


Volume
Avg volume
PT Surya Esa Perkasa Tbk. (SEP) memiliki dan mengoperasikan kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) domestik terbesar milik swasta di Indonesia. Bisnis utamanya adalah pemurnian dan pengolahan gas bumi untuk menghasilkan LPG (campuran Propane dan Butane) dan Kondensat dengan kapasitas 190 TPD (Ton Per Day) LPG dan 500 bpd (barel per hari) Kondensat. Fasilitas Perusahaan berlokasi dekat Palembang, Indonesia. SEP terlihat memainkan peran aktif dan utama dalam swasembada produk nilai tambah gas hilir nasional. Ini diposisikan dengan baik untuk memanfaatkan keahlian promotor, karyawan, dan jaringan pendukungnya. Keragaman negara tempat... Read More
$SICO turun dari angka 132 -> 144 ->150
berarti besok sesi 2 turun dikisaran -> 155 setelah naik diangka kisaran >180
#SahamAntiBadai
$ESSA $ELSA bangun yok jangan turu mulu 😴
walahwee nyerok nyerok hampir 1T hari ini
baca berita : https://cutt.ly/8tTccrU8
RANDOM TAG : $SICO $ITMG $ESSA

Bukan Cuma Kita, Bursa Global Lagi "Rontok"! 🌏
Tahu nggak kalau bursa Korea Selatan (KOSPI) sampai sempat dihentikan perdagangannya? Di Indonesia, investor asing lagi melakukan Flight to Safety—narik duit besar-besaran dari pasar berkembang buat dipindahin ke aset aman.
Inilah alasan IHSG kita resmi masuk Bear Market dengan penurunan -21,1%. Tapi tenang, setiap aksi jual masif pasti ada titik baliknya. Pantau 3 sinyal "Lampu Hijau" global yang bisa jadi pemicu pemulihan V-Shape.
Cek analisis lengkapnya di sini:
https://cutt.ly/DtTxFbJz
Tag: $MEDC $ESSA $ELSA
$ESSA
$ESSA: Pemegang saham ESSA Industries Indonesia, T. P. Rachmat, menjual ~42,2 juta saham ESSA dengan harga rata–rata ~Rp780/lembar atau senilai total ~Rp33 M pada 5 Maret 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung TP Rachmat di ESSA turun dari 7,11% menjadi 6,86%.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-rupiah-melemah-ditekan-lonjakan-harga-minyak?source=research

tolong pak @osusanto di tmbahin holder $ESSA juga ini yg walaupun terlihat hijau tapi hanya menahan angin kencang yg datang 🤣🤣🤣
Hari ini saya nyaris pasif dan menikmati tontonan parade saham-saham yang babak belur, termasuk saham yang ada di portofolio sendiri. Tercatat "cuma" dua saham yang masih ijo pekat hari ini: $AADI dan $ESSA, itu pun sisa lot mini. Sisa saham lainnya di porto gosong 🔥, karena yang ijo pekat sudah kurealisasikan 🤣
Besok menarik menantikan tontonan seperti apa yang akan disajikan pelaku pasar ke hadapan kita.
Satu hal yang perlu diingat-ingat, selain mantra floating profit atau loss adalah ilusi sampai direalisasikan, adalah: saham itu bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Harganya bisa loncat, ndelosor bahkan kekunci mati kayak $DADA, tapi perusahaannya masih di situ-situ aja, masih aktif beroperasi.
Mari benahi mental masing-masing, sambil banyak-banyak berdoa. 🙏
🚨 TODAY MARKET RECAP 🚨
📊 IHSG TERPURUK! MINYAK MENDIDIH, RUPIAH JEBOL!
IHSG ditutup anjlok 3,27% ke level 7.337 hari ini, tertekan sentimen risk-off global akibat eskalasi konflik AS-Israel vs Iran yang melambungkan harga minyak dunia di atas US$100/barel, memicu kekhawatiran inflasi dan pelemahan rupiah.
🔥 HOT NEWS & MOVERS
• ESSA: Konglomerat TP Rachmat melepas 42 juta saham ESSA senilai Rp32,9 M, menambah sentimen negatif di tengah laporan laba bersih ESSA yang turun 11% akibat tekanan harga jual di 2025.
• RANC, MKAP: Meskipun IHSG anjlok, beberapa saham seperti RANC dan MKAP justru melonjak hingga 14%-24%, menunjukkan adanya pergerakan saham yang anomali di tengah pasar yang merah.
• BBRI, BMRI, ANTM, ENRG: Investor asing melakukan jual bersih (net sell) hingga Rp4,01 triliun di sesi pertama, dengan saham-saham big caps perbankan dan komoditas menjadi sasaran utama.
• BUMI, GOTO: Di sisi lain, asing terpantau memborong saham BUMI dan GOTO di sesi pertama, menunjukkan adanya akumulasi di saham-saham tertentu meskipun pasar secara keseluruhan melemah.
• AADI: Saham batubara AADI disebut dalam tren bullish secara teknikal, berpotensi menguat seiring lonjakan harga energi global akibat gangguan pasokan di Selat Hormuz.
• MEDC, ENRG: Saham-saham emiten migas seperti MEDC dan ENRG justru melaju di zona positif di tengah koreksi IHSG, diuntungkan oleh kenaikan harga minyak dunia.
🏢 CORPORATE ACTIONS
• BBNI: Menyetujui pembagian dividen tunai Rp13,03 triliun (65% laba bersih 2025) dan rencana buyback saham maksimal Rp905,48 miliar.
• MIKA: Akan melakukan buyback saham dengan nilai maksimal Rp1 triliun dari kas internal.
• ARKO: Laba bersih melesat 52,9% menjadi Rp63,90 miliar di 2025, ditopang kenaikan pendapatan 43,7%.
• PGEO: Mencatat rekor produksi tertinggi sepanjang sejarah, namun laba bersih menyusut 14,2% menjadi US$137,7 juta di 2025 akibat beban pokok pendapatan yang membengkak.
• ULTJ: Laba bersih melonjak 19,06% menjadi Rp1,35 triliun di 2025, meskipun penjualan turun tipis 1,2%.
• ADRO: Laba bersih 2025 anjlok 68% yoy menjadi US$448 juta, sejalan dengan penurunan pendapatan usaha.
🌍 MACRO & MICRO ECONOMY
• IHSG terpuruk setelah tensi geopolitik antara AS-Israel melawan Iran melambungkan harga minyak mentah di atas US$100 per barel, memicu kekhawatiran inflasi dan perlambatan ekonomi global.
• Nilai tukar rupiah terus melemah, sempat menyentuh Rp17.015 per dolar AS, level terendah sejak krisis keuangan Asia, akibat sentimen risk-off global dan lonjakan harga minyak.
• Ekonom mengingatkan bahwa lonjakan harga minyak di atas US$100 per barel berpotensi memberi tekanan signifikan terhadap APBN 2026 melalui subsidi energi dan risiko inflasi.
• Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan perintah siaga 1 untuk seluruh jajaran TNI, mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional.
• Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia turun ke level 125,2 pada Februari 2026 dari 127 di Januari, menunjukkan terkikisnya keyakinan konsumen.
💡 RITEL INSIGHT
Di tengah gejolak pasar global dan domestik, investor ritel disarankan untuk tetap waspada, mencermati fundamental emiten, dan mempertimbangkan diversifikasi portofolio untuk menghadapi volatilitas.
📌 $BBNI $ADRO $ESSA
DX take profit $ESSA pindah ke $ADRO
ESSA lari dari 600 ke 800 👉🏻 30%
2350 x 130% = 3050
nutup gap ngga tu?
gap nya 3670. bisa la. kalau kejadian pas $IHSG mantul sebelum lebaran, KEREN ABISSSSS! Rejeki buat hodler 😍 berlebaran dengan mobil baru
🤔
Konglomerat Theodore Permadi Rachmat atau T.P. Rachmat terpantau melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA). Dari transaksi tersebut, pendiri Triputra Group itu diperkirakan meraup dana sekitar Rp 32,96 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Ind...

katadata.co.id
🔥 🤬 🔥 🤬$ESSA TPRACHMAT IMPOSTOR ? ? ?
🔥 🤬 🔥 🤬$ESSA TPRACHMAT IMPOSTOR ? ? ?
🔥 🤬 🔥 🤬$ESSA TPRACHMAT IMPOSTOR ? ? ?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -T . Permadi Rachmat, salah satu pemegang saham perorangan PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) mengurangi porsi kepemilikan saham di perusahaan tersebut dengan menjual sebanyak 42.239.200 unit (0,25%) saham ESSA melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 5 Maret 202...

stockwatch.id

❌ Iran menuduh US ingin memecah belah teritori Iran untuk menguasai minyak.
https://cutt.ly/utTkvN7J
$ESSA $PTRO $CUAN

$INET $EXCL $ESSA
*Daily News 9/3/2026*
*Rangkuman berita hari ini:*
* ADRO 12M25: laba bersih -68% YoY
* AADI 12M25: laba bersih -37% YoY
* Pengendali tambah INET Rp12 M
* Pemegang saham jual ESSA Rp33 M
* Pemerintah rencanakan dana fleksibel Rp100 T untuk likuiditas bank
* Pemerintah sebut skenario stress test lonjakan minyak terhadap APBN
* Pemerintah buka opsi potong anggaran MBG
* PGAS 12M25: laba bersih -37% YoY
* PGEO 12M25: laba bersih -14% YoY
* MIKA buyback Rp1 T
* Komisaris jual 1,08% TRIN Rp54 M
* BSDE 12M25: laba bersih -42% YoY
* CNMA 12M25: laba bersih -3,3% YoY
* TPIA naikkan kapasitas MTBE dan Butene-1 sebesar 25%
* Direktur tambah EXCL Rp1 M
* BFIN 12M25: laba bersih +1% YoY
* Pengendali jual DPUM Rp4 M
* NFP AS Februari 2026
* Tingkat pengangguran AS Februari 2026
* Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Februari 2026
===
* *ADRO: PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO)* mencatatkan laba bersih sebesar USD146 juta pada 4Q25 (+15% QoQ; -26% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi USD448 juta (-68% YoY), sejalan dengan ekpektasi konsensus dan di atas estimasi Mansek, mencapai 100–125% dari estimasi FY25F konsensus dan Mansek. Pendapatan pada 4Q25 tercatat sebesar USD525 juta (+7% QoQ; -1% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi USD1,9 miliar (-10% YoY), di bawah ekpektasi Mansek namun sejalan dengan konsensus, mencapai 93–100% dari estimasi FY25F Mansek dan konsensus. Penurunan tajam harga jual rata-rata batubara kokas (coking coal) menjadi alasan utama melemahnya pendapatan. Mansek memiliki rating BUY untuk ADRO. (Mansek Research)
* *AADI: PT Adaro Andalan Indonesia (AADI)* mencatatkan laba bersih sebesar USD173 juta pada 4Q25 (+9% QoQ; +27% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi USD760 juta (-37% YoY), sejalan ekpektasi, mencapai 100-101% dari estimasi FY25F konsensus dan Mansek. Pendapatan pada 4Q25 tercatat sebesar USD1,3 miliar (+8% QoQ; +2% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi USD4,9 miliar (-8% YoY). Mansek memiliki rating BUY untuk AADI. (Mansek Research)
* *INET* : Pengendali *PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET)* , Abadi Kreasi Unggul Nusantara, membeli ~41 juta (0,18%) saham INET dengan harga Rp304/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp12 miliar. Transaksi dilakukan pada 6 Maret 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di INET menjadi 59,56%. (Publikasi emiten)
* *ESSA* : Pemegang saham *PT Essa Industries Indonesia (ESSA)* , IR. T. Permadi Rachmat, menjual ~42 juta (0,25%) saham ESSA dengan harga Rp780/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp33 miliar. Transaksi dilakukan pada 5 Maret 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di ESSA menjadi 6,86%. (Publikasi emiten)
* Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadwa, mengatakan pemerintah berencana menambah penempatan dana fleksibel sebesar Rp100 triliun di bank umum untuk memperkuat likuiditas. Sifat penempatan berbeda dengan penempatan Rp200 triliun sebelumnya yang terikat jangka panjang. Skema baru ini memungkinkan dana ditarik sewaktu waktu sesuai kebutuhan belanja negara karena bersumber dari anggaran yang belum terserap. Kementerian Keuangan masih mengkaji waktu pelaksanaannya agar penempatan dana tersebut optimal bagi stabilitas sistem keuangan. (CNN Indonesia)
* Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadwa, menyatakan pemerintah telah melakukan stress test terkait lonjakan harga minyak dunia terhadap APBN 2026. Berdasar perhitungan Kemenkeu, jika rata rata harga minyak mencapai USD92 per barel sepanjang tahun, berpotensi melebar¬kan defisit hingga 3,6% PDB. Purbaya menilai skenario moderat seperti harga USD72 per barel masih dapat dikelola, serta mengingatkan bahwa lonjakan minyak biasanya tidak bertahan lama karena tekanan terhadap permintaan global. Risiko kenaikan harga juga diperkirakan mereda seiring tambahan suplai dari negara produsen seperti AS, Venezuela, dan lainnya. (CNN Indonesia)
* Kementerian Keuangan membuka opsi pemangkasan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) yang tahun ini dialokasikan senilai Rp335 triliun sebagai bagian dari skenario menghadapi lonjakan harga minyak yang berpotensi melebar¬kan defisit APBN 2026 di atas 3% PDB. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyatakan belum menerima arahan resmi terkait pemotongan tersebut. (Kontan)
* *PGAS: PT Perusahaan Gas Negara (PGAS)* mencatatkan rugi bersih sebesar USD23 juta pada 4Q25 (vs. 4Q24: laba bersih USD76 juta; 3Q25: laba bersih USD93 juta), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi USD215 juta (-37% YoY), mencapai 63% dari estimasi FY25F konsensus. Performa ini didorong adanya impairment aset migas yang mengeliminasi investasi anak usaha PGAS, Saka Energi, di blok South Sesulu. Pendapatan pada 4Q25 tercatat sebesar USD1,1 miliar (+7% QoQ; +8% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi USD4 miliar (+5% YoY). Mansek memiliki rating NEUTRAL untuk PGAS. (Mansek Research)
* *PGEO: PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO)* mencatatkan laba bersih sebesar USD33 juta pada 4Q25 (-5% QoQ; +26% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi USD138 juta (-14% YoY). Hasil ini mencapai 93% dari estimasi FY25F konsensus. Pendapatan pada 4Q25 tercatat USD114 juta (-0,1% QoQ; +12,6% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi USD433 juta (+6% YoY). Mansek memiliki rating NEUTRAL untuk PGEO. (Mansek Research)
* *MIKA: PT Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA)* mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimum Rp1 triliun. Periode buyback akan berlangsung selama 3 bulan dari 7 Maret 2026 – 7 Juni 2026. (Publikasi emiten)
* *TRIN* : Komisaris *PT Perintis Triniti Properti (TRIN)* , Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, menjual ~49 juta (1,08%) saham TRIN dengan harga rata-rata Rp1.093/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp54 miliar. Transaksi dilakukan pada 19 Desember 2025 – 5 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di TRIN menjadi 2,92%. Sebelumnya pada tanggal 16 Desember 2025, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo melalui Satya Devya, membeli ~182 juta saham TRIN dengan harga Rp200/saham, sehingga transaksinya mencapai ~36 miliar. (Publikasi emiten)
* *BSDE: PT Bumi Serpong Damai (BSDE)* mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun pada 4Q25 (+1.465% QoQ; -29% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi Rp2,5 triliun (-42% YoY). Hasil di bawah estimasi konsensus namun di atas estimasi Mansek, mencapai 88-124% estimasi FY25F. Pendapatan pada 4Q25 tercatat Rp4 triliun (+70% QoQ; +8% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi Rp12,8 triliun (-7% YoY). Mansek memiliki rating BUY untuk BSDE. (Mansek Research)
* *CNMA: PT Nusantara Sejahtera Raya (CNMA)* pada 4Q25 mencatatkan laba bersih sebesar Rp260 miliar (+66,2% QoQ; +30,5% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi sebesar Rp705 miliar (-3,3% YoY). Hasil ini di atas ekspektasi, mencapai 106–129% dari estimasi FY25F konsensus dan Mansek. Pendapatan pada 4Q25 sebesar Rp1,6 triliun (+11,1% QoQ; +9,2% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 tercatat Rp5,9 triliun (+2,6% YoY). Mansek memiliki rating BUY untuk CNMA. (Mansek Research)
* *TPIA: PT Chandra Asri Pacific (TPIA)* meningkatkan kapasitas produksi pabrik MTBE dan Butene-1 sebesar 25% sebagai bagian dari strategi memperkuat substitusi impor dan ketahanan industri petrokimia nasional. Fasilitas yang berlokasi di Cilegon ini telah melalui uji coba pada Februari 2026 dan kini beroperasi optimal, memperkuat posisi perusahaan sebagai satu-satunya produsen kedua produk tersebut di Indonesia. (Publikasi emiten)
* *EXCL* : Direktur *PT XLSMART Telecom Sejahtera (EXCL)* , David Arcelus Oses, membeli ~466 ribu saham EXCL dengan harga Rp2.700/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp1 miliar. Transaksi dilakukan pada 6 Maret 2026. (Publikasi emiten)
* *BFIN: PT BFI Finance Indonesia (BFIN)* mencatatkan laba bersih sebesar Rp415 miliar pada 4Q25 (+2% QoQ; -8% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi Rp1,6 triliun (+1% YoY). Hasil ini di bawah estimasi Mansek dan konsensus, mencapai 87-96% dari estimasi FY25F. Performa BFIN pada 4Q25 didorong oleh kenaikan beban pencadangan, sementara pertumbuhan beban operasional tetap moderat. PPOP pada 12M25 naik menjadi Rp3,1 triliun (+10% YoY). Gross receivables tumbuh +2% YoY. NIM pada 12M25 naik menjadi 16,7% (vs. 12M24: 16,1%). Beban provisi pada 12M25 naik +28% YoY menjadi Rp1,1 triliun, sehingga Cost of Credit pada 12M25 tercatat sebesar 4,6% (vs. 12M24: 3,8%). Mansek mempertahankan rating BUY untuk BFIN. (Mansek Research)
* *DPUM:* Pengendali *PT Dua Putra Utama Makmur (DPUM)* , Pandawa Putra Investama, menjual 16 juta (0,39%) saham DPUM dengan harga Rp220/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp4 miliar. Transaksi dilakukan pada 2 Maret 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di DPUM menjadi 68,81%. (Publikasi emiten)
* Data lapangan kerja Non-Farm Payroll (NFP) AS tercatat -92 ribu pada Februari 2026, menurun dari level Januari 2026 yang telah direvisi menjadi 126 ribu. NFP pada Februari ini berada di bawah ekspektasi konsensus yang memperkirakan +59 ribu. (US BLS)
* Tingkat pengangguran (unemployment rate) AS tercatat 4,4% pada Februari 2026, naik dibandingkan level Januari 2026 sebesar 4,3%. Tingkat pengangguran ini berada di atas estimasi konsensus sebesar 4,3%. (US BLS)
* Indeks keyakinan konsumen (IKK) Indonesia turun menjadi 125,2 pada Februari 2026 (vs.Jan-26: 127). Hasil ini berada di level optimis (di atas 100). (Bank Indonesia)
=========
*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*
$ESSA 05 Mar 26
Investor: IR.T. PERMADI RACHMAT
Action: SELL
Shares Traded: -10,190,700 (-0.0591%)
Current: 1,182,110,356 (6.862%)
Previous: 1,192,301,056 (6.9211%)
Price: 785
Investor Type: Domestic
Source: IDX
$ESSA 05 Mar 26
Investor: IR.T. PERMADI RACHMAT
Action: SELL
Shares Traded: -2,473,900 (-0.0144%)
Current: 1,192,301,056 (6.9211%)
Previous: 1,194,774,956 (6.9355%)
Price: 795
Investor Type: Domestic
Source: IDX
$ESSA 05 Mar 26
Investor: IR.T. PERMADI RACHMAT
Action: SELL
Shares Traded: -11,392,200 (-0.0661%)
Current: 1,194,774,956 (6.9355%)
Previous: 1,206,167,156 (7.0016%)
Price: 790
Investor Type: Domestic
Source: IDX
$ESSA 05 Mar 26
Investor: IR.T. PERMADI RACHMAT
Action: SELL
Shares Traded: -5,194,800 (-0.0302%)
Current: 1,206,167,156 (7.0016%)
Previous: 1,211,361,956 (7.0318%)
Price: 770
Investor Type: Domestic
Source: IDX
$ESSA 05 Mar 26
Investor: IR.T. PERMADI RACHMAT
Action: SELL
Shares Traded: -2,564,100 (-0.0149%)
Current: 1,211,361,956 (7.0318%)
Previous: 1,213,926,056 (7.0467%)
Price: 780
Investor Type: Domestic
Source: IDX
$ESSA 05 Mar 26
Investor: IR.T. PERMADI RACHMAT
Action: SELL
Shares Traded: -2,580,600 (-0.0149%)
Current: 1,213,926,056 (7.0467%)
Previous: 1,216,506,656 (7.0616%)
Price: 775
Investor Type: Domestic
Source: IDX