1,225

-25

(-2.00%)

Today

266.15 M

Volume

667.46 M

Avg volume

Company Background

PT Bumi Resources Minerals Tbk. ('BRM')adalah perusahaan pertambangan multi mineral yang beroperasi di Indonesia. BRM didirikan di Indonesia dan mengoperasikan beragam portofolio mineral termasuk tembaga, emas, seng, dan timah. Mengingat permintaan komoditas yang kuat, BRM memberikan kesempatan unik untuk menjadi bagian dari perusahaan mineral yang beragam. Manajemen kami memiliki pengalaman bisnis yang baik dalam pengembangan sumber daya dan kegiatan operasi. BRM berusaha untuk memberikan hasil positif dan menambah nilai bagi para pemangku kepentingannya dengan memonetisasi cadangannya menjadi produksi komersial.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@MasZhon kok serem gt kode2nya.. the next apa nih yang jelas.. $BOSS kah atau $BUMI atau $BRMS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI: Menuju Gerbang MSCI Standard & Ambisi The Road to 1.000! atau hanya Gimicik 🚀💎


BUMI hari ini bukan lagi sekadar "saham sejuta umat", tapi sedang bertransformasi menjadi raksasa mineral terintegrasi. Dengan masuknya Grup Salim dan perbaikan struktur modal, narasi BUMI berubah total. Mari kita bedah skenarionya:

1. The MSCI Catalyst (Short-Term Fuel) 📈
BUMI adalah kandidat terkuat naik kelas ke MSCI Global Standard Index Februari 2026. Estimasi passive inflow mencapai $180jt - $300jt. Ini adalah bahan bakar utama untuk menembus resisten kuat di 460-500.

2. Transformasi Menjadi "Mineral Monster" 🏗️
BUMI tidak lagi bergantung 100% pada batubara:
• Bauksit & Alumina: Akuisisi Laman Mining membawa BUMI masuk ke hilirisasi mineral hijau.
• Emas & Tembaga: Melalui $BRMS, cadangan mineral BUMI makin solid. Ini adalah kunci valuasi jangka panjang.

3. Strategi "The Road to 1.000" – Realistis? 🎯
Target Rp1.000 bukan sekadar angka cantik, tapi hasil dari Re-Rating valuasi:
• Status Blue Chip: Jika BUMI mulai rutin bagi dividen, PE Ratio akan terangkat.
• Deleveraging: Utang yang bersih membuat Bottom Line (Laba Bersih) sepenuhnya milik pemegang saham.
• Institutional Trust: Inklusi MSCI adalah langkah awal kembalinya kepercayaan manajer investasi global untuk "HODL" BUMI di harga tinggi.
Skenario Harga:
• Short Term: 480 - 550 (MSCI Momentum)
• Long Term: 1.000+ (Transformation Success)
• Stop Loss/Support: 400 (Wajib waspada jika patah tren)
Gimana menurut kalian? Apakah BUMI bakal kembali ke kejayaan masa lalu di level 1.000 atau hanya singgah sebentar di 500? 🚀🔥

ONLY TIME WILL TELL

menurut kalian gimana BUMI bisa ke 1000 gak

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Masih ada resiko geopolitik global sanksi Rusia Iran Memanas https://cutt.ly/7tlbHryT

beberapa yang di untung kan Sektor Emas
$ANTM $MDKA $BRMS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Masih ada resiko geopolitik global https://cutt.ly/Xtlbhv7z

beberapa yang di untung kan Sektor Emas
$ANTM $MDKA $BRMS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Rothschild Aja Bisa Kena Tipu BUMI, Apalagi Ritel Kayak Kita! Wkwkwk 😂💀

Guys, gue mau ceritain sesuatu yang NGAKAK ABIS tapi sekaligus MENYERAMKAN! Lo tau nggak siapa itu ROTHSCHILD? Mereka tuh salah satu keluarga TERKAYA dan TERPINTAR di dunia finansial! Udah ratusan tahun main di industri keuangan, jadi penasihat raja-raja dan presiden, punya koneksi kemana-mana, punya tim riset dan lawyer super canggih! Nah, keluarga sekelas ROTHSCHILD ini pernah jadi penasihat keuangan BUMI tahun 2010-2013 dan lo tau apa yang terjadi? MEREKA "KENA TIPU" SAMA BAKRIE! 😂 Atau lebih tepatnya, ada konflik besar soal integritas dan pembayaran utang yang bikin mereka SENGKETA HUKUM sampe bertahun-tahun!

Ceritanya gini: Tahun 2010, Rothschild diminta jadi financial advisor buat Bakrie di BUMI. Mereka bantu restrukturisasi utang, bantu ngatur kepemilikan saham, dan berbagai urusan keuangan kompleks lainnya. Tapi tahun 2013-2014, BOOM! Rothschild menuduh ada masalah serius terkait kepemilikan saham dan kewajiban pembayaran utang! Mereka bilang ada hal-hal yang nggak transparan, ada janji-janji yang nggak ditepatin, dan mereka merasa "ditipu" (meskipun bukan tipu dalam arti harfiah, tapi perseteruan bisnis yang kompleks dan merugikan mereka)!

Sekarang lo pikir: ROTHSCHILD dengan segala sumber daya, tim lawyer, tim riset, insider access, dan pengalaman ratusan tahun aja BISA KENA BEGINI sama Bakrie! Terus LO, RITEL KECIL yang modal informasi cuma dari grup Telegram dan Twitter, LO PIKIR LO LEBIH PINTAR DARI ROTHSCHILD?! 😂 Lo pikir lo bisa "outsmart" Bakrie?! Lo pikir lo nggak bakal kena tipu kayak Rothschild?! NGAKAK GUYS! Ini kayak lo yang baru belajar karate seminggu terus mau lawan juara dunia UFC! WKWKWK BUNUH DIRI!

Yang bikin makin LUCU tapi SEREM tuh, sekarang banyak ritel yang bilang "Ah itu kan BUMI dulu, BUMI sekarang udah beda! Udah ganti manajemen, udah berubah!" BERUBAH APANYA?! Grup Bakrie masih yang pegang kendali! Track recordnya masih sama MENGERIKAN! Yang berubah cuma NARASI dan KEMASAN aja! Ini kayak penipu ganti baju terus lo bilang "Wah orangnya udah beda nih, pasti nggak bakal nipu lagi!" LOGIKA DIMANA?! 😂

Bayangin situasi absurd ini: ROTHSCHILD yang punya akses ke data internal perusahaan, yang duduk di meeting board, yang punya tim ahli menganalisa setiap detail, mereka aja bisa "kena" sama Bakrie. Terus LO yang cuma baca artikel berita dan liat chart di HP, LO PIKIR LO LEBIH TAU?! Lo pikir lo bisa "invest smart" di BUMI?! NGAKAK POLL! Ini confidence level yang salah tempat guys! Ini bukan berani, ini NEKAT!

Dan yang paling KOCAK tuh argumen ritel: "Tapi sekarang kan udah ada OJK, udah ada pengawasan ketat, nggak mungkin kejadian lagi!" OH REALLY?! Rothschild kejadian tahun 2013, OJK udah ada dari 2011! Pengawasan udah ada! Tapi tetep aja BISA TERJADI! Lo pikir dengan OJK tiba-tiba semua masalah hilang?! Lo pikir nggak ada celah lagi?! NAIF BANGET! Kalo sekelas Rothschild aja bisa kena dengan segala koneksi dan power mereka, apalagi lo yang cuma retail kecil?!

Mari kita breakdown lebih jelas: Rothschild itu INSTITUSI FINANSIAL ELIT dengan resource unlimited. Mereka punya tim lawyer dari firma hukum terbaik dunia. Mereka punya tim analyst yang udah puluhan tahun pengalaman. Mereka punya akses insider ke data perusahaan. Mereka punya koneksi ke regulator dan pemerintah. DENGAN SEMUA ITU, mereka masih bisa "kena" di BUMI! Sekarang lo, dengan modal berapa? 10 juta? 50 juta? 100 juta? Dengan riset dari mana? Artikel online? Video YouTube? Grup Telegram? LO PIKIR LO LEBIH JAGO DARI ROTHSCHILD?! 😂💀

Terus ada yang ngeles "Ah tapi gue cuma invest kecil-kecilan, nggak seserius Rothschild!" SALAH BESAR! Justru karena lo invest kecil, lo LEBIH RENTAN! Lo nggak punya lawyer buat gugat kalo kena tipu! Lo nggak punya power buat pressure manajemen! Lo nggak punya koneksi ke regulator! Kalo Rothschild aja yang punya semua itu masih bisa "kena", LO YANG NGGAK PUNYA APA-APA BAKALAN LEBIH PARAH KENA-nya! Lo cuma bisa gigit jari, nangis di forum online, terus move on (sambil loss)!

Yang bikin gue pengen KETAWA tapi sekaligus SEDIH tuh, 110 ribu ritel sekarang masih confident masuk BUMI dengan argumen "Ah sekarang udah beda kok!" BEDA APANYA?! Track record Bakrie masih sama! Perseteruan dengan Rothschild itu BUKTI NYATA gimana cara kerja mereka! Dan lo pikir lo bakal dapat treatment lebih baik dari Rothschild?! MIMPI! Lo tuh di mata mereka cuma EXIT LIQUIDITY! Cuma kantong duit buat mereka ambil profit! Rothschild masih bisa fight back karena mereka punya power, tapi lo? LO CUMA BISA NANGIS!

Sengketa Rothschild-Bakrie di BUMI itu berujung pada tuntutan perubahan direksi, perseteruan hukum bertahun-tahun, dan yang paling penting: HARGA SAHAM BUMI COLLAPSE dari 8000 ke 50! Siapa yang paling rugi? INVESTOR RETAIL! Rothschild mungkin rugi tapi mereka masih bisa survive dan punya resource buat fight. Tapi retail? HABIS TOTAL! Uang mereka LENYAP! Dan sekarang sejarah mau terulang, 110 ribu ritel baru mau ngalamin hal yang sama, tapi mereka malah bilang "Ah sekarang udah beda!" WKWKWK LUCU BANGET!

Kalo ROTHSCHILD yang super kaya, super pintar, super experienced, dengan segala resource dan power mereka aja bisa "kena" sama Bakrie di BUMI, APALAGI RITEL KECIL KAYAK LO?! 😂 Lo yang modal informasi dari grup Telegram, lo yang riset cuma baca artikel 5 menit, lo yang nggak punya lawyer atau power apa-apa, LO PIKIR LO BAKAL AMAN?! NGAKAK GUYS! Ini realita yang LUCU tapi MENYEDIHKAN! Dan yang paling tragis? 110 ribu ritel masih aja ngeyel dengan argumen "BUMI sekarang udah beda!" WKWKWK SELAMAT MENIKMATI PERJALANAN KE KANDANG TERNAK! 😂💀


$BUMI $BNBR $BRMS

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Katanya BUMI Udah Berubah Sekarang? Jangan Tertipu Lagi! Ini Faktanya YANG SAYA LIHAT

Guys, gue sering banget denger argumen dari 110 ribu ritel BUMI yang bilang "Ah itu kan dulu, sekarang BUMI udah beda! Udah berubah! Managementnya baru, strateginya baru, bisnis batubara lagi bagus!" Terus mereka yakin banget kalo BUMI sekarang nggak bakal kayak dulu lagi yang collapse dari 8000 ke 50. Tapi gue mau tanya: EMANG IYA UDAH BERUBAH? Atau lo cuma lagi nyari pembenaran buat nahan saham yang udah terlanjur lo beli di harga mahal?! Artikel ini bakal bikin lo merinding karena faktanya JAUH dari ekspektasi lo!

Mari kita lihat FAKTA KERAS yang nggak bisa dibantah. Pertama, fundamental BUMI itu MASIH BERMASALAH BERAT! Lo cek laporan keuangan terakhir mereka, utangnya masih gede guys! Debt to equity ratio-nya masih tinggi, cash flow-nya masih fluktuatif, dan yang paling mengerikan: profitabilitas mereka sangat bergantung sama harga batubara global yang naik turun kayak roller coaster! Pas harga batubara tinggi, mereka untung. Pas turun? BISA RUGI GEDE! Ini namanya bisnis yang high risk dan unstable! Terus lo mau bilang mereka udah berubah?!

Kedua, TRACK RECORD MANAJEMEN BAKRIE ITU MENAKUTKAN! Lo tau nggak berapa banyak perusahaan grup Bakrie yang udah collapse dan bikin investor rugi miliaran?! Bukan cuma BUMI guys! Ada BTEL, LAPD, dan masih banyak lagi yang jadi hantu bursa! Pola mereka selalu sama: hype besar, ritel masuk, terus perusahaan struggle, investor loss masif! Sekarang lo mau percaya lagi sama track record kayak gini?! Lo mau jadi korban yang keberapa?!

Ketiga, dan ini yang paling MENGERIKAN, ASING UDAH KABUR 4 TRILIUN dari BUMI! Lo pikir asing itu bodoh? Lo pikir mereka kabur tanpa alasan? MEREKA PUNYA DATA, PUNYA RISET, PUNYA INSIDER INFO yang lo nggak punya! Mereka udah analisa mendalam fundamental BUMI dan mereka ambil keputusan: KELUAR! Sementara lo, dengan modal informasi dari grup Telegram dan Twitter, malah masuk dan bilang "BUMI udah berubah kok!" SIAPA YANG LEBIH CREDIBLE?! Asing dengan riset mendalam atau lo dengan modal "katanya"?!

Keempat, SEKTOR BATUBARA ITU LAGI DALAM TEKANAN GLOBAL! Dunia lagi transisi ke energi hijau guys! Negara-negara maju pada ngejar net zero emission, bank-bank internasional pada nggak mau kasih pinjaman ke perusahaan batubara, investor ESG (Environmental, Social, Governance) pada hindarin saham batubara! Ini tren jangka panjang yang nggak bisa diubah! Terus lo bilang BUMI masa depannya cerah? DIMANA LOGIKANYA?! Ini kayak lo invest ke perusahaan kaset pita pas era digital, atau invest ke pabrik mesin tik pas era komputer! SALAH TIMING DAN SALAH SEKTOR!

Kelima, POLA CHART BUMI SEKARANG IDENTIK DENGAN 2008! Gue udah analisa chart BUMI dari dulu sampe sekarang, dan polanya PERSIS SAMA! Ada hype besar, volume melonjak, ritel masuk massal, harga pump drastis, terus asing mulai distribusi, dan akhirnya DUMP! Bedanya cuma di narasi aja: dulu narasinya "batubara booming", sekarang "MSCI MSCI"! Tapi POLANYA SAMA! Dan lo tau endingnya gimana kan? COLLAPSE TOTAL! History repeats itself guys, dan lo lagi ngelakuin kesalahan yang sama dengan investor 2008.

Yang bikin gue PALING TAKUT dan KASIHAN tuh, 148 ribu ritel ini kebanyakan pemula yang nggak tau sejarah kelam BUMI. Mereka cuma tau hype sekarang, mereka nggak pernah riset track record perusahaan, mereka nggak pernah cek fundamental dengan bener, mereka cuma modal "katanya udah berubah" dari orang-orang yang mungkin sendirinya juga nggak ngerti! Ini TRAGEDI YANG SEDANG TERJADI DI DEPAN MATA KITA! Dan yang paling menyedihkan? Kebanyakan dari mereka baru sadar pas udah terlambat, pas udah loss 50-70%, pas udah jadi "investor kandang ternak"!

Lo mau tau kenapa gue nulis artikel ini dengan tone yang keras dan menakutkan? KARENA INI REAL DANGER guys! Ini bukan main-main! Ini uang lo, masa depan lo, keluarga lo yang on the line! Gue nggak mau lo jadi Pak Budi berikutnya yang nungguin 14 tahun cuma buat masih loss 95%! Gue nggak mau lo nyesel seumur hidup karena percaya narasi "udah berubah" tanpa cek fakta! WAKE UP SEBELUM TERLAMBAT!

Jadi apakah BUMI benar-benar udah berubah? FAKTANYA: Fundamental masih bermasalah, track record manajemen menakutkan, asing kabur masif, sektor batubara dalam tekanan global, dan pola chart mirip dengan 2011 sebelum collapse! INI BUKAN PERUBAHAN, INI PENGULANGAN SEJARAH! Dan lo mau jadi bagian dari sejarah tragis ini? Atau lo mau belajar dari kesalahan orang lain dan KELUAR SEBELUM TERLAMBAT?!


$BUMI $DEWA $BRMS

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

“Shift away from commodities and metals toward crude palm oil.”

$NCKL $BRMS $AALI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

#CoolingDown!

Ritual Sang Pemuja Moving Average
Episode 1: Weekend yang Hampa.

Weekend pagi. Matahari bersinar cerah, burung berkicau, tapi dunia Bambang terasa hitam putih. Ia menatap layar ponselnya—aplikasi trading berwarna biru gelap itu menampilkan tulisan yang paling ia benci: "Market Closed."

Bambang menghela napas panjang. Ia merasa seperti astronot yang terputus komunikasinya dengan bumi. Ia mencoba makan siang dengan ibunya, tapi pikirannya melayang. Ibunya bertanya, "Bambang, kok nasinya nggak dimakan?"
Bambang menjawab lirih, "Nunggu konfirmasi breakout dulu, Bu..."
Ibunya hanya bisa mengelus dada, mengira anaknya sedang ikut sekte sesat. Bagi Bambang, akhir pekan adalah padang pasir yang tandus tanpa oase fluktuasi.

Episode 2: Senin Pagi yang Berdarah

Senin, pukul 08.59 WIB. Bambang sudah duduk tegak, jari telunjuknya gemetar di atas layar ponsel. Keringat dingin menetes. Detik jam dinding terdengar seperti bom waktu.

09.00! Layar ponselnya meledak. Warna hijau dan merah berkedip liar. Saham pilihannya, PT. Angin Ribut Sejahtera (ARTO-RTOnan), tiba-tiba melonjak 5%.
"Ayo terbang ke bulan!" teriak Bambang. Jantungnya berdegup kencang, lebih cepat dari tempo lagu heavy metal. Adrenalin membanjiri pembuluh darahnya. Ia merasa hidup kembali.

Namun, drama dimulai. Pukul 09.15, sebuah berita muncul: CEO PT. Angin Ribut lupa bayar listrik kantor.

Grafik yang tadinya tegak lurus ke atas, tiba-tiba menukik tajam seperti terjun bebas tanpa parasut. Portofolionya yang tadi hijau segar, kini berubah menjadi merah membara seolah sedang mengejeknya.

Episode 3: Pencerahan di Tengah Panic Sell.

Di tengah kepanikan itu, Bambang melihat jarinya hendak menekan tombol "Sell" karena takut. Tapi ia teringat sebuah pesan bijak:

"Pasar saham adalah alat untuk memindahkan uang dari orang yang tidak sabar ke orang yang sabar." — Warren Buffett.

Bambang menarik napas dalam-dalam. Ia menyadari kesalahannya selama ini:

FOMO (Fear of Missing Out): Dia beli hanya karena takut ketinggalan tren tanpa analisa.

Emosi vs Logika: Dia memperlakukan saham seperti judi, bukan investasi.

Risk Management: Dia lupa memasang Stop Loss karena terlalu optimis.

Ia memutuskan untuk tenang. Ia tidak menjual di harga bawah karena panik (Panic Selling), melainkan mengevaluasi fundamental perusahaan tersebut. Ternyata, urusan listrik hanyalah masalah teknis kecil, bukan kehancuran bisnis.

Penutup: Candu yang Indah
Sore hari saat bursa tutup, Bambang terduduk lemas namun tersenyum. Jantungnya masih sedikit bergetar. Rasanya melelahkan, menguras emosi, dan terkadang menyakitkan. Tapi, sensasi menganalisis, memprediksi, dan bertarung dengan psikologi diri sendiri itu... nagih.

Bambang menatap layar yang kini diam. "Sampai jumpa besok, wahai grafik kesayanganku," bisiknya. Ia pun kembali ke dunia nyata, setidaknya sampai esok pagi jam 9.

Tag: $BUMI $BRMS $DEWA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Cerita Bergambar Malam Minggu Gabut :
"Dilema & Drama Owner & Customer"
Part 2️⃣
$BMRI $BUMI $BRMS

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Part 3
Adakah JP lagi? 😁😁😁

$ASLI $BRMS $INET

https://cutt.ly/NtlzBYnR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS xau turun banyak, gimana ini nasibku

$BRMS tebak tebakan buah manggis,
bisalah yaak, teman-temannya yg lain sudah new ATH masa dia turu terus 😅

$XAU

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

izinnnnn





$EMAS $ARCI $BRMS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS 1450

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS FOLLOW & SHARE
Dapatkan info arah dan target harga terdekat

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI MSCI sudah di depan mata tidak ada lain selain untuk naik Push Rank

market cap nya masih kecil...harusnya bisa masuk TOP 10 IHSG amin

melihat saudaranya $BRMS setelah masuk MSCI malah naik terus

agak berbeda dengan $BRPT BREN habis masuk MSCI nyungsep hehehe

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS next move, komen dan follow saya jika ingin mendapatkan stock pick setiap minggu, bisa jg analisis saham pilihan anda, gasss!!!

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kalau posisi $BRMS boss di 1.280 dan sekarang 1.225, minusnya masih kecil banget — sekitar 4%, jadi masih aman buat dihold 💪

📊 **Analisa teknikal singkat:**
- Support kuat di area **1.200–1.210**
- Resistance terdekat di **1.260–1.280**
- Volume masih stabil, belum ada tanda distribusi besar, artinya potensi rebound masih terbuka 📈

📈 **Strategi:**
➡️ Untuk sekarang bisa **hold dulu**, karena harga masih deket banget sama area support kuat.
➡️ Kalau muncul candle hijau dan volume beli meningkat, bisa lanjut ke **1.270–1.300** 🚀
➡️ Kalau jebol 1.200 dengan tekanan jual besar, sebaiknya **amankan sebagian** dulu buat jaga modal ⚠️

Selama harga bertahan di atas 1.200, BRMS masih aman dan berpeluang pantul lagi dari bawah ya boss 📊🔥

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BRPT $INTD
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUVA, saya sendiri masih pegang, dan sudah profit ribuan persen kayaknya ☕️

Apakah ini waktu yang tepat untuk masuk BUVA?

Kalau mau masuk BUVA sekarang, sekarang harganya sudah naik tinggi, apakah ke depannya masih akan naik?

Saya tidak tahu.

Sekarang mari kita bica ccocokologi hehe

Bursa kita naik 22% di tahun 2025, di tahun 2026 jika momentumnya masih dijaga, bukan tidak mungkin akan naik tinggi.

22% itu sangat bagus, setelah sekian lama akhirnya bursa kita bisa melampaui wallstreet 😂

Bapak ibu kalau punya temen bule Amrik bisa bangga ini, pertumbuhan mereka gak sampai 20% di tahun 2025, kalau gak salah 17% apa ya.

Bursa adalah salah satu indikator dari majunya ekonomi suatu negara, jika negara mau kacau atau sukes biasanya bursa-nya akan kena duluan.

Walau pun ekonomi negara kita belum memuaskan, namun naiknya bursa bisa jadi indikator positif.

Ini seperti kalau sebuah saham golden cross dengan EMA 20, kira-kira begitu 😅

Kalau ekonomi bagus, atau ke arah bagus, apalagi bisa menarik investor asing ke dalam negeri. Maka dampaknya adalah ke emiten yang bergerak dalam bidang hospitality, salah satunya adalah BUVA.

Jika dampaknya bagus, bukan tidak mungkin kinerja perusahaan bagus, kinerja perusahaan bagus, maka kinerja sahamanya mungkin akan bagus, investor baru mulai masuk lagi. Begitu saja terus.

Apalagi investor asing yang masuk ke BUVA, wadidaw, bisa melejit..

Disclaimer on ya bapak ibu, ini bukan rekomendasi jual dan beli saham, jadikan ini sebagai second opinion saja, first opinion-nya harus bapak ibu cari sendiri.

Lanjut..

Lantas apakah ini waktu yang tepat untuk masuk BUVA?

Karena saya penganut paham yang mungkin bisa dibilang kenservatif. Maka akan lebih bijak masuk BUVA saat harganya turun dahulu, mungkin di level 1530 - 1550.

Kalau agresif ya di level 1630 - 1650.

Bapak Ibu, sekali lagi ini bukan rekomendasi jual dan beli saham, pastikan bapak Ibu analisa ulang dari awal sebelum membeli saham apapun. Jangan peracaya siapa pun dalam membeli saham, termasuk saya 🙏

Ramdom tag $BUMI $BRMS

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS – Ascending Triangle (4H)
Harga membentuk ascending triangle dengan higher low di trendline dan resistance horizontal di atas.
📌 Skenario:
Breakout resistance → potensi lanjut ke 1435
Breakdown trendline → koreksi ke demand zone
📌 Entry plan:
Entry ideal (konservatif):
Breakout → tunggu retrace + konfirmasi candle reversal (engulfing / pin bar)
Skenario breakdown:
Tunggu harga masuk demand zone + konfirmasi candle
Entry agresif:
Saat harga test trendline dan muncul candle reversal
⚠️ Tetap disiplin konfirmasi & risk management
DYOR

tag : $DADA $CDIA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SCALPING $BBYB (500)

RENCANA ENTRY & EXIT

Entry Buy (485 – 510)
Take Profit 1 (TP1) 516
Take Profit 2 (TP2) 532
Zona Stoploss (< 472)

RISK : REWARD (DETAIL)

Asumsi Entry Ideal (500)

Risiko (Risk)
Entry 500 → Stoploss 472
Risiko = 28 poin

Reward TP1
516 – 500 = 16 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0.6

Reward TP2
532 – 500 = 32 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1.1

Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP

Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BRMS $BMSR
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sharing watchlist no.10 :

$BRMS Potensi pattern ascending triangle

Titik entry : 1200 - 1250
Target : 1300 (8%, neckline), 1440 (19%)
SL : 1150 (4% - 5%)

Alasan entry :
1. Potensi pattern ascending triangle, terbentuk lower high
2. Slope OBV semakin tinggi, ada akumulasi
3. Masih ada katalis untuk emiten gold

Note :
1. Pattern belum terkonfirmasi selama belum breakout neckline 1300
2. Bisa menjadi trap karena BRMS sudah rally dari akhir 2025

Disclaimer on & selalu Do your Own Research

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ARCI $ANTM $BRMS

Cuma di emiten ini isinya org ngarepin perang
Semua 😂😂

kalo Chengdong berenti jualan sama MSCI ud di gelar, possible bgt. Kuncinya sabar 😅 ini saham mirip sama $BRMS jalan hidupnya

ini saham jenisnya Fundamental FOMO bukan Gorengan FOMO, jadi ya uda pasti main Long-term sih. Semua aspek pattern nya sedikit mirip sama $BRMS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS selama king ZP masih buy 1230 nyantai aja . AK tgl 15 top sell kemungkinan senin ke kiri .

Kemungkinan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Karena $NICL udah kena stop profit. Minggu depan kita pantau 1 saham untuk masuk ke porto.

random tag $INET $BRMS

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Emas kembali menguat dan cetak ATH.

Di tengah gejolak dan ketidakpastian ekonomi politik internasional, saham emas kembali cetak all time high di awal tahun 2026. Hal ini membuat saham emas kembali melanjutkan kenaikannya. Naiknya saham emas tentunya menguntungkan bagi kami karena masih ada beberapa saham emas dalam porto kami. Setelah tahun lalu mendapatkan cuan bagger ratusan persen dari ANTM, ARCI dan BRMS, awal tahun ini giliran HRTA yang hit cuan bagger ratusan persen dan jadi bagger pertama kami tahun ini. ANTM dan ARCI juga turut menyumbang cuan puluhan persen kembali.

$ANTM $ARCI $BRMS

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BRMS inj saham semenjak msci, enggak kemana mana

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy