imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SONA LK Q3 2025: Lui Vitong

PT Sona Topas Tourism Industry Tbk, atau yang lebih dikenal dengan kode saham SONA, itu sebenarnya perusahaan ritel premium yang fokusnya melayani turis, terutama di area high traffic seperti bandara dan pusat wisata. Model bisnisnya sederhana tapi segmented. Mereka punya tiga mesin utama. Pertama, toko ritel yang menjual barang-barang premium. Kedua, duty free alias toko bebas bea yang menjual produk tanpa pajak buat turis. Ketiga, usaha perjalanan yang menjual tiket dan voucher hotel. Kalau ditanya ini perusahaan siapa di belakangnya, jawabannya cukup bergengsi. Pemegang saham akhirnya adalah LVMH Louis Vuitton Moet Hennessy, kelompok merek mewah terbesar di dunia. Itu menjelaskan kenapa karakternya premium, eksklusif, dan fokus pada kantong turis, bukan konsumen massal. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Lanjutan postingan dari External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Secara angka, per 30 September 2025, perusahaan ini kaya kas, hampir seperti tidak tahu mau diapakan uangnya. Total aset mereka 976,08 miliar rupiah, dan dari angka itu 671,30 miliar rupiah berupa kas dan setara kas. Artinya hampir 69% dari semua aset cuma ngendap di kas. Ini bisa dibaca dua sisi. Di satu sisi, mereka super aman dari krisis. Tidak ada utang bank, tidak ada beban bunga pinjaman, sehingga net debt-nya negatif alias tidak punya utang berbunga. Di sisi lain, kas menggunung begini juga bisa dibaca bahwa perusahaan belum agresif memutar modal untuk ekspansi yang lebih besar. Uang banyak, tapi cara memutar agar jadi jauh lebih besar, masih jadi tanda tanya.

Revenue LK Q3 2025 YTD mencapai 678,56 miliar rupiah, tumbuh 4,8% dibanding periode yang sama tahun lalu. Tidak meledak, tapi stabil. Yang menarik, 396,07 miliar rupiah atau 58,4% dari keseluruhan revenue disumbang oleh segmen ritel. Artinya, bukan duty free yang jadi mesin utama, tapi ritel biasa. Sisanya 282,20 miliar rupiah dari duty free yang justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Dan kalau bicara lokasi, jangan kaget kalau Bali itu panglima utamanya. Sebanyak 570,39 miliar rupiah atau 84,1% dari penjualan terjadi di Bali. Dependensi ini brutal sekali. Saat Bali ramai, perusahaan ini tersenyum. Saat Bali batuk, perusahaan ini terserang flu berat. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Tapi meskipun revenue tidak naik kencang, laba perusahaan terbang. Laba bersih LK Q3 2025 YTD tumbuh 129,66% dibanding tahun lalu. Salah satu penyebab terbesarnya bukan karena penjualan yang mendadak melonjak, tapi karena efisiensi. Margin laba kotor naik dari 52,10% menjadi 55,11%. Margin laba usaha melesat dari 5,24% menjadi 11,33%. Margin laba bersih naik dari 4,02% menjadi 8,82%. Ini terjadi karena beban operasional yang berhasil ditekuk. Contohnya beban amortisasi sewa turun dari 54,6 miliar rupiah menjadi 35,0 miliar rupiah. Beban komisi biro perjalanan yang dulu 4,1 miliar rupiah sekarang nol. Beban bunga sewa juga turun 38,6% dari 5,7 miliar rupiah menjadi 3,5 miliar rupiah. Intinya, ini bukan cuma tumbuh, ini tumbuh karena jadi lebih efisien.

Namun tetap ada yang harus dicatat. Dari tiga segmen usaha, hanya ritel yang untung besar, mencetak laba usaha 81,63 miliar rupiah. Segmen duty free dan usaha perjalanan masih rugi. Ini anomali besar, karena harusnya duty free yang margin-nya tebal, justru jadi titik lemah. Selain itu, perusahaan juga menjual investasi non-inti mereka di PT Kura Kura, bisnis shuttle bus, dan mencatat rugi pelepasan 798,5 juta rupiah. Artinya manajemen sadar, mana yang tidak menghasilkan, disingkirkan. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dilihat dari rasio kesehatan, ini perusahaan yang neracanya sekeras baja. Rasio lancar mereka 4,38 kali, artinya aset lancar 4 kali lebih besar daripada utang lancar. Risiko likuiditas hampir nol. Risiko kredit terkendali karena tidak ada ketergantungan pelanggan besar yang menyumbang di atas 10% revenue. Risiko suku bunga malah jadi teman, karena mereka tidak punya utang berbunga, justru menaruh uang di deposito dengan bunga 2,25% sampai 6,75%. Bahkan risiko nilai tukar cenderung menguntungkan, karena mereka punya aset valuta asing 18,15 miliar rupiah lebih besar dibanding liabilitas valas. Kalau rupiah melemah, mereka malah untung kurs.

Kalau dilihat dari sudut pandang investor di harga 2.510 rupiah per saham, ada dua kubu interpretasi. Yang optimis akan bilang begini. Perusahaan ini deep value, bangkit dari fase efisiensi, margin meningkat tajam, tanpa utang, kas menggunung 671 miliar rupiah, alias 1.013 rupiah kas per saham. Artinya hampir 40% dari harga saham saat ini itu ditopang kas. Kalau laba LK Q3 2025 YTD 90 rupiah per saham, maka potensi EPS setahun bisa 120 rupiah. Dengan harga 2.510 rupiah, valuasi terlihat tidak mahal untuk perusahaan yang margin-nya membaik dan didukung grup LVMH. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Yang pesimis akan bilang hal berbeda. Ketergantungan 84% di Bali itu bahaya sistemik. Duty free sebagai segmen prestise malah merugi. Laba naiknya bukan karena penjualan naik drastis, tapi karena beban turun tajam dan efek itu bisa habis. Dan kas besar ini bisa jadi bukan keunggulan, tapi tanda manajemen belum tahu mau ekspansi ke mana.

Pada akhirnya, SONA adalah perusahaan yang sangat aman, sangat likuid, efisien di level operasional, tapi masih punya tanda tanya besar di strategi pertumbuhan. Ini bukan saham spekulatif yang naik turun liar. Ini lebih seperti aset ritel premium yang sedang merapikan dapur, menguatkan neraca, sambil mencari momentum untuk naik level berikutnya. Kalau momentum itu datang, kas 671 miliar rupiah bisa jadi peluru utama. Kalau tidak, dia akan tetap jadi raja kas yang jarang dipakai, kaya tapi terlalu berhati-hati. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy