376

+56

(17.50%)

Today

1.21 B

Volume

809.63 M

Avg volume

Company Background

PT Sinergi Inti Andalan Prima (Perseroan) merupakan perusahaan yang memberikan layanan business to business (B2B) kepada para mitra Perseroan yang sebagaian besar merupakan perusahaan internet service provider (ISP) dengan market share lebih dari 100 perusahaan dari seluruh ISP di Indonesia yang jumlahnya mencapai 800 perusahaan. Para Pelanggan Perseroan tersebar diseluruh wilayah Indonesia dari ISP besar berskala Nasional sampai ISP didaerah yang bersekala kecil. Layanan yang perseroan tawarkan antara lain adalah layanan pusat data interkoneksi, layanan kolokasi, layanan local loop atau local access serta layanan IP Transit (NA... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Empat saham di watchlist ini jangan lo anggap tiket pasti ke bulan, anggap aja ini empat “kandidat” yang lagi menarik perhatian gue—tapi ujungnya tetap balik ke cara lo main dan seberapa dalam lo riset sendiri.

$BRPT menurut gue menarik karena bisnisnya udah mapan di energi/petrokimia, tapi tetap siklus dan sensitif sentimen, jadi kalau masuk cuma karena ikut-ikutan rekomendasi orang, pas koreksi dikit biasanya mental langsung rontok. $INET lagi di fase penting, ada cerita ekspansi dan proyek, tapi volatilitasnya juga brutal; ini tipe saham yang bisa bikin porto lo hijau tebal atau merah pekat dalam waktu singkat, jadi jangan nyemplung kalau lo belum siap goyangannya.

$DEWA sama BULL belakangan pergerakannya agresif, likuiditas rame, dan biasanya di saham model begini campur tangan big player itu kerasa banget. Naiknya sering tanpa ampun, tapi turunnya juga jarang pakai aba-aba—makanya jangan cuma kehipnotis candle hijau tanpa mikirin skenario kalau harga muter arah.

Intinya dari gue, range entry dan TP di gambar itu bukan kitab suci, itu cuma panduan kasar. Lo tetap wajib sesuaikan risk management sama modal, timeframe, dan temperament lo sendiri—lot jangan kegedean, tahu di mana mau cutloss, dan kapan rela cabut kalau skenario awal udah batal. Anggap aja ini insight dari gue, tapi keputusan tetap di tangan lo, jadi selalu DYOR sebelum serok satu lot pun.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

selagi udah yakin dengan emiten pilihanmu, jangan terlalu peduli omongan para penebar fear di stream. Yang tadi/kemarin ga sempet serok/cicil di harga arb pasti sekarang harusnya nyesel.
Karna apa? Karna pasti ada beberapa yg terlalu terpengaruh oleh para penebar fear di stream.
Waktu harga masih merah di hujat2, giliran pas udah ijo baru tanya "masuk sekarang telat g bg?"🐒 hadehh WKWKWK

Tetap tenang dan tetap pada tiangmu brader☕️

RT $INET $BBRM $BUMI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET Welcome $PADA
Roket meluncur

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET mungkin ini maksud pengendali kemarin distribusi , jadi dapet cash buat narik ke atas kalo rontok atau maintenance harga..menarik...

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET
📅 Timestamp: 03 Feb 2026 23:50 WIB | 💰 Last Price: Rp376

🚦 PHASE STATUS: MARKUP → MASUK FASE DISTRIBUSI RINGAN, BUKAN PANIC MARKDOWN (BELUM)

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Secara struktur, INET sudah naik multi-bagger dalam 1 tahun (±270% YoY) dengan valuasi sangat mahal (PER ratusan kali, EV/EBITDA >100x, PSR dan PB tinggi). Kenaikan terbaru dibakar katalis rights issue jumbo Rp3,2T yang oversubscribed + berita akuisisi PADA, sehingga idealnya kita main taktis, bukan nikah lama.


Di hari ini harga rebound tajam +17,5% dari area oversold, volume tebal, dan dari data broker summary yang Anda kirim tampak ada big accumulation di top broker, tapi harga masih di bawah MA20–MA50 harian (trend pendek masih turun). (sumber: screenshot pengguna)

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp330 – Rp350

The Logic:

Area ini mendekati support dinamis dari lower band dan area demand yang sebelumnya menjadi base sebelum kenaikan terakhir; di bawah 330 mulai masuk area “value” jangka pendek dibanding high terakhir di sekitar 600–700. (sumber: screenshot TradingView)

Di sekitar 330–350 ini juga kurang-lebih mendekati average akumulasi baru pasca-rights/aksi korporasi, terlihat dari volume besar beberapa hari terakhir saat harga diborong di rentang 320–360; jika harga ditarik turun lagi tapi volume tetap tinggi dengan bid kuat, itu indikasi akumulasi senyap lanjutan, bukan buang barang. (sumber: screenshot Stockbit)

Konservatif berarti kita tunggu momen “guyuran sehat”: candle merah dengan shadow bawah panjang, volume mengecil dibanding hari ini, RSI tetap bertahan di atas low sebelumnya—itu tanda bandarnya cuma shakeout ritel lemah, bukan cabut total. (sumber: screenshot indikator)

Eksekusi teknis:

Entry bertahap (misal 30%–40%–30%) di 350 → 340 → 330, bukan sekali tembak.

Hindari ngantri bid terlalu naik (haka bid) di pembukaan; biarkan market maker nurunin barang dulu.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Break di atas Rp400 dengan volume minimal ≥1,5x rata-rata 20 hari dan offer tipis cepat habis. (sumber: screenshot volume)

The Logic:

Level 400 kurang-lebih satu zone dengan resistance minor (dekat MA20/MA50 dan area breakdown sebelumnya). Tembus 400 dengan volume besar artinya bandar siap lanjutkan mark-up fase 2 pasca-rights issue dan akuisisi. (sumber: screenshot TradingView)

Syarat:

Tape di orderbook menunjukkan offer 395–400 disapu bersih oleh beli agresif (banyak HAKA, bukan saling lempar sesama broker geng).

Setelah tembus 400, harga mampu bertahan minimal 2–3 candle 5 menit di atas 395 (no langsung dibanting balik), menandakan bukan cuma pancingan fake breakout.

Plan B cocok buat yang main momentum intraday/swing pendek dengan money management ketat, karena di atas 400 risk–reward langsung lebih sempit.

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2 s/d 1:3)
Anggap average buy konservatif di Rp340 dan aggressive trigger di 400 sebagai skenario berbeda.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade):

Konservatif: Rp410–420 (+20%–24% dari 340)

Agresif: Rp430–440 (+7%–10% dari 400)
Reason:

Area ini dekat cluster resistance: MA di timeframe harian, juga zone konsolidasi sebelum breakdown terakhir, sehingga wajar ada supply ritel yang nyangkut yang akan keluar begitu BEP. (sumber: screenshot chart)

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot):

Target: Rp480–520

Dari 340 = +41%–53%; dari 400 = +20%–30%.
Reason:

Sekitar 480–520 mendekati area fair value spekulatif berdasarkan konsensus analis (target 1Y ~590, price kini 376) tapi kita ambil diskon safety; di sini risk reward masih menarik tanpa berharap ke pucuk 600–700 yang sudah terbukti jadi area buang barang.


Secara teknikal ini juga zona supply berat (bekas topping sebelumnya) di mana banyak big player cenderung trim posisi. (sumber: chart)

🔴 STOP LOSS (Hard Limit):

Konservatif: Rp300 (sekitar -12% dari 340)

Agresif: Rp360 (sekitar -10% dari 400)
Note:

Di bawah 300, harga menembus base demand terakhir + lower band harian, berarti skenario “akumulasi lanjut” gugur dan berubah jadi panic markdown lanjutan; kita tidak mau jadi karung penampung ketika bandar cabut modal setelah rights issue & akuisisi selesai pricing-in. (sumber: chart & news)

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Bisnis
INET pemain jasa internet & solusi jaringan (data center interconnect, SD-WAN, colocation, managed network) di segmen enterprise, bukan ISP rumahan biasa. Secara makro, tema digital infra & konektivitas Indonesia masih panjang (data, cloud, fiber, 5G), tapi untuk skala sekecil INET, faktor valuasi & likuiditas lebih dominan daripada makro.

Kinerja fundamental: Pendapatan 2024 sekitar Rp30,4 miliar dengan laba bersih ±Rp1,3 miliar; tumbuh YoY tapi masih sangat kecil terhadap market cap triliunan, bikin metrik PER dan EV/EBITDA mereka tampak “langit-langit”. Jadi narasi yang menggerakkan harga saat ini lebih ke growth & corporate action narrative, bukan ke solid earnings seperti blue chip.

📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
Financial Statements Full Year 2024: Laba Naik, Skala Masih Mini

INET membukukan pendapatan 2024 Rp30,4 miliar (+5,2% YoY) dan laba bersih Rp1,3 miliar (+48,6% YoY).


Dampak: Positif untuk story pertumbuhan (profit sudah konsisten dan naik), tapi secara valuation earning ini tidak justify market cap >Rp2–4 triliun; PE, EV/EBITDA, dan EV/Revenue mereka berada di level high-growth tech global, padahal scale-nya masih lokal niche.

IMPACT: Positif untuk sentiment growth, Negatif dari sisi valuasi (overpriced).

Rights Issue Rp3,2 Triliun – Oversubscribed

Rights issue jumbo Rp3,2T oversubscribed menunjukkan minat institusi/sophisticated investor yang cukup besar terhadap strategi ekspansi digital infra perusahaan.


Dengan ekuitas sebelumnya hanya sekitar Rp215–216 miliar, rights issue sebesar ini akan menggemuk neraca, mengurangi leverage, dan memberi amunisi besar untuk capex & akuisisi (termasuk PADA).


Namun, rights issue juga berarti dilusi besar untuk pemegang lama; jika kenaikan harga terlalu jauh di atas harga rights, bandar punya ruang bermain volatil (mark-up → distribusi).

IMPACT: Positif untuk balance sheet & ekspansi, tapi berisiko jadi “katalis harga goreng”.

Rencana Akuisisi 53,57% Saham PADA (PT Personel Alih Daya Tbk)

INET akan akuisisi 53,57% PADA senilai Rp106,39 miliar (±29,41% dari ekuitas INET per 30 Sep 2025).


Transaksi ini material namun di bawah 50%, jadi tidak butuh RUPS, hanya crossing nego; artinya eksekusi bisa relatif cepat dan “terkontrol”.


Strateginya: memperluas bisnis dari layanan digital/network menjadi ekosistem “human-tech” (outsourcing & manajemen SDM berbasis teknologi), plus menyokong proyek fiber to the home (FTTH) di Bali, Lombok, Kalbar.


Dari sisi cashflow, jika PADA punya arus kas operasional kuat dan recurring, sinergi bisa memperbaiki kualitas pendapatan INET ke depan; tapi sementara ini pasar lebih reaktif ke headline akuisisi dibanding detail valuasi PADA.

IMPACT: Positif medium–long term (diversifikasi & sinergi), tapi jangka pendek jadi bahan spekulasi.

Valuasi: Mahal Secara Earnings, “OK” Relatif PB vs Peers

Beberapa data menunjukan PB sekitar 12x, EV/Revenue 55,5x, dan EV/EBITDA 106,8x, dengan PS ratio sekitar 37,6x, lebih tinggi dari rata-rata peers, walaupun PB masih sedikit di bawah peer average 19,6x.


Ini menandakan pasar sudah price-in growth yang sangat agresif; jika eksekusi rights issue + akuisisi tidak seindah narasi, ruang koreksi dalam selalu terbuka.

IMPACT: Negatif untuk investor value, tetapi netral-positif untuk trader gorengan (volatilitas tinggi = peluang).

Jika diringkas: katalis berita kuat dan real, tapi fundamental masih kecil vs valuasi; pergerakan harga saat ini lebih banyak dikendalikan oleh market maker + sentimen korporasi, bukan investor value jangka panjang.


⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (Untuk trader yang siap disiplin cutloss & paham risiko gorengan)
🌡️ Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 72%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:

Katalis kuat & fresh: Rights issue jumbo oversubscribed + akuisisi PADA sebesar 53,57% menjadikan INET story growth & ekspansi human-tech ecosystem, dengan neraca modal jauh lebih kuat untuk gas proyek FTTH dan layanan jaringan.


Trend jangka menengah masih naik: Saham sudah naik >270% setahun terakhir, menandakan ada “tangan kuat” yang mengawal; pullback tajam terbaru justru membuka ruang re-entry jika bandar memang ingin lanjutkan siklus mark-up setelah fase shakeout.


[+] Bullish Factor (Tambahan):

Likuiditas tinggi & minat institusi/korporasi ada: Rights oversubscribed dan nilai market cap triliunan dengan free float besar membuat saham ini menarik untuk bandar mainkan; likuiditas memadai untuk masuk–keluar dalam size lumayan.

[-] Bearish Risk:

Valuasi sangat premium: Revenue & laba masih kecil (pendapatan 2024 hanya Rp30,4 miliar, laba Rp1,3 miliar) dibanding market cap dan EV yang sudah melambung, sehingga setiap kegagalan eksekusi ekspansi bisa memicu koreksi dalam.

Potensi fase distribusi lanjutan: Setelah mark-up panjang dan katalis besar dirilis ke publik, sangat wajar jika sebagian big player mulai “realize” lewat distribusi bertahap; ritel yang terlambat masuk di pucuk rights/akuisisi rawan jadi exit liquidity. (sumber: pola teknikal & psikologi pasar)

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan kejar HAKA di atas 400; biarkan kalau pagi ada euforia, kita tunggu tarik-turun ke area 330–350, baru cicil masuk sambil pantau apakah bid tetap tebal dan distribusi broker besar mereda."

⚠️ Disclaimer: Ini adalah hasil bedah data dan pola pergerakan harga, bukan ajakan membeli atau menjual. Semua keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing trader.

$ARCI $CTTH

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

bareng ama $INET sama UW nya yg bermasalah

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ini kan berita lama bang $INET biar ga kena pompom yang lain

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET eh tetap pesimis aja eh jangan optimis

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET Kalau besok gap up diatas 380 akan gua beli lagi setelah cutloss di 410.

Perbedaan :

PSP
UNDERWRITER
MM
BANDAR
SMART MONEY

Menurut saya nih yaa :

PSP: Pemegang saham pengendali
Underwriter: pihak yang bantu jual saham ke publik (IPO/RI)
MM (Market Maker): bikin saham rame & ada transaksi
(Liquid)
Bandar: pemain besar yang ngatur naik-turun harga
Smart Money: investor profesional yang masuk lebih awal

Gimana menurut kalian?


$INET

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET ARB kah ?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

23:10 WIB

BESOK $INET $PADA ARA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET Kode broker YB adalah Yakin Bertumbuh Sekuritas (sebelumnya dikenal sebagai Jasa Utama Capital Sekuritas). Ini adalah perusahaan sekuritas lokal Indonesia yang terdaftar aktif di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan izin sebagai Perantara Pedagang Efek dan Penjamin Emisi Efek, serta melayani transaksi saham online.

Nah looo 🤝👍 pengendalinya INET akumulasi,,, arti nya apa sodara sodara…??? 🚀🚀🚀🚀🚀

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PADA
📅 Timestamp: 3 Feb 2026, 23:01 WIB | 💰 Last Price: Rp244

🚦 PHASE STATUS: MARKUP LANJUT AFTER SELLING CLIMAX (POST-MARKDOWN REBOUND)

⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Struktur dulu: PADA habis turun tajam dari area 360–380 ke low sekitar 200, lalu hari ini bikin rebound +25% dengan volume besar tapi belum tembus kembali area distribusi 280–300 di daily. Dari screenshot broker summary, distribusi broker besar sudah mereda, digantikan akumulasi kecil–menengah (Small Acc) dengan net buy ratusan ribu lot di sekitar 210–240. Artinya bandar lama sudah banyak buang barang di atas, sekarang ada tangan baru yang berani nampung di bawah.

🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp210 – Rp225

The Logic:

Daily chart: area 200–210 adalah swing low terbaru sekaligus zona demand kuat yang tadi jadi titik pantulan rebound, terlihat dari candle hijau panjang dengan ekor bawah dan lonjakan volume.

Di 15-menit, area 210–220 berkali-kali jadi base konsolidasi sebelum push ke 240–246; berarti ini average beli smart money baru yang akumulasi saat ritel masih takut setelah ARB sebelumnya.

Masuk bertahap dekat 210–225 memberi jarak aman dari support psikologis 200; kalau 200 jebol, berarti rebound gagal dan bandar tidak defend.

Eksekusi teknis:

Tunggu open besok: kalau dibuka gap up dekat 250 dan langsung banyak HAKA, jangan kejar; tunggu harga “ditarik turun” kembali ke 220–225 dengan volume mengecil (guyuran ritel, bukan distribusi berat).

Pakai metode scaling in 2–3 tahap: 30% size di 225, 40% di 215–220, sisanya kalau sempat test 205–210 tapi langsung mantul.

⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp256 – Rp262 (break & hold)

The Logic:

Di daily, sekitar 255–260 itu cluster MA dan bekas area support yang pecah, sekarang jadi resistance kunci pertama sebelum gerak ke 280–300.


Breakout valid kalau:

Harga tembus 260 dan tutup 15–30 menit di atasnya,

Orderbook: offer 256–260 yang tadinya tebal habis disikat, bid baru muncul tebal di bawahnya (pindah pagar),

Volume intraday minimal menyamai atau lebih besar dari volume hari ini (lihat histogram volume Anda).

Ini skenario “ikut mark-up bandar baru” ketika mereka mulai tarik harga melewati average mereka di 220–230 dan mulai distribusi bertahap di atas.

Eksekusi teknis:

Buy on strength: pasang buy stop di 256–258, jangan menunggu balik ke 240 kalau memang niat momentum.

Kalau setelah tembus 260 harga langsung balik dan close di bawah 250 dengan volume besar, anggap false break dan keluar cepat (cut kecil).

🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward ± 1:2,5 – 1:3)
Asumsi entry konservatif rata-rata Rp220.

🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp260 – Rp268 (+18–22%)

Reason:

Zona ini adalah resistance minor pertama: cluster MA dan high bounce sebelumnya, juga area banyak ritel nyangkut pendek yang akan buru-buru jual saat balik modal.

Good untuk trader yang hanya mau ride “day-2/3 rebound” tanpa ambisi swing panjang.

🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp300 – Rp320 (+36–45%)

Reason:

Ini bekas area distribusi saat fase mark-up sebelumnya sebelum jatuh ke bawah 250, terlihat dari range konsolidasi lebar dengan volume besar di sekitar 300-an.

Secara psikologis, 300 angka bulat yang akan jadi magnet sekaligus tembok—bandar lama bisa jual sisa barang, bandar baru bisa distribusi di harga premium.

Hanya tahan ke TP2 kalau: trend IHSG oke, volume tetap sustain, dan tidak ada news negatif baru (misal isu gagal bayar pinjaman, masalah kontrak).

🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp195 – Rp200 (sekitar -9–11% dari 220)

Note:

Level ini sedikit di bawah swing low terbaru 200; jebol area ini artinya seluruh candle rebound kemarin–hari ini cuma dead cat bounce, bandar tidak defend demand zone, dan risiko lanjut ke 170–180 terbuka.

Jangan turunkan SL dengan alasan “sayang dijual”; invalid berarti keluar, tunggu struktur bullish baru.

📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Bisnis
PADA main di bisnis outsourcing & jasa tenaga kerja: office support, call center, keamanan, HR, plus ekspansi ke jasa kurir.

Sektor ini bukan siklikal komoditas; lebih sensitif ke siklus ekonomi (permintaan tenaga kerja) dan efisiensi biaya perusahaan klien, serta dinamika upah minimum dan regulasi ketenagakerjaan.

📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
Perbaikan Fundamental 2025 (Berbalik Untung) [IMPACT: Positif]

9M-2025: pendapatan Rp794,7 miliar, tumbuh 17,1% yoy, didorong penambahan volume bisnis klien eksisting dan ekspansi jasa kurir.

Setelah rugi bersih 2024 sekitar Rp16,5 miliar, perusahaan berbalik mencatat laba sekitar Rp780 juta per 9M-2025, menandakan turnaround awal meskipun margin masih tipis.

Narasi “berbalik untung + ekspansi kurir” ini sering jadi bahan gorengan sentimen bullish untuk ritel, memudahkan bandar mengangkat harga.

Historis Kinerja Lemah 2024 & Struktur Keuangan [IMPACT: Negatif ke Moderat]

Tahun buku 2024 rugi bersih Rp16,5 miliar, lebih buruk dari rugi 2023 Rp5,5 miliar; ini meninggalkan jejak ekuitas tergerus dan leverage yang perlu dikelola hati-hati.

Laporan keuangan interim 2024 menunjukkan biaya keuangan tinggi (bunga pinjaman) sehingga profit operasional termakan beban keuangan; ini menjelaskan kenapa perusahaan butuh perpanjangan fasilitas pinjaman BCA.

Perpanjangan Pinjaman Bank BCA [IMPACT: Netral ke Moderat Positif]

Januari 2026, Perseroan memperpanjang perjanjian pinjaman bank dengan BCA; artinya bank masih percaya, tetapi juga menegaskan ketergantungan pada fasilitas kredit untuk modal kerja.


Selama tidak muncul covenant breach atau gagal bayar, ini memberi fleksibilitas kas, tapi jadi red flag jika suku bunga naik atau cashflow terganggu.

Aksi Korporasi / Akuisisi Saham oleh INET (Historical Catalysts) [IMPACT: Positif untuk narasi, sudah sebagian di-price in]

Ada informasi bahwa PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengakuisisi 53,57% saham PADA dari Koperasi Pegawai Indosat; ini mengubah struktur kepemilikan dan sering jadi bahan spekulasi sinergi bisnis.


Untuk harga sekarang, efek jangka pendeknya lebih ke sentimen dan potensi manuver korporasi (rights issue, integrasi usaha, dll) ketimbang perubahan fundamental instan.

Kesimpulan katalis:

Ada turnaround story (dari rugi ke laba tipis) plus ekspansi jasa kurir dan partner besar yang bisa jadi narasi growth.

Tapi balance sheet belum “kinclong”, dan bisnis tetap low-margin, sehingga harga bisa sangat sensitif terhadap berita kecil—tanpa katalis baru, pergerakan banyak ditentukan oleh market maker & teknikal.

⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (Hanya untuk trader yang siap disiplin & cepat)
🌡️ Risk Profile: High Risk
⭐ Confidence Score: 72%

📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:

Rebound kuat dari area 200 dengan candle hijau panjang dan volume tinggi, mengindikasikan pembalikan jangka pendek dan adanya akumulasi oleh pihak yang cukup modal setelah selling climax.

[+] Bullish Factor:

Fundamental 9M-2025 membaik signifikan: pendapatan tumbuh >17% yoy dan perusahaan berbalik mencetak laba, plus ekspansi jasa kurir yang menambah narasi pertumbuhan.

[-] Bearish Risk:

Track record rugi 2023–2024, margin tipis, ketergantungan pada pinjaman bank, dan karakter harga yang bisa digoreng (lonjakan tajam, ARB cepat) membuat saham ini rentan jika bandar cabut atau berita sedikit mengecewakan.

🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan ikut HAKA di atas 250; biarkan bandar buang dulu di zona 250–260, kita siap jemput di bawah 225 kalau volume mulai mengecil dan bid tetap tebal—masuk bertahap, SL keras di bawah 200."

⚠️ Disclaimer: Analisa ini bersifat edukatif dan spekulatif. Semua keputusan jual–beli sepenuhnya tanggung jawab masing-masing trader.

$INET $AIMS

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@MahadewantaraHarwin @MahadewantaraHarwin ditanyakan disini dari sisi perdagangan si $MORA yg beredar masyarakat 8b masa kalah sama $INET yg separonya 4b transaksi nya lot nya pun rame jauh inet , artinya apa bandar mora ini punya barang banyak di harga seribu 2 ribu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET jugak uw nyh yang kenak kasus goreng goreng hmm 🥱

$INET
besok XL pindah posisi 😁
AK,BK,MG nambah muatan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET haka aja tel, mau ke 1000 🚀🚀🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET $BUMI Udah waktunya pulih 🤑

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET Arti nya apa bang messi ??

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET candle bullish mau kebentuk waktunya buy n buy . Inet go 1000

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET murni teknikal

$INET jangan panik Tel itel, AH aka shinhan sudah diganti penjamin emisi nya yaitu menjadi Valbury & RHB.
Gak perlu panik, Menuju INET 🚀🚀🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET mantap pak Arif di saat ada kasus saham gorengan disitulah news positif bapak keluar duluan dibanding isu yang sangkut pautin sama inet , sehingga tukang fear nggak bisa babubi lagi soal inet ada sangkut pautnya ,soalnya penjamin nya dari ini itu BLA BLA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET banyak yang optimis besok karena YB si MM nya katanya udah masuk,, seyakin itu kah kalian, nanti di guyur nya gimna?

@DekiDarman gak nyambung bang, jangan tebar fear, besok kami mau terbang. 🚀😁 $INET

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET mulai dah ritel optimis, dibawa ARB lagi ni pasti

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET Pergantian Penjamin: Untuk aksi korporasi terbaru seperti penerbitan obligasi dan sukuk senilai Rp1 triliun pada Januari-Februari 2026, INET telah beralih menggunakan KB Valbury Sekuritas dan RHB Sekuritas sebagai penjamin emisi, bukan lagi AH.

https://cutt.ly/ktvJ2DFh

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy