Halo Investor Cerdas! Di episode kali ini, Wawasan Cerdas membongkar "Permata Tersembunyi" (Hidden Gem) di sektor pendukung industri farmasi: PT Champion Pacific Indonesia Tbk ($IGAR).

Mengapa IGAR layak masuk radar Value Investing Anda?

Laporan analisis kami merekomendasikan BUY (BELI), memposisikan IGAR sebagai peluang Deep Value konservatif. Saham ini diperdagangkan pada diskon yang tidak rasional, tercermin dari PBV hanya 0,71x. Pasar menilai IGAR seolah-olah ini adalah aset bermasalah, padahal laporan keuangannya menunjukkan neraca yang sangat kuat (benteng) dan laba yang tumbuh.


TEMUAN UTAMA & ANALISIS FUNDAMENTAL Q3 2025:
๐ŸŽฏ Kinerja Laba Kuat: Sepanjang 9M25, IGAR mencatatkan Laba Bersih Rp 46,06 miliar, meningkat 11,6% secara Year-on-Year (YoY) dari 9M24. Pertumbuhan ini didukung oleh ekspansi topline sebesar 4,5%. Perusahaan menunjukkan efisiensi operasional dengan Beban Pokok Penjualan (COGS) tumbuh lebih lambat dari penjualan (+3,7% vs +4,5%), meningkatkan Margin Laba Bruto (GPM) dari 14,5% menjadi 15,2%.

๐Ÿ›ก๏ธ Neraca Keuangan Benteng (Fortress Balance Sheet): Per 30 September 2025, IGAR memegang Kas dan Setara Kas sebesar Rp 415,79 miliar, yang merupakan sekitar 47,5% dari Total Ekuitas. Perusahaan memiliki utang bank berbunga (interest-bearing debt) yang hampir nol, menghasilkan rasio Utang terhadap Ekuitas (DER) sebesar 0,11x yang sangat sehat. Posisi kas jumbo ini bahkan menghasilkan pendapatan bunga yang signifikan, menutupi sebagian besar biaya kantor pusat (G&A).

๐Ÿ’ฐ Valuasi Sangat Murah (Deep Discount): Di harga saat ini (estimasi referensi Rp 640), investor hanya membayar Rp 213 untuk bisnis operasional IGAR setelah mengeluarkan Kas Bersih Per Saham (Rp 427) dari perhitungan. Ini setara dengan Ex-Cash PER sekitar 3,2x Laba Operasional.

๐Ÿ’Ž Potensi Dividen Jumbo: IGAR memiliki riwayat pembayaran dividen. Berdasarkan pembayaran tahun 2025 (untuk Tahun Buku 2024) sebesar Rp 5/saham, ini menghasilkan Yield Dividen sekitar 0,8-0,9%. Cadangan kas masif Rp 415 miliar memungkinkan perusahaan mendistribusikan kelebihan kas, menjadikannya "dividend play" yang menarik.

SIMBIOSIS STRATEGIS: IGAR berfungsi sebagai simpul kritis pemasok kemasan farmasi dengan hambatan masuk (barrier to entry) yang tinggi (memerlukan sertifikasi ISO dan GMP). Klien utama meliputi raksasa farmasi seperti PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dexa Medica, dan PT Kalbe Farma Tbk. Ketergantungan pada Grup Kalbe (melebihi 25% dari total piutang) memberikan stabilitas volume.

RISIKO YANG HARUS DIPERHATIKAN:
1. Risiko Likuiditas: Saham IGAR terkenal tidak likuid dan lebih cocok untuk investor jangka panjang (patient capital), bukan trader.
2. Risiko Piutang: Piutang usaha meningkat signifikan (+33%) dibandingkan pertumbuhan penjualan (+4,5%), menandakan perlambatan penagihan dari klien.
3. Konsentrasi Klien: Ketergantungan besar pada Grup Kalbe memberikan daya tawar tinggi kepada klien, yang berpotensi membatasi ekspansi margin.
Kesimpulan Wawasan Cerdas: IGAR diperdagangkan di -1 Standar Deviasi dari Mean PBV 5-tahunan historisnya, mengkonfirmasi status Undervalued.

Nilai Wajar Konservatif berbasis Revalued Net Asset Value (RNAV) kami diestimasikan sekitar Rp 900 per saham. Katalis utama adalah pengumuman Dividen FY2025 (diperkirakan April/Mei 2026).

Disclaimer: Laporan ini adalah analisis investasi mendalam per 26 November 2025. Selalu lakukan uji tuntas (due diligence) mandiri.

https://cutt.ly/Ett7Mzzi

$KLBF $SUPA

Read more...
2013-2025 Stockbit ยทAboutยทContactHelpยทHouse RulesยทTermsยทPrivacy