


Volume
Avg volume
PT. Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. (BSML) didirikan pada tahun 2012. BSML merupakan perusahaan yang bergerak di dalam bidang usaha jasa yang memberikan pelayanan angkutan moda laut dan penyediaan jasa logistik, dengan integritas dan profesionalisme dengan mengutamakan pelayanan prima. Pada awal beroperasi sejak pendirian, BSML merupakan perusahaan jasa angkutan laut yang hanya menyediakan layanan jasa menggunakan armada-armada milik partner usaha. Seiring perkembangan usaha, dibawah kepemilikan dan manajemen baru, pada tahun 2017, BSML mulai memiliki armada kapal milik sendiri dengan pengoperasian 2 (dua) pasang kapal tund... Read More
$AYLS $FILM $BSML ada yang tahu siapa BVN ini? di denda Rp5,35M. Berita lengkap nya https://cutt.ly/xtQUnBFd

Langkah OJK belakangan ini (khususnya per Februari 2026) terasa sangat gencar menyasar akun-akun individu dan saham tertentu. Misalnya terkait aksi goreng saham $IMPC, OJK baru saja menjatuhkan denda sebesar Rp5,7 miliar kepada tiga pihak (inisial MLN, UPT, dkk) atas manipulasi harga. Begitu juga dengan kasus lainnya terkait $FILM, $BSML yang menyeret salah satu influencer saham ternama.
Namun, tampaknya masih sulit untuk menyentuh "ikan paus" seperti PTRO, PANI, DSSA, BUVA, dan RLCO.
Ada beberapa realitas hukum dan teknis di balik layar yang perlu kita pahami:
1. Status "Sedang Diproses" vs "Sudah Diputus"
OJK sebenarnya tidak tinggal diam. Per Februari 2026, OJK menyatakan ada 32 kasus pidana manipulasi pasar yang saat ini sedang dalam proses pemeriksaan dan penyidikan.
BREN & CUAN: OJK mengonfirmasi telah melakukan investigasi mendalam terhadap saham-saham grup Prajogo Pangestu sejak akhir 2024 terkait volatilitas yang ekstrim.
BUVA: Emiten ini (Bukit Uluwatu) baru saja memberikan klarifikasi resmi pada awal Februari 2026 untuk membantah keterlibatan mereka dalam dugaan tindak pidana pasar modal yang melibatkan pihak lain (MPAM). Ini menunjukkan radar OJK sebenarnya sudah mengarah ke sana.
2. Perisai "Aksi Korporasi" (Corporate Action)
Mengapa saham seperti PANI atau DSSA lebih sulit dijerat pasal manipulasi?
- Fundamental Story: PANI memiliki proyek nyata di PIK 2 yang sangat masif, sementara DSSA dan PTRO didorong oleh ekspansi bisnis energi dan teknologi.
- Legalitas Transaksi: Pemain besar seringkali menggunakan mekanisme yang sah seperti Stock Split (DSSA & PTRO), Right Issue, atau akuisisi strategis. Di mata hukum, jika kenaikan harga didukung oleh berita aksi korporasi yang dilaporkan ke bursa, pembuktian "penggorengan" menjadi jauh lebih sulit dibandingkan transaksi semu (wash sales) yang dilakukan akun ritel.
3. Kompleksitas Struktur Kepemilikan (UBO)
Grup konglomerat biasanya memiliki struktur kepemilikan yang sangat kompleks. Namun, per 2026 ini, OJK mulai memperketat aturan Ultimate Beneficial Owner (UBO). Tujuannya agar pengendali asli di balik lapisan perusahaan cangkang (shell companies) tidak bisa lagi bersembunyi.
Intinya: Untuk menjerat konglomerat, OJK butuh bukti aliran dana antar-perusahaan yang seringkali melintasi batas negara, bukan sekadar melihat grafik harga yang "terbang".
Semoga kedepannya OJK dan BEI bisa menciptakan sinergi yang lebih baik demi pasar modal yg sehat dan bebas dari goreng menggoreng yg sudah terbukti merugikan masyarakat, bahkan negara dalam kasus SEPERTI JIWASRAYA, ASABRI, dll..
1/3



OJK atau Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan sanksi denda kepada influenser berinisial BVN Rp 5,35 miliar karena manipulasi harga saham. Otoritas memastikan akan menyelidiki dugaan pelanggaran oleh pihak mana pun, termasuk kreator konten, baik YouTuber, Selebgram maupun TikToker lainnya.
Otoritas mem...

katadata.co.id
IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif kepada influencer pasar modal hingga sejumlah perusahaan akibat terbukti melakukan manipulasi harga saham dalam kasus berbeda.
Sehubungan dengan pelanggaran tersebut, influencer saham Belvin Tannadi (BVN) dikenakan denda sebe...

www.idxchannel.com

wah saya pernah punya $BSML pas zaman lagi demen2nya kapal2an dan tanker2an, ga tau bahwa pernah digoreng, atau mungkin waktu itu udah exit sebelum viral 🤣
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sanksi Rp5,35 miliar kepada influencer keuangan berinisial BVN atas kasus manipulasi perdagangan saham kepada masyarakat.
PJS Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan, kasus ...

www.cnbcindonesia.com

OJK atau Otoritas Jasa Keuangan memberikan sanksi berupa denda kepada influenser berinisial BVN Rp 5,35 miliar. BVN terbukti menyampaikan informasi tidak benar melalui media sosial terkait rekomendasi saham.
Pejabat sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbo...

katadata.co.id
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sanksi Rp5,35 miliar kepada influencer keuangan Belvin Tannadi (@belvinvvip) atas kasus manipulasi perdagangan saham kepada masyarakat.
PJS Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi meng...

www.cnbcindonesia.com

alamak 2026 masih goreng-menggoreng, padahal kata mega tahun kapan mending rebus-rebusan. $IHSG $AYLS $BSML
1/2


padahal barusan diomongin,
https://cutt.ly/RtQR4E3r
$INDS $NETV $BSML
Sabar adalah kunci
Yg menggambarkan pergerakan $BSML
https://stockbit.com/post/22558677

$BSML 13 Feb 26
Investor: ANDRIANSYAH PRAYITNO
Action: SELL
Shares Traded: -41,100 (-0.0022%)
Current: 214,479,700 (11.5921%)
Previous: 214,520,800 (11.5943%)
Broker: MG
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$BSML 13 Feb 26
Investor: GOLDFIVE INVESTMENT CAPITAL
Action: BUY
Shares Traded: +3,000,000 (+0.1621%)
Current: 676,170,165 (36.5453%)
Previous: 673,170,165 (36.3832%)
Broker: FS
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$BSML 13 Feb 26
Investor: GOLDFIVE INVESTMENT CAPITAL
Action: SELL
Shares Traded: -3,900,000 (-0.2107%)
Current: 673,170,165 (36.3832%)
Previous: 677,070,165 (36.5939%)
Broker: CP
Investor Type: Domestic
Source: KSEI