


Volume
Avg volume
PT Bumi Resources Minerals Tbk. ('BRM')adalah perusahaan pertambangan multi mineral yang beroperasi di Indonesia. BRM didirikan di Indonesia dan mengoperasikan beragam portofolio mineral termasuk tembaga, emas, seng, dan timah. Mengingat permintaan komoditas yang kuat, BRM memberikan kesempatan unik untuk menjadi bagian dari perusahaan mineral yang beragam. Manajemen kami memiliki pengalaman bisnis yang baik dalam pengembangan sumber daya dan kegiatan operasi. BRM berusaha untuk memberikan hasil positif dan menambah nilai bagi para pemangku kepentingannya dengan memonetisasi cadangannya menjadi produksi komersial.
ANEH BIN AJAIB! BUMI Mau Masuk MSCI Tapi Asing Malah KABUR 4 TRILIUN! Ada Udang di Balik Bakwan?
Guys, gue mau nanya sesuatu yang bikin gue BINGUNG SETENGAH MATI: Katanya saham BUMI mau masuk index MSCI kan? MSCI itu index ASING yang artinya kalo masuk, harusnya ada DANA ASING MASUK dong? Tapi kok yang gue liat dari data broker malah ASING KABUR JUALAN 4 TRILIUN?! Ini ilmu gue yang kurang atau emang ada UDANG DI BALIK BAKWAN nih?!
Lo liat screenshot data broker di atas? Broker YU (broker asing) udah net sell -126 juta lot senilai -410 miliar dalam sehari! Ini bukan angka main-main guys! Dan ini cuma dalam SEHARI aja! Kalo lo akumulasi dari awal hype MSCI sampe sekarang, total asing udah kabur sekitar 4 TRILIUN dari BUMI! Pertanyaannya: KENAPA MEREKA KABUR KALO EMANG BUMI MAU MASUK MSCI?!
Yang lebih GILA lagi, 148 ribu ritel masih masuk terus! Lo liat kolom kiri yang ijo-ijo? Itu semua broker ritel lokal yang NET BUY gila-gilaan! Broker XL, CC, SS, YP, MG, BK, XC, PD - semuanya ijo! Total value buy ritel sekitar 1.4 TRILIUN! Sementara asing? NET SELL 502 miliar dalam sehari aja! Ini kayak lo lagi beli barang yang orang lain lagi buang massal. LOGIKANYA KEMANA?!
Terus ada yang bilang "Tenang aja, nanti pas resmi masuk MSCI, asing bakal masuk kok, inflownya bisa 2 triliun!" 2 TRILIUN?! Asing udah kabur 4 triliun, terus lo ngarepin inflow 2 triliun? NET-nya lo masih MINUS 2 triliun guys! Ini kayak lo ngutang 4 juta, terus dapet gaji 2 juta, lo masih bangga? MASIH MINUS WOY! Dan itu pun KALO beneran ada inflow segitu, yang belum tentu juga!
Ini adalah RED FLAG TERBESAR yang diabaikan 110 ribu ritel! Mereka terlalu fokus sama narasi "MSCI MSCI MSCI" sampe lupa cek SIAPA YANG LAGI JUALAN MASIF! Data nggak bohong guys! Asing udah exit strategy pake broker YU, DX, ZP, dan broker asing lainnya. Sementara ritel? Masih ngeyel beli terus dengan harapan "nanti pasti naik!" KAPAN?! Pas lo udah bangkrut?!
Pertanyaan yang harus lo tanya ke diri lo sendiri: Kenapa asing yang notabene pelaku MSCI malah kabur duluan sebelum BUMI masuk MSCI? Apakah mereka lebih bodoh dari ritel? Atau justru mereka UDAH TAU SESUATU yang ritel nggak tau? Mungkin mereka tau kalo harga BUMI sekarang udah overpriced dan nggak worth it buat masuk lagi. Atau mungkin mereka udah dapet profit gede dari harga Rp200-300 an dan sekarang lagi exit di harga Rp410 ke ritel-ritel yang baru masuk!
$BUMI $DEWA $BRMS

NGERI! 148 RIBU RITEL TERJEBAK SAHAM BUMI! Ini Bukti Nggak Ada Makan Siang Gratis di Bursa!
Guys, gue mau ceritain salah satu TRAGEDI TERBESAR di pasar saham Indonesia tahun ini: Kasus saham BUMI (PT Bumi Resources Tbk). Lo tau nggak, ada 110 RIBU INVESTOR RITEL yang masuk ke saham ini gara-gara iming-iming sentimen MSCI! 110 RIBU! Bayangin berapa keluarga yang uangnya nyangkut di sini. Dan yang paling MENYERAMKAN? Mereka semua lagi dijadiin UMPAN sama bandar!
Ceritanya gini: Beredar kabar kalo BUMI bakal masuk index MSCI, yang artinya bakal ada dana asing gede masuk. Ritel langsung FOMO massal! Mereka pikir "Wah ini kesempatan emas nih, MSCI = pasti naik!" Padahal fakta di lapangan? BUMI udah masuk kriteria MSCI pas harganya di angka Rp300 aja! Sekarang harganya udah Rp410, naik 36%! Terus bandar mau bawa kemana lagi ini saham? Rp500? Rp600? MIMPI!
Yang bikin gue GERAM habis tuh 110 ribu ritel ini mayoritas pemula yang nggak ngerti apa-apa! Mereka cuma modal "kata grup Telegram", "kata influencer", atau "ikut-ikutan temen". Nggak ada yang cek fundamental BUMI kayak gimana. Nggak ada yang riset track record perusahaan batubara ini gimana di masa lalu. Nggak ada yang liat data broker siapa yang lagi jualan masif. Mereka cuma liat hype, langsung hajar!
Sekarang lo liat deh, harga BUMI udah di atas Rp410, jauh banget dari harga masuk MSCI di Rp300. Kira-kira siapa yang lagi profit sekarang? YA BANDAR lah! Mereka udah beli murah di bawah Rp300, sekarang jualan ke ritel-ritel yang baru masuk di harga tinggi. Dan yang paling MENGERIKAN? Ritel masih ngeyel, masih berharap saham ini bakal naik lagi! Mereka bilang "Tunggu aja, pasti naik kok!" KAPAN?! Udah naik 36% dari support level, mau naik kemana lagi?!
Ini adalah BUKTI NYATA bahwa TIDAK ADA MAKAN SIANG GRATIS di pasar saham! Kalo ada berita bagus, sentimen positif, dan semua orang udah pada tau, BERARTI LO UDAH TELAT! Bandar udah masuk duluan pas nggak ada yang aware. Pas lo masuk karena FOMO, mereka udah siap-siap kabur sambil ketawa. Lo nggak lagi investasi, lo lagi jadi exit strategy mereka!
Lesson dari kasus BUMI ini: JANGAN PERNAH masuk ke saham yang udah terlalu naik hanya karena sentimen atau hype! Check dulu harganya sekarang dibanding support level awalnya. Kalo udah naik puluhan persen, lo udah TERLAMBAT! Better cari peluang lain daripada jadi kantong ternak. Dan yang paling penting: STOP IKUT-IKUTAN TANPA RISET! 110 ribu ritel jadi korban karena mereka nggak belajar, nggak riset, cuma ikutan hype. Jangan sampai lo jadi yang ke-148.001
$BUMI $DEWA $BRMS

$BUMI turun turun lagi.
Masih menarik nggak?
Bisa mantul naik lagi?
Tonton video analisanya di sini
https://cutt.ly/1tkNv2G8
Tag $DEWA $BRMS
Stelah liat broksum hari ini, so far semuanya masih oke, lanjut tidur & Hold $BRMS $BUVA $ENRG , selamat libur 😁😁
$IHSG ditutup naik 0,47%, mencetak ATH intraday di 9100,82 dan melanjutkan rally 3 hari berturut-turut.
Total transaksi 28,25T.
NFB All Market 474,49B.
Top Sektor: Cyclical, Finance
Lagging Sektor: Industrial
Top Leaders: $BBRI, BMRI, DSSA
Top Laggards: $BRMS, BUMI, ASII

@Jackel benar. perseroan serius mau naikin pendapatan artinya berusaha mencapai tujuan tersebut cara bagaimana hanya perseroan yg tau, sisanya kita sebagai pemegang saham jadi tenang. apalagi kondisi geopolitik dunia lagi tidak baik2 saja.
sektor emas masih up trend
$HRTA
$BRMS
$ARCI
ya karena buat ngangkat $CDIA ini butuh dana yg besar bgt kaya bakrie ngangkat $BUMI setelah $BRMS masuk msci
🏅PUSH RANK SHAM EMAS🏅
Sudah tahu kenapa saham emas tertentu tiba-tiba harganya "meledak" dengan volume raksasa? Jawabannya seringkali ada di satu kata: GDX (VanEck Gold Miners ETF).
GDX adalah ETF penambang emas terbesar di dunia. Ketika sebuah saham masuk ke radar indeks ini, dana asing akan masuk secara otomatis (Passive Inflow). Di awal 2026 ini, dengan prediksi harga emas dunia menuju $4.900/oz, posisi GDX jadi sangat krusial.
Berikut adalah 3 saham emas "Top of Mind" yang punya kaitan erat dengan pergerakan indeks global ini:
1. $AMMN (Amman Mineral Internasional) 💎
Sang penguasa kapitalisasi pasar di sektor tambang. Sebagai salah satu kontributor emas terbesar di Indonesia, AMMN adalah magnet utama bagi dana asing yang ingin masuk ke sektor komoditas melalui indeks global. Jika produksi di Fase 7 terus stabil, AMMN tetap menjadi "jangkar" keterwakilan Indonesia di GDX.
2. $BRMS (Bumi Resources Minerals) 💵
Si "Anak Emas" yang sedang naik daun. Sejak resmi masuk ke dalam indeks yang dilacak GDX, likuiditas BRMS meningkat drastis. Dengan operasional pabrik emas ke-3 dan ke-4 di Palu, BRMS bukan lagi sekadar saham spekulatif, melainkan growth story nyata yang diakui investor institusi global.
3. $MDKA (Merdeka Copper Gold)💰
Kandidat kuat yang selalu dipantau pasar untuk rebalancing berikutnya. Dengan proyek Pani Gold Project yang disebut-sebut sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia, MDKA punya profil yang sangat cocok dengan kriteria GDX: skala besar, cadangan melimpah, dan likuiditas tinggi.
💡 Kesimpulan Strategi:
Saat harga emas dunia rally, saham penambang biasanya naik lebih tinggi karena efek leverage operasional. Pantau jadwal rebalancing indeks pada Maret 2026 ini. Jika ada penambahan bobot atau anggota baru dari Indonesia, itulah momentum "pesta" likuiditas dimulai.
Btw klo nda salah bulan Juli masih jualan $BRMS di harga 400an deh, perjalanannya dah panjang meskipun jika dibandingkan dengan $ARCI harusnya nda terlalu beda jauh tapi ARCI dah lebih dluan nyampe 2000, semangat bersabar kawan ritelku, rasa gundah itu yg bandar inginkan, segera CL kemudian duduk menyaksikan emiten ini terbang, meskipun gak tau kapan pastinya
$BRMS kita tunggu boss ZP bilang berangkat, baru to the moon. uda sebulan dia akum terus belum dist, kita lihat sejauh mana dia ngangkat BRMS
$BUMI $BRMS $ENRG
Yang penting bukan:
📉 entry di mana
📈 exit di mana
Yang penting:
❌ jangan nyinyir pas ketinggalan
❌ jangan sok analis pas gak punya lot
HOLDER itu mindset.
Kaosnya cuma bonus.
📲 Chat untuk pemesanan 👉
https://cutt.ly/9tkXncvG
1/2


@sholusali lu baca grafik $BRMS sama $ENRG deh, mereka dibawa naik dr harga brp dengan rentang brp bulan. coba iqro
@HendraSetiawan08 kalo veteran player harusnya tau para super villainnya yg bs ancurin semua indikator lol $HUMI $DEWA $BRMS

@AlqodriIT $BUMI masih outlow asing ya mengikuti $BRMS
Klo base on history 2-4 hari kedepan mulai hijau
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Indeks naik 42,82 poin atau 0,47% ke level 9.075,40.
Sebanyak 339 saham naik, 331 turun, dan sisanya belum bergerak. Nilai transaksi hari ini tergolong ramai atau...

www.cnbcindonesia.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Para investor perlu mencermati leading dan lagging stocks. Keduanya mencerminkan kinerja suatu saham, yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam menentukan pilihannya, apakah ingin membeli, menahan, atau menjual.
Saham leading adalah saham yang kinerjanya menggerakkan p...

www.cnbcindonesia.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Para investor perlu mencermati leading dan lagging stocks. Keduanya mencerminkan kinerja suatu saham, yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam menentukan pilihannya, apakah ingin membeli, menahan, atau menjual.
Saham leading adalah saham yang kinerjanya menggerakkan p...

www.cnbcindonesia.com
