


Volume
Avg volume
PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. atau ABDA bergerak di bidang usaha asuransi yang terfokus dalam memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian, dengan berbagai jenis pertanggungan; Kebakaran, Kendaraan Bermotor, Rekayasa, Tanggung Gugat, Pengangkutan, Peralatan Berat, Kesehatan, Aneka dan lain-lain. Kantor Pusat Perusahaan berada di Plaza Asia lantai 27, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 59 Jakarta, dengan kantor cabang dan pemasaran yang terus berkembang. Sampai dengan akhir tahun 2020, Per 31 Desember 2020, Perusahaan telah memiliki 33 kantor cabang dan pemasaran serta didukung oleh 497* karyawan yang kompeten dan profesional.
$TUGU
⚡ SCALPING PLAN: TUGU
🟢 Entry
Accumulation Area: 1.235 – 1.250 (Masuk selama harga stabil di area penutupan hari ini dan tidak menembus batas bawah konsolidasi).
Breakout Entry: 1.285 (Masuk jika harga menunjukkan tanda-tanda kekuatan untuk kembali menguji level tertinggi di 1.300+).
🎯 Take Profit
TP 1: 1.290 – 1.315 → jual 60% (Target resisten puncak sebelumnya untuk mengamankan keuntungan).
TP 2: 1.350 – 1.380 → jual sisa (Target lanjutan jika TUGU berhasil keluar dari fase konsolidasi saat ini).
🔴 Stop Loss
SL Agresif: 1.215 (Membatasi risiko jika harga keluar dari pola konsolidasi atas).
Cut Loss Mutlak: Daily Close < 1.190 (Sinyal bahwa tren naik telah berakhir dan harga akan masuk ke fase koreksi lebih dalam).
⚠️ Catatan Cepat
Low Volatility Warning: TUGU terkadang memiliki pergerakan yang lebih lambat dibandingkan saham lapis ketiga lainnya; kesabaran diperlukan dalam menunggu momentum breakout.
MACD Divergence: Perhatikan jika harga naik kembali namun histogram MACD mengecil; itu adalah sinyal pelemahan tren yang mengharuskan Anda segera keluar.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$LIFE $ABDA
Sejumlah saham emiten asuransi terpantau melonjak pada perdagangan intraday sesi pertama hari ini, Selasa (6/1).Lonjakan harga saham ini terjadi imbas berlakunya batas pemenuhan ekuitas minimum sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 23 Tahun 2023 mulai 2026.
Harga saham PT Victoria Ins...

katadata.co.id
$YOII
⚡ SCALPING PLAN: YOII
🟢 Entry
Aggressive Buy: 125 – 130 (Hanya masuk jika harga dibuka menguat dan antrean bid di level 130 terlihat sangat tebal).
Buy on Weakness: 115 – 120 (Antre di area support transisi jika terjadi tekanan jual sementara di awal sesi).
🎯 Take Profit
TP 1: 145 – 155 → jual 70% (Target psikologis jangka sangat pendek).
TP 2: 170+ → jual sisa (Gunakan trailing stop otomatis sebesar 3-5% untuk mengikuti tren jika harga terus terkunci di ARA).
🔴 Stop Loss
SL Agresif: 110 (Di bawah area breakout utama).
Daily Close < 100 → CUT LOSS mutlak (Sinyal bahwa lonjakan hari ini adalah bull trap dan harga akan kembali ke fase konsolidasi bawah).
⚠️ Catatan Cepat
Watch the Volume: Pastikan lonjakan harga besok pagi didukung oleh volume transaksi yang setara atau lebih besar dari hari ini untuk mengonfirmasi kelanjutan minat beli.
Liquidity Check: Sebagai saham asuransi digital yang baru aktif, perhatikan apakah likuiditas (ketebalan antrean) cukup untuk Anda keluar-masuk dengan jumlah lot besar.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$ASMI $ABDA
Halo teman-teman warga Stockbit semoga malam ini BERBAHAGIA,, dan dalam keadaan baik serta portofolionya semakin hijau. Saya sudah membuat analisis mengenai $AHAP yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum berinvestasi, Sekaligus sebagai perbandingan dengan saham $ABDA & $AMAG . Mohon Bantuan subscribe agar saya bisa terus membagikan analisis dan video bermanfaat lainnya.
https://cutt.ly/2tfHio4I
$ABDA Saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), yang kini dikenal dengan merek Oona Insurance, mencatatkan penurunan sekitar 13% hingga 15% secara Year-to-Date (YTD) hingga Desember 2025.
Meskipun secara fundamental perusahaan menunjukkan pertumbuhan laba, penurunan harga sahamnya lebih banyak dipengaruhi oleh faktor likuiditas dan sentimen pasar modal. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:
1. Masalah Likuiditas Saham (Saham Tidak Likuid)
Penyebab utama fluktuasi saham ABDA adalah volume perdagangan yang sangat kecil.
Kepemilikan Pengendali: Oona Indonesia Pte. Ltd. menguasai sekitar 86,76% saham, sehingga jumlah saham yang beredar di publik (free float) sangat terbatas.
Dampak: Karena sedikitnya transaksi, penjualan oleh segelintir investor ritel dalam jumlah yang tidak terlalu besar pun dapat menyebabkan koreksi harga yang tajam secara persentase.
2. Valuasi yang Dianggap "Premium"
Berdasarkan data pasar per Desember 2025, saham ABDA diperdagangkan pada rasio Price to Earnings (P/E) sekitar 19x - 24x.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri asuransi umum di Bursa Efek Indonesia yang biasanya berada di kisaran 11x.
Investor cenderung melakukan "rebalancing" atau memindahkan dana ke emiten asuransi lain yang valuasinya lebih murah namun memiliki pertumbuhan serupa.
3. Tekanan pada Rasio Underwriting
Meskipun laba bersih meningkat (naik 27% pada Semester I-2025), ABDA secara historis menghadapi tantangan pada Underwriting Ratio.
Analisis menunjukkan bahwa rasio kerugian (loss ratio) perusahaan sering berada di atas rata-rata industri. Hal ini memberikan kekhawatiran jangka panjang bagi investor mengenai kualitas seleksi nasabah dan efisiensi beban klaim di masa depan.
4. Aksi Jual Setelah Mencapai Level Tertinggi
Di awal tahun (Januari 2025), saham ABDA sempat menyentuh level tertinggi tahunan di kisaran Rp3.800.
Penurunan menuju level Rp3.200 di akhir tahun merupakan bentuk normalisasi harga setelah mencapai titik jenuh beli. Penurunan ke level terendah tahunan sempat terjadi pada November 2025 di harga Rp2.540 sebelum akhirnya sedikit pulih.
Laporan Laba Rugi 2025Q3
Tahun 2025 Kuartal 3
Follow kami untuk ringkasan fundamental emiten terkini!
$ABDA

$ABDA I know your next move! 🤭✌️
Kemungkinan, dividen jumbo kah? 🤭🙏
Story nya apa?
Cigarbutt, kemurahan ini mah..
Barang kering bgt, colek-colek dikit aja, 10% spekulasi, 90% analisa 🫣
Jakarta, CNBC Indonesia - Permintaan atas asuransi kendaraan listrik yang meningkat dibayangi oleh risiko klaim yang lebih tinggi dibanding dengan kendaraan berbahan bakar minyak. Untuk itu, pemerintah diharap dapat menyesuaikan tarif premi asuransi kendaraan listrik.
Salah satu pemain di industri a...

www.cnbcindonesia.com

EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 26,923 atau 0,331% di level 8,096,317 Pada perdagangan sesi I hari ini Selasa (30/9).
Pelemahan IHSG terseret turunnya IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang anjlok 1,66%, IDX Sektor Keuangan melemah 0,87%, IDX Sektor Infrastruktur turu...

www.emitennews.com

$FILM.JK - PT MD Pictures Tbk
https://cutt.ly/mrV3oRWR
Pergerakan Harga
Lonjakan harga lebih dari 12% di sesi pagi dengan volume sangat tinggi, didorong oleh antusiasme investor terhadap berita industri perfilman.
Analisis Teknis
Indikator: RSI mendekati overbought (sekitar 75), menunjukkan kekuatan momentum yang signifikan. MACD menunjukkan divergence bullish yang menguat. Volume profile menunjukkan minat beli yang masif di awal sesi.
Pola Grafik: Breakout dari resistance kuat di Rp 450. Support jangka pendek di Rp 430, resistance berikutnya di Rp 470-480.
Berita & Katalis Relevan
Film terbaru yang diproduksi meraih kesuksesan besar di bioskop, memecahkan rekor penonton, dan ada pengumuman akan segera tayang di platform streaming internasional.
https://cutt.ly/MrV3oRT1
$BANK.JK.HTML $ABDA.JK
$ABDA Tolong dibantu updatenya suhu, saya baru mampir kesini untuk pertama kali.
Kenapa saham ini FCA dan sudah berapa tahun?