AMOR

AMOR

ID flagID flag

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

316

-20

(-5.95%)

Today

1.35 M

Volume

1.79 M

Avg volume

Company Background

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. (AMOR) adalah perusahaan Manajer Investasi anak usaha dari Ashmore Investment Management yang berasal dari Inggris. Pada tahun 2012, Perusahaan mengambil alih saham mayoritas Buana Megah Abadi yang merupakan hasil pemisahan kegiatan Manajer Investasi dari PT Evergreen Capital. Sebagai pengelola Reksa Dana. Ashmore Asset Management Indonesia Tbk Bergerak di bidang usaha jasa perusahaan efek, yaitu jasa manajer investasi, dan jasa penasihat investasi. Ashmore Group saat ini menyediakan akses ke beragam peluang investasi di negara berkembang melalui delapan tema investasi utama yakni ext... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR ada yg masih bertahan?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR setelah diperhatikan ternyata saham ini Madesu. yg beli cuman si CC kelas ritel meski duit nya rada lumayan.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR $COIN yang kalian anggap sudah di harga bawah, bukan berarti ga bisa lebih bawah lagi kann 🙂‍↔️

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Mindset Hold Saham: Menikmati Proses, Bukan Tergoda Profit Tipis

Banyak investor gagal menikmati hasil besar di pasar saham bukan karena salah pilih saham, tetapi karena terlalu cepat menjual saat baru untung sedikit. Ketika melihat portofolio hijau 5–10%, muncul dorongan untuk segera mengamankan cuan. Padahal saham yang dibeli dengan fundamental baik sejatinya adalah kepemilikan atas sebuah bisnis, bukan sekadar angka yang naik turun setiap hari. Jika dianalogikan dengan ruko yang selalu disewa, tentu kita tidak akan menjualnya hanya karena harganya naik sedikit.

Mindset hold saham dimulai dari perubahan fokus: dari mengejar profit cepat menjadi mengumpulkan aset. Investor yang kuat memegang saham dalam jangka panjang tidak lagi melihat pergerakan harian sebagai godaan, tetapi sebagai proses menuju pertumbuhan nilai yang lebih besar. Selama bisnisnya sehat, laba stabil, dan arus kas tetap baik, kenaikan kecil justru menjadi tanda bahwa investasi berjalan di jalur yang benar, bukan sinyal untuk keluar.

Dividen juga berperan penting dalam membangun ketenangan. Ketika saham rutin memberikan “gaji tahunan”, fluktuasi harga menjadi tidak terlalu menakutkan. Investor mulai menikmati compounding: dividen yang diterima digunakan untuk menambah jumlah saham, sehingga penghasilan pasif di masa depan terus meningkat. Di titik ini, saham terasa seperti aset produktif yang bekerja untuk kita, bukan sesuatu yang harus diawasi setiap saat.

Pada akhirnya, kekuatan terbesar seorang investor adalah kesabaran. Naik sedikit bukan waktunya menjual, melainkan awal dari potensi kenaikan yang lebih panjang. Dengan memegang saham berkualitas dalam waktu yang cukup lama, kita memberi kesempatan bagi pertumbuhan bisnis dan efek compounding untuk bekerja maksimal. Dari sinilah kekayaan di pasar saham benar-benar terbentuk.

$AMOR $ASII $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Dividend Report February + Jadwal Dividend Maret 2026

Bulan Februari memang sepi bulan paling sepi, cuma satu yang bagi $AMOR, enggak terlalu besar juga yield-nya, habis ex-date turunnya malah lebih besar. Gpplah, long term masih bisa naik karena valuasi sekarang kayaknya sudah masuk ke value territory.

Bulan depan harusnya mulai lebih rame. Kalau dari sejarah tahun lalu, cuma $BBCA yang konsisten bagi setiap Maret di 4 tahun terakhir. Dan karena jadwal RUPS juga sudah keluar, seperti tahun ini juga sama bakal sama.

Tapi kayaknya tahun ini BBCA tidak sendiri, ada juga saham lain yang yang sudah mengumumkan kayak $BBNI. Semoga yang lain juga segera menyusul.

Jadwal lengkap bisa dibuka di sini: https://cutt.ly/wtEgrmKY

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

CC lagi akum $AMOR om. Kalau ga bisa sabar mending cutloss aja. Semakin banyak ritel cutloss, semakin cepat fase smart money dalam proses akum barang.

Kalau sayang dicutloss, ya better sabar dan nonton aja proses akum nya.

Kemarin LG 200k lot ++, AZ 30k lot ++, dan skrg CC (on progress).

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

betul ndar, kalau bisa turunin lagi harga $AMOR nya jadi < 300 😍

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR sisiran sampe gajian+THR juga gpp ndarr

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR kemungkinan besar sisiran lama

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. - AMOR
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas

Follow kami untuk laporan fundamental emiten!

$AMOR

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR: Saat King CC Borong Pelan, Retail XC Ambil Peran Lepas Barang

Pergerakan broker hari ini memperlihatkan satu pola yang makin jelas: King CC masih konsisten mengumpulkan barang dengan nilai beli paling dominan dan average yang dijaga rapi di area yang sama. Ini bukan gaya trading kejar harga, tetapi lebih ke akumulasi sabar—pelan, terukur, dan berulang.

Di sisi lain, sobat retail XC justru tampil estafet di top seller, seolah menjadi penyedia likuiditas setiap kali ada penyerapan. Menariknya lagi, nama King KZ yang sebelumnya aktif kini nyaris tak terlihat di sisi jual, memberi sinyal bahwa tekanan distribusi besar mulai menghilang dari permukaan.

Jika pola ini berlanjut, ceritanya sederhana: satu pihak terus mengunci float, sementara sisi lain bergantian melepas. Dan seperti hukum klasik market—yang sabar ngumpulin saat sepi, biasanya bukan yang kehabisan tiket saat ramai.

$ARCI $ANTM

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR Hari Ini: Volume Bicara, Indikator Mulai Bernapas

Dari sisi volume, tekanan jual besar yang sempat muncul sudah mereda dan digantikan transaksi yang lebih kecil namun stabil. Ini memberi kesan fase panic sell mulai terserap, meski belum terlihat lonjakan volume yang cukup untuk mengonfirmasi pembalikan arah secara agresif.

Pada MACD, histogram masih berada di area negatif tetapi mulai menipis, sementara garis MACD terlihat melengkung naik mendekati signal line. Artinya momentum turun melemah dan pasar sedang masuk fase “pemanasan” untuk mencoba reversal, walau sinyal golden cross belum terjadi.

Sementara RSI di kisaran 39 menunjukkan kondisi masih di bawah 50 (bearish zone ringan), namun sudah bangkit dari area jenuh jual. Kesimpulannya: tekanan turun mulai kehilangan tenaga, buyer pelan-pelan muncul, dan chart masuk fase transisi—belum bullish, tapi tidak lagi seseram sebelumnya.

$BUMI $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR makasih deviden nya 🙏🙏

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PEGE IZIN TITIP SENDAL BOSKU @haluwers

HAIL FUND MANAGER $NICK $AMOR

AKU SUKA UANG HUAHAHAHA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IDXChannel - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) akan membagikan dividen interim tahap II sebesar Rp28,60 miliar untuk tahun buku 2025 pada hari ini, Selasa (24/2/2026).
Setiap pemegang saham berhak mendapatkan dividen interim Rp13 per saham yang mengindikasikan dividend yield 3,51 pers...

www.idxchannel.com

www.idxchannel.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Broker CC & AMOR: Saat Akumulasi Rapi Bertemu King XL Tukang Jualan

Pergerakan saham AMOR belakangan ini menghadirkan dua tokoh utama dalam “drama orderbook”: broker CC yang kalem tapi borong terus di bid, dan King XL yang seolah punya misi suci memastikan kolom offer tidak pernah sepi. CC muncul dengan pola beli yang konsisten, nilainya dominan, average price dijaga rapi, dan—yang bikin pasar mulai mengangkat alis—jejak historis transaksi pihak terafiliasi juga pernah lewat broker yang sama. Kebetulan? Tentu saja… di market semua juga “kebetulan” sampai akhirnya jadi tren.

Secara struktur, ini lebih mirip fase absorpsi daripada distribusi. Bid tebal, jualan diserap pelan-pelan, harga dijaga di area tertentu tanpa euforia berlebihan. Sementara itu di sisi lain, King XL tetap setia menjadi kontributor likuiditas harian—mungkin tanpa beliau proses akumulasi tidak akan se-“nyaman” ini. Karena bagaimanapun juga, smart money butuh supply, dan supply terbaik adalah yang dijual rutin setiap hari tanpa banyak tanya.

Kalau benar CC punya kedekatan dengan “cerita besar” di balik AMOR, maka yang kita lihat sekarang bukan sekadar transaksi, tapi proses mengunci float di harga bawah. Dan di sinilah ironi market bekerja: ketika yang sabar mengumpulkan barang pelan-pelan, yang lain sibuk memastikan barang itu selalu tersedia di atas. Jadi untuk sementara biarlah King XL tetap jadi top seller—karena dalam setiap fase markup yang sukses, selalu ada satu pihak yang tanpa sadar membantu proses akumulasi. Mereka yang mengumpulkan saat sepi biasanya tersenyum saat ramai… dan mereka yang rajin jualan, ya setidaknya sudah berkontribusi pada likuiditas nasional.

$AMOR $BUKA $EMTK

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR apakah habis pembagian div akan naik atau menyisir dulu biar cakep.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR Para penghuni lama, mohon pencerahan ini perusahaan apaan???? Kok jalannya turunan terus?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR ga sesuai harapan 😭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR Target bulan ini Cukup di 378

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR Ayo gas kan Dar, sebelum emiten bubar

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR Deviden Cair besok

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR gas ke 360 ndar

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR ini saham selalu bagi dividen tapi knp sahamnya turun terus ya?

$AMOR: Saat Fundamental Berbicara, Apakah Para Seller Akan Berbalik Arah?

Dalam lima tahun terakhir grafik AMOR memang lebih mirip lereng turun tanpa rem, membuat banyak pelaku pasar terbiasa melihat warna merah sebagai “warna identitas”. Namun laporan terbaru justru menyajikan cerita yang berbeda. AUM melonjak signifikan, net inflow besar masuk, pendapatan kuartalan tumbuh, margin tetap terjaga, dan perusahaan masih duduk di atas neraca yang likuid dengan kas yang kuat. Ini bukan narasi perusahaan yang sedang melemah—ini potret bisnis yang justru kembali mendapatkan momentumnya.

Yang menarik, pertumbuhan AUM sebesar puluhan persen menunjukkan kepercayaan investor institusi terhadap produk yang dikelola mulai pulih. Di industri asset management, AUM adalah “bahan bakar masa depan” karena langsung berkorelasi dengan potensi fee-based income. Artinya, jika tren ini berlanjut, tekanan terhadap laba yang sebelumnya terjadi bisa berubah menjadi fase ekspansi kembali. Ditambah lagi, pembagian dividen yang konsisten menegaskan bahwa arus kas perusahaan masih sehat dan operasional tetap berjalan solid.

Pertanyaannya sekarang bukan lagi “kenapa turun terus?”, tetapi “berapa lama pasar mau mengabaikan perbaikan fundamental ini?”. Jika sebelumnya seller nyaman menekan harga karena tidak ada katalis, laporan ini berpotensi menjadi alasan pertama untuk berpikir ulang. Dalam siklus saham, fase paling awal dari pembalikan bukan ditandai lonjakan harga, tetapi berhentinya tekanan jual. Dan ketika bisnis menunjukkan tanda pemulihan sementara valuasi masih berada di area tertekan, sering kali justru para penekan harga di masa lalu yang diam-diam menjadi pembeli pertama.

$BFIN $NOBU

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Peran $AMOR dalam Ekosistem $EMTK

AMOR adalah salah satu saham yang merupakan bagian dari ekosistem EMTK, dan perannya itu bukan sekadar numpang lewat. Kalau EMTK itu mesin distribusi perhatian lewat media dan konten, BUKA itu mesin traffic dan transaksi, BBHI itu mesin dana dan perbankan, maka AMOR itu mesin kepercayaan dan mesin produk investasi yang bikin ekosistem ini kelihatan serius di mata investor institusi. Tanpa AMOR, ekosistemnya masih bisa jalan, tapi rasanya seperti punya jalan tol tanpa gerbang yang rapi, ramai tapi susah dimonetisasi dengan disiplin finansial. AMOR memberi struktur, proses, dan reputasi, hal-hal yang biasanya tidak kelihatan di permukaan tapi menentukan apakah uang besar mau masuk atau cuma uang kecil yang datang-pergi. Jadi ketika orang menganggap AMOR cuma manajer investasi kecil, itu seringnya salah kaprah karena yang dibawa AMOR bukan cuma fee, tapi legitimasi. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Secara substansi, AMOR itu simpul yang mengubah cerita ekosistem EMTK dari sekadar konglomerasi aset digital menjadi ekosistem yang bisa memproduksi produk keuangan, mengelola dana, lalu mengalirkan kembali likuiditas dan kredibilitas ke jaringan yang lebih luas. Maknanya bukan hanya soal memiliki perusahaan manajer investasi, tapi soal memiliki kapabilitas untuk mengemas risiko menjadi produk, mengemas return menjadi narasi, dan mengemas distribusi menjadi mesin pertumbuhan dana kelolaan. Ini penting karena bisnis media dan e-commerce sering volatile, sedangkan bisnis pengelolaan aset cenderung lebih enak kalau sudah punya skala dan trust. AMOR berdiri sebagai pilar yang sifatnya lebih institusional daripada sekadar proyek digital. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

AMOR itu semacam penerjemah antara dua dunia. Dunia pertama adalah dunia konsumen yang ramai, emosional, dan cepat berubah, yang biasanya dikuasai media dan e-commerce. Dunia kedua adalah dunia uang besar yang dingin, disiplin, dan butuh governance ketat, yaitu pasar modal dan investor institusi. AMOR menjembatani dua dunia itu dengan cara paling konkret, yaitu dana kelolaan atau AuM (asset under management). Data yang investor pegang di sini jelas, AuM AMOR per 31 Desember 2025 sekitar Rp34,4 Triliun, ini bukan angka hiasan karena AuM adalah ukuran skala inti manajer investasi.

Dari sisi struktur, keterkaitan AMOR dengan ekosistem EMTK terasa kuat lewat benang merah pemegang saham. PT Adikarsa Sarana tercatat punya porsi signifikan di AMOR sekitar 13,047% dan di EMTK sekitar 14,15%. Secara esensi, ini menyiratkan ada penyelarasan kepentingan strategis, bukan kebetulan. Di level tafsir, hubungan seperti ini biasanya membuat arah bisnis lebih mudah disinergikan, setidaknya dalam hal jaringan, akses, dan kesamaan agenda. Ditambah lagi, mayoritas AMOR dikaitkan dengan Ashmore Investment Management Limited sekitar 60,035% yang memberi akses ke infrastruktur, reputasi, dan standar global, yang pada akhirnya mempermudah AMOR menjual trust ke pasar. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Bagian yang paling menunjukkan AMOR bukan ornamen adalah perannya sebagai inkubator jalur investasi digital untuk BUKA. AMOR sempat mengembangkan PT Buka Investasi Digital sebelum kepemilikannya dialihkan penuh ke BUKA, dan per 30 Juni 2025 pengalihan itu sudah tuntas sampai nihil. Artinya, AMOR tidak cuma menjadi vendor produk reksa dana, tapi ikut membangun fondasi bisnis investasi digital yang menempel pada ekosistem BUKA. Kalau ditarik maknanya, AMOR itu seperti tim R&D yang menguji model bisnis investasi digital, lalu ketika sudah matang, mesin distribusinya dipindahkan ke platform yang punya traffic. Ini pola yang masuk akal dalam ekosistem, bangun kapabilitas di entitas yang paham produk, lalu scale di entitas yang paham distribusi.

Dari transaksi tersebut, ada angka yang membantu membaca skala dan niat. Pada 2025, pelepasan kepemilikan itu memberi arus kas masuk sekitar Rp12,5 Miliar, dan laba dari perubahan nilai wajar terealisasi sekitar Rp3,7 Miliar, dengan nilai kepemilikan awal yang sekitar Rp8,79 Miliar. Nominalnya memang tidak sebesar bisnis media atau bank, tapi substansinya bukan di besar-kecilnya angka transaksi, melainkan di pembuktian bahwa AMOR pernah menjadi dapur produk investasi digital. Ini semacam track record bahwa AMOR bukan cuma mengelola dana existing, tapi juga bisa membangun kanal pertumbuhan baru, lalu melepasnya ke mesin distribusi yang lebih besar. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sekarang bagian yang paling berbobot untuk analisis trend vs skala. AuM Rp34,4 Triliun dengan pertumbuhan sekitar 37% Q/Q dan 26% Y/Y di akhir 2025 itu sinyal kuat bahwa AMOR sedang masuk fase akselerasi. Kenaikan AuM sekitar Rp9,3 Triliun dalam satu kuartal, dengan net inflows sekitar Rp8,3 Triliun pada triwulan II 2025 dan kontribusi performa investasi sekitar Rp1,0 Triliun. Secara statistik sederhana, komposisi kenaikan ini menarik karena mayoritas datang dari uang baru masuk, bukan cuma dari pasar yang naik. Kalau net inflows mendominasi, artinya trust dan distribusi bekerja, bukan sekadar terbawa cuaca pasar.

Dari sisi kualitas produk, ada klaim kinerja reksa dana yang melampaui tolok ukur, misalnya pendapatan tetap 3% di atas benchmark, dan reksa dana saham bisa sampai 31% pada 2025, dibanding IHSG 22%. Investor perlu menafsirkan ini hati-hati, karena kinerja tinggi bisa datang dari posisi risiko yang lebih agresif, tapi tetap penting karena kinerja adalah bahan bakar pemasaran manajer investasi. Dalam ekosistem EMTK, kinerja produk investasi seperti ini bisa menjadi amunisi untuk memperluas user base investasi digital, apalagi kalau distribusi bisa disokong jaringan media dan platform digital. Jadi keunggulan AMOR bukan cuma punya AuM besar, tapi punya cerita performa yang bisa dijual, dan cerita itu biasanya yang mempercepat inflow.

Pendapatan bersih AMOR naik 22% Q/Q menjadi Rp48,1 Miliar, dengan margin EBITDA sekitar 41%, laba bersih 6 bulan sekitar Rp33,4 Miliar, serta kas sekitar Rp131 Miliar. Ini profil yang secara esensi menggambarkan operating leverage khas manajer investasi. Begitu AuM naik, fee base membesar, biaya tidak naik secepat pendapatan, sehingga margin mengembang. Tambahan detail seperti penempatan kas di bank besar dan investasi modal awal sekitar Rp119 Miliar memberi sinyal bahwa AMOR sedang menyiapkan kapasitas produk dan bisnis, bukan sekadar memerah bisnis lama. Ditambah dividen interim Rp13 per saham, pesan yang ditangkap investor adalah manajemen cukup percaya diri membagi hasil sambil tetap investasi. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dibandingkan secara ekosistem, AMOR itu unik karena skala ekonominya tidak diukur dari revenue seperti media atau e-commerce, tapi dari AuM, inflows, dan stabilitas fee. EMTK dan $SCMA punya mesin monetisasi iklan dan konten yang sensitif terhadap siklus belanja iklan, BUKA sensitif terhadap kompetisi dan margin, BBHI sensitif terhadap biaya dana, kualitas aset, dan regulasi bank. AMOR sensitif terhadap sentimen pasar, tapi punya karakter recurring fee yang bisa lebih stabil kalau AuM sudah mapan. Jadi AMOR memberi diversifikasi sumber kualitas laba di ekosistem yang lain-lainnya cenderung lebih fluktuatif, sekaligus memberi jalur produk keuangan yang bisa menempel pada distribusi digital.

AMOR menambah kredibilitas institusional di ekosistem EMTK, menambah kapabilitas produk investasi, dan pernah membuktikan diri sebagai inkubator investasi digital untuk BUKA. Bisnis manajer investasi rawan fee compression, rawan penurunan AuM saat pasar jelek, dan rawan konsentrasi jika inflow datang dari segelintir kanal besar. Potensi terbesarnya ada pada integrasi distribusi, bila media dan platform digital ekosistem bisa menjadi mesin akuisisi investor ritel yang lebih stabil, sementara AMOR menjaga governance dan performa produk agar inflow tidak cepat kabur. Dalam skenario bagus, AMOR bisa jadi penguat fundamental ekosistem, dalam skenario jelek, AMOR tetap hidup tapi pertumbuhan AuM melambat dan ekosistem kehilangan salah satu mesin trust-nya.

✅ Mesin trust institusional lewat AuM Rp34,4 Triliun
✅ Jembatan uang besar ke dunia digital dan media
✅ Fondasi produk investasi, bukan cuma distribusi konten

🔄 Trend dan statistik yang paling berbobot
📈 AuM naik 37% Q/Q dan 26% Y/Y
💧 Kenaikan AuM Rp9,3 Triliun, mayoritas dari net inflows Rp8,3 Triliun
📊 Performa investasi kontribusi Rp1,0 Triliun ke AuM

🏗️ Peran strategis AMOR ke BUKA
🛠️ Pernah inkubasi PT Buka Investasi Digital
✅ Pengalihan kepemilikan tuntas per 30 Juni 2025
💰 Arus kas masuk 2025 Rp12,5 Miliar, laba terealisasi Rp3,7 Miliar
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🧠 Keunggulan yang terasa nyata
✅ Operating leverage. EBITDA margin 41%
✅ Pendapatan bersih Rp48,1 Miliar naik 22% Q/Q
✅ Kas Rp131 Miliar memberi bantalan dan fleksibilitas
✅ Dividen interim Rp13 per saham menunjukkan keyakinan manajemen

⚠️ Kelemahan dan risiko yang wajib diingat
📉 AuM bisa turun saat pasar turun, fee ikut mengecil
⚠️ Risiko konsentrasi kanal inflow, kalau sumber inflow tidak terdiversifikasi
⚠️ Fee compression, kompetisi reksa dana dan produk pasif makin ketat
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🚀 Potensi yang paling masuk akal
🛒 Distribusi investasi digital makin kencang jika platform ekosistem mengunci user
📺 Media bisa jadi mesin awareness yang murah untuk akuisisi investor baru
🏦 Jika ekosistem perbankan digital makin matang, peluang cross-sell produk investasi ikut terbuka

🔍 Yang paling bagus dipantau investor
📌 Tren net inflows per kuartal, bukan cuma AuM total
📌 Stabilitas margin saat AuM naik atau turun
📌 Komposisi produk, pendapatan tetap vs saham vs pasar uang, supaya tahu profil risiko
📌 Seberapa besar pertumbuhan yang organik, bukan one-off dari momentum pasar

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/6

testestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMOR setelah div selesai baru ini manjat..

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kek saham repo juga ya ini modelnya, ngeri juga dikarungin $AMOR🕵️‍♂️

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy