia, naphtha, dan minyak mentah) mix: harga naphtha USD530/T (turun tipis, +1,77% MoM, namun masih 15,64% di bawah tahun lalu) serta harga Brent dan WTI stabil, tidak begitu positif bagi margin produsen petrokimia.
⚠️ Risk Factor:
Risiko utama: RSI & Stoch overbought, suspensi baru dilepas, potensi market cooling-down, rally rentan retrace jika market sentiment melemah.
Margin petrokimia masih tertekan global (harga bahan baku tinggi, harga jual mix).
🌡 Community Heatmap:
Forum saham FPNI ramai, spekulasi tinggi, FOMO dari momentum trader, warning dari beberapa analis untuk profit-taking cepat.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: M1–M15
Trigger: Lonjakan volume atau breakout di atas 775
Sizing: 0.3-0.7% modal per posisi
Order Type: Market saat momentum atau limit jika harga terkoreksi
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: Daily–H1
Trigger: Buy on Weakness di Rp695–730, trailing stop ATR
Trailing Stop: Geser setelah target minor tercapai, exit jika breakdown di bawah SL
Exit Plan: TP bertahap sesuai target, exit total bila ada volume outflow besar
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: POSITIVE
Reasoning: Rebound pasca suspensi, volume dan rally ekstrem, reversal laba bersih walau revenue turun; risk cooling-down tinggi.
🚀 PRIMARY SIGNAL: SCALPING & RISKY SWING ✅ RECOMMENDED FOR: Trader Momentum, Scalper, Short-Term Swing
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 68%
Logic: +Rally post-suspension, +Pembalikan laba, +Volume spike, -RSI overbought, -Risk retrace tinggi, -Sector margin global.
📚 EXECUTIVE SUMMARY
"Berdasarkan analisis StockBot, saham FPNI menunjukkan rally pasca-suspensi dengan volume kuat mengikuti momentum recovery financial. Algoritma memprediksi upside terbuka namun risk cooling-down sangat tinggi akibat overbought dan ketergantungan sentimen. Kesimpulannya, StockBot menyarankan scalping atau swing jangka pendek pada support, hindari posisi lama tanpa tight stoploss."
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
$SOTS $JSPT
$CSIS
Entry Ideal (EI) 460
Area Support kuat/Demand Zone, dekat Swing Low terakhir dan potensi pantulan EMA50/MA100 (Jika koreksi).
Entry Agresif (EA) 480
Area Buy on Weakness terdekat setelah kenaikan ekstrem, di atas support minor dan psikologis.
Take Profit 1 (TP1) 530
Resisten minor terdekat dan batas Bollinger Band (BB) Upper di Daily/15m. Target awal realistis.
Take Profit 2 (TP2) 600
Target berikutnya, berdasarkan ekstensi Fibonacci/Resisten Major sebelumnya.
Stop Loss (SL) 430
Level di bawah Entry Ideal, di bawah Swing Low signifikan dan batas ATR14 (Mengamankan modal).
💡 Rasionalisasi Teknikal & Fundamental
📊 Rasionalisasi Teknikal
Harga: Pergerakan harga sangat volatil, mencerminkan momentum pump and dump atau spekulasi tinggi. Harga berada di level atas setelah reli ekstrem dan baru saja dibuka suspensinya (katalis/risiko tinggi).
MACD (12, 26, 9):
5m/15m: MACD Line masih berada di atas Signal Line (bullish), namun mulai menunjukkan potensi pelemahan/konsolidasi (garis mulai mendatar/turun perlahan, lihat gambar 1 & 3), menunjukkan momentum jangka pendek melambat.
Daily: MACD Line berada jauh di atas Signal Line (bullish kuat).
RSI (14):
5m/15m: RSI berada di sekitar 51.6 - 60.2, menandakan harga berada di area netral/cenderung bullish setelah sempat tinggi, mengindikasikan adanya konsolidasi atau koreksi kecil.
Daily: RSI 78.7 menunjukkan kondisi Overbought (OB) yang ekstrem (Rawan koreksi dalam jangka pendek-menengah).
Bandar Value & Net Foreign:
Daily: Bandar Value (Rp 3.83 B) dan Net Foreign Buy (Rp 492.9 M) yang signifikan menunjukkan adanya akumulasi besar dalam beberapa minggu terakhir. Namun, volume merah di bawah grafik Daily (di kolom Net Foreign Buy/Sell) dan RSI tinggi minggu lalu mengindikasikan potensi distribusi awal oleh sebagian pihak.
📰 Isu, Berita, Sentimen, & Katalis
Katalis Positif: Kenaikan harga ekstrem (456.76% YTD per 17 Nov) dan unsuspensi oleh BEI (20 Nov) setelah suspensi (19 Nov) menciptakan sentimen hype dan spekulasi tinggi. Adanya Bandar Value dan Net Foreign Buy yang besar mengonfirmasi akumulasi oleh institusi/bandar.
Risiko:
Harga Liar (UMA): Saham telah dipelototi (UMA) dan disuspensi BEI karena kenaikan harga yang tidak wajar, ini adalah peringatan risiko tinggi.
Dilusi Saham: Rencana Rights Issue yang dapat mendilusi saham publik hingga 44,44% adalah risiko fundamental yang signifikan bagi pemegang saham lama.
Fundamental Fluktuatif: Bisnis properti yang mengandalkan penjualan lahan membuat pendapatan CSIS sangat fluktuatif dan berisiko.
Early Distribusi: RSI Daily yang ekstrem dan indikasi volume merah di grafik Daily (Gambar 2) meningkatkan risiko aksi jual besar-besaran setelah harga naik tinggi.
Ringkasan Rights Issue CSIS
Jumlah Saham Baru Maksimal 1.045.600.000 (1,04 Miliar) lembar saham. Jumlah ini setara dengan 44,44% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.
Nilai Nominal Rp 100 per saham. -
Harga Pelaksanaan Rp 100 per saham. Ini adalah harga pelaksanaan yang disepakati (Source 1.1).
Potensi Dilusi Maksimal 44,44% (46,81% jika seluruh Waran Seri I terealisasi). Pemegang saham yang tidak mengeksekusi HMETD akan terdilusi secara signifikan.
Periode Pelaksanaan 1 - 8 Desember 2025 (6 hari kerja). Jadwal penting untuk eksekusi HMETD.
Dana Incaran Diperkirakan hingga Rp 198,66 Miliar (termasuk Waran). Target dana segar.
Penggunaan Dana Seluruh dana bersih akan digunakan untuk setoran modal ke entitas anak, PT Bogorindo Cemerlang, antara lain untuk: Digunakan untuk pengembangan properti/kawasan industri.
- Pembangunan infrastruktur Kawasan Industri Cikembar (Rp 93 Miliar).
- Pembangunan infrastruktur Bukit Penenjoan (Rp 10 Miliar).
- Pembangunan Gudang Kawasan Industri Sentul (Rp 7 Miliar).
Poin Penting Bagi Investor
Harga Pelaksanaan Jauh di Bawah Harga Pasar: Harga pelaksanaan rights issue (Rp 100) jauh di bawah harga pasar saat ini (sekitar Rp 498 per 24 November 2025). Hal ini berarti HMETD memiliki nilai teoritis yang cukup besar.
Risiko Dilusi Tinggi: Dengan potensi dilusi hingga 44,44%, investor yang tidak berpartisipasi dalam rights issue (tidak membeli HMETD atau melepasnya) akan melihat persentase kepemilikan saham mereka berkurang secara drastis.
Waran Seri I: Bersamaan dengan rights issue, CSIS juga menerbitkan maksimal 104,56 juta Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp 512 per waran, yang dapat dieksekusi antara Mei 2026 hingga November 2028.
Kesimpulan Risiko (Terkait Analisis Sebelumnya):
Rencana rights issue ini menjadi salah satu risiko fundamental yang telah disebutkan dalam analisis teknikal sebelumnya. Kenaikan harga saham yang ekstrem menjelang periode pelaksanaan rights issue seringkali merupakan bagian dari aksi korporasi untuk memanfaatkan harga yang tinggi. Investor harus sangat berhati-hati dan membuat keputusan apakah akan:
Mengeksekusi HMETD: Jika ingin mempertahankan persentase kepemilikan dan mendapatkan saham baru di harga Rp 100.
Menjual HMETD: Jika tidak ingin menambah modal.
Membeli Waran: Sebagai opsi pembelian saham di masa depan dengan harga Rp 512.
🚦 Kondisi Timeframe & Indikator
5 Menit Konsolidasi/Sideways Tinggi Netral (60.2) Momentum Menurun Rapat/Dekat Upper Band
15 Menit Konsolidasi/Sideways Tinggi Netral (51.6) Momentum Menurun Rapat/Dekat Upper Band
Daily Bullish Kuat (Jauh di atas MA/EMA) Overbought (78.7) Bullish Kuat (Histogram Hijau) Menembus Upper Band (Rawan Pullback)
📝 Strategi Perdagangan
Strategi Scalping
Optimalitas: Paling optimal saat ini karena volatilitas tinggi dan risiko sudden breakdown dari area overbought.
Aksi: Fokus pada Buy on Weakness di dekat Rp 480 atau area psikologis dan jual cepat saat harga memantul ke Rp 505-515.
Terapkan trailing stop ketat.
Kunci: Disiplin pada SL yang ketat untuk mengamankan profit dari pergerakan cepat.
Strategi Swing/Hold
Optimalitas: Berisiko Tinggi karena RSI Daily yang ekstrem dan risiko fundamental dilusi.
Aksi: Hanya disarankan jika menggunakan Entry Ideal (Rp 460) (konfirmasi pantulan support) dan target utama adalah TP2 (Rp 600) untuk R:R yang menggiurkan (1:4.67). Investor harus siap menghadapi koreksi tajam (hingga SL 430) karena kondisi overbought.
✅ Pertanyaan/Tugas Analisis
Validasi Level Kunci
Validasi: Secara parsial konsisten.
SL (Rp 430) & Entry Ideal (Rp 460): Konsisten sebagai level support penting. SL 430 berjarak sekitar 6.5% dari EI 460, wajar untuk saham volatil, dan berfungsi sebagai batas di bawah swing low yang diimbangi dengan potensi support EMA50/MA100 di area 460.
TP1 (Rp 530): Konsisten sebagai resisten minor terdekat/Upper BB, namun karena harga sudah melompat ekstrem dan Daily BB Upper sudah ditembus, TP1 mungkin lebih baik ditempatkan sedikit di atas harga penutupan hari sebelum suspensi (Rp 505) untuk lebih realistis. Level 530 adalah target yang wajar setelah konsolidasi.
Evaluasi Risiko Skenario Terburuk (Entry Agresif)
Skenario Terburuk: Jika investor mengambil Entry Agresif (Rp 480) dan saham langsung mengalami sudden breakdown (aksi jual masif setelah hype mereda atau distribusi bandar), harga akan jatuh menuju SL.
Risiko Terburuk (%): Risiko terburuk dari Entry Agresif (Rp 480) menuju SL (Rp 430) adalah 10.00%.
Kesesuaian Strategi
Kesimpulan: Strategi Scalping (Prioritas) dan Buy on Weakness (BoW) untuk Swing.
Mengingat RSI Daily yang sangat tinggi (Overbought) dan adanya indikasi early distribusi / profit taking (volume merah di Daily, RSI tinggi minggu lalu), risiko sudden breakdown sangat nyata.
Strategi Scalping adalah yang paling optimal karena memanfaatkan volatilitas tinggi dengan risiko yang dapat dikontrol.
Strategi Swing/Hold hanya disarankan jika entry dilakukan di Entry Ideal (Rp 460) (BoW di demand zone) untuk mendapatkan R:R yang tinggi (1:4.67 menuju TP2), bukan di Entry Agresif (480) yang memiliki R:R marginal (1:1.04 menuju TP1).
🌟 Kesimpulan & Confidence
Momentum Jangka Pendek: Melambat/Konsolidasi. Jangka Menengah/Panjang: Bullish Kuat (Namun Overbought).
Sinyal Dominan Koreksi / Konsolidasi (RSI Overbought Daily, MACD Melambat 5m/15m).
Tingkat Keyakinan 65% (Tinggi karena tren harian kuat, namun diimbangi 35% risiko karena volatilitas, fundamental, dan kondisi Overbought).
🚀 Rekomendasi Aksi Tunggal
Prioritaskan Scalping dan Wait and See di Demand Zone.
Aksi: Prioritaskan Scalping dengan fokus pada Buy on Weakness di area Rp 480 dan Stop Loss ketat di bawah Rp 470.
Untuk Investor Swing: Lakukan Wait and See dan hanya Buy on Weakness (BoW) jika harga berhasil terkoreksi dan memantul kuat di area Entry Ideal (Rp 460). Abaikan Entry Agresif (Rp 480) untuk Swing karena risiko-reward yang kurang menarik menuju TP1.
Fokus Utama: Disiplin pada Stop Loss karena risiko likuiditas dan sudden breakdown dari saham overbought yang baru dibuka suspensinya sangat tinggi.
*Disclamer on
Bukan ajakan Jual atau beli
DYOR
Random tag
$JSPT $SOTS