AMOR

AMOR

Perusahaan Memiliki Corporate Action
ID flagID flag

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

348

+2

(0.58%)

Today

874,800

Volume

1.6 M

Avg volume

Company Background

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. (AMOR) adalah perusahaan Manajer Investasi anak usaha dari Ashmore Investment Management yang berasal dari Inggris. Pada tahun 2012, Perusahaan mengambil alih saham mayoritas Buana Megah Abadi yang merupakan hasil pemisahan kegiatan Manajer Investasi dari PT Evergreen Capital. Sebagai pengelola Reksa Dana. Ashmore Asset Management Indonesia Tbk Bergerak di bidang usaha jasa perusahaan efek, yaitu jasa manajer investasi, dan jasa penasihat investasi. Ashmore Group saat ini menyediakan akses ke beragam peluang investasi di negara berkembang melalui delapan tema investasi utama yakni ext... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR ini saham selalu bagi dividen tapi knp sahamnya turun terus ya?

$AMOR: Saat Fundamental Berbicara, Apakah Para Seller Akan Berbalik Arah?

Dalam lima tahun terakhir grafik AMOR memang lebih mirip lereng turun tanpa rem, membuat banyak pelaku pasar terbiasa melihat warna merah sebagai “warna identitas”. Namun laporan terbaru justru menyajikan cerita yang berbeda. AUM melonjak signifikan, net inflow besar masuk, pendapatan kuartalan tumbuh, margin tetap terjaga, dan perusahaan masih duduk di atas neraca yang likuid dengan kas yang kuat. Ini bukan narasi perusahaan yang sedang melemah—ini potret bisnis yang justru kembali mendapatkan momentumnya.

Yang menarik, pertumbuhan AUM sebesar puluhan persen menunjukkan kepercayaan investor institusi terhadap produk yang dikelola mulai pulih. Di industri asset management, AUM adalah “bahan bakar masa depan” karena langsung berkorelasi dengan potensi fee-based income. Artinya, jika tren ini berlanjut, tekanan terhadap laba yang sebelumnya terjadi bisa berubah menjadi fase ekspansi kembali. Ditambah lagi, pembagian dividen yang konsisten menegaskan bahwa arus kas perusahaan masih sehat dan operasional tetap berjalan solid.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi “kenapa turun terus?”, tetapi “berapa lama pasar mau mengabaikan perbaikan fundamental ini?”. Jika sebelumnya seller nyaman menekan harga karena tidak ada katalis, laporan ini berpotensi menjadi alasan pertama untuk berpikir ulang. Dalam siklus saham, fase paling awal dari pembalikan bukan ditandai lonjakan harga, tetapi berhentinya tekanan jual. Dan ketika bisnis menunjukkan tanda pemulihan sementara valuasi masih berada di area tertekan, sering kali justru para penekan harga di masa lalu yang diam-diam menjadi pembeli pertama.

$BFIN $NOBU

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@romarioputra diam-diam aja bree, ane masih akum $AMOR nih 🤭🤫

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Peran $AMOR dalam Ekosistem $EMTK

AMOR adalah salah satu saham yang merupakan bagian dari ekosistem EMTK, dan perannya itu bukan sekadar numpang lewat. Kalau EMTK itu mesin distribusi perhatian lewat media dan konten, BUKA itu mesin traffic dan transaksi, BBHI itu mesin dana dan perbankan, maka AMOR itu mesin kepercayaan dan mesin produk investasi yang bikin ekosistem ini kelihatan serius di mata investor institusi. Tanpa AMOR, ekosistemnya masih bisa jalan, tapi rasanya seperti punya jalan tol tanpa gerbang yang rapi, ramai tapi susah dimonetisasi dengan disiplin finansial. AMOR memberi struktur, proses, dan reputasi, hal-hal yang biasanya tidak kelihatan di permukaan tapi menentukan apakah uang besar mau masuk atau cuma uang kecil yang datang-pergi. Jadi ketika orang menganggap AMOR cuma manajer investasi kecil, itu seringnya salah kaprah karena yang dibawa AMOR bukan cuma fee, tapi legitimasi. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Secara substansi, AMOR itu simpul yang mengubah cerita ekosistem EMTK dari sekadar konglomerasi aset digital menjadi ekosistem yang bisa memproduksi produk keuangan, mengelola dana, lalu mengalirkan kembali likuiditas dan kredibilitas ke jaringan yang lebih luas. Maknanya bukan hanya soal memiliki perusahaan manajer investasi, tapi soal memiliki kapabilitas untuk mengemas risiko menjadi produk, mengemas return menjadi narasi, dan mengemas distribusi menjadi mesin pertumbuhan dana kelolaan. Ini penting karena bisnis media dan e-commerce sering volatile, sedangkan bisnis pengelolaan aset cenderung lebih enak kalau sudah punya skala dan trust. AMOR berdiri sebagai pilar yang sifatnya lebih institusional daripada sekadar proyek digital. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

AMOR itu semacam penerjemah antara dua dunia. Dunia pertama adalah dunia konsumen yang ramai, emosional, dan cepat berubah, yang biasanya dikuasai media dan e-commerce. Dunia kedua adalah dunia uang besar yang dingin, disiplin, dan butuh governance ketat, yaitu pasar modal dan investor institusi. AMOR menjembatani dua dunia itu dengan cara paling konkret, yaitu dana kelolaan atau AuM (asset under management). Data yang investor pegang di sini jelas, AuM AMOR per 31 Desember 2025 sekitar Rp34,4 Triliun, ini bukan angka hiasan karena AuM adalah ukuran skala inti manajer investasi.

Dari sisi struktur, keterkaitan AMOR dengan ekosistem EMTK terasa kuat lewat benang merah pemegang saham. PT Adikarsa Sarana tercatat punya porsi signifikan di AMOR sekitar 13,047% dan di EMTK sekitar 14,15%. Secara esensi, ini menyiratkan ada penyelarasan kepentingan strategis, bukan kebetulan. Di level tafsir, hubungan seperti ini biasanya membuat arah bisnis lebih mudah disinergikan, setidaknya dalam hal jaringan, akses, dan kesamaan agenda. Ditambah lagi, mayoritas AMOR dikaitkan dengan Ashmore Investment Management Limited sekitar 60,035% yang memberi akses ke infrastruktur, reputasi, dan standar global, yang pada akhirnya mempermudah AMOR menjual trust ke pasar. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Bagian yang paling menunjukkan AMOR bukan ornamen adalah perannya sebagai inkubator jalur investasi digital untuk BUKA. AMOR sempat mengembangkan PT Buka Investasi Digital sebelum kepemilikannya dialihkan penuh ke BUKA, dan per 30 Juni 2025 pengalihan itu sudah tuntas sampai nihil. Artinya, AMOR tidak cuma menjadi vendor produk reksa dana, tapi ikut membangun fondasi bisnis investasi digital yang menempel pada ekosistem BUKA. Kalau ditarik maknanya, AMOR itu seperti tim R&D yang menguji model bisnis investasi digital, lalu ketika sudah matang, mesin distribusinya dipindahkan ke platform yang punya traffic. Ini pola yang masuk akal dalam ekosistem, bangun kapabilitas di entitas yang paham produk, lalu scale di entitas yang paham distribusi.

Dari transaksi tersebut, ada angka yang membantu membaca skala dan niat. Pada 2025, pelepasan kepemilikan itu memberi arus kas masuk sekitar Rp12,5 Miliar, dan laba dari perubahan nilai wajar terealisasi sekitar Rp3,7 Miliar, dengan nilai kepemilikan awal yang sekitar Rp8,79 Miliar. Nominalnya memang tidak sebesar bisnis media atau bank, tapi substansinya bukan di besar-kecilnya angka transaksi, melainkan di pembuktian bahwa AMOR pernah menjadi dapur produk investasi digital. Ini semacam track record bahwa AMOR bukan cuma mengelola dana existing, tapi juga bisa membangun kanal pertumbuhan baru, lalu melepasnya ke mesin distribusi yang lebih besar. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sekarang bagian yang paling berbobot untuk analisis trend vs skala. AuM Rp34,4 Triliun dengan pertumbuhan sekitar 37% Q/Q dan 26% Y/Y di akhir 2025 itu sinyal kuat bahwa AMOR sedang masuk fase akselerasi. Kenaikan AuM sekitar Rp9,3 Triliun dalam satu kuartal, dengan net inflows sekitar Rp8,3 Triliun pada triwulan II 2025 dan kontribusi performa investasi sekitar Rp1,0 Triliun. Secara statistik sederhana, komposisi kenaikan ini menarik karena mayoritas datang dari uang baru masuk, bukan cuma dari pasar yang naik. Kalau net inflows mendominasi, artinya trust dan distribusi bekerja, bukan sekadar terbawa cuaca pasar.

Dari sisi kualitas produk, ada klaim kinerja reksa dana yang melampaui tolok ukur, misalnya pendapatan tetap 3% di atas benchmark, dan reksa dana saham bisa sampai 31% pada 2025, dibanding IHSG 22%. Investor perlu menafsirkan ini hati-hati, karena kinerja tinggi bisa datang dari posisi risiko yang lebih agresif, tapi tetap penting karena kinerja adalah bahan bakar pemasaran manajer investasi. Dalam ekosistem EMTK, kinerja produk investasi seperti ini bisa menjadi amunisi untuk memperluas user base investasi digital, apalagi kalau distribusi bisa disokong jaringan media dan platform digital. Jadi keunggulan AMOR bukan cuma punya AuM besar, tapi punya cerita performa yang bisa dijual, dan cerita itu biasanya yang mempercepat inflow.

Pendapatan bersih AMOR naik 22% Q/Q menjadi Rp48,1 Miliar, dengan margin EBITDA sekitar 41%, laba bersih 6 bulan sekitar Rp33,4 Miliar, serta kas sekitar Rp131 Miliar. Ini profil yang secara esensi menggambarkan operating leverage khas manajer investasi. Begitu AuM naik, fee base membesar, biaya tidak naik secepat pendapatan, sehingga margin mengembang. Tambahan detail seperti penempatan kas di bank besar dan investasi modal awal sekitar Rp119 Miliar memberi sinyal bahwa AMOR sedang menyiapkan kapasitas produk dan bisnis, bukan sekadar memerah bisnis lama. Ditambah dividen interim Rp13 per saham, pesan yang ditangkap investor adalah manajemen cukup percaya diri membagi hasil sambil tetap investasi. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dibandingkan secara ekosistem, AMOR itu unik karena skala ekonominya tidak diukur dari revenue seperti media atau e-commerce, tapi dari AuM, inflows, dan stabilitas fee. EMTK dan $SCMA punya mesin monetisasi iklan dan konten yang sensitif terhadap siklus belanja iklan, BUKA sensitif terhadap kompetisi dan margin, BBHI sensitif terhadap biaya dana, kualitas aset, dan regulasi bank. AMOR sensitif terhadap sentimen pasar, tapi punya karakter recurring fee yang bisa lebih stabil kalau AuM sudah mapan. Jadi AMOR memberi diversifikasi sumber kualitas laba di ekosistem yang lain-lainnya cenderung lebih fluktuatif, sekaligus memberi jalur produk keuangan yang bisa menempel pada distribusi digital.

AMOR menambah kredibilitas institusional di ekosistem EMTK, menambah kapabilitas produk investasi, dan pernah membuktikan diri sebagai inkubator investasi digital untuk BUKA. Bisnis manajer investasi rawan fee compression, rawan penurunan AuM saat pasar jelek, dan rawan konsentrasi jika inflow datang dari segelintir kanal besar. Potensi terbesarnya ada pada integrasi distribusi, bila media dan platform digital ekosistem bisa menjadi mesin akuisisi investor ritel yang lebih stabil, sementara AMOR menjaga governance dan performa produk agar inflow tidak cepat kabur. Dalam skenario bagus, AMOR bisa jadi penguat fundamental ekosistem, dalam skenario jelek, AMOR tetap hidup tapi pertumbuhan AuM melambat dan ekosistem kehilangan salah satu mesin trust-nya.

✅ Mesin trust institusional lewat AuM Rp34,4 Triliun
✅ Jembatan uang besar ke dunia digital dan media
✅ Fondasi produk investasi, bukan cuma distribusi konten

🔄 Trend dan statistik yang paling berbobot
📈 AuM naik 37% Q/Q dan 26% Y/Y
💧 Kenaikan AuM Rp9,3 Triliun, mayoritas dari net inflows Rp8,3 Triliun
📊 Performa investasi kontribusi Rp1,0 Triliun ke AuM

🏗️ Peran strategis AMOR ke BUKA
🛠️ Pernah inkubasi PT Buka Investasi Digital
✅ Pengalihan kepemilikan tuntas per 30 Juni 2025
💰 Arus kas masuk 2025 Rp12,5 Miliar, laba terealisasi Rp3,7 Miliar
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🧠 Keunggulan yang terasa nyata
✅ Operating leverage. EBITDA margin 41%
✅ Pendapatan bersih Rp48,1 Miliar naik 22% Q/Q
✅ Kas Rp131 Miliar memberi bantalan dan fleksibilitas
✅ Dividen interim Rp13 per saham menunjukkan keyakinan manajemen

⚠️ Kelemahan dan risiko yang wajib diingat
📉 AuM bisa turun saat pasar turun, fee ikut mengecil
⚠️ Risiko konsentrasi kanal inflow, kalau sumber inflow tidak terdiversifikasi
⚠️ Fee compression, kompetisi reksa dana dan produk pasif makin ketat
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🚀 Potensi yang paling masuk akal
🛒 Distribusi investasi digital makin kencang jika platform ekosistem mengunci user
📺 Media bisa jadi mesin awareness yang murah untuk akuisisi investor baru
🏦 Jika ekosistem perbankan digital makin matang, peluang cross-sell produk investasi ikut terbuka

🔍 Yang paling bagus dipantau investor
📌 Tren net inflows per kuartal, bukan cuma AuM total
📌 Stabilitas margin saat AuM naik atau turun
📌 Komposisi produk, pendapatan tetap vs saham vs pasar uang, supaya tahu profil risiko
📌 Seberapa besar pertumbuhan yang organik, bukan one-off dari momentum pasar

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/6

testestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR setelah div selesai baru ini manjat..

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kek saham repo juga ya ini modelnya, ngeri juga dikarungin $AMOR🕵️‍♂️

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR diskon gede sih ini tapi gak tau arahnya kemana, gak naik naik

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Time is Money , waktu teramat berharga, jangan beli saham yg menjamin nyangkut 100%. seperti si $AMOR, $NAIK & $GOTO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@sofyanr01 untuk memenuhi syara free float, ada banyak cara sih. Salah satunya dengan cara divestasi langsung ke market. Tapi ada opsi lain, kaya Right Issue atau Private Placement juga bisa.

So far, yg menekan harga bukan dari management. Ini lebih ke asing yg lagi cutloss, karena entry di harga pucuk. Cek aja broksumnya, dari awal IPO sampai hari ini. Asing entry di brp. Jumlah dividen sejak IPO sampai dengan kemarin, ga seberapa jika dibandingkan dengan penurunan harganya. Bagi yg punya avg atas, tentu ini kaya di iris tipis-tipis. Tapi avg bawah, ya kalem aja. Ada duit, cicil beli. Wong dikasih discount. Barang kering juga, ff $AMOR < 9% 😍

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR ni saham ga ada naik² nya turun terus,
dapet div juga percuma ga busa nutup floting loss

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

anjay $AMOR 354 - 380 dipasang pagar 😂

ulah siapa ini wey 🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR semangat deh buat kalian. wkwk

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Moesthaqiem53 Dm "mau" nanti saya bantu analisa teknikal sahamnya $AMOR

sabar kang, ane juga menyangkutkan diri di $AMOR 🤭
LG borong 200k lot ++ di harga 386
AZ borong 30k lot ++ di harga 350 - 360

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@anggamulatif06 iya bree. Hold $AMOR dari IPO sampai dengan hari ini, dpt dividen senilai IDR 318,06 aja. Sementara penurunan harganya extreme.

Beruntunglah yg serok di range area 340 - 360 saat bottoming ✍🏻

Ada harapan harga akan dikerek ke 386++, karena akang LG makan lumayan banyak di harga itu 🤔

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR tren saham ini jelek bangat, sejak ipo trend nya menuju dasar lembah

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR bang

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ANALISA SAHAM $GJTL

Harga Sekarang: Rp 1.080

Zona Area Beli Aman:
Rp 1.020 – 1.050
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss

Zona Stoploss:
< Rp 990
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss

Jika naik & breakout:
> Rp 1.110 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.110 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss

Target Profit:
• TP1 = Rp 1.180
• TP2 = Rp 1.250 – 1.320

Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.020, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor otomotif & ban, pergerakan mengikuti siklus industri dan sentimen ekspor
• Breakout valid jika disertai volume meningkat

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti

$INTP $AMOR
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CANI Utang Non Usaha yang Sangat Besar

Ada member yang tanya kenapa CANI tidak audit laporan keuangan yang rilis di Desember 2025 dan mengapa utang non-usaha CANI sangat besar. Memang CANI ini anomali karena ini perusahaan gede banget di lapangan tapi kok rugi terus ya. Di bursa, kesalahan paling sering itu bukan salah hitung rasio, tapi salah baca kalender tahun buku. Begitu tahun bukunya beda, investor yang ngotot menyamakan Desember dengan penutup tahun biasanya ikut salah menilai status audit dan ritme kinerja. Dan CANI itu contoh yang paling jelas karena utangnya seperti mengambil alih cerita perusahaan. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Ada beberapa emiten di IHSG memang tidak tutup buku 31 Desember seperti $HEXA $AMOR RIGS karena tahun buku itu pilihan struktur korporasi, bukan kewajiban kalender. POJK 14/POJK.04/2022 membangun tenggat pelaporan berbasis tanggal laporan keuangan tahunan dan tanggal laporan keuangan tengah tahunan, jadi arsitekturnya sengaja fleksibel untuk emiten yang tahun bukunya berakhir di bulan lain. Di situ juga ada ruang untuk emiten yang efeknya tercatat di Indonesia sekaligus di bursa negara lain, sehingga batas waktu penyampaian dan pengumuman bisa mengikuti ketentuan otoritas pasar modal negara lain dalam kondisi tertentu.

Kenapa perusahaan memilih tidak Desember biasanya karena ingin satu set angka grup jalan bareng, konsolidasi rapi, dan audit lebih efisien, terutama kalau induknya luar negeri. Ada juga yang murni karena siklus bisnis musiman, mereka menghindari penutupan buku pas periode operasional paling ramai agar closing, stock opname, dan audit tidak saling tabrakan. Dan kalau ada dual listing atau kewajiban pelaporan luar, ritme pelaporan sering dipaksa mengikuti standar grup atau regulator di luar, sehingga wajar kalau investor yang terbiasa kalender Indonesia merasa janggal. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini yang menjawab pertanyaan kenapa CANI rilis LK Desember 2025 tapi ndaj diaudit. Untuk laporan keuangan tengah tahunan, tenggatnya beda tergantung ada laporan akuntan publik atau tidak, dan interim memang boleh tidak diaudit. Ada ketentuan juga bahwa kalau laporan sudah diotorisasi manajemen, penyampaian maksimal 2 hari kerja setelah tanggal otorisasi, jadi ritme publikasi bisa sangat cepat walau bukan audited. Di CANI, pola tahun buku 30 Juni terlihat dari laporan tahunan audited yang diotorisasi Direksi pada 16 September 2025, jadi laporan per 31 Desember itu logikanya interim di tengah tahun buku, bukan penutup tahun audited.

Sekarang coba cek utang non-usaha CANI. Angkanya tembus USD 39,44 juta, kira-kira Rp615 miliar, dan itu mendominasi total liabilitas jangka pendek CANI yang mencapai USD 41,78 juta, itu artinya sekitar 94,4% liabilitas jangka pendek CANI bertumpu pada pos ini. Komposisinya juga tidak normal untuk perusahaan yang sehat, karena utang non usaha dari pihak berelasi mencapai USD 39,37 juta atau sekitar 99,8% dari total utang non-usaha, sementara utang dari pihak ketiga cuma USD 0,07 juta. Kalau investor melihat struktur seperti ini, ini bukan sekadar utang besar, ini tanda perusahaan bertahan hidup lewat kantong grup.

Di satu sisi, utang non-usaha dari pemegang saham ini menyelamatkan CANI karena diberikan tanpa bunga, tanpa jaminan, dan praktis menjadi talangan biaya operasional yang dibayarkan pihak berelasi atas nama perusahaan. Di sisi lain, sifatnya repayable on demand membuat CANI seperti hidup di bawah tombol darurat kreditor, karena kapan saja bisa diminta bayar, sementara kemampuan kasnya terbatas. Tambah lagi, CANI ini mengalami defisiensi modal USD 34,06 juta, yang artinya ekuitas negatif dan secara substansi ini sudah masuk wilayah going concern yang bergantung pada niat baik pemegang saham mayoritas untuk terus menyokong. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sebenarnya mudah saja bagi PSP CANI mengubah utang usaha non-usaha ini menjadi saham sehingga langsung lunas utang CANI tapi nampaknya itu menjadi last resort. Mungkin pas PSP-nya mau bagi warisan baru dikonversi jadi saham. Apalagi kalau nanti harga sahamnya sudah 10.000 rupiah, itu artinya publik yang beli saham di harga 10.000 yang bayar utang warisan tersebut. Tapi sekali lagi ini hanya skenario kemungkinan. Belum tentu akan terjadi.

Kalau kita lihat LK CANI, akar masalah perusahaan ini adalah CANI bahkan belum menang di level paling dasar, yaitu gross profit. Pendapatan sekitar USD 1,72 juta, beban pokok USD 2,11 juta, jadi rugi bruto USD 0,39 juta, atau margin kotor sekitar minus 22,7%. Beban penyusutan kapal sekitar USD 1,21 juta sendiri setara sekitar 57,3% dari beban pokok, jadi meski kapal kelihatan besar di lapangan, struktur biaya tetapnya tetap menekan saat tarif sewa dan utilisasi tidak kuat. Rugi tahun berjalan USD 0,54 juta membuat margin bersih sekitar minus 31,5%, jadi wajar kalau investor merasa, kok kerja besar tapi hasilnya masih bocor.

Di sisi trend, ada perbaikan yang pantas dicatat, tapi skalanya belum cukup untuk mengubah nasib. Rugi bruto membaik dari USD 0,80 juta menjadi USD 0,39 juta, turun sekitar 50,9%, beban umum administrasi turun sekitar 27,3%, penerimaan kas dari pelanggan naik sekitar 40,4%, dan saldo kas akhir sekitar USD 0,93 juta dengan kenaikan neto kas USD 0,45 juta. Masalahnya, utang non-usaha USD 39,44 juta itu kira-kira 42 kali lipat kas, jadi secara skala bantalan likuiditasnya tipis sekali kalau sewaktu-waktu ada tekanan penagihan atau kebutuhan modal kerja mendadak.

Potensi CANI itu ada, tapi syaratnya tidak bisa setengah-setengah. CANI harus balikkan economics bisnisnya dulu, dari rugi bruto menjadi laba bruto, yang berarti kombinasi tarif charter yang lebih masuk akal, utilisasi yang naik, dan biaya operasional yang lebih terkendali, terutama biaya tetap dan pos-pos yang melonjak seperti asuransi. Di level struktur modal, yang paling menentukan adalah arah pihak berelasi, apakah utang non-usaha akan terus jadi penyangga, dikonversi menjadi ekuitas, atau justru mulai ditarik, karena itu yang menentukan apakah anomali ini berubah menjadi turnaround atau berubah menjadi cerita yang selesai lebih cepat. Buat investor, indikator paling jujur bukan narasi, tapi tiga angka yang harus berbalik arah, margin kotor, kas dari pelanggan yang konsisten, dan penurunan dominasi liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/6

testestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR yang masuk 360++ pasti cutloss

nih saham emang mainnya di 350-370

lebih dari itu hanya untuk investor saja

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR tiati aja guys aku juga cutloss disini 30 jutaan. untung aku pindahin kemarin ke brpt dan ratu udah ke cover 20 jutaan. ni saham geraknya lambat bgt ditambah KZ buang barang terus ga berenti.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR cepat atau lambat, pasti akan dikerek ke sini. Akang LG pastinya mau cuan juga, sama kaya ritel ✍🏻

masa iya, dibiarkan sangkut di 386 🤭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Akhir Distribusi King KZ? Atau Cuma Rehat Ngopi?

Setelah berhari-hari menghajar $AMOR tanpa ampun—jual puluhan ribu lot seolah tombol sell-nya nyangkut—hari ini King KZ tiba-tiba kalem. Dari monster distribusi berubah jadi penjual 2.000-an lot, rapi, sopan, hampir tidak berisik. Publik pun bertanya-tanya: apakah ini tanda distribusi sudah selesai, atau cuma pura-pura tidur?

Yang bikin tambah ironis, justru King Retail XL mulai muncul ke permukaan. Entah lagi ambil untung, panik melihat chart, atau sekadar cut loss dengan penuh keikhlasan. Skenario klasik pun terulang: bandar besar mulai senyap, retail mulai ribut. Kalau benar KZ sudah selesai buang barang, maka korban terakhir biasanya bukan yang paling berisik kemarin—tapi yang baru sadar hari ini.

Namun di pasar seperti AMOR, jangan terlalu cepat bikin narasi heroik. Bisa jadi KZ hanya ganti jalur, pindah tangan, atau menunggu volume baru sebelum lanjut episode berikutnya. Jadi apakah ini akhir distribusi King KZ? Bisa iya, bisa juga cuma jeda iklan sebelum season baru dimulai. Sementara itu, retail tetap setia: berharap ini dasar, sambil siap mental kalau ternyata cuma ilusi lagi 📉😌

$BMRI $HRTA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

LG Makan Barang PD di 386? King $AMOR Mau Bangun?

Tiba-tiba muncul transaksi nego 100.000 lot dua kali di harga 386. Buyer: LG. Seller: PD. Pasar langsung berimajinasi liar. LG yang sering disebut “aroma bandar”, PD yang dijuluki “broker sejuta retail”. Pertanyaannya sederhana: apakah ini momen sang bandar mulai memakan barang retail besar?

Kalau benar LG menyerap barang di 386 lewat nego, berarti ada yang sedang dibersihkan diam-diam. Retail buang, bandar tampung. Skenario klasik sebelum harga digerakkan? Atau cuma pindah buku biasa tanpa drama? Di market seperti AMOR, kadang satu transaksi bisa memantik harapan setebal novel: “ini dia titik baliknya.”

Lalu muncullah narasi heroik: apakah ini saatnya King AMOR menegakkan mahkotanya kembali? Setelah bertahun-tahun harga turun, dividen deras tapi grafik makin kurus, mungkin saja 386 jadi harga sakral. Tapi jangan lupa, di kerajaan saham seperti ini, bukan cacing kecil yang menentukan takdir. Kalau King mau bangun, dia bangun. Kalau belum, ya nego cuma jadi cerita pengantar tidur retail.

Jadi ini cahaya di ujung terowongan, atau cuma pantulan lampu nego? Pasar akan menjawab. Retail? Seperti biasa, siap berharap lagi

$BUVA $PADI

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ketika Cacing Kecil Nekat Masuk Sarang Bandar $AMOR

Saya akhirnya ikut menyangkutkan diri di saham AMOR, sebuah saham dengan reputasi bandarnya ngeri tapi dividennya rajin. Logikanya sederhana: “deviden mau dibagi, harusnya harga aman.” Nyatanya, sebelum ex-date harga masih 374, setelah ex-date langsung nyungsep ke 350, padahal dividennya cuma 13 perak. Ini bukan koreksi, ini lebih mirip “pelajaran hidup”.

Di titik ini saya sadar, bandar tidak peduli dengan logika cacing kecil. Ex-date bagi bandar adalah momen efisiensi: ambil dividen, buang barang, dan biarkan ritel saling menguatkan dengan kalimat “kan nanti balik lagi”. Sementara saya? Duduk manis melihat portofolio merah tipis sambil bertanya, apakah keberadaan saya bisa menggerakkan harga? Jelas tidak. Saya ini cuma plankton di akuarium hiu.

Lalu muncul pertanyaan klasik: setelah saya beli, apakah harga bisa naik? Secara teori bisa, secara harapan boleh, secara realita… tergantung niat bandar, bukan niat saya. Karena di saham seperti AMOR, bukan yang paling sabar yang menang, tapi yang paling paham siapa pemilik kendali permainan. Dan untuk cacing kecil seperti saya, satu-satunya senjata bukan melawan bandar, tapi sadar posisi—dan jangan halu merasa pasar akan berubah hanya karena kita beli satu lot.

$PTRO $RATU

Read more...

$AMOR Bandar disini sadis Deviden cuman 13 perak dibanting dari 374 ke 350

$SMGR $ANTM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR..ah king KZ suka malu malu...ntar di tangkep ojk sama bei loh kl malu malu....🤣🤣🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR tembok kanan udah tipis nih, gassss!!!

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy