2,230

+10

(0.45%)

Today

27.3 M

Volume

22.28 M

Avg volume

Company Background

PT. Indosat Tbk (ISAT) didirikan oleh Pemerintah pada tanggal 20 November 1967 sebagai perusahaan investasi asing untuk menyediakan layanan telekomunikasi internasional di Indonesia dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan September 1969 untuk membangun, mengalihkan dan mengoperasikan International Telecommunications Satellite Organization, atau Intelsat, stasiun bumi di Indonesia untuk mengakses satelit Intelsats Indian Ocean Region. Perusahaan menyediakan layanan selular, prabayar dan pascabayar, melalui produk merek Indosat Mobile, IM3 yang didukung oleh Indosat dan Indosat Internet, layanan telekomunikasi tetap.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT $TLKM
Gmn nih Kapan 3000nya
Foreign inflow udh byk 😂

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT kok loyo, kapan dikerek nya, lapkeu bagus banget

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT yukk naik melesatt🚀🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Gas $ISAT 🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT vs $EXCL LK Full Year 2025: Beda Ring Tinju

ISAT dan EXCL adalah dua perusahaan telco yang sudah rilis LK Full Year 2025. Dedengkot Telcoi si $TLKM belum rilis LK Full Year 2025. Jadi bahas yang ada aja dulu. Sentimen ISAT dan EXCL di 2025 sangat berbeda jauh. ISAT terlihat seperti mesin kas yang sedang matang, sementara EXCL terlihat seperti perusahaan yang bikin laporan terlihat jelek dulu karena baru selesai merger. Di pasar, dua narasi ini sering bikin investor lupa membedakan rugi akuntansi vs rugi kas. Padahal telco itu bisnis yang menang di arus kas, bukan di kosmetik akuntansi laba. Jadi bacanya harus dari sumber uangnya, ke kontrak bebannya, baru terakhir ke laba bersih. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Dari sisi dapur revenue, dua-duanya sama-sama hidup dari data, tapi tingkat konsentrasinya memberi sinyal yang beda. ISAT mayoritas dari selular 83,8%, dan data Rp43,342 triliun jadi tulang punggung. EXCL lebih ekstrem, jasa GSM selular 98,7%, dan data Rp38,568 triliun jadi motor utama. Ini artinya keduanya benar-benar satu permainan, perang kualitas jaringan dan harga paket. Bedanya, ketika ISAT stabil, EXCL sedang fase menyatukan dua mesin, XL dan Smartfren, sehingga angka 2025 lebih banyak bercerita soal proses, bukan hasil akhir. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Struktur kendali juga memberi rasa yang berbeda. ISAT jelas, Ooredoo Hutchison Asia pegang 65,64%, jadi jalur keputusan biasanya lebih rapi, walau tetap ada konsekuensi gaya manajemen grup. EXCL pasca merger tidak punya pengendali tunggal, Axiata dan Sinarmas berbagi pengaruh, ini bisa jadi plus karena check and balance, tapi juga bisa jadi minus karena risiko tarik-menarik strategi. Dalam bisnis telco, deadlock itu mahal, karena capex dan strategi jaringan tidak bisa nunggu. Jadi untuk EXCL, faktor governance bukan catatan kecil, ini bisa jadi faktor penentu 12 sampai 24 bulan.

Kalau dipakai kacamata fundamental gate 12 bulan, dua-duanya tampak ketat di current ratio, tapi tetap lolos karena CFO besar. ISAT kas Rp5,075 triliun berhadapan dengan kewajiban lancar Rp30,499 triliun, current ratio 0,62x, kelihatannya tipis, tapi CFO Rp21,551 triliun membuat jatuh tempo utang pendek sekitar Rp3,6 triliun terasa ringan secara kas. EXCL kas Rp2,666 triliun berhadapan dengan kewajiban lancar Rp31,840 triliun, current ratio 0,47x, juga tipis, tapi CFO Rp17,501 triliun cukup untuk menghadapi utang pendek Rp2,2 triliun. Jadi secara napas 12 bulan, keduanya masih bisa jalan tanpa drama besar, syaratnya satu, CFO tidak jebol karena perang tarif atau gangguan integrasi.

Kualitas laba vs kas, di sini ISAT menang telak dari sisi kenyamanan psikologis investor. ISAT laba bersih Rp5,818 triliun, CFO Rp21,551 triliun, artinya uang nyata jauh lebih besar dari laba, biasanya ini tanda operasional sehat plus beban non-kas besar, penyusutan Rp15,831 triliun yang memang khas telco. EXCL rugi bersih Rp4,414 triliun, tapi CFO Rp17,501 triliun, ini bukan bisnis yang berdarah-darah di kas, ini rugi di kertas karena pembersihan, seperti percepatan penyusutan Rp3,449 triliun dan impairment Link Net Rp1,089 triliun. Maknanya jelas, ISAT sudah panen, EXCL sedang bayar biaya masuk dan biaya rapih-rapih. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Profitability dan efisiensi operasional menunjukkan dua karakter yang berbeda. ISAT OPM 19,9% dan NPM 10,3% itu level yang bikin telco terlihat seperti perusahaan utilitas yang sudah menemukan ritme, ROE 15,2% juga masuk akal untuk skala besar. EXCL OPM minus 2,6% dan NPM minus 10,4% membuat 2025 terasa berat, tapi investor harus hati-hati, ini banyak dipengaruhi beban akuntansi yang dibawa merger. Dari sisi modal kerja, ISAT penagihan piutang sekitar 22,6 hari, ini cepat. EXCL penagihan piutang 46 hari, lalu menunda bayar pemasok sampai sekitar 268 hari, ini sinyal dua sisi, bisa efisiensi modal kerja yang ekstrem, bisa juga pertanda perusahaan menahan pembayaran untuk menjaga kas saat fase transisi.

Capex dan reinvestasi, dua-duanya masih memenuhi rumus telco yang benar, CFO harus bisa bayar capex. ISAT CFO Rp21,5 triliun mendanai capex Rp12,4 triliun, masih menyisakan ruang bernapas, apalagi ada aset Rp55,2 triliun yang sudah habis disusutkan tapi masih menghasilkan, ini biasanya menandakan jaringan lama masih produktif, meski ada risiko kebutuhan modernisasi mendadak kalau kompetisi makin ketat. EXCL CFO Rp17,5 triliun mendanai capex Rp9,3 triliun, juga aman secara kas. EXCL juga punya aset Rp16,1 triliun yang sudah habis disusutkan tapi masih dipakai, ini membantu laporan kas, tapi juga bisa jadi bom capex kalau kualitas jaringan tertinggal dan harus upgrade besar-besaran.

Titik rapuh yang paling keras terasa itu bukan di revenue, tapi di kontrak beban yang kaku. ISAT punya liabilitas sewa Rp39,535 triliun, ini komitmen yang harus dibayar terus, dan di telco, sewa itu sering terasa seperti biaya tetap yang tidak bisa dipotong cepat. EXCL juga punya gunung kewajiban sewa dan infrastruktur, plus beban penyusutan masif Rp17,58 triliun yang mempertebal kesan rugi di laba. Di sisi vendor, EXCL punya konsentrasi vendor besar ke Huawei Rp13,2 triliun, maknanya dua sisi, bisa harga dan dukungan teknis kuat karena volume besar, tapi juga menciptakan ketergantungan supply chain dan negosiasi. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Red flag dari LK memberi warna yang berbeda. ISAT punya risiko reputasi dan hukum dari kasus korupsi PDNS yang menyeret mantan direktur anak usaha Lintasarta, ini bukan angka, tapi bisa mengganggu persepsi dan fokus manajemen, apalagi kalau prosesnya panjang. ISAT juga punya risiko suku bunga karena 77% utang berbunga mengambang, sehingga kalau IndONIA atau JIBOR naik, beban bunga ikut menggigit. EXCL punya akuntansi merger Smartfren yang masih provisional, artinya angka purchase price allocation masih bisa berubah, dan goodwill berisiko kena impairment kalau sinergi tidak terbukti. EXCL juga punya risiko spektrum, kewajiban mengembalikan 900MHz Desember 2026, ini bisa memaksa penataan ulang jaringan yang biayanya tidak kecil.

Kalau lihat dari jalur dividen dan kenyamanan investor jangka panjang, di sini perbedaan makin jelas. ISAT punya saldo laba belum dicadangkan Rp17,264 triliun dan free cash flow sekitar Rp9,1 triliun, ini bahan bakar dividen yang terlihat berkelanjutan, syaratnya CFO tetap kuat dan belanja jaringan tidak meledak. EXCL saldo laba tinggal Rp1,012 triliun karena rugi dan dividen jumbo Rp4 triliun di 2025, ini membuat ruang dividen terlihat sempit dan lebih rapuh, kecuali kalau 2026 benar-benar balik laba dan FCF tetap besar. Jadi kalau investor cari dividen yang tenang, bukti yang tersedia saat ini lebih mendukung ISAT dibanding EXCL.

Dari sisi valuasi, ISAT di harga 2.250 punya market cap Rp72,56 triliun, PBV 1,99x, PER 13,16x, secara kerangka investor yang suka PER murah ini masih terasa premium, tapi ini jenis saham premium yang didukung mesin kas. EXCL di harga 2.890 market cap Rp52,59 triliun, PBV 1,75x, tapi PER tidak relevan karena rugi, sehingga pasar sedang membayar harapan pemulihan, bukan kinerja 2025. Jadi ISAT itu adalah cerita perusahaan yang sudah lari stabil tapi dihargai premium, EXCL itu cerita perusahaan yang sedang operasi besar dan pasar menebak hasilnya. Syarat supaya narasi EXCL jadi benar, sinergi harus terlihat di margin dan biaya, angka provisional selesai tanpa kejutan impairment besar, dan penerimaan kas pelanggan di 2026 benar-benar naik seiring basis pelanggan gabungan, kalau itu tidak muncul, harga yang membayar harapan bisa cepat berubah arah.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$EXCL LK Full Year 2025: Kondisi Pasca Merger

Setelah kemarin $ISAT rilis LK, hari ini EXCL juga rilis LK Full Year 2025. Saya terus terang penasaran dengan kondisi LK EXCL pasca merger dengan FREN, apakah lebih baik atau lebih buruk. Biasanya sih kalau baru merger atau akuisisi, bersih-bersih dulu di 2 tahun pertama, setelah itu baru ngegas. Dan LK 2025 ini kelihatan seperti tahun cuci piring yang mahal. Naiknya aset memang bikin terlihat gagah, tapi banyak yang sifatnya aset kertas dan itu baru terasa nilainya kalau sinergi benar-benar kejadian. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Kalau investor lihat dari sisi audit, laporannya digarap KAP Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan dari PwC dengan opini wajar tanpa modifikasian, tapi ada empat hal audit utama yang justru mengingatkan bahwa titik paling rawan ada di area judgement. Pengakuan pendapatan teknologi informasi yang kompleks, penilaian goodwill dan spektrum, investasi pada PT $LINK Net Tbk, serta akuntansi merger dengan Smartfren jadi fokus. Artinya, ini bukan sekadar laporan yang selesai, ini laporan yang penuh area abu-abu yang kalau meleset, dampaknya bisa besar ke laba tahun-tahun berikutnya. Investor yang cuma lihat headline revenue naik akan gampang kelewat bagian ini. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Poin paling mencolok di LK EXCL adalah goodwill yang melonjak 93% menjadi Rp13,3 triliun, setara 11,5% dari total aset. Goodwill itu bukan mesin, bukan menara, bukan kas, tapi tagihan ekspektasi sinergi, jadi nilainya rapuh kalau integrasi gagal. Di saat yang sama, aset takberwujud spektrum naik menjadi Rp11,9 triliun, ini aset strategis, tapi juga aset yang hidupnya ditentukan regulasi dan masa manfaat. Jadi neraca terlihat membesar, namun kualitas asetnya makin bergantung pada asumsi, bukan pada barang yang bisa dijual cepat saat darurat.

Lalu ada pukulan yang lebih nyata, rugi penurunan nilai investasi di PT Link Net Tbk sebesar Rp1,09 triliun. Ini sinyal bahwa keputusan investasi strategis sudah mulai memberi beban, bukan bantu. Di sisi lain, ada cerita aset yang mungkin diam-diam bernilai, tanah dengan hak guna bangunan sampai 2054 masih dicatat biaya historis, jadi bisa saja nilai pasarnya jauh lebih tinggi, tapi itu tetap hipotesis sampai ada monetisasi atau revaluasi resmi. Jadi investor melihat dua ekstrem, satu impairment yang langsung memakan laba, satu potensi nilai tersembunyi yang belum bisa dikunci jadi kas real karena nilai tanah itu hanya bisa diketahui ketika sudah dijual. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

EXCL memang mencatat rugi bersih Rp4,4 triliun, tapi arus kas operasinya justru positif Rp17,5 triliun. Ini bisa terlihat bagus karena operasional masih cash cow, namun juga bisa menipu kalau investor mengira rugi itu tidak penting. Penyebab mismatch ini terutama penyusutan Rp17,6 triliun yang besar sekali, jadi rugi akuntansi banyak ditarik oleh beban non-kas, bukan semata-mata bisnis berhenti menghasilkan uang tunai.

Sekarang sisi utang, karena di telco, kas operasi yang kuat sering jadi alasan berani menambah leverage atau utang. Pinjaman jangka panjang EXCL melonjak dari Rp8,8 triliun menjadi Rp21,5 triliun pasca merger, sementara ada jatuh tempo Rp2,2 triliun dalam kurang dari 1 tahun dan Rp4,4 triliun di rentang 1 sampai 2 tahun. Yang bikin sensitif adalah 77% utang bank pakai bunga mengambang berbasis IndONIA atau JIBOR, jadi naik-turunnya suku bunga langsung menggerus ruang napas. Di titik ini, investor harus melihat EXCL bukan cuma sebagai operator, tapi sebagai mesin kas yang dibebani timer jadwal utang. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau utang bank terasa besar, liabilitas sewa menara dan infrastruktur jauh lebih monster, totalnya Rp39,1 triliun. Ini bentuk beban jangka panjang yang membuat bisnis terlihat asset-light di aset tetap, tapi heavy di kewajiban kontraktual. Dalam kondisi normal, sewa membantu fleksibilitas, tapi dalam kondisi kompetisi harga atau tekanan margin, sewa jadi beban yang sulit dipangkas cepat. Jadi skala kewajiban EXCL bukan cuma soal pinjaman, tapi gabungan pinjaman plus sewa yang totalnya sudah seperti gunung.

Dari sisi pertumbuhan, pendapatan naik 23,4% menjadi Rp42,4 triliun, tapi investor harus jeli membaca sumber growth-nya. Kenaikan itu terutama karena konsolidasi Smartfren sejak 16 April 2025, jadi ini growth yang lebih banyak berasal dari perubahan bentuk grup, bukan murni akselerasi organik. Bahkan kalau dilihat proforma seolah gabung sejak Januari 2025, grup justru rugi Rp8,7 triliun, ini menguatkan kesan bahwa merger adalah langkah defensif untuk bertahan, bukan pesta margin. Di saat bersamaan, beban karyawan melonjak 146% menjadi Rp4,2 triliun dan beban infrastruktur menjadi Rp12,3 triliun, jadi biaya integrasi dan biaya jaringan benar-benar terasa.

Ada sisi yang diam-diam menolong likuiditas, yaitu model prabayar. Pendapatan tangguhan Rp3,2 triliun adalah modal kerja gratis dari pelanggan yang bayar di muka, ini salah satu alasan telco bisa tetap punya napas panjang saat laba akuntansi goyah. Namun napas ini bukan tanpa syarat, churn rate harus terkendali, kualitas jaringan harus naik, dan promosi tidak boleh membakar margin lebih cepat dari arus kas masuk. Kalau prabayar melemah, pendapatan tangguhan mengecil, dan tekanan kas akan terasa lebih cepat karena beban sewa dan bunga tidak ikut mengecil. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Di atas semua itu, ada faktor tata kelola yang halus tapi bisa menentukan arah. Axiata Investments memegang 34,69% dan Grup Sinarmas memegang porsi kolektif sekitar 34,7%, lalu laporan keuangan menyebut tidak ada pengendali tunggal, ini bisa jadi penyeimbang, tapi juga bisa jadi risiko deadlock. Saat integrasi butuh keputusan cepat, deadlock itu mahal, karena biaya berjalan tiap bulan, sementara sinergi telat. Jadi potensi baiknya ada, skala spektrum gabungan dan efisiensi infrastruktur bisa muncul dalam 12 sampai 24 bulan, tapi syaratnya ketat, integrasi harus rapi, biaya harus diturunkan, refinancing harus mulus, dan belanja modal Rp14,8 triliun harus diarahkan ke area yang paling cepat balik modal.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$EXCL Semua Paketnya Jauh Lebih Mahal dari Kompetitornya $TLKM & $ISAT
Apalagi ada Internet Rakyat nanti Siapa yang Mau Beli Paket 3GB seharga 50rb Seperti Tahun 2007-2010 EXCL Tidak ada Perubahan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT kelakuan manusia2 BSJP kah ini 🤔

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $ISAT (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 2210

1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 2150 – 2250
- Stoploss: < 2050
- TP1: 2400
- TP2: 2550 – 2700
Alasan: Harga masih konsolidasi di atas area support kuat, struktur swing ISAT masih memungkinkan lanjutan naik Boss.

2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 2000 – 2050
- Stoploss: < 1900
- TP1: 2250
- TP2: 2450 – 2700
Alasan: Area demand bawah cukup solid, ini zona paling aman buat entry sambil jaga risiko Boss.

3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 2300 dengan volume besar
- Stoploss: < 2150
- TP1: 2550
- TP2: 2800 – 3000
Alasan: Breakout resistance kunci bisa jadi trigger momentum lanjutan Boss.

Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 2300 bisa jadi trigger lanjutan

Risiko:
• Kalau 2000 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss

Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ADMR $BAJA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia — Usai reli tiga hari beruntun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026). IHSG terkoreksi 25,61 poin atau 0,31% ke level 8.265,35.
Seiring dengan hal tersebut, asing melakukan penjualan bersih jumbo sebesar Rp1,49 triliun di seluruh pas...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT
Indosat (ISAT) berpotensi mendapat dana besar sekitar Rp8,8 triliun dari penjualan aset fiber, membuka peluang pembagian dividen spesial dan mendorong kenaikan target harga saham.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT

$EXCL — Belakangan ini ada Net Foreign Buy ke Emiten Telco seperti $ISAT ataupun $TLKM, tapi… ada yang menarik dengan EXCL.

Disaat crash MSCI kemarin, baik ISAT ataupun TLKM sama sama dibuang Foreign, tapi… beda sama EXCL. EXCL sejak 27 Januari 2026 justru ada Foreign Flow senilai kurang lebih Rp650 Miliar, lebih besar dari TLKM atapun ISAT.

Harga rata rata mereka juga bisa dibilang menarik, karena ada diatas 3100 bahkan ada yang 3600!, simplenya mereka sedang sangkut. Posisi seperti ini sangat tidak Make Sense untuk mereka jualan, dengan posisi mencapai lebih dari 1.5 Juta Lot.

#InMyOpinion #DoYourOwnResearch #NotFinancialAdvice
(Mau belajar Saham dari 0? DM)

Read more...

@Anthony55 investasi FTTH(beli dr mnc) nya $ISAT terancam sia2 dgn growth yg minim di 320rban subs aja vs $WIFI

FWA IRA IDR 100rb jadi ancaman buat fwa nya ISAT

Aset ISAT setidak nya berkurang dgn dilego nya 55%(45+10)

Gpu nya nvidia masih blm terjual secara target, berharap terserap lewat JV ini tapi kan tdk instan butuh waktu utk implement padahal tanah utk DC aja blum kelihatan hilal nya dan belum tentu use cases gampang terjual.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT foreign pada ke sini ada apa dah?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

besok terbang $ISAT

https://cutt.ly/AtnKVjfy

gw mah dah dari JAUHHHHHHHHHH HARI TAHU.... 🤣

lah temen2 gw ordal semua di telco

$ISAT $EXCL $WIFI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT
PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan kinerja positif sepanjang 2025 dengan mencatat laba bersih sebesar Rp5,5 triliun, tumbuh 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh strategi efisiensi biaya operasional yang konsisten serta peningkatan pendapatan rata-rata per pengguna atau average revenue per user (ARPU). Kinerja tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menjaga profitabilitas di tengah persaingan industri telekomunikasi yang ketat, sekaligus memperkuat posisi Indosat sebagai salah satu pemain utama di sektor telekomunikasi nasional.



random tag: $TLKM $EXCL

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Beli Sore – jual pagi itu soal disiplin.
Watchlist: $ISAT $AADI $AMMN
Salah arah? Cut loss, bukan berharap.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Bad news?? $ISAT

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT laporan keuangannya naik, gaslah

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT congrats for bankruptcy

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ANALISA SAHAM $SMRA

Harga Sekarang: Rp 396

Zona Area Beli Aman:
Rp 380 – 388
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss

Zona Stoploss:
< Rp 365
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss

Jika naik & breakout:
> Rp 410 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 410 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss

Target Profit:
• TP1 = Rp 435
• TP2 = Rp 470 – 500

Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 380, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor properti, pergerakan mengikuti sentimen sektor dan arus dana
• Breakout valid jika disertai volume meningkat

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$DOOH $ISAT
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

DISCLAIMER ON YANG MAU AJAA!!

Berhasil Tp $ISAT $PTRO 🤭

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT senen selasa rabo #dyor

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT $WIFI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sepanjang tahun 2025, PT Indosat Tbk. (ISAT) merealisasikan belanja modal senilai Rp13,28 triliun. Jumlah itu meningkat 33,73% dari belanja modal Indosat pada 2024 yang tercatat sebesar Rp9,93 triliun. Informasi tersebut disampikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Perseroan meng...

www.neraca.co.id

www.neraca.co.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

DISCLAIMER ON YANG MAU AJAA!!!

Random tag:
$IHSG $ANTM $ISAT

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IDXChannel - Laba bersih PT Indosat Tbk (ISAT) diproyeksikan tumbuh single digit pada 2026 seiring adanya katalis tambahan dari pembentukan entitas FiberCo.
Perseroan bakal menerima dana sekitar USD700 juta pada kuartal II atau III 2026 dari transaksi pengalihan jaringan fiber optik.
"ISAT berpeluan...

www.idxchannel.com

www.idxchannel.com

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy