


Volume
Avg volume
PT Surya Esa Perkasa Tbk. (SEP) memiliki dan mengoperasikan kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) domestik terbesar milik swasta di Indonesia. Bisnis utamanya adalah pemurnian dan pengolahan gas bumi untuk menghasilkan LPG (campuran Propane dan Butane) dan Kondensat dengan kapasitas 190 TPD (Ton Per Day) LPG dan 500 bpd (barel per hari) Kondensat. Fasilitas Perusahaan berlokasi dekat Palembang, Indonesia. SEP terlihat memainkan peran aktif dan utama dalam swasembada produk nilai tambah gas hilir nasional. Ini diposisikan dengan baik untuk memanfaatkan keahlian promotor, karyawan, dan jaringan pendukungnya. Keragaman negara tempat... Read More
WL SENIN - JUMAT 12 -17 JANUARI
- $EMTK
- $SSIA
- $ESSA
- GZCO
- COIN
Note: mau gamau,suka ga suka,beli ga beli, bukan paksaan, DYOR
$DGWG beli bahan baku dari $ESSA kah, Pak?
ini PSP ESSA lagi ngumpulin barang kayaknya, makanya trader2 dipaksa cutloss. bakal lama ini barang?
$ESSA Silahkan liat stream orang yg bahas ESSA yaa, dia salah satu penyedia bahan utama pupuk yaitu Amonia, kalo kita Swasembada pangan maka ESSA kemungkinan naik apalagi kalo amonia naik, dia jg produksi gas dan anak usahanya produksi bioavtur yg sejalan dengan Project Danantara
Aku sangkut karena dia gagal BO

$ESSA
Proyek Danantara BioAvtur di Cilacap
Proyek Bioavtur ESSA di Jawa Tengah
ayo yang bener yang mana🤫
1/2


@Ahsy4d4 Hahahaha sama kita... Eh tapi gak tau ya. Cewek-cewek or emak-emak tuh secara naluriah berbakat scalper loh. Heran juga sih. Tapi udah jago, beruntung pula!
Saya pernah nyoba scalp, win rate keok! Njirrrrr... 😂
$BSBK $ESSA $BSDE
$ESSA Volume nya tinggi 35-42 juta saham/hari, harga bergerak di sekitar 615-660. artinya aktivitas jual beli tinnggi tapi masih sideways belum ada break resistance.
Fundamental $ESSA sehat secara finansial, utang rendah, uang kas besar bahkan laba lebih tinggi dari industri kimia lain.
Ini bukan saham gorengan, mulai akumulasi di harga resistence sekarang. Salam Cuan!
$ESSA
Untuk swing 1 minggu dengan kondisi market yang agak bearish (merah) seperti di chart:
Jangan Kejar Harga (FOMO): Tunggu ESSA benar-benar menyentuh area 600 - 610. Pasang antrian beli (Buy Limit) di area tersebut, jangan HAKA (Hajar Kanan) di 625.
Disiplin Stop Loss: Jika skenario terburuk terjadi dan harga closing di bawah 590, segera keluar. Jangan biarkan kerugian membesar karena di bawah 590 support berikutnya cukup jauh.
Pantau Harga Minyak/Komoditas: Karena ESSA sensitif terhadap harga komoditas energi, sentimen positif di sana bisa membatalkan skenario turun dan langsung mengangkat harga naik.
Disclaimer : bukan ajakan jual/beli
dividen $ADRO ngga bakal saya pakai buat beli ADRO, udah mahal.
saya bakal pakai buat beli $AADI masih murah 🤩
atau $ESSA yang bakal ngasih dividen bagus 😍
cuman kita harus tanya, "kenapa PSP mark down $ESSA ?"
saya menduga PSP melihat kemampuan bayar dividen meningkat, sehingga mereka mau nambah kepemilikan. kalau mau belanja tentunya mau beli dengan harga murah. makanya di-mark down.
yang lihat potensi pembayaran dividen yang lebih besar, mungkin bisa masuk sekarang2 ini barengan PSP
kita ritel ngga bisa lah lawan PSP
jelas PSP mark down $ESSA sudah sekian lama. Mendingan cari mainan lain aja 😅
ANALISA SAHAM $ESSA
Harga Sekarang: Rp 620
Zona Area Beli Aman:
Rp 590 – 605
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 560
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 635 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 635 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 660
• TP2 = Rp 700 – 740
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 590, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham petrokimia & gas, sensitif sentimen energi dan volume
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $MPRO $BRRC. DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
dari oktober RF udah jual 1.6 juta lot di $ESSA, lagi butuh duit banget kaya nya, setiap ada volume langsung karungin.

Januari seringkali menjadi bulan yang menjebak di pasar keuangan. Setelah euforia "January Effect" atau semangat baru di awal tahun, banyak trader justru melihat saldo akun mereka merah di minggu ketiga atau keempat.
Kenapa profit yang sudah dikumpulkan susah payah bisa menguap begitu saja? Berikut adalah alasannya dari sisi psikologi:
1. The Fresh Start Effect (Semangat yang Kebablasan)
Awal tahun memicu lonjakan motivasi. Masalahnya, trader sering mencampuradukkan resolusi dengan ambisi. Karena ingin "balas dendam" atas performa buruk tahun lalu atau ingin cepat kaya di tahun baru, trader cenderung mengambil risiko terlalu besar (over-leveraging) di awal Januari. Saat market bergejolak sedikit saja, profit langsung tersapu bersih.
2. Euphoria & Overconfidence
Jika minggu pertama Januari berjalan mulus dan profit, otak mulai memproduksi dopamin berlebih. Kita merasa seolah-olah sudah "menaklukan" market.
Efeknya: Kita mulai meremehkan trading plan.
Logikanya: "Kalau kemarin saja gampang, sekarang pasti bisa lebih besar lagi!" – Di sinilah biasanya entry yang asal-asalan dimulai.
3. The "Gambler’s Fallacy"
Banyak orang merasa jika Januari sudah profit banyak, maka mereka "berutang" pada market untuk terus menang. Sebaliknya, jika sempat rugi di pertengahan bulan, mereka merasa "pasti sebentar lagi balik arah." Keyakinan bahwa market harus mengikuti pola kita adalah resep utama kegagalan.
4. Fear of Missing Out (FOMO) Awal Tahun
Januari biasanya penuh dengan narasi "Tahun ini saham X akan meroket!" atau "IHSG makin All-Time High!". Ketakutan tertinggal kereta membuat trader masuk di pucuk (harga tertinggi) tanpa analisa matang, hanya karena tidak mau ketinggalan momentum awal tahun.
Januari seringkali menjadi bulan yang menjebak di pasar keuangan. Setelah euforia "January Effect" atau semangat baru di awal tahun, banyak trader justru melihat saldo akun mereka merah di minggu ketiga atau keempat.
Kenapa profit yang sudah dikumpulkan susah payah bisa menguap begitu saja? Berikut adalah alasannya dari sisi psikologi:
1. The Fresh Start Effect (Semangat yang Kebablasan)
Awal tahun memicu lonjakan motivasi. Masalahnya, trader sering mencampuradukkan resolusi dengan ambisi. Karena ingin "balas dendam" atas performa buruk tahun lalu atau ingin cepat kaya di tahun baru, trader cenderung mengambil risiko terlalu besar (over-leveraging) di awal Januari. Saat market bergejolak sedikit saja, profit langsung tersapu bersih.
2. Euphoria & Overconfidence
Jika minggu pertama Januari berjalan mulus dan profit, otak mulai memproduksi dopamin berlebih. Kita merasa seolah-olah sudah "menaklukan" market.
Efeknya: Kita mulai meremehkan trading plan.
Logikanya: "Kalau kemarin saja gampang, sekarang pasti bisa lebih besar lagi!" – Di sinilah biasanya entry yang asal-asalan dimulai.
3. The "Gambler’s Fallacy"
Banyak orang merasa jika Januari sudah profit banyak, maka mereka "berutang" pada market untuk terus menang. Sebaliknya, jika sempat rugi di pertengahan bulan, mereka merasa "pasti sebentar lagi balik arah." Keyakinan bahwa market harus mengikuti pola kita adalah resep utama kegagalan.
4. Fear of Missing Out (FOMO) Awal Tahun
Januari biasanya penuh dengan narasi "Tahun ini saham X akan meroket!" atau "Crypto akan All-Time High!". Ketakutan tertinggal kereta membuat trader masuk di pucuk (harga tertinggi) tanpa analisa matang, hanya karena tidak mau ketinggalan momentum awal tahun.
Tips Singkat Agar Profit Tidak "Numpang Lewat":
-Masalah Overtrading: Batasi jumlah trade per hari, meskipun market terlihat sangat bagus.
-Emosi Meluap: Ingat, Market tidak tahu ini bulan Januari. Market tetap bergerak acak.
-Profit Hilang: Gunakan teknik Trailing Stop. Amankan sebagian keuntungan secara bertahap.
Intinya: Januari bukan sprint, tapi maraton. Trader yang gagal biasanya terlalu sibuk merayakan kemenangan kecil hingga lupa mengunci pintu (manajemen risiko).
Berita $KRAS https://cutt.ly/Ftjq3gak
Bukan random tag: $TOWR $ESSA
Info Singkat saham untuk 9 Januari 2026 (bukan rekomendasi jual-beli) :
$BBCA : Rangenya yakni Rp 7.950,- (support ) s/d Rp 8.175,- (resistance) . Posisi bandar masi didalam sebesar Rp 304,3 milyar di harga rata-rata Rp 8.050,- selama seminggu terakhir. Untuk BBCA saya kira ini adalah saham investasi jangka panjang dengan nilai wajar di Rp 10.650,-. Jadi jangan lihat pergerakan jangka pendeknya, untuk BBCA intinya sabar saja karena memang saham lamban untuk investasi.
$ESSA : Rangenya yakni Rp 600,- (support ) s/d Rp 660,- (resistance) . Posisi bandar nya masi Didalam sebesar Rp 11,4 milyar di harga rata-rata Rp 620,- selama seminggu terakhir. Untuk ESSA ini masi dalam fase konsolidasi dan cenderung sideway, baru kembali potensial jika dia mampu breakout salah satu dari "batas" konsolidasinya, misal dia menguji area Rp 660,- dan tembus maka target berikutnya di Rp 690. Begitu pula sebaliknya, jadi lebih baik tunggu kepastiannya dulu.
$COIN : Rangenya yakni Rp 3.170,- (support) s/d Rp 3.420 (resistance). Posisi bandar masi keluar sebesar Rp 101,4 Milyar selama seminggu terakhir. Untuk COIN secara teknikal dia masi ada potensi untuk uji support di area Rp 3.170,- . Sementara wait and see dulu ya.
Ingin mendapatkaan analisa IHSG harian dan info saham BULL dan CDIA serta ikut polling saham yang akan dibahas setiap harinya? yuk gabung dengan komunitas seirine investama, klik disini : https://bit.ly/telegramSEC.
Jika merasa informasi ini berguna juga boleh traktir secangkir kopi via stockbit tips, terimakasih.❤️❤️❤️
Harus diingat:
1. Jangan trading dengan brutal mentang-mentang melihat bandar ada didalam, gunakan money management yang baik.
2. ini hanyalah info singkat dan bukan rekomendasi jual-beli.
DISCLAIMER ON
"Semoga informasi ini berguna bagi teman-teman sekalian, support terus kami dengan "LIKE" dan "FOLLOW" akun stockbit
@cahyarianeka
RF itu Buana Capital.
Buana Capital itu milik Pieter Tanuri.
Pieter Tanuri itu salah satu Komisarisnya $ESSA.
🤔
