Join Stockbit Gabung dan penuhi jaringan anda dengan peminat saham lainnya

HendryHerdian

Akhir-akhir ini santer terdengar bahwa Lippo Group sedang mempersiapkan 3 perusahaannya untuk go Public (IPO). Ketiga perusahaan itu adalah Multipolar Technology, Siloam International Hospital, dan Nobu Bank. Kabarnya Nobu Bank yang akan pertama kali di-IPO kan, setelah itu menyusul Multipolar Technology, dan terakhir Siloam International Hospital. Berikut sedikit ulasan tentang ketiga perusahaan tersebut.

PT Bank Nationalnobu (Nobu Bank) adalah bank yang telah berdiri lebih dari 20 tahun di industri perbankan Indonesia yang mempunyai segmentasi pasar pada usaha kecil dan menengah. Nobu Bank sendiri telah tergabung dalam jaringan ATMN bersama. Untuk struktur pemegang saham, 30,8% saham Bank Nobu dipegang oleh Nio Yantony, Presiden Direktur Pikko Group. Sedangkan 69,2% sisanya dipegang oleh PT.Kharisma Buana Nusantara (KBN), dimana saham PT KBN ini sepenuhnya dimiliki oleh Mochtar Riady, Founder sekaligus CEO dari Lippo Group. Nobu Bank berencana untuk melepas 40% dari total sahamnya ke publik yang diharapkan akan memberikan dana segar hingga 500 miliar.

Multipolar Technology (MLPT) merupakan anak usaha dari salah satu Group Lippo yang telah melantai di bursa sejak 1986, PT Multipolar Tbk ($MLPL). Saham MLPT sendiri hingga saat ini dikuasai sepenuhnya oleh MLPL. MLPT bergerak di bidang IT Systems Integration, dimana bisnis utama mereka antara lain menyediakan jasa pelayanan IT seperti layanan informasi kesehatan bagi rumah sakit, menerapkan solusi e-learning untuk institusi pendidikan, memungkinkan bank untuk memberikan layanan 24x7, solusi komunikasi dukungan untuk operator telekomunikasi, memberikan saran kepada instansi pemerintah tentang layanan e-Government yang kolaboratif , memberikan solusi bisnis intelijen untuk produsen, pengecer dan perusahaan jasa, serta melaksanakan pengadaan layanan terpadu untuk pengembang properti.

Siloam International Hospital seperti yang sudah diketahui menjalankan bisnisnya di bidang pelayanan kesehatan. Seluruh saham perusahaan yang mengoperasikan rumah sakit sejak 1996 ini dimiliki oleh PT Lippo Karawaci Tbk ($LPKR). Hingga akhir tahun 2012, LPKR melalui Siloam total telah mempunyai 11 Rumah sakit yang telah beroperasi. Dalam rencana lima tahun hingga 2015, Perseroan berniat menambah 20 rumah sakit baru di beberapa kota besar di indonesia.

Rencananya, hasil dana IPO dari ketiga perusahaan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja perusahaan. Ketiga perusahaan tersebut akan menggunakan laporan keuangan 2012 sebagai dasar untuk prospektus mereka.

(Dihimpun dari berbagai sumber)

arisky

Mungkin bro hendry dan media terlewatkan dan kurang dipublikasikan bahwa Multipolar Tehnology juga memiliki 1 unit satelit yg bernama Lippo Star 1 dan sudah beroperasi beberapa saat lalu. Cuma jujur saja soal $MLPL ini, mana yg mau dipakai earning or BV, soalnya earning terlalu rendah dibandingkan BV mereka. Terakhir pd kuartal 1'2013 ini $MLPL bisa menghasilkan keuntungan 900-an milyar yg berasal dari penjualan 10.850 - 1200an modal LPPF, itu nilainya kl nga salah ingat sekitar 900-an milyar. Cuma memang di pasar modal tak ada rumus valid, tp bagaimanapun nilai LPPF bisa mencapai 30 trilyun hanya Dept Store, bukan mustahil $LPKR bisa mencapai 3 kali $LPPF dimana LPPF menyewa dari mall milik LPKR. Kembali ke $MLPL perusahaan besar dengan aset besar nyata tp earning dari aktivitas operasi begitu terbatas, tp apakah ini memang trik mereka, krn kl semua mudah maka semua akan menjadi spt mereka.