


Volume
Avg volume
PT Surya Esa Perkasa Tbk. (SEP) memiliki dan mengoperasikan kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) domestik terbesar milik swasta di Indonesia. Bisnis utamanya adalah pemurnian dan pengolahan gas bumi untuk menghasilkan LPG (campuran Propane dan Butane) dan Kondensat dengan kapasitas 190 TPD (Ton Per Day) LPG dan 500 bpd (barel per hari) Kondensat. Fasilitas Perusahaan berlokasi dekat Palembang, Indonesia. SEP terlihat memainkan peran aktif dan utama dalam swasembada produk nilai tambah gas hilir nasional. Ini diposisikan dengan baik untuk memanfaatkan keahlian promotor, karyawan, dan jaringan pendukungnya. Keragaman negara tempat... Read More
ESSA Industries Indonesia Tbk - ESSA
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/NtcuONAy
$ESSA
1/4




$ESSA buat yang baru entry atau mau entry udah cukup menarik nih. kemaren saya rekomendasikan untuk WNS karena dilema sesuai judul yang udah saya buat, cuma untuk case hari ini essa udah hit support. Asing juga nampungin barang Xobat Loss jd cukup okelah, dengan catatan besok ga ngaco lagi marketnya.
DC ON. DYOR

@skydrugz27 oh iya
MDKA 200 B
ADRO 183 B
AMMN 176 B
EXCL 165 B
INDF 127 B
MBMA 127 B
ASII 101 B
ADMR 49 B
$AADI 45 B
$MEDC 26 B
$ESSA 20 B
🤔
Analisa Saham
https://cutt.ly/Ytct7dKe
$MDKA $INCO $ESSA
berapa banyak orang hari ini terluka tapi tak berdarah??
di injak-injak $BUMI masih aja kau tahan luka itu , bahkan kau mengajak teman teman mu untuk menahan nya
BUMI ITU $ESSA jgn kau sembah
karena dia tidak $MAHA tinggi
diatas nya masih ada STAR
Memang dilihatnya dari flownya emiten BT ini yang paling maksense dari segala aturan FF MSCI coba deh tarik dari Des - Jan flow masuknya deres ritel dicuci terus. *cuma mau menenangkan holdernya
$ADRO $EMAS $ESSA
SCALPING $ESSA (635)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (625 – 650)
Take Profit 1 (TP1) 650
Take Profit 2 (TP2) 670
Zona Stoploss (< 610)
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (635)
Risiko (Risk)
Entry 635 → Stoploss 610
Risiko = 25 poin
Reward TP1
650 – 635 = 15 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0.6
Reward TP2
670 – 635 = 35 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1.4
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$MDKA $DMAS
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
setiap saham2 konglo kena badai $IHSG jd longsor, ritel pada panik selling algoritma asing kena trigger emiten2 lain yg baik2 sj pun ikutan keseret2 turun dalam. kl kalian cuan di saham konglo kalian nikmati sndiri tp derita nya kok ngajak2 😭 $ESSA $INCO
Berikut rasio Foreign Buy terhadap Foreign Sell dari data Net Foreign Buy Midday per 28 Januari 2026
Meskipun GOTO memiliki nilai Net Buy absolut tertinggi secara volume, namun secara rasio agresivitas, $EXCL dan $ESSA memimpin dengan rasio di atas 5x. Ini menunjukkan bahwa setiap ada 1 lembar saham yang dijual asing, ada lebih dari 5 lembar yang dibeli.
Rasio GOTO yang rendah (1.30) mengindikasikan bahwa meskipun asing banyak membeli, tekanan jual dari pihak asing lainnya juga sangat besar pada saat yang sama (high turnover).
Sektor Properti & Energi: Terlihat beberapa saham properti (LPKR, PWON) dan energi (ESSA, ELSA) memiliki rasio yang cukup solid di atas 2.5x, menandakan akumulasi yang relatif "bersih" dari tekanan jual asing.
