$IHSG Bisnis $RALS memang lagi lesu. Tapi, mereka masih mampu bertahan hidup dengan strategi keuangan yang menarik. Apa itu?
Segmen ritel menengah ke bawah memang sangat sensitif dengan kondisi ekonomi. Kalau lagi slowdown, ya daya beli urun signifikan. Kinerja RALS turun, banyak gerai juga ditutup karena gak cuan.
Meski begitu ada yang menarik, RALS ini memupuk cash-nya ke berbagai investasi mulai dari deposito, SBN, ada sebagian kecil ke saham, tapi sahamnya $BLTA haha.
Namun, dari pendapatan non-operasional itu saja sudah membantu banget laba bersih RALS hingga terjaga di Rp200 miliaran per Q3/2025, yang mana 70% laba bersih ada kontribusi dari bunga deposito, kupon SBN, dan pendapatan sewa.
Lalu, dengan kondisi begini, seberapa menarik saham RALS? simak ulasannya di sini: https://cutt.ly/3tymW3uZ
