$JPFA $CPIN Perusahaan yang bisa mengendalikan harga daging ayam (monopoli?)
1. Anda jadi partner kalau punya lahan dan dapat punya modal biaya pembuatan kandang. Kandang biasa? Tentu tidak, ada standard dan jika melenceng siap2 anda ditendang. Bibit dan pakaan dikasih. Apakah gratis? tentu tidak, bayar nanti setelah panen. Karena ayam harus anda jual ke perushaan tersebut dengan harga kontrak (artinya harga ditetapkan lebih dulu sehingga sekalipun harga ayam naik ketika panen atau sebaliknya tidak menjadi rujukan). Intinya lu besarin ayam, kalau gagal atau timbangan kurang itu urusan anda. Ibarat Gojek, motor dari anda dan diwajibkan narik penumpang dengan alasan kalau gak narik anda gak makan.
2. Jika ada msyarakat yg punya modal, anggap saja pelihara ayam minimal 20rb ekor yang lagi2 pakan dan bibit anda beli dari perusahan tersbut. Maka secara tidak langsung anda sedang memulai perang dengan Gajah.
Biasanya, panen kedua atau ketiga anda akan kibarkan bendera putih. Loh kenapa? caranya mudah, daerah anda akan dibanjiri oleh ayam setiap panen. Kerugian sangat besar! Dan bagaimana jika anda tidak mau jual di moment tersebut? Sama saja, hanya akan menggali lobang lebih dlm utk anda bisa keluar kelak, sebab biaya pakan perlu puluhan juta hanya utk menahan ayam dikandang dlm beberpa hari.
3. Lalu bagaimana peranan pemerintah? wong 300T aja turup mata. apalagi lu yg cuma rugi cuma 8rb perak perekor. #DYOR hanya pengalaman dari rekan