Volume
Avg volume
PT. Indosat Tbk (ISAT) didirikan oleh Pemerintah pada tanggal 20 November 1967 sebagai perusahaan investasi asing untuk menyediakan layanan telekomunikasi internasional di Indonesia dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan September 1969 untuk membangun, mengalihkan dan mengoperasikan International Telecommunications Satellite Organization, atau Intelsat, stasiun bumi di Indonesia untuk mengakses satelit Intelsats Indian Ocean Region. Perusahaan menyediakan layanan selular, prabayar dan pascabayar, melalui produk merek Indosat Mobile, IM3 yang didukung oleh Indosat dan Indosat Internet, layanan telekomunikasi tetap.
$CENT
SoftBank Group Corp. mengumumkan kesepakatan definitif untuk mengakuisisi DigitalBridge Group, Inc., manajer aset alternatif global yang fokus pada infrastruktur digital dengan nilai perusahaan mencapai sekitar $4 miliar atau sekitar Rp67,1 triliun. Adapun DigitalBridge Group diketahui memiliki jejaring hingga ke Indonesia.
DigitalBridge memiliki hubungan kepemilikan strategis dengan PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (Centratama atau CENT), perusahaan menara telekomunikasi asal Indonesia, melalui platform EdgePoint Infrastructure. DigitalBridge mendirikan EdgePoint Infrastructure pada 2020-2021 untuk ekspansi menara telekomunikasi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. EdgePoint kemudian mengakuisisi saham mayoritas Centratama, mencapai 76,8% pada Juli 2021 melalui EP ID Holdings Pte Ltd setelah membeli 33% dari Northstar Group. Adapun saat ini kepemilikan EdgePoint di Centratama mencapai 92,17%.
Kira-kira bagaimana masadepan CENT kedepan ya??? ........
$CDIA $ISAT
🏗️ Membangun Momentum: Masuk ke Saham Saat Pondasi Harga Dibuat
Kenaikan harga yang berkelanjutan adalah hasil dari momentum yang dibangun secara hati-hati oleh Smart Money. Mereka tidak menunggu momentum; mereka membangun momentum dengan mengakumulasi secara bertahap. Masuk pada tahap pembangunan momentum ini adalah kunci untuk memaksimalkan keuntungan Anda.
Trigger Smart Money adalah alat yang didesain untuk mendeteksi tahap pembangunan momentum ini di pasar saham Indonesia. Kami mencari bukti volume yang menunjukkan bahwa Smart Money sedang meletakkan pondasi untuk kenaikan harga berikutnya.
Pendekatan pembangunan momentum kami dimulai dengan Deteksi Anomali Volume yang Kontinu atau Mendadak. Kami mencari spike volume yang sangat signifikan, yang melampaui batas intraday normal. Lonjakan ini adalah indikasi bahwa pembangunan sedang berlangsung. Bukti pembangunan ini divalidasi dengan Filter Arus Dana Bersih yang Konsisten. Kami memastikan bahwa lonjakan volume tersebut didominasi oleh tekanan beli yang kuat (net buying). Dengan menangkap volume ekstrem yang disertai net buying yang kuat, Trigger Smart Money memungkinkan Anda untuk masuk ke saham yang pondasi harganya sedang dibuat oleh Smart Money, siap untuk ledakan momentum di masa depan.
$ISAT $mdra $PADA
1/2


Bos $ISAT Ungkap Peran Indosat, Northstar Group dan Arsari Group di FibercCo
PT Indosat Tbk, (ISAT) bersama konsorsium yang terdiri dari Arsari Group dan Northstar Group telah menandatangani perjanjian investasi pembentukan perusahaan patungan (joint venture) yang bergerak di bisnis serat optik bernama FiberCo. Masing-masing perusahaan memiliki kekuatan yang saling melengkapi.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Danny Buldansyah mengatakan perusahaan FiberCo yang dikembangkan Indosat hampir mirip dengan InfraNexia milik PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).
Bedanya, kekuatan FiberCo tidak berasal dari satu perusahaan, melainkan gabungan dari beberapa perusahaan, dengan Indosat menjadi pemegang saham mayoritas.
Adapun berdasarkan dokumen yang didapat Bisnis, Indosat akan menggenggam 45% saham di FiberCo. Sementara itu 45% lainnya dipegang oleh Arsari Group dan Northstar, dengan 10% sisanya beredar bebas.
Arsari Group dan Northstar Group mengambil peran penting sebagai mitra strategis bagi FiberCo. Kedua perusahaan memiliki keahlian di bidangnya, termasuk perihal finansial. Sementara Indosat berperan dalam mengoperasikan bisnis serat optik.
Dari sisi implementasi, entitas baru ini akan mengoperasikan jaringan serat optik yang komprehensif dan terintegrasi sepanjang lebih dari 86.000 kilometer, mencakup jaringan backbone, kabel laut domestik, serta akses infrastruktur yang menghubungkan menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.
Bos ISAT Ungkap Peran Indosat, Northstar Group, dan Arsari Group di FiberCo https://cutt.ly/ttfFBDP4
$WIFI $INET
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $ISAT
📅 TIMESTAMP: 30 Desember 2025, 00:46 WIB
📊 LAST PRICE: Rp2.440 | 🚦 SYSTEM TREND: Bullish
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp2.410 – Rp2.420
Analisa Sistem: Support MA Cross 9/26 terkonsolidasi di zona Rp2.410-2.420 dengan struktur higher low terbentuk sejak November. Volume akumulasi 16.05M menunjukkan institutional buying dengan Bandar Value positif +386.04B (Strong Accumulation). Entry ideal menunggu pullback ke support MA untuk optimal entry price dengan konfirmasi RSI 14 di level 61.2 masih dalam zona healthy bullish.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp2.440 – Rp2.460
Analisa Sistem: Breakout immediate di zona resistance minor Rp2.440 dengan momentum continuation pattern. Net Foreign Buy +3.75B menunjukkan asing masih akumulasi. Entry agresif cocok untuk momentum scalping menuju TP1, namun berisiko rejection jika volume menurun di resistance Rp2.460.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp2.530 (Resistance Minor)
Perhitungan: ((2530 - 2420) / 2420) × 100 = +4.55%
TP2: Rp2.600 (Resistance Major / Psychological Level)
Perhitungan: ((2600 - 2420) / 2420) × 100 = +7.44%
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp2.345 (Support Structure MA 26 / Low Swing)
Perhitungan: ((2345 - 2420) / 2420) × 100 = -3.10%
Risk/Reward Ratio: 1:1.5 (TP1) hingga 1:2.4 (TP2)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
Katalis Sektor Teknologi/Telekomunikasi
Nasdaq & US Tech Performance: Nasdaq Composite turun 0.6-0.7% pada 29 Desember 2025 dengan megacap tech stocks seperti Nvidia dan Tesla terkoreksi lebih dari 1-2%. Meskipun demikian, Nasdaq masih mencatat gain YTD lebih dari 22% di tahun 2025, menunjukkan fundamental sektor teknologi tetap solid meskipun ada koreksi akhir tahun.
Fed Rate Policy: The Federal Reserve memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin di pertemuan Desember 2025, membawa federal funds rate ke kisaran 3.5%-3.75%. Namun, Fed memberikan sinyal hawkish dengan memproyeksikan hanya satu kali pemangkasan rate di tahun 2026, mencerminkan stance lebih hati-hati terhadap inflasi. Penurunan suku bunga global ini mendukung valuasi saham teknologi dan telekomunikasi yang capital intensive.
Katalis Korporasi ISAT
FiberCo Strategic Partnership (Mega Catalyst): Indosat mengumumkan pembentukan FiberCo Raya senilai Rp14,6 triliun bersama Arsari Group dan Northstar Group pada 22-29 Desember 2025. Indosat akan mengalihkan aset fiber optik ke FiberCo dengan mempertahankan 45% kepemilikan, memungkinkan monetisasi aset sambil tetap mendapat exposure pertumbuhan. Dana hasil transaksi akan digunakan untuk ekspansi jaringan 5G dan penguatan fondasi AI infrastructure, positioning ISAT sebagai AI-TechCo leader di Indonesia.
Kebijakan Dividen Progresif: ISAT telah membagikan dividen tunai Rp2,7 triliun (Rp83,8 per saham) pada Juli 2025 berdasarkan hasil RUPS 28 Mei 2025. Manajemen menetapkan kebijakan dividen progresif dengan target dividend payout ratio hingga 70% dari laba bersih pada tahun 2026, mencerminkan confidence terhadap cash flow stability dan pertumbuhan berkelanjutan.
Network Expansion & AI Focus: Strategi transformasi menjadi AI-TechCo dengan fokus pada infrastruktur digital, 5G deployment, dan AI infrastructure. FiberCo akan berperan sebagai katalis kemajuan Indonesia sebagai bangsa digital dengan platform serat optik independen.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: POSITIVE
Reasoning: Mega katalis FiberCo senilai Rp14.6T membuka rerating valuasi sebagai AI infrastructure play. Chart teknikal menunjukkan MA bullish cross dengan Net Foreign Buy +3.75B dan volume spike 16.05M. Kebijakan dividen progresif 70% pada 2026 memperkuat investor confidence. RSI 61.2 masih ada headroom sebelum overbought zone.
🚀 PRIMARY SIGNAL: SWING
✅ RECOMMENDED FOR: Swing Trader / Investor (jangka menengah 1-3 bulan)
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 78%
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$TIFA$OLIV
Investasi di pasar modal bukan hanya mengenai seberapa bagus analisa. melainkan seberapa mampu menahan sabar ketika pasar bergejolak. bukan juga seberapa besar return yang diperoleh.. melainkan seberapa lama kita mampu bertahan.... $ISAT
1/2


https://cutt.ly/etfQVC0F $ISAT
Clue saham multibager awal 2026
Pelayaran terafiliasi energi $BBRM
Data Center $ELIT
Telekomunikasi $ISAT
Disclaimer on (Bukan ajakan membeli atau menjual)
Semoga kita sama-sama cuan melimpah 🙏
⚖️ Ketidakseimbangan Kekuatan: Menemukan Titik Unggul Modal Besar
Pasar saham adalah arena yang didorong oleh ketidakseimbangan kekuatan. Ketika Smart Money (institusi besar) memutuskan untuk masuk ke suatu saham, mereka menciptakan ketidakseimbangan permintaan vs. penawaran yang masif, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga. Jejak ketidakseimbangan ini tidak pertama kali muncul di harga, tetapi di volume transaksi. Tugas Anda adalah menemukan titik awal ketidakseimbangan ini.
Trigger Smart Money adalah alat yang secara spesifik dirancang untuk mendeteksi awal dari ketidakseimbangan kekuatan ini di pasar saham Indonesia. Kami mencari pattern volume yang hanya dapat diukir oleh pihak dengan modal tak terbatas.
Metode kami dimulai dengan Identifikasi Volume Anomali yang Melampaui Batas Logika Pasar. Kami mencari lonjakan volume yang sangat tiba-tiba, yang melampaui rata-rata intraday secara signifikan. Lonjakan ini adalah bukti bahwa ada pihak yang secara sengaja memaksakan pembelian atau penjualan dalam jumlah besar. Keunggulan penting kami adalah Verifikasi Money Flow Dominance. Kami menganalisis secara mendalam apakah lonjakan volume tersebut didorong oleh pembelian agresif (akumulasi) atau penjualan agresif (distribusi). Hanya ketika volume ekstrem ini didominasi oleh arus dana masuk yang kuat, barulah Trigger Smart Money menganggapnya sebagai sinyal akumulasi yang valid. Dengan memfokuskan pada titik awal ketidakseimbangan kekuatan ini, Anda dapat memposisikan diri bersama Smart Money, bukan sebagai korban dari pergerakan harga yang mereka ciptakan.
$ADCP $itmp $ISAT
1/2


Saham perusahaan yang bergerak di bidang budidaya tambak udang, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) menjadi perhatian di pasar modal lantaran disebut bakal menjadi perusahaan cangkang untuk bisnis konglomerat. Kabar itu telah mendongkrak harga saham UNDG hingga meroket 10.138% secara year to date (y...

katadata.co.id
Saham perusahaan yang bergerak di bidang budidaya tambak udang, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) menjadi perhatian di pasar modal lantaran disebut bakal menjadi perusahaan cangkang untuk bisnis konglomerat. Kabar itu telah mendongkrak harga saham UNDG hingga meroket 10.138% secara year to date (y...

katadata.co.id
Emiten telekomunikasi dan penyedia layanan seluler di Indonesia, PT Indosat Tbk (ISAT), mengumumkan akan melakukan enandatanganan Perjanjian Investasi antara dengan Arsari Group dan Northstar Group.
Perjanjian investasi tersebut adalah pembentukan perusahaan patungan (joint venture) untuk membangun sebuah platform serat optik digital yang dinamakan "FiberCo". Kemitraan strategis ini disebut akan menjadi tonggak penting dalam upaya bersama memperkuat tulang punggung digital nasional, di saat ekosistem digital Indonesia tengah memasuki fase pertumbuhan yang krusial.
Melalui kemitraan ini, seluruh pihak berkomitmen untuk memperkuat konektivitas nasional, menghadirkan layanan digital berstandar global, serta mendukung percepatan transformasi digital Indonesia secara berkelanjutan.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam penandatangan ini termasuk Direktur Utama ISAT Vikram Sinha dan Komisaris Utama ISAT Nezar Patria.
Selain itu, pengendali, pendiri dan CEO Grup Arsari Hashim Djojohadikusumo bersama Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasional, Arsari Group Aryo Djojohadikusumo ikut menghadiri acara ini.
Sumber : CNBC Indonesia
$WIFI $ISAT $BUMI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpotensi kembali terkoreksi perdagangan hari ini, Senin (29/12). Analis merekomendasikan saham-saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indosat Tbk (ISAT) hingga PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) untuk dikoleksi di tengah tren penurunan indeks.
Analis BinaArt...

katadata.co.id
$RATU
$ISAT
$LPLI
Izin share Hasil Screening (28/Des/2025)
Akan update dan dibagikan Everyday secara gratis 🥳 Follow akun ini jika Berguna.

$ISAT Analisis Harga Wajar ISAT -> Januari 2026 versi youtube "BY creator" gimana nih Master ? 😊https://cutt.ly/wtfh2jDz