Cara Mendistribusikan Keuangan yang Baik menurut saya
1. Pisahkan dulu kebutuhan wajib (40–50%)
Biaya rumah, listrik, makan, transport, sekolah—yang sifatnya harus dibayar setiap bulan.
Ini pondasi, jangan diganggu.
2. Sisihkan investasi di awal, bukan di sisa (20–30%)
Begitu gajian, langsung alihkan ke:
– saham dividen
– reksa dana indeks
– emas
– sukuk/obligasi
Bukan nunggu sisa, karena kalau menunggu sisa… biasanya tidak pernah tersisa.
3. Siapkan dana darurat (5–10%)
Minimal 3–6 bulan pengeluaran.
Ini bukan gaya-gayaan, ini sabuk pengaman hidup.
4. Proteksi diri & keluarga (5–10%)
Asuransi kesehatan & jiwa (pilih yang jelas, bukan titip investasi).
Proteksi itu untuk memastikan keluarga tetap aman kalau kita sedang tidak aman.
5. Biaya sosial & keluarga (5%)
Sedekah, bantu orang tua, kebutuhan mendadak.
Ini menjaga hati tetap lapang.
6. Dana pengembangan diri (5%)
Buku, kursus, seminar, skill baru.
Karena uang hanya tumbuh kalau kepala ikut tumbuh.
7. Lifestyle dibatasi, bukan dihilangkan (5–10%)
Ngopi boleh, liburan boleh, tapi ada plafonnya.
Bukan semua dinaikkan hanya karena gaji naik.
Inti dari semuanya:
Bukan tentang besar kecilnya gaji.
Tapi tentang aliran uang yang terkontrol, bukan liar ke sana-sini.
Orang yang bisa mendistribusikan uang dengan baik…
lebih cepat stabil, lebih cepat kaya, dan lebih tenang hidupnya.
ada yg punya ide lain kah?
random tag $ASII $ITMG $AADI
#belajarsaham
#bapakmainsaham
#pemainsaham
sumber : https://cutt.ly/AtyERVUK