Pagi bro semua, gimana sabtu pagi ini? gue lagi ngopi nih di kopitiam, sambil nunggu istri belanja sayur di pasar galaxy.
Nah Mumpung lagi santai nih, gue mau sharing cerita-cerita dikit. Gue abis baca riset soal sektor perkebunan, spesifiknya sawit (CPO). Nah gue inget ada yang pernah nanya-nanya soal saham sawit kan? Nah, timing-nya pas banget nih.
Intinya gini, Bro, pandangan gue buat sektor sawit ini lagi jacoan. Bahasa gampangnya: sektor ini punya potensi cuan lebih gede dibanding rata-rata pasar buat setahun ke depan.
Kenapa gue lumayan pede? Gue bagi jadi tiga babak cerita ya, biar enak ngedigest nya.
Babak 1: Hujan Membawa Berkah (Dari Sisi Produksi)
Lo sadar gak sih taun lalu panasnya minta ampun? Nah, gara-gara cuaca kering di kuartal 1 dan 3 kemarin, panen sawit alias Tandan Buah Segar (TBS) tuh agak seret. Selama 9 bulan pertama 2025 ini, produksi cuma naik tipis banget, sekitar 3,3%. Masih sesuai target sih, tapi ya gitu, datar aja.
Tapi, ceritanya bakal berubah di 2026. Data cuaca bilang curah hujan dari akhir tahun kemarin sampe sekarang udah masuk level menengah-tinggi. Ditambah lagi, kondisi cuaca bakal netral di semester 1 2026, jadi pohon-pohon sawit itu bakal lebih "happy" dan produktif.
Perkiraan gue, produksi TBS tahun 2026 bakal tumbuh 4,1% jadi sekitar 8,44 juta ton. Jadi secara barang, suplainya bakal aman dan nambah banyak.
Babak 2: Proyek B50 yang Bikin Deg-degan (Dari Sisi Demand)
Nah, ini bagian paling seru. Lo tau kan program Biodiesel? Campuran solar sama sawit. Sekarang kita udah jalan di B40 (40% sawit), dan penyerapannya oke banget, naik hampir 5% dibanding tahun lalu.
Pemerintah lagi ngegas mau naikin ke B50. Tes jalan mulai Desember 2025 ini, dan rencananya semester 2 2026 udah jalan full. Kalau ini kejadian, kebutuhan CPO bakal melonjak gila-gilaan buat bahan bakar.
Tapi ada tantangannya, Bro. Kapasitas pabrik pengolahan biodiesel kita sekarang tuh sebenernya agak ngepas, sekitar 18-19 juta kiloliter per tahun. Kalau mau B50 jalan mulus, butuh tambahan kapasitas pabrik, dan utilisasi pabrik bakal dipaksa kerja keras di atas 85%.
Jadi, kunci suksesnya ada di pembangunan pabrik pengolahan baru ini.
Babak 3: Harga Sawit & "Polisi" Hutan
Biasanya, kalau suplai naik (karena panen bagus), harga barang turun kan? Tapi buat CPO, gue liat harganya bakal tetep solid.
Gue baca beberapa proyeksi kalo harga CPO di 2026 bakal main di kisaran MYR 3.900 - 4.200 per ton. Kenapa harganya kejaga padahal panen lagi banyak?
* Minyak Kedelai Mahal: Pesaing sawit, minyak kedelai, harganya lagi kuat karena ekspor dari negara produsennya lagi turun.
* India Masih Butuh Kita: India nyoba bikin program sawit sendiri tapi progresnya lambat, jadi mereka masih bakal impor terus.
* Satgas PKH (Polisi Hutan): Ini menarik. Pemerintah lagi galak lewat Satgas Penataan Kelapa Sawit. Mereka udah nyita jutaan hektar lahan yang bermasalah. Lahan-lahan sitaan ini banyak yang kondisinya rusak, jadi gak produktif. Artinya, susah buat nambah lahan sawit baru secara drastis, yang bikin suplai jadi terbatas dan harga kejaga.
Jagoan Gue Siapa?
Dari semua emiten sawit, gue punya dua jagoan utama yang bisa kita lirik sama-sama untuk Pertimbangin Beli:
* $DSNG (Dharma Satya Nusantara)
Targetnya dikisaran: Rp2.300.
Alasannya: Pohon sawit mereka umurnya masih muda (rata-rata 15 tahun) dan kebun mereka banyakan di Kalimantan yang curah hujannya lebih awet dibanding Sumatera. Jadi, pertumbuhan produksi mereka bakal paling kenceng, bisa naik 10,7% tahun depan. Valuasinya juga masih murah.
* $STAA (Sumber Tani Agung Resources)
Target dikisaran: Rp1.600.
Alasannya: Mereka mau buka pabrik penyulingan baru (refinery), yang bakal bikin pendapatan mereka makin deres ke depannya. Valuasi mereka juga menarik banget buat dilirik.
Buat pemain lama kayak $AALI (Astra Agro) sama LSIP (PP London Sumatra), gue sih ngeliat masih bisa "HOLD" aja dulu. Performanya oke, tapi gak seagresif dua tadi pertumbuhannya.
Jadi gitu, Bro.
Kalau lo mau nabung saham buat setahun ke depan, sektor sawit ini lagi dapet angin seger dari cuaca yang membaik sama proyek biodiesel pemerintah. Tapi ya tetep, pantau terus harga CPO-nya.
TETEP INGET !!!
Jangan lupa riset lagi sendiri sebelum beli!
Baik Teknikal, Fundamental dan Arah Smart Money nya kemana