


Volume
Avg volume
Ruang lingkup kegiatan PT Trisula Textile Industries Tbk adalah bergerak dalam bidang perdagangan pakaian jadi (garmen),industri garmen,industri tekstil,serta produk lainnya yang serupa. Produk utama yang dihasilkan oleh BELL yaitu polyester, Polyester Rayon,Polyester Cotton dan Corporate Uniform.
Mantap Analisa Kohh😍 😍
Link ---> https://cutt.ly/qrNri5Yc 💎
$BELL $ZATA $ANTM

$BELL
sekarang tu agak sulit membedakan ritel sama bandar karena banyk bandar yg suka make stockbit jadi caranya ya harus peka terhadap candle yng sedang di akum $ZATA $OASA
makasih penjelasan singkat dan detailnya om @skydrugz27 mengenai sempak war $RICY vs $BELL vs $PBRX...
baru sempet baca🙏🙏🙏
GOOD NIGHT🌙
JANGAN LUPA BERDOA SEBELUM BOBO, SEMOGA BESOK PORTO IJO DAN BALIK MODAL🤑🤑
$BNBR $BELL $ESTI

GAK PERLU OVERANALISA, CUKUP TAHU POLA YANG TERBUKTI JALAN
banyak investor makin lama di market justru makin ribet. informasi makin banyak, sudut pandang makin beragam, tapi keputusan terasa makin berat
padahal sering kali yang dibutuhkan bukan analisa yang rumit, melainkan satu pola yang jelas dan bisa diulang
karena di market, konsistensi lahir bukan dari banyaknya metode, tapi dari pemahaman mendalam pada satu pendekatan yang sudah teruji di berbagai kondisi
aku juga dulu sempat terjebak di fase overanalisa. terlalu banyak pertimbangan,
akhirnya ragu sendiri. sampai akhirnya aku fokus ke satu pola inti yang logikanya sederhana dan bisa diterapkan berulang
sejak itu, proses pengambilan keputusan terasa lebih ringan. bukan karena market jadi mudah, tapi karena aku tahu apa yang harus diperhatikan dan apa yang bisa diabaikan
itu juga yang jadi pendekatan di freqvest:
bukan menambah kerumitan, tapi membantu menyederhanakan cara pandang supaya strategi bisa dipakai berulang, bukan sekali jalan
karena di market, yang bertahan lama bukan yang paling kompleks analisanya, tapi yang paling konsisten menjalankan pola yang sudah dipahami
📍kalau kamu ingin mulai dari pondasinya dulu,
kamu bisa kenalan dengan materi dasar yang dibahas secara ringan. kalau cocok, baru lanjut mendalami pendekatan yang lebih lengkap.
detailnya bisa kamu lihat di profile freqvest
$ESTI $ZATA $BELL
1/10










$GMFI gausah panik sekalipun ARB, penjualan tadi 5jt lot tetap ada yg nyerap sebesar 36 milyar lot besar, ga mungkin ritel yg nyerap.. masih sangat terbentang luas untuk bagger.
tunggu momen selama laporan keuangan membaik ngapain harus takut untuk hold.
$BELL $JGLE
mau nyoba cocoklogi
akhir akhir ini logo perusahaan yang berwarna biru pada naik, jangan lupa guys sekarang beli perusahaan yang logonya biru, gw beli profit semua $BUMI$BELL$RLCO
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
ASSET: $INET | PRICE: Rp 575 | SIGNAL: BEARISH (SHORT-TERM) / BULLISH (LONG-TERM)
1. ⚔️ STRATEGIC BLUEPRINT (EXECUTION PLAN)
Rekomendasi taktis berdasarkan probabilitas tertinggi.
🔴 PRIMARY SCENARIO: WAIT & BUY ON DEEP PULLBACK (POST-DISTRIBUTION)
Entry Zone: Rp 480 - Rp 520 (Zona akumulasi pasca koreksi)
Target Profit 1: Rp 650 (Gain: +25%)
Target Profit 2: Rp 750 (Gain: +44%)
Stop Loss: < Rp 460 (Risk: -12%)
⚖️ RISK PROFILE:
Confidence Score: 68%
Risk/Reward Ratio: 1 : 3.7
Validation Trigger: Tunggu distribusi selesai minimal 5-7 sesi dengan volume turun di bawah 100 juta lot/hari. Konfirmasi bottom: RSI turun ke zona 40-45 dan MACD histogram berubah positif. Entry diperkuat jika muncul akumulasi masif dengan net value positif >Rp50 miliar selama 2 sesi berturut-turut.
2. 🕵️ DEEP CATALYST ANALYSIS (THE "WHY")
Analisis mendalam mengenai kausalitas berita & sentimen.
💎 MATERIAL NEWS & IMPACT (DATA DRIVEN)
**Akuisisi Masif Abadi Kreasi Unggul - 19 Januari 2026 **
↳ Hard Data: PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara memborong 3,50 miliar lembar saham INET pada 19 Januari 2026, meningkatkan kepemilikan menjadi 61,42%. Sebelumnya pada 12 Januari 2026 telah membeli 2,80 miliar saham, dan 17 Juli 2025 membeli 19,8 juta saham di Rp252,55.
↳ Impact Logic: Akuisisi agresif ini mengindikasikan strategic buyer yang percaya diri terhadap fundamental jangka panjang INET. Namun, aksi borong masif justru menekan harga karena menyerap liquidity dan memicu profit-taking investor lain. Pattern ini tipikal "forced accumulation" - harga turun dulu sebelum rally struktural dimulai. Controlling shareholder di atas 60% juga mengurangi free float, meningkatkan volatilitas.
**Rights Issue Rp3,2 Triliun - Selesai Januari 2026 **
↳ Hard Data: Rights issue dengan rasio 3:4 di harga pelaksanaan Rp250 per saham selesai akhir Januari 2026, berpotensi menghimpun Rp3,2 triliun. Harga teoretis (HMETD) ditetapkan Rp472 per saham. Alokasi dana: Rp2,8 triliun untuk anak usaha Global Prima Integrasi (GPI) membangun FTTH dengan target 2 juta homepass hingga akhir 2026 di Bali-Lombok, sisanya untuk modal kerja dan operasional.
↳ Impact Logic: Rights issue berskala triliunan ini dilutif dalam jangka pendek (jumlah saham beredar naik dari 7,5 miliar menjadi 8,89 miliar per Q3 2025 ), menekan valuasi per saham. Namun, dana ini transformatif - INET berubah dari pure B2B wholesale menjadi integrated player dengan recurring revenue dari retail broadband. Target 2 juta homepass setara potensi 500 ribu-1 juta pelanggan (asumsi take rate 25-50%), dengan ARPU Rp300-500 ribu/bulan menghasilkan revenue tambahan Rp1,8-6 triliun/tahun.
**Kabel Bawah Laut Jakarta-Batam-Singapura USD20 Juta - Operasional Desember 2025/Januari 2026 **
↳ Hard Data: Investasi USD20 juta (Rp329,4 miliar) melalui anak usaha PT Pusat Fiber Indonesia untuk proyek Indefeasible Right of Use (IRU) kabel bawah laut dengan kapasitas 400 terabyte (25-30 Tbps per pair). Rute Batam-Singapura selesai akhir 2024, rute Jakarta-Batam selesai Oktober-November 2025, full operasional target Desember 2025 atau Januari 2026.
↳ Impact Logic: Kabel bawah laut sendiri menghemat OPEX hingga 40% dibandingkan menyewa dari pihak ketiga. Dengan kapasitas 400 Tbps dan tarif wholesale bandwidth internasional USD5-10/Mbps/bulan, potensi revenue recurring mencapai USD100-200 juta/tahun (Rp1,6-3,3 triliun) jika utilisasi 50-75%. Ini game-changer mengingat revenue 9M25 hanya Rp68,6 miliar.
**Kinerja Keuangan Q3 2025 - Lonjakan Revenue 194,5% YoY **
↳ Hard Data: Revenue 9M25 Rp68,6 miliar, naik 194,5% YoY dari Rp23,3 miliar di 9M24. Gross profit Rp32,4 miliar dengan margin 47,2% (naik dari 41,8%). Laba usaha Rp25,3 miliar, melonjak 916% YoY dari Rp2,5 miliar. Laba bersih Rp19,4 miliar. Dividen Rp664,17 juta atau 50% payout ratio.
↳ Impact Logic: Pertumbuhan revenue triple-digit didorong oleh kontrak B2B baru (melayani 100+ ISP) dan data center fase 1 Gedung Cyber yang sudah terisi 70%. Gross margin di atas 47% menunjukkan pricing power kuat - tipikal bisnis infrastruktur digital dengan high barriers to entry. Dividen yield 50% payout mengindikasikan cashflow sehat dan manajemen yang shareholder-friendly.
🧠 MARKET PSYCHOLOGY READ
Retail vs Big Player: Data broker menunjukkan BIG DISTRIBUTION ekstrem. Top 1 net sell -954.124 lot (Rp(B) -53,0), Top 3 net sell -632.605 lot, Top 5 net sell -560.100 lot, Average net sell -633.975 lot - semua kategori Big Dist. Namun buyer 41 vs seller 31 (+10) dengan net value positif Rp132,2 miliar. Pattern ini paradoks: "few mega sellers vs many medium buyers" - kemungkinan strategic buyer (Abadi Kreasi) sedang borong dengan metode iceberg order, menyebabkan harga volatile turun meski net value positif.
Market Narrative: Pasar sedang "bingung" antara sentimen positif fundamental (rights issue selesai, proyek kabel laut operasional, FTTH rollout) versus tekanan teknikal (dilusi saham, profit-taking pasca rally 400→650 di awal Januari, dan distribusi institusional). Narrative dominan: "Wait for clearer picture" - investor institusional yang tidak ikut rights issue keluar, digantikan strategic buyer. Setelah fase transisi ini selesai (estimasi 2-4 minggu), valuasi akan re-rate berdasarkan projeksi revenue baru.
3. ⚙️ TECHNICAL & FLOW STRUCTURE (THE "HOW")
📊 PRICE ACTION & INDICATORS
Trend: Major Trend Bullish (rally dari Rp400 ke Rp650 dalam 2 minggu pertama Januari 2026). Minor Trend Correction Phase - harga koreksi dari peak Rp650 (8-10 Januari) ke Rp575 saat ini.
Moving Average: Harga Rp575 berada di sekitar MA20 dan MA50 (support dinamis). MA20 masih di atas MA50, menunjukkan struktur uptrend belum rusak. Golden cross terjadi awal Januari, belum ada death cross.
Momentum: RSI 57,7 di zona netral (belum oversold, masih ada ruang turun ke 40-50 sebelum kondisi jenuh jual). MACD histogram mulai melemah (garis biru dan kuning konvergen), menunjukkan momentum bullish memudar. Accumulation/Distribution line menunjukkan pola flat dengan spike distribusi baru-baru ini.
🐋 BANDARMOLOGY / FLOW TEXTURE
Dominant Action: DISTRIBUTION INSTITUSIONAL MASIF. Semua kategori broker menunjukkan Big Distribution dengan Rp(B) negatif ekstrem (-31,1 hingga -53,0). Ini bukan distribusi ritel panik, melainkan exit terencana institusi yang tidak align dengan strategic buyer.
Broker Summary: Buyer 41 vs Seller 31 dengan selisih +10, namun net value Rp132,2 miliar positif meski volume net -2,38 juta lot. Anomali ini menjelaskan: strategic buyer menggunakan multiple broker accounts untuk akumulasi iceberg, sementara institusi lama keluar dengan block selling. Transaksi terbesar terkonsentrasi di level Rp560-580 (frequency chart).
Volume Anomaly: Volume 162,15 ribu lot (162.150 lot) pada 19 Januari 2026 masih tinggi, belum ada tanda capitulation atau exhaustion. Untuk konfirmasi bottom, tunggu volume turun di bawah 100 juta lot dengan net value tetap positif.
📍 KEY LEVELS MAPPING
Critical Resistance: Rp 650 (recent high 8-10 Januari, area supply kuat), Rp 715 (ARA - Auto Rejection Atas), Rp 750 (target Fibonacci extension 161,8%).
Strong Support: Rp 520 (harga penutupan sebelum rally Januari, support psikologis), Rp 490 (ARB - Auto Rejection Bawah), Rp 472 (harga teoretis HMETD - support matematis), Rp 460 (zona breakdown kritis).
Disclaimer: Analisis dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan data pasar & berita tersedia. Keputusan investasi sepenuhnya di tangan Anda.
$BELL $INOV
$HOPE high 286
TP 1-2 hits dlm 2 hari saja
Hapcu sinyal gratisan
Algoritma TRS-13 🏹🎯
Random Tag $BELL $INOV

Nanti rabu mo ambil modal + profit dikit ah sisanya terserah saja mo ngikut anak menkeu :
"BELL Untuk 3 bulan bukan buat dijudiin"
Ngikut Yudho dari $BUMI $BBYB $BELL
Always Bagger 🚀
$MSKY Analisa bukan 100% akurat, tapi bisa jadi patokan untuk kita, bukan ajakan beli hanya sharing saja, jangan lupa Dyor, analisa sendiri sebelum ambil keputusan
Random tag : $KPIG $BELL
1/4




$GWSA bandar udah pada mulai akum, Dan bisa kita lihat hari ini harga sempet turun ke 212 terus naik lagi, kalo kalian liat broksum harga tadi di turunin terus MG Haka di bottom sehingga bisa di simpulkan permainannya ritel di buat keluar dulu sehingga barang besar di akum para big money, jadi tetap tenang jalan Masih panjang Dan hold kalo turun ya avg down
random tag : $BELL $SOCI
$BELL udah tinggi? dengan Free float 7,85%? tato UMA itu bikin ngeri ngeri sedap. apalagi kek $BUMI yang tersengat sentimen akuisisi, ini kesetrum news suntikan dana Prabowo untuk sektor tekstil
$BELL padahal lagi gw pantau dari sejak masih di 80 an, news muncul pas masih bursa libur. njir lah, buka buka malah udah terbang sedangkan gw masih nyangkut di $SMDR sama $GWSA, bangke bangke
$BELL berhati hati ajah udah ada stempel uma. analisaku dari kekuatan broksumnya masih dibawah $ZATA
Buat para holder $BELL cmn ngingetin awas pom pom anak menteri lagi. Jgn terlalu tamak yg udh profit
Pernah main ular naga kan dulu waktu masih kecil ? “Umpan yg lezat itulah yang di cari, ini dia nya yang terbelakang”
😏😏😏