


Volume
Avg volume
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk didirikan pada 15 Desember 2000. Bidang usaha Perseroan adalah sebagai perusahaan pengembang yang fokus pada hotel dan resor ramah lingkungan. Sepanjang sejarah berdirinya, Perseroan dikenal sebagai pengembang unggul dengan arsitektur terbaik yang sudah mendapatkan pengakuan internasional dengan beberapa portofolio properti terbaik yaitu Alila Ubud, Alila Villas Uluwatu, dan Alila Manggis, Alila SCBD, dan Dialoog Banyuwangi.
$BUVA ada 3.000k masuk di harga 1200an gais, dirupiahkan total 350jt++ harga atas, artinya apa? bakal makin naik lagi ini buva tinggal tunggu waktunya

PREVIEW IHSG Β» SEASON PUASA
anak tiktokers / kemarin sore blm kenal yg namanya SEASON
perlu belajar + kalau perlu pake mentor jg boleh
keluar uang better for learning
daripada boncos dimarket
januari-maret atau bulan ramadhan Β» season IHSG usual drop
recovery dan bullish kencang after lebaran / april keatas
jika CL after MSCI Annoncement + CL lagi trigger WAR = RUNGKAD / BONCOS
overal kita memang di saham Β» nambah income
jgn sampe nambah income Β» sedekah bandar
better sedekah ke masjid/badan amal dll
wait for rebound after lebaran
(sy tetep update mapping)
random tag $IHSG $MINA $BUVA
1/2


IHSG REBOUND SEJENAK ATAU AWAL PEMBALIKAN?
Pagi ini, layar monitor kita terasa jauh lebih "sejuk" ya. IHSG dibuka hijau royo-royo, naik lebih dari 2%, seolah ingin langsung membayar utang penurunan tajam beberapa hari terakhir. Fenomena ini setidaknya memberi ruang napas bagi portofolio kita yang kemarin sempat "sesak".
Kalau kita perhatikan, dorongan ini memang sejalan dengan angin segar dari bursa global. Wall Street ditutup solid dengan Dow Jones naik 0,49%, S&P 500 menguat 0,78%, dan Nasdaq yang melesat 1,29% ke level 22.807. Hijau-nya bursa AS ini biasanya jadi mood booster buat pasar Asia, termasuk kita di Indonesia.
Selain itu, ada katalis menarik dari dalam negeri terkait aturan baru keterbukaan data kepemilikan di atas 1%. Di satu sisi, transparansi ini adalah sinyal bagus untuk menarik investor asing karena pasar dianggap lebih terbuka. Namun, di sisi lain, ini bisa jadi pedang bermata dua: dalam jangka pendek, investor mungkin akan lebih berhati-hati sambil memantau siapa saja "pemain" yang sebenarnya ada di balik sebuah emiten.
Ini bisa kita harapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar saham Asia, termasuk Indonesia. Selain itu keterbukaan data kepemilikan >1% juga diharapkan meningkatkan transparansi dan menarik investor asing masuk. Walaupan untuk jangka pendek, ini berpotensi membuat investor lebih berhati-hati.
Kendati demikian, kita tidan bisa buru-buru menyimpulkan "Oh, ini murni karena sentimen A" atau "Ini pasti akumulasi B". Jujur saja, di tengah ketidakpastian global dan domestik yang sedang tumpang tindih, tidak ada yang benar-benar tahu apa yang akan terjadi di penutupan nanti, apalagi besok. Jadi Jangan langsung agresif all-in. Perhatikan apakah rebound ini disertai dengan volume beli yang solid atau jangan-jangan hanya sekadar aksi short-covering sementara untuk "memancing" ritel masuk.
Selamat memantau market, tetap berkepala dingin, dan pastikan setiap eksekusi tetap sesuai dengan trading plan masing-masing.
Hayo siapa yang kemarin sempat panic selling waktu minus 5%, dan sekarang malah merasa kena prank karena marketnya tiba-tiba loncat 2%?
RT $BIPI $BUVA $BUMI
