


Volume
Avg volume
Perseroan pertama kali didirikan dengan nama PT Fortune Indonesia Advertising Company pada 5 Mei 1970 berdasarkan akta Dian Paramita Tamzil, S.H. pengganti Notaris Djojo Mulyadi, S.H., No. 5. Pada saat itu Mochtar Lubis yang merupakan seorang novelis dan tokoh jurnalistik senior melihat adanya kesempatan untuk lebih mengembangkan dunia periklanan dalam negeri seiring keputusan Fortune International Australia untuk mendirikan Fortune Advertising and Management Consultants di Indonesia.
KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan hari ini Jumat, 26 Januari 2026 di level 8.951,01. Indeks turun 41,17 poin atau setara 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya, seiring meningkatnya tekanan jual di sejumlah saham, khususnya emiten p...

www.kabarbursa.com

Jangan percaya, abisni $FORU turun ke 1000 lagi. Izin tag tolong marahin pemancing ritel @Fatmahalaydrus
Backdor terbaik sepanjang masa, in lord misra we trust.
Investasi jangka panjang 20 tahun lagi selesai $FORU
$FORU saham sampah, awal belajar bulan 8 dibawa turun sampe rugi 30juta, ternyata ak ngak liat frekuensinya... beli saham pengennya untung malah rugi....
Ngak usah dibeli ini $FORU
"Sinyal Akumulasi di Balik Tekanan Jual Global"
Seringkali bursa kita (IHSG) tertekan oleh sentimen negatif dari pasar global, seperti penurunan bursa Amerika atau kenaikan suku bunga. Di saat seperti ini, kepanikan ritel biasanya memuncak dan mereka berbondong-bondong melakukan panic selling. Inilah yang disebut sebagai arus Bad Money yang keluar karena ketakutan. Namun, bagi mata yang jeli, momen ini seringkali dimanfaatkan oleh Smart Money untuk menampung saham-saham bagus di harga diskon. Mereka justru masuk saat semua orang sedang takut.
Trigger Smart Money membantu Anda melihat anomali ini secara real-time. Di tengah harga yang memerah, sistem akan mendeteksi saham-saham yang justru mencatat lonjakan volume intraday 5x lebih besar. Jika data menunjukkan nilai Clean Money terus bertambah positif saat indeks sedang turun, itu adalah sinyal bahwa "tangan kuat" sedang melakukan perlindungan harga atau akumulasi defensif. Mengikuti jejak ini berarti Anda membeli saat risiko sudah sangat terdiskon oleh ketakutan pasar yang berlebihan.
Jangan biarkan sentimen makro membutakan analisis mikro Anda pada aliran dana. Harga bisa turun karena sentimen, tapi jika Smart Money tidak keluar, maka penurunan tersebut hanyalah peluang sementara. Dengan radar deteksi dana besar, Anda bisa tetap tenang di tengah badai pasar. Anda akan tahu mana saham yang benar-benar hancur dan mana saham yang sedang dipersiapkan untuk memantul paling kuat saat kondisi pasar mulai stabil kembali.
$IKPM $FORU $JARR
1/2


"Mengikuti Jejak Raksasa di Kolam Kecil"
Pernahkah Anda membayangkan pasar saham seperti sebuah kolam besar? Investor ritel seperti kita seringkali hanyalah ikan kecil yang berenang mengikuti arus. Namun, di dalam kolam tersebut ada "ikan paus" atau institusi besar yang gerakannya tidak bisa disembunyikan. Ketika paus ini bergerak, mereka menciptakan riak besar yang kita sebut sebagai lonjakan volume. Masalahnya, banyak trader hanya melihat air yang bergerak tanpa tahu apakah paus itu sedang masuk untuk menetap atau hanya lewat untuk memangsa. Di sinilah pentingnya membedakan antara Smart Money yang sedang membangun posisi dengan Bad Money yang mungkin hanya jebakan sesaat.
Memahami Smart Money bukan berarti kita harus menjadi dukun yang meramal masa depan, melainkan menjadi detektif yang membaca jejak masa lalu yang baru saja terjadi. Setiap transaksi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) meninggalkan "sidik jari" digital. Jika Anda hanya melihat grafik harga, Anda mungkin tertinggal. Namun, dengan membedah Clean Money—selisih bersih antara uang yang masuk dan keluar—Anda bisa melihat kejujuran di balik pergerakan harga. Harga bisa dimanipulasi dengan bid-offer yang palsu, tetapi volume transaksi yang disertai aliran dana masuk yang masif adalah bukti otentik adanya akumulasi nyata.
Jangan biarkan diri Anda terjebak dalam euforia sesaat yang sering berakhir dengan "nyangkut" di pucuk. Dengan memantau pergerakan dana secara real-time, Anda beralih dari sekadar menebak-nebak menjadi trading berdasarkan data yang valid. Anda tidak perlu lagi menunggu berita muncul di media, karena biasanya saat berita keluar, harga sudah terlanjur terbang tinggi. Mulailah mendeteksi pergerakan mereka saat mereka masih "berbisik" melalui volume kecil yang konsisten, sebelum mereka "berteriak" saat harga meledak.
$BEST $FORU $BKSL
1/2


$FORU cara main bandar berubah, 2 hari naik kencang, akhirnya anjlok, sebagai tipe swing saya malas masuk $KDTN $DADA
$NELY $FORU $GPRM
baca berita : https://cutt.ly/athUfcVH

KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menaruh perhatian khusus terhadap pola pergerakan harga dan transaksi pada enam saham. Emiten yang masuk dalam radar pengawasan tersebut yakni PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Victoria Insurance Tbk (VINS), PT PAM Mineral Tbk (N...

www.kabarbursa.com
